Aktual

  • Summarecon Agung Resmi Luncurkan Township ke-9, Summarecon Tangerang

    TANGERANG, KORIDOR,ONLINE—PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) secara resmi memperkenalkan proyek township terbarunya yaitu Summarecon Tangerang. Proyek ini akan menjadi kawasan kesembilan dari kawasan yang tersebar di Kelapa Gading, Bekasi, Bogor, Serpong, Bandung, Karawang, Makassar, dan Crown Gading.

    Summarecon Tangerang didesain sebagai kawasan yang dapat dengan nyaman diakses berjalan kaki (walkable township) sehingga penghuninya bisa hidup lebih sehat.

    Summarecon Tangerang hanya berjarak 200 meter dari Akses Tol Bitung, KM 26 Tol Jakarta Tangerang. Dengan waktu tempuh hanya 10 menit dari KM 18 Tol Jakarta Tangerang (Akses Tol Serpong), masyarakat dengan mudah menjangkau Summarecon Serpong.

    President Director PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto P. Adhi

    Summarecon Tangerang merupakan kawasan hunian yang terintegrasi dan mengusung harmoni dengan alam, menghadirkan kesejukan melalui 6 buah danau, dan hunian hasil karya desain arsitektur yang indah.

    “Memasuki usia ke 49 tahun, Summarecon terus berupaya memberikan kontribusi positif untuk perkembangan industri properti tanah air,” ungkap President Director PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto P. Adhi di Tangerang, Rabu (30/10).

    Kehadiran proyek township ke-9 yaitu Summarecon Tangerang merupakan respon terhadap permintaan pasar akan kawasan hunian di wilayah Jabodetabek.

    “Momentum ini juga akan memperkuat bisnis Summarecon dengan mempercepat seluruh pengembangan guna memenuhi permintaan pasar,” tambahnya.

    Launching perdana Summarecon Tangerang akan diadakan pada 30 November 2024 dengan penjualan cluster Havena Lakes dan Briza Lakes.

    Ditawarkan sebanyak 205 unit untuk cluster Havena Lakes dan 408 unit untuk cluster Briza Lakes dengan penjualan akan dilakukan secara bertahap. Kedua cluster ini berorientasi ke danau yang eksklusif dapat diakses hanya oleh penghuni Havena Lakes dan Briza Lakes.

    Semua cluster di Summarecon Tangerang dilengkapi dengan fasilitas keamanan 24 jam, one gate system, clubhouse yang dilengkapi dengan kolam renang, ruang terbuka hijau, infrastruktur kabel bawah tanah yang tertata rapi.

    Havena Lakes dilengkapi clubhouse dan swimming pool, dengan desain yang kental nuansa resor, seakan setiap hari terasa suasana liburan.

    Havena Lakes memiliki tipe 8×15 dan tipe 10×15 dengan harga mulai Rp 2 miliaran. Dan unit yang menghadap langsung ke danau dengan jumlah yang sangat terbatas terdiri dari tipe 10×18 dan tipe 12×18 dengan harga mulai Rp 4,7 miliaran.

    Sedangkan Briza Lakes dirancang untuk keluarga muda yang dinamis. Semua rumah di Briza Lakes berorientasi ke danau, dengan beberapa unit rumah khusus yang memiliki view langsung ke danau.

    Desain arsitektur rumah di Briza Lakes mengikuti trend arsitektur saat ini, dengan ruang-ruang dalam yang compact, efisien namun tetap nyaman dan pas untuk penghuninya. Juga dilengkapi dengan pilihan lantai attic sebagai skydeck sebagai ruang bersantai. Club house di Briza Lakes tampil dengan ala beach club yang seru dan nyaman.

    Briza Lakes memiliki tipe 5×12 dan tipe 7×12 dengan harga mulai dari Rp 940 jutaan, serta unit spesial tipe 7×16 yang memiliki view langsung ke danau, dengan jumlah unit yang sangat terbatas, dengan harga mulai Rp 2,5 miliaran.

     

  • Melebihi Target, Realisasi FLPP per 21 Oktober Capai 167.875 unit

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE—BP Tapera menyelenggarakan kegiatan Evaluasi Kinerja Bank Penyalur Pembiayaan FLPP Periode Q-3 Tahun 2024 yang diselenggarakan pada hari Selasa-Rabu 22-23 Oktober 2024 di Bogor. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menghasilkan continuous improvement agar kualitas Pembiayaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bisa terus meningkat menjadi lebih baik dan semakin banyak MBR yang menerima manfaat dari program ini.

    Tercatat capaian realisasi pembiayaan FLPP Tahun 2024 per 21 Oktober 2024 telah mencapai 100% lebih dari target yang ditetapkan sebanyak 167.875 unit dari target 166.000 unit.

    Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera, Sid Herdi Kusuma, menghimbau kepada Bank Penyalur Pembiayaan FLPP untuk melakukan verifikasi ketepatan sasaran memastikan penerima manfaat Pembiyaan FLPP benar-benar merupakan MBR yang butuh rumah.

    Selain itu, BP Tapera juga menghimbau seluruh Bank Penyalur Pembiayaan FLPP untuk ekstra selektif dalam bekerja sama dengan Pengembang guna memastikan Pengembang yang membangun Rumah MBR merupakan Pengembang yang amanah membangun rumah layak huni sesuai regulasi yang berlaku.

    “Bank Penyalur Pembiayaan FLPP diminta untuk memastikan akad pembiayaan FLPP hanya dilakukan pada lokasi perumahan yang aman dari bahaya bencana, dilakukan pada rumah yang sudah selesai dibangun dan siap huni sesuai regulasi yang berlaku” tegas Sid Herdi Kusuma.

    Pada Tahun 2024 ini BP Tapera terus berupaya melakukan pengembangan pemantauan dan evaluasi sesuai dengan prinsip Continuous Improvement. Bank Penyalur Pembiayaan FLPP perlu meningkatkan implementasi Quick Response Code (QRC) melalui penggunaan aplikasi SiAkiQC.

    Bank Penyalur dan Pengembang Rumah FLPP juga diharapkan bisa meningkatkan edukasi kepada semua Debitur/Nasabah MBR untuk melaporkan penghunian rumah secara mandiri setiap tahun melalui aplikasi akuHUNI.

    “Dalam hal ada rumah yang tidak dihuni sesuai ketentuan, maka Bank Penyalur diharapkan dapat segera memberikan edukasi kepada MBR untuk segera menghuni rumah sesuai regulasi yang berlaku.’ ujar Sid Herdi Kusuma.

    Apresiasi kepada Bank Penyalur

    Pada kesempatan yang sama, BP Tapera memberikan apresiasi kepada 11 bank penyalur yang terdiri dari 6 Bank Himbara dan 5 Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang telah berkontribusi dalam Penyaluran Pembiayaan Rumah bagi Masyarakat Berpanghasilan Rendah (MBR) periode Q-3 Tahun 2024.

    BP Tapera memberikan reward kepada Bank Penyalur ke dalam beberapa kategori yang diserahkan oleh Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera didampingi oleh PLT. Direktur Operasi Pemanfaatan, Muhammad Nauval Al-Ammari, Kepala Divisi Penyaluran Pembiayaan, Alfian Arif, Kepala Divisi Operasi Penyaluran Pembiayaan, Is Aprianto, dan Narasumber dari Kementerian Keuangan, Fajar.

    Bank Nasional Penyalur Pembiayaan FLPP dengan Capaian tertinggi pada Q-3 tahun 2024 diberikan kepada Bank BTN yang telah menyalurkan rumah sebanyak 93.540 unit rumah, disusul oleh BTN Syariah sebanyak 29.081 unit rumah, dan BRI sebanyak 14.350 unit rumah.

    Selanjutnya, BP Tapera juga memberikan apresiasi kepada bank Pembangunan Daerah (BPD) penyalur Pembiayaan FLPP pada Q-3 Tahun 2024. Penghargaan tersebut diberikan kepada Bank BJB, Bank BJB Syariah, Bank Sumsel Babel.

    Dalam kesempatan yang sama, BP Tapera juga memberikan penghargaan kepada bank penyalur yang berhasil meningkatkan jumlah pembiayaan FLPP Q-3 Tahun 2024 terbanyak yaitu Bank BTN Syariah, Bank Mandiri, dan BPD Sumselbabel.

    BP Tapera juga memberikan apresiasi kepada BPD Sulteng, BPD Sulselbar Syariah dan BPD Sumut Syariah sebagai bank penyalur pembiayaan FLPP dengan capaian Tingkat keterhunian tertinggi tahun 2024.

    BP Tapera juga memberikan apresiasi kepada bank BPD Sumut Syariah sebagai bank penyalur pembiayaan FLPP terbaik periode Q-3 Tahun 2024 dan Bank BNI dengan capaian implementasi QRC terbanyak.

    Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan sosialisasi program komunikasi dalam rangka penguatan kolaborasi dengan mitra strategis yang disampaikan oleh Kepala Divisi Komunikasi dan Sekretariat Badan BP Tapera, Mungki Indriati Pratiwi.

    “Untuk dapat memberikan manfaat lebih kepada masyarakat terutama peserta Tapera, kami membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak terutama bank penyalur, asosiasi pengembang, dan mitra strategis lainnya.” Ungkap Mungki Indriati Pratiwi.

  • Dukung Pemerintah, BSI dan REI Perkuat Sinergi Sediakan Rumah Layak bagi Masyarakat

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus mendukung pemerintah untuk mempermudah akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat Indonesia. Hal tersebut diwujudkan melalui kolaborasi strategis BSI dengan Real Estate Indonesia (REI).

    Melalui kerja sama ini, BSI siap memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memiliki rumah idaman dengan berbagai skema pembiayaan, baik komersial maupun subsidi. Direktur Utama BSI, Hery Gunardi mengatakan kerja sama ini akan memperkuat sinergi Perseroan dengan lebih dari 723 anggota REI yang mengembangkan lebih dari 1.600 proyek perumahan, di mana BSI telah aktif terlibat dalam pembiayaan perumahan. Tidak hanya di sektor komersial, kolaborasi ini juga memperkuat penyaluran KPR Subsidi.

    “Kami berharap melalui kolaborasi dengan REI, penyaluran KPR BSI Griya dari anggota REI dapat meningkat hingga 30%. Ini adalah langkah nyata untuk mempermudah masyarakat, khususnya yang berpenghasilan rendah, dalam mendapatkan akses ke rumah layak dan terjangkau,” ungkap Hery.

    Seperti diketahui, Presiden RI Prabowo Subianto berkomitmen untuk membangun 3 juta unit rumah selama masa pemerintahannya. Sebanyak 2 juta unit di antaranya akan dibangun di perdesaan, sementara 1 juta unit lainnya di perkotaan.

    kawasan Perumahan Bersubsidi

    Pada tahun 2023, angka backlog perumahan di Indonesia mencapai 12,7 juta. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 1,7 juta dari tahun sebelumnya. Data Kementerian PUPR pada tahun 2022 menunjukkan dengan angka backlog perumahan sebesar 11 juta yang sebanyak 93% berasal dari Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Selain itu, sebanyak 60% dari angka tersebut didominasi oleh MBR yang bekerja pada sektor informal. Hal ini menunjukkan urgensi dalam penyediaan rumah layak bagi masyarakat.

    Hery menambahkan, sinergi ini merupakan bagian dari upaya BSI dan REI dalam mendukung program pemerintah terkait pengadaan perumahan yang berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.
    “Kolaborasi dengan REI bukan hanya sebatas angka, tetapi ini adalah tugas mulia untuk menyediakan perumahan yang layak, dan memperluas akses bagi masyarakat Indonesia yang membutuhkan rumah,” kata Hery.

    Dengan rencana REI untuk menyelenggarakan 50 kegiatan hingga tahun 2025, BSI juga akan turut serta secara eksklusif dalam kegiatan tersebut. Melalui berbagai kegiatan ini, REI dan BSI berupaya memperkuat hubungan dengan para pengembang dan mendorong pertumbuhan sektor perumahan di Indonesia.

    Tidak hanya itu, Hery juga menambahkan bahwa kemitraan dengan REI dan para pengembang adalah bentuk kerja sama yang saling menguntungkan. Saat ini, BSI menempati posisi sebagai bank terbesar keenam dalam hal penyaluran pembiayaan Griya. Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia dengan lebih dari 21 juta nasabah, BSI bekerja sama dengan REI dan asosiasi pengembang untuk menyediakan perumahan yang layak dan berkualitas bagi masyarakat.

    “Kami optimis kolaborasi ini akan memberikan dampak signifikan dalam mendorong pertumbuhan sektor perumahan di Indonesia. BSI siap menyediakan dukungan pembiayaan, sementara para pengembang di bawah naungan REI akan menyediakan hunian yang berkualitas dan layak. Kami merasa tidak ada kendala untuk mendukung pembiayaan. Harapan kami, ke depan BSI akan terus berperan aktif dalam membantu mengatasi permasalahan backlog perumahan di Indonesia,” pungkas Hery.

    Tercatat portfolio BSI Griya mencapai Rp55 triliun per Agustus 2024. Pangsa pasar BSI di sektor ini telah mencapai 7,19%, tumbuh positif sebesar 8,86% year on year. Selain itu, BSI juga telah menyalurkan KPR Subsidi sebesar Rp2,75 triliun terhadap pengembangan 18.428 unit rumah yang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

  • Gandeng PIP, BP Tapera Perluas Pemanfaatan ke Segmen Informal

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE—BP Tapera dan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) jalin kesepahaman bersama dengan menandatangani nota kesepahaman bersama pada Rabu (9/10) tentang Sinergi Program Pembiayaan Ultra mikro dan Tabungan Perumahan Rakyat dalam rangka pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

    Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho dan Direktur Utama PIP, Ismed Saputra berkomitmen untuk bersama mewujudkan sinergitas antara BP Tapera dan PIP dalam memberdayakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui sinergi program pembiayaan Ultra Mikro (UMi) dan tabungan perumahan rakyat.

    BP Tapera dan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) jalin kesepahaman bersama dengan menandatangani nota kesepahaman bersama pada Rabu (9/10) di Jakarta

    Sinergi ini menjadi menarik karena kedua lembaga ini sama-sama memiliki peran menyalurkan dana pembiayaan dengan segmen yang relatif  sama dan berdampak positif untuk mereduksi tingkat kemiskinan masyarakat di Indonesia dengan porsinya masing-masing.

    Menurut Heru Pudyo Nugroho, pertukaran data dan informasi terkait pembiayaan UMi dan tabungan perumahan rakyat dapat berjalan dengan baik dan memperluas akses baik dari sisi pembiayaan UMi maupun tabungan perumahan rakyat dalam rangka pemberdayaan UMKM.

    “Nasabah yang sudah mendapat pembiayaan UMi akan diajak untuk menjadi peserta tapera karena “semua bisa punya pensiun”, selanjutnya secara resiprokal nasabah UMi jika sudah terdaftar menjadi peserta juga bisa mendapatkan manfaat dari BP Tapera,” ujarnya menjelaskan.

    Tahun 2025 mendatang, BP Tapera akan fokus untuk penetrasi kepesertaan bagi masyarakat informal dalam mendapatkan pembiayaan perumahan subsidi. Di sisi lain, Pusat Investasi Pemerintah sebagai koordinator pendanaan (coordinated fund) akan membiayai Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB).

    BP Tapera dan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) jalin kesepahaman bersama dengan menandatangani nota kesepahaman bersama pada Rabu (9/10) di Jakarta

    PIP itu sendiri merupakan Badan Layanan Umum (BLU) dari Kementerian Keuangan yang mengelola dana bergulir dengan fokus pada kelompok pembiayaan ultra mikro. Pembiayaan yang disalurkan untuk kelompok ini maksimal senilai Rp20 juta. Selanjutnya LKBB ini akan menyalurkan pembiayaan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, terutama untuk usaha rintisan (start up) UMKM.

    “Kami berharap, sinergitas dapat terjalin dengan baik dalam rangka perluasan kepesertaan pekerja mandiri. Dimana per 1 Oktober 2024, BP Tapera telah menyalurkan pembiayaan perumahan dari program FLPP kepada sektor informal/ pekerja mandiri sebanyak 25.229 unit rumah senilai Rp3,04 triliun,” ungkap Heru Pudyo Nugroho menjelaskan.

    Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PIP, Ismed Saputra menyampaikan bahwa sejak digulirkan tahun 2017 sampai dengan akhir September 2024, pembiayaan UMi telah menjangkau 11,3 juta pelaku usaha ultra mikro di 510 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia dengan 96 LKBB dan nilai penyaluran mencapai Rp 43,56 Triliun.

    “Pelaksanaan perluasan penyaluran UMi dan pemberdayaan UMKM dapat dikolaborasikan oleh PIP  kepada berbagai pihak. Salah satunya BP Tapera yang memiliki tugas pokok dalam penyelenggaraan tabungan perumahan rakyat untuk peningkatan dan perluasan akses perumahan,” ungkap Ismed Saputra menjelaskan.

    Menurut Ismed Saputra BP Tapera telah memiliki ekosistem dalam kepesertaan Tabungan Perumahan Rakyat dimana datanya dapat dielaborasi lebih dalam untuk keperluan analisis dan klasterisasi dalam keperluan penyaluran Pembiayaan UMi. Begitupun sebaliknya, PIP telah memiliki ekosistem yang mapan terkait pembiayaan UMi bukan hanya terdiri atas para debitur UMi, namun juga pihak lain yang mendukung seperti Manajemen LKBB penyalur, AO/Pendamping UMi, dan sebagainya. Hal ini dapat dikolaborasikan dalam penyediaan akses dan/atau manfaat Tabungan Perumahan Rakyat khususnya pada penyediaan rumah/kemudahan kepemilikan rumah.

    BP Tapera sebagai badan hukum publik memiliki peran yang begitu besar dan mulia dalam menjamin kesejahteraan masyarakat dalam pemilikan hunian, terutama hunian pertama.  Amanah ini merupakan kepercayaan yang dianugerahkan kepada kami untuk dijalankan sesuai harapan pemerintah maupun masyarakat, agar BP Tapera dapat segera memberikan layanan sepenuhnya dan lebih menyeluruh.

    “Kami akan terus berupaya dan membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka memperluas akses kepesertaan sekaligus melihat potensi lain yang dapat memberikan manfaat tambahan bagi peserta yang sudah ada,” ungkap Heru Pudyo Nugroho mengakhiri.

     

     

  • BP Tapera Dukung Program Tiga Juta Rumah Bagi MBR

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE—Rumah adalah kebutuhan bagi semua orang. Hal ini sesuai dengan amanat UUD 1945 Pasal 28 H ayat 1 yang menyatakan bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan. Pemerintah selalu berupaya untuk mewujudkan rumah yang layak bagi masyarakat sebagai langkah untuk mengurangi backlog perumahan dimana berdasarkan Data Susenas 2023, backlog kepemilikan rumah secara nasional sebanyak 9,9 juta Rumah Tangga dan backlog Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada periode yang sama mencapai sebanyak 26,9 juta Rumah Tangga. Backlog tersebut tersebar di 98 wilayah perkotaan dan 416 wilayah pedesaan (pesisir dan non pesisir).

    Atas kondisi tersebut, dan agar Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dapat menempati rumah layak dan terjangkau serta sebagai upaya dalam rangka mempercepat usaha untuk mengatasi backlog perumahan, BP Tapera tidak bisa bekerja sendiri.

    Talkshow bersama Forwapera dengan tema Program 3 Juta Rumah, Butuh Kementerian Khusus Perumahan

    “Dibutuhkan kerja sama yang kuat dari seluruh stakeholders terkait pada ekosistem perumahan. Pemerintah hadir melalui dukungan APBN, dimana BP Tapera berfungsi sebagai Operator Investasi Pemerintah (OIP) yang mengelola dana FLPP dan juga sebagai demand aggregator untuk penyediaan data MBR. Disisi lain dibutuhkan juga dukungan dari perbankan untuk menyalurkan pembiayaan, dan Pengembang untuk penyediaan supply rumah, serta stakeholders terkait lainnya,” jelas Deputi Komisioner Bidang Pemupukan Dana Tapera, Doddy Bursman, dalam kegiatan Talkshow bersama Forwapera dengan tema Program 3 Juta Rumah, Butuh Kementerian Khusus Perumahan.

    Tantangan yang dihadapi oleh pemerintah dalam mengatasi kebutuhan perumahan, diantaranya terkait perencanaan dimana terdapat keterbatasan lahan sehingga harga semakin tinggi khususnya di daerah perkotaan serta lokasi perumahan yang jauh dari area aktifitas kegiatan sehingga menambah waktu tempuh. Sedangkan tantangan dari sisi konstruksi, diantaranya harga bahan bangunan yang tinggi disebabkan oleh kurangnya produksi masal dan masih terbatasnya ketersediaan rumah layak huni yang berwawasan lingkungan untuk mendukung inisiatif hijau.

    Menurut Doddy Bursman, strategi yang dibutuhkan dalam mendukung program pembiayaan perumahan bagi MBR adalah perluasan pengembangan pembiayaan perumahan, mengurangi beban fiskal pemerintah dan mengurangi mismatch maturity dengan menyediakan dana murah jangka panjang. Kedepan BP Tapera akan terus melakukan perluasan sumber dana sesuai ketentuan peraturan perundangan. Sumber dana tersebut, selain berasal dari Dana Peserta dan Dana Pemerintah melalui alokasi APBN, dapat juga dengan optimalisasi sumber dana lain sesuai ketentuan peraturan perundangan.

    Untuk itu, BP Tapera hadir untuk meningkatkan ketersediaan dana dan prioritisasi penyaluran sehingga mencukupi dan lebih tepat sasaran, penyediaan pendanaan untuk pembiayaan perumahan yang terjangkau sesuai dengan kemampuan, meningkatkan bankability peserta informal melalui mekanisme tabungan beserta profiling demand dan risk nya. Pengelolaan dana jangka panjang berbasis tabungan diharapkan dapat menggantikan peran APBN serta mengatasi masalah funding mismatch pembiayaan perumahan.

    Saat ini, terhitung tanggal 15 Agustus 2024, BP Tapera telah menyalurkan pembiayaan perumahan melalui FLPP sebanyak 111.784 unit rumah senilai Rp13,62 triliun yang tersebar di 33 provinsi, 387 kabupaten/kota, disalurkan oleh 37 bank penyalur dan dibangun oleh 6.579 pengembang di 9.713 perumahan. Sedangkan untuk pembiayaan Tapera, telah menyalurkan sebanyak 3.512 unit rumah senilai Rp583,55 miliar.

    “Terkait dengan program tiga juta rumah, BP Tapera siap mendukung apapun Keputusan yang akan dilaksanakan oleh Presiden terpilih nanti. Kami akan menjaga terus penyaluran perumahan bagi masyarakat dan selalu siap menerima penugasan dari pemerintah yang akan datang.” tegas Doddy Bursman dihadapan narasumber lainnya diantaranya adalah Theo L. Sambuaga selaku Menperkim RI periode 1998-1999, Daniel Djumali selaku Sekretaris Jenderal Apersi, Joko Suranto selaku Ketua Umum REI, M. Aviv Mustaghfirin selaku Wakil Ketua Umum HIMPERRA, dan Andre Bangsawan selaku Ketua Umum Appernas Jaya

    Dengan program pembiayaan perumahan yang dikelola oleh BP Tapera, mampu membantu masyarakat sesuai dengan kebutuhannya seperti jika mereka memiliki tanah dapat mengajukan Kredit Bangun Rumah, sedangkan bagi yang memiliki rumah yang tidak layak huni dan perlu perbaikan, dapat mengajukan Kredit Renovasi Rumah. Program yang ada tersebut mendukung pengurangan backlog dan membuka akses hunian layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.

  • Bank DKI Raih Penghargaan The Best Indonesia Finance 2024

    KORIDOR.ONLINE, JAKARTA – Atas pencapaian kinerja positif tahun buku 2023, Bank DKI kembali meraih penghargaan pada Indonesia Finance Award dengan predikat sebagai “The Best Indonesia Finance for Bank BPD Company 2024 Kategori Asset < Rp100 T” dari Economic Review dalam gelaran Indonesia Finance Award-VIII 2024 di Jakarta pada Senin (12/08).

    Indonesia Finance Award-VII 2024 merupakan bentuk apresiasi terhadap perusahaan yang dinilai konsisten dan mampu mempertahankan kinerja keuangan yang positif. Penghargaan tersebut diberikan kepada Bank DKI setelah melalui serangkaian proses evaluasi oleh tim juri independen Economic Review berdasarkan data kinerja keuangan perusahaan serta data lainnya yang dipublikasikan melalui website resmi perusahaan.

    Berdasarkan hasil penilaian, Bank DKI meraih predikat Platinum dengan penilaian “Very Excellent” atau bintang lima. Adapun penilaian yang dilakukan meliputi data kinerja perusahaan yang tercantum pada Annual Report 2023 yang telah diaudit, data yang dipublikasikan pada website resmi perusahaan, serta data publik lainnya yang dapat diakses.

    BACA JUGA: Greenwoods Group Rilis Dua Proyek Baru dan Rebranding Logo Citaville

    Indikator penilaian juga menekankan pada financial resilience perusahaan yang meliputi likuiditas, cash flow operation, kemampuan membayar hutang, dan kinerja saham untuk perusahaan terbuka.

    Direktur Keuangan & Strategi Bank DKI, Romy Wijayanto melalui keterangan resminya mendedikasikan penghargaan yang diterima kepada seluruh pemangku kepentingan, khususnya nasabah, pemegang saham dan mitra kerja yang terus memberikan kepercayaan kepada Bank DKI.

    “Penghargaan ini menjadi motivasi yang baik untuk terus melanjutkan pencapaian kinerja keuangan yang baik, dan tumbuh secara sehat dan berkelanjutan serta memberikan nilai tambah kepada segenap pemangku kepentingan,” ujar Romy.

    BACA JUGA: Sinar Mas Land Raih Tiga Penghargaan di Ajang Golden Property Awards 2024

    Indonesia Finance Award-VIII 2024 diadakan sejak 2018, diselenggarakan atas kerja sama dari Economic Review, Indonesia Asia Institute, Ideku Group, Indonesia Leaders, serta dinilai oleh Dewan Juri yang independen dan profesional di bidang Keuangan dari IPMI International Business School, Perbanas Insitute, Universitas YAI, Cyber Universitiy.

    Dewan Juri yang terlibat terdiri atas Penasehat, yaitu Professor Finance IPMI Institute, Roy Sembel, serta Rektor Cyber University, Gunawan Witjaksono. Serta diketuai Dosen Pasca Sarjana Perbanas Institute Dewantoro Marsono, dengan anggota Dosen Pasca Sarjana Universitas Persada Indonesia YAI, Shafenti, Head of Investment Gallery IPMI Institute, Ardo R.Dwitanto, Director of Research and Community Services at IPMI Institute, Dety Nurfadilah, dan Former Finance Director BUMN (Persero), Nilawaty Djuanda.

    Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi dalam kesempatan berbeda menambahkan, penghargaan Indonesia Finance Award-VII 2024 yang diterima menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja melalui berbagai strategi bisnis.

    BACA JUGA: BPKH Tunjuk UUS Bank DKI Sebagai Bank Pengelola Keuangan Haji

    “Penghargaan ini menjadi semangat bagi seluruh insan Bank DKI untuk terus menjaga kinerja Perseroan agar tetap solid, dan terus menghadirkan inovasi di berbagai bidang, utamanya dalam hal pelayanan kepada nasabah,” tutup Arie. ***

  • Bank DKI Salurkan KLJ, KPDJ, dan KAJ untuk Masyarakat DKI Jakarta

    KORIDOR.ONLINE, JAKARTA – Sebagai wujud dukungan terhadap program Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Bank DKI kembali melakukan distribusi Kartu Anak Jakarta (KAJ), Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), dan Kartu Lansia Jakarta (KLJ), yang dilakukan di Jakarta pada Selasa (23/07). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta dalam hal penanganan kerentanan sosial melalui pemberian Bantuan Sosial kepada warga yang memenuhi persyaratan.

    Direktur Utama Bank DKI, Agus H. Widodo, dalam keterangan resminya mengatakan, “Distribusi KLJ, KPDJ, dan KAJ ini merupakan wujud dukungan Bank DKI untuk memastikan bahwa setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan dengan cara yang efisien dan aman. Dalam hal ini, Bank DKI bertindak sebagai fasilitator penyaluran bantuan sosial tersebut, yang bertujuan untuk memperluas cakupan pelayanan sosial kepada masyarakat,” ujar Agus.

    Bank DKI juga menghadirkan kemudahan dan kenyamanan bagi penerima manfaat dalam mengakses bantuan sosial mereka, yaitu melalui integrasi dengan aplikasi perbankan digital JakOne Mobile. JakOne Mobile memungkinkan penerima manfaat untuk mengelola dan memonitor bantuan yang diterima secara digital, memudahkan transaksi non-tunai, serta mengakses berbagai layanan perbankan lainnya.

    BACA JUGA: BPKH Tunjuk UUS Bank DKI Sebagai Bank Pengelola Keuangan Haji

    Agus melanjutkan, Melalui integrasi dengan aplikasi JakOne Mobile ini, Bank DKI ingin memastikan bahwa penerima manfaat dapat dengan mudah mengakses dan memanfaatkan bantuan yang diberikan.

    Distribusi kartu bantuan sosial kepada penerima manfaat dilakukan secara bertahap di beberapa wilayah Jakarta selama tanggal 23 s.d. 31 Juli 2024, yaitu wilayah Jakarta Pusat dibagikan kepada 1.346 penerima KAJ, 5 penerima KPDJ, dan 5 penerima KLJ, serta wilayah Jakarta Barat dibagikan sebanyak 830 penerima KAJ, 5 penerima KLJ dan 5 penerima KPDJ.

    Adapun sampai dengan periode Juni 2024 telah dilakukan pembagian Bantuan Sosial Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD) dalam 2 (dua) tahap, yaitu Tahap I dibagikan kepada 52.135 penerima KLJ, 6.475 penerima KPDJ, dan 4.800 KAJ, Tahap II dibagikan kepada 90.743 penerima KLJ, 11.099 penerima KPDJ, 8.807 penerima KAJ.

    Bagi penerima yang telah menerima dana pada tahun sebelumnya namun tidak mendapatkannya di tahun ini, dapat melakukan pemeriksaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) melalui situs https://dtks.jakarta.go.id/, atau mengajukan pengaduan ke Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta.

    BACA JUGA: Melirik Cuan Kawasan Terintegrasi “City Within A City’” di Gading Serpong

    Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi mengimbau seluruh penerima manfaat agar senantiasa berhati-hati dan waspada dalam melakukan transaksi keuangan, terutama untuk tidak memberikan PIN kepada orang lain yang mengatasnamakan Bank DKI.

    Arie menambahkan penerima manfaat dapat menggunakan JakOne Mobile Bank DKI untuk transaksi keuangan harian secara cepat, aman dan nyaman.

    “Dengan memanfaatkan layanan perbankan digital Bank DKI, salah satunya super apps JakOne Mobile untuk kemudahan bertransaksi di mana saja, kapan saja,” tutup Arie.

    Apabila penerima manfaat membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Layanan Call Center Bank DKI di nomor (021) 1500-351.

  • Rumah Real Estate Harga Rp500 Jutaan di Bekasi Diminati Pekerja Keluarga Muda di Jakarta Utara dan Timur

    KORIDOR.ONLINE, BEKASI – Di tengah harga rumah segmen menengah atas mengalami kenaikan seiring reborn-nya pasar properti, permintaan rumah kelas real estate harga di bawah Rp500 juta  di Bekasi juga ikut terdongkrak. Permintaan ini lebih didominasi oleh kaum milenial dan keluarga muda yang sedang mencari rumah pertamanya.

    Menurut Ardian Hendra, General Manager Harmoni Park Group, faktor utama kaum milenial dan keluarga muda tertarik dengan rumah real estate di bawah Rp500 jutaan karena harganya terjangkau oleh mereka. Pasalnya, harga rumah menengah (real estate) di Bekasi saat ini rata-rata sudah di atas Rp500 jutaan, bahkan ada yang Rp1 miliar ke atas.

    “Sebagian besar mereka mempertimbangkan kemampuan finansialnya dalam jangka panjang. Mengingat kondisi-kondisi ekonomi ke depan yang masih belum stabil, sehingga perhitungan finansial harus lebih matang, jika tidak cicilan KPR-nya bisa macet” kata Ardian, Rabu, 7 Agustus 2024, di Bekasi, Jawa Barat.

    BACA JUGA: Melirik Cuan Kawasan Terintegrasi “City Within A City’” di Gading Serpong

    Selain itu, lanjut Ardian, yang juga tak kalah pentingnya adalah lokasi perumahan itu harus mudah diakses transportasi umum dan dekat akses tol, sehingga memudahkan mobilitas mereka, serta dekat dengan fasilitas umum, seperti rumah sakit, sekolah, pusat perbelanjaan, stasiun kereta, dan lain sebagainya.

    Melihat peluang pasar yang cukup besar itu, Harmoni Park Group mengembangkan Harmoni Park Bekasi. Perumahan seluas 30 hektare di wilayah Bekasi ini, memiliki lokasi yang sangat strategis.

    “Proyek kami sangat dekat dengan akses Tol Cibitung – Cilincing yang memberikan kemudahan transportasi menuju Jakarta, Bogor, dan Cikampek, serta juga ke pusat Kota Bekasi. Jaraknya hanya 20 menit dari kawasan Jakarta Utara. Hanya 15 menit ke kawasan industri Marunda dan 30 menit ke Tanjung Priok,” jelas Ardian.

    Menurut Ardian, sejak awal dipasarkan awal tahun 2024 permintaan rumah di  Harmoni Park Bekasi menunjukkan trend kenaikan, rata-rata 5 – 10 persen perbulan. Dengan harga yang ditawarkan mulai Rp474 juta hingga Rp878 juta.  Sebagian besar pembelinya adalah para pekerja level supervisor dan manager di kawasan industri Marunda, Tanjung Priok, dan sekitar Kawasan Berikat Nusantara di Jakarta Utara.

    BACA JUGA: Apa itu IPL Apartemen, Dasar Hukum, dan Bagaimana Cara Menghitungnya?

    Tipe rumah yang sangat diminati di Harmoni Park Bekasi adalah 30/66, 27/70, dan 27/74 yang harganya masih di bawah Rp500 juta. Yang bagi kalangan kelas menengah “baru” (pekerja keluarga muda) harga tersebut cukup terjangkau.

    Gratis umroh

    Ardian mengatakan, untuk menarik lebih banyak minat konsumen dan memeriahkan HUT RI ke-49, di bulan Agustus ini Harmoni Park Bekasi memberikan kemudahan dan keuntungan langsung bagi konsumen yang beli dalam masa promo tersebut. Dimana hadiah utamanya adalah berangkat umrah baik pembelian rumah secara cash maupun melalui KPR.

    Tak hanya itu, imbuhnya, pengembang Harmoni Park Bekasi menarik Booking Fee hanya Rp1 juta. Semua biaya sudah all in sampai akad, tapi mendapatkan lingkungan, rumah, dan fasilitas berkualitas kelas real estate. Fasilitas-fasilitas tersebut antara lain: club house, kolam renang, danau, taman-taman tematik, children playground, culinary area, tempat ibadah, mini zoo, dan Shuttle bus.

    BACA JUGA: Wujudkan Kinerja Berkelanjutan, Q2 2024 Kredit UMKM Bank DKI Tumbuh 22,78%

    “Kami ingin beri kesempatan baik, bagi kaum milenial dan keluarga muda segera wujudkan rumah pertamanya. Dengan bayar booking fee Rp1 juta, jika dokumen lengkap dan setujui bank bisa langsung akad kredit. Bebas biaya BPHTB, AJB, Notaris, dan KPR, serta angsuran KPR mulai Rp2 jutaan,” jelas Ardian.

    Saat ini dipasarkan rumah di Cluster Birka, yang menawarkan desain arsitekturnya memadukan konsep rumah Nordic (Scandinavian) dengan tampilan modern minimalis dengan pintu depan smart door lock system yang dikemas dengan gaya elegan dan eksklusif. Rumahnya menggunakan lantai Homogeneous Tile 60×60,  tinggi Plafond dari 3 sampai 5 meter, dan sudah double dinding, dilengkapi fasilitas security 24 jam, dan CCTV kawasan.

    Untuk serahterima rumah perdana sekitar 50 unit akan dilangsungkan di bulan Oktober 2024, ini lebih cepat dari jadwal yang direncanakan.

    Harmoni Park Bekasi berada di kawasan Utara Kabupaten Bekasi berbatasan langsung dengan Jakarta Utara dan Jakarta Timur merupakan kawasan sunrise property dengan potensi pengembangan skala kota. Hal ini terbukti dengan banyaknya pengembang besar yang turut membangun di sekitar wilayah Babelan, seperti: Kota Harapan Indah, Summarecon Crown Gading, dan Grand Duta City.

    Di lahan 30 hektar Harmoni Park Bekasi rencananya akan dibangun beberapa cluster dengan lebih dari 2.000 unit rumah berbagai tipe. Dimana cluster pertama yang dipasarkan adalah Cluster Birka dengan luas sekitar 4 hektar, lokasinya berada dekat gerbang utama dan selangkah dengan club house. ***

     

  • Bank DKI Peduli Berikan Bantuan Anak dengan HIV (ADHIV) melalui Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi DKI Jakarta

    KORIDOR.ONLINE, JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional dan sebagai wujud nyata dari Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL), Bank DKI memberikan bantuan kepada 80 anak yang hidup dengan HIV (ADHIV). Bantuan ini disalurkan melalui Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi DKI Jakarta pada Senin di Jakarta (22/07), berupa nutrisi dan sembako dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak ADHIV.

    Direktur Utama Bank DKI, Agus H. Widodo, dalam keterangan tertulisnya menyampaikan, “Pemberian nutrisi bagi ADHIV merupakan bagian dari komitmen Bank DKI untuk menghadirkan makna sosial bagi masyarakat. Inisiatif ini juga merupakan salah satu wujud tanggung jawab sosial perusahaan dan diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang terdampak dan memberikan dukungan bagi kesehatan dan kesejahteraan mereka,” ujar Agus.

    Agus menambahkan bahwa selain memberikan bantuan, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya dukungan terhadap anak-anak yang hidup dengan HIV. Dengan adanya program ini, Bank DKI berharap dapat memberikan semangat dan harapan baru bagi anak-anak ADHIV.

    BACA JUGA: Wujudkan Kinerja Berkelanjutan, Q2 2024 Kredit UMKM Bank DKI Tumbuh 22,78%

    Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi turut menjelaskan bahwa bantuan pemberian nutrisi dan sembako kepada Anak dengan HIV (ADHIV) merupakan bagian dari Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) Bank DKI pada tahun 2024. “Implementasi CSR yang dilakukan Bank DKI juga merupakan bentuk upaya perusahaan dalam penerapan Environment, Social, and Governance (ESG), mengingat peranan Bank DKI bukan hanya sebagai entitas bisnis, namun juga memberikan nilai tambah bagi perkembangan kota Jakarta dan warganya secara berkelanjutan,” kata Arie.

    Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi DKI Jakarta, Moch. Ichwan, menyambut baik inisiatif ini dan mengungkapkan rasa terima kasihnya, “Kami sangat berterima kasih kepada Bank DKI atas bantuan yang diberikan. Nutrisi yang cukup sangat penting bagi anak-anak kami, dan bantuan ini sangat berarti dalam mendukung kesehatan mereka sehari-hari,” ucap Ichwan.

    Penerapan Program CSR Bank DKI Peduli

    Sepanjang periode semester pertama tahun 2024, Bank DKI telah merealisasikan pemberian CSR di berbagai bidang, termasuk diantaranya bidang pendidikan, dan sosial kemasyarakatan. Berbagai program yang telah diimplementasikan Bank DKI, diantaranya program penanganan stunting, bantuan dana pendidikan kepada anak-anak penyandang disabilitas di Yayasan Peduli Anak Cacat Jakarta, serta Bantuan dana pendidikan kepada anak-anak pensiunan Bank DKI.

    BACA JUGA: Sarana Jaya Dan Polda Metro Jaya Tandatangani Kesepakatan Pinjam Pakai Lahan di Jakarta Pusat

    Selanjutnya, pada bulan suci Ramadan 1445 H/2024 M lalu, Bank DKI juga memberikan santunan kepada 8.500 anak yatim dan dhuafa yang berasal dari 5 wilayah Kota Administrasi DKI Jakarta, hingga yang terbaru Bank DKI melakukan pembagian 800 butir telur kepada siswa SDN Lagoa 07, Jakarta Utara sebagai upaya mendukung program penanganan stunting di Jakarta.

  • Rilis Kawasan Destinasi Kuliner Terbesar di Ciputat, Pengembang Gandeng Restoran Kampung Kecil

    KORIDOR.ONLINE – Progress Group dan PT Bakul Nasi Bersama melakukan Groundbreaking pembangunan restoran Kampung Kecil Ciputat di Paradise Resort City. Pembangunan restoran ini yang merupakan bagian integral dari pengembangan TROPS, kawasan destinasi kuliner terbesar di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.

    TROPS diproyeksikan sebagai kawasan destinasi kuliner eksklusif bertema tropis di Ciputat. Kawasan ini berada di sepanjang jalan penghubung baru (sedang dibangun)  yang akan menghubungkan Jl. Aria Putra dan Jl. H. Taip. Jalan penghubung ini menjadi Jalan Boulevard Paradise Resort City. Nantinya terdapat brand-brand food and beverage (F&B) ternama, baik nasional maupun internasional food and beverage (F&B) dengan konsep stand alone di sepanjang jalan utama tersebut.

    Menurut Reynard William, Head Marketing Communication Progress Group, TROPS menawarkan pengalaman bersantap yang unik dan semarak. Dikelilingi oleh tanaman hijau subur dan dekorasi eksotis, dan suasana terbuka sangat cocok untuk bersantai dan menikmati masakan lezat sambil menikmati suasana tropis yang hangat.

    BACA JUGA: Ceruk Pasar Besar, Penerapan ESG di Industri Properti Menjadi Keharusan

    Reynard William mengatakan, pihaknya sangat antusias dengan kehadiran Kampung Kecil Ciputat akan menambah daya tarik  bagi Paradise Resort City, baik sebagai township, maupun sebagai destinasi kuliner dan wisata.

    ”Selain TROPS, kami juga akan membangun mall dengan konsep menarik, yang tentunya akan menjadikan Paradise Resort City menjadi pilihan utama warga Ciputat dan Bintaro untuk chill dan relax,” kata Reynard kepada wartawan seusai acara Groundbreaking Ceremony Kampung Kecil Ciputat, Rabu, 24 Juli 2024, di Paradise Resort City, Ciputat, yang dihadiri perwakilan manajemen Progress Group dan PT Bakul Nasi Bersama.

    Kampung Kecil Ciputat akan menambah keragaman kuliner di Paraside Trops, sebuah area wisata dan kuliner yang dirancang untuk memberikan pengalaman bersantap luar ruang yang unik dan menyenangkan. Dengan pilihan kuliner berbagai tenant ternama.

    BACA JUGA: Sinergi Bank DKI dan Transjakarta Resmikan Penamaan Halte Transjakarta Senayan Bank DKI

    ”Kami berharap, TROPS akan menjadi destinasi kuliner terkemuka di daerah Selatan Jakarta seperti Ciputat, Bintaro dan sekitarnya. TROPS sendiri merupakan bagian dari visi besar Paradise Resort City untuk menciptakan lingkungan yang modern, dinamis, dan mampu memenuhi berbagai kebutuhan penghuni dan pengunjungnya,” ungkapnya.

    Pengembangan destinasi kuliner ini juga diyakini akan menaikkan nilai investasi properti, khususnya rumah. Terbukti sejak dirilis pengembangan Trops dan jalan penghubung, penjualan rumah di Paradise Resort City pada semester 1 2024 meningkat 50 persen dibandingkan penjualan rumah di semester yang sama tahun 2023.

    ”Dalam waktu dekat  kami berencana akan merilis cluster baru, karena cluster yang sedang dipasarkan sudah hampir  habis. Permintaan rumah di sini masih tinggi sementara stock-nya sudah hampir habis, tapi kita ada stock kavling dengan promo sangat menarik,” kata Reynard.

    BACA JUGA: APERSI Mendorong Peran Koperasi Sebagai Penjamin MBR Non Fomal

    Pada kesempatan yang sama, Makfud Fauji, Operational Manager, PT Bakul Nasi Bersama menyatakan, sangat senang dapat menjadi bagian dari TROPS di Paradise Resort City. Pihaknya, percaya TROPS akan menjadi crowd-puller dan pilihan utama destinasi wisata kuliner di selatan Jakarta.

    ”Kami sangat optimis kalau keputusan kami untuk membuka cabang di sini akan baik untuk pengembangan bisnis Kampung Kecil secara manajemen. Kami akan terus berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman kuliner yang otentik dan menyenangkan bagi para pengunjung,” jelas Makfud.

    Makfud menjelaskan, Kampung Kecil Ciputat akan menawarkan hidangan khas Sunda dengan suasana alam seperti di pedesaan. Mengikuti desain di cabang lainnya yang sudah terlebih dahulu terbangun, desain bangunan utama restoran ini akan terbuat dari bambu dengan atap jerami yang memberikan sentuhan alam yang unik.

    BACA JUGA: Pembangunan Akses Tol Langsung Ke Paramount Petals Resmi Dimulai 

    Salah satu daya tarik utama, lanjutnya, adalah kolam di tengah restoran yang dikelilingi tempat duduk lesehan. Tentunya ini akan memberikan suasana estetik namun tetap alami dan instagramable. ***

     

     

Back to top button