Aktual

  • Pemprov Lampung Tawarkan Proyek Kota Baru hingga Kawasan Industri kepada Anggota REI

    BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengajak para pengembang yang tergabung dalam Realestat Indonesia untuk berinvestasi dan menjadi mitra strategis pembangunan daerah. Ajakan tersebut disampaikan langsung Gubernur Lampung dalam forum bisnis yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-54 REI di Bandar Lampung, Kamis (7/5).

    Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengatakan pihaknya membuka peluang kerja sama investasi seluas-luasnya bagi pelaku usaha properti nasional untuk mengembangkan berbagai sektor strategis di Lampung.

    “Pemprov Lampung siap berkolaborasi dengan REI. Kami membawa banyak peluang investasi yang bisa dikerjasamakan di Lampung bersama bapak dan ibu semua,” ujarnya.

    Salah satu proyek utama yang ditawarkan adalah pengembangan kota baru Bandar Negara seluas 5.308 hektar yang dirancang dengan konsep eco-city dan kawasan bebas banjir. Pemerintah daerah menyiapkan kawasan tersebut sebagai kota modern yang hijau, terintegrasi, dan berkelanjutan.

    Selain itu, Pemprov Lampung juga menawarkan sejumlah lahan strategis untuk pengembangan kawasan komersial, pusat perdagangan, hospitality, hingga konsep waterfront city yang tersebar mulai dari Bakauheni, Natar, hingga kawasan sekitar Bandara Raden Inten.

    Menurut Gubernur Mirza, Lampung memiliki posisi strategis sebagai gerbang Pulau Sumatera sehingga sangat potensial berkembang menjadi pusat ekonomi baru di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

    “Semua konektivitas dari Jawa menuju Sumatera melewati Lampung, termasuk jalur logistik, perdagangan, dan distribusi nasional,” katanya.

    Ia menambahkan, dukungan infrastruktur seperti Jalan Tol Trans Sumatera, Pelabuhan Panjang, Pelabuhan Bakauheni, serta pengembangan tahap kedua Bandara Raden Inten menjadi modal kuat bagi Lampung untuk tumbuh sebagai kawasan industri, logistik, dan perdagangan baru.

    Tak hanya itu, pertumbuhan ekonomi daerah dan pembangunan infrastruktur yang terus berkembang juga dinilai akan mempercepat pertumbuhan sektor industri maupun pariwisata.

    Untuk menarik investasi lebih besar, Pemprov Lampung berkomitmen memberikan kemudahan perizinan serta kepastian regulasi bagi investor.

    “Kami membuka ruang kerja sama yang seluas-luasnya dan berkomitmen memberikan proses perizinan yang mudah dan cepat,” tegasnya.

    Pada kesempatan tersebut, Pemprov Lampung dan REI juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait pengembangan kawasan dalam rangka mendukung pembangunan daerah dan peningkatan investasi.

    Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto menilai Lampung merupakan salah satu wilayah paling potensial untuk pengembangan sektor properti dan kawasan industri karena lokasinya yang strategis sebagai pintu gerbang Sumatera.

    Menurutnya, peluang investasi terbuka di berbagai subsektor mulai dari pergudangan, logistik, kawasan industri, hingga properti penunjang pariwisata seperti hotel dan resort.

    “Pengembang anggota REI bergerak di banyak subsektor, mulai dari residensial, kawasan komersial, pusat belanja, perkantoran, hotel dan resort hingga kawasan industri dan pergudangan. Tentu peluang kerja sama sangat terbuka,” ujarnya.

    Joko juga berharap Pemprov Lampung dapat menyiapkan tim atau PIC khusus untuk membantu investor memperoleh informasi yang detail dan akurat terkait peluang investasi di daerah tersebut.

    “Kami sangat senang melihat dukungan Pak Gubernur Lampung. Semangat beliau dalam menarik investasi sangat hangat dan positif bagi pelaku usaha,” kata CEO Buana Kassiti Group itu.

  • AJP Gandeng BRIN Kembangkan Perumahan di Bogor, Bidik Kolaborasi Riset dan Data Center

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE — Kolaborasi antara sektor swasta dan lembaga riset nasional kembali diperkuat melalui penandatanganan kerja sama antara PT Annisa Jaya Property (AJP) dan Koperasi Pegawai Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Penandatanganan yang berlangsung di Gedung BRIN, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis, 30/4, disaksikan langsung oleh Kepala BRIN, Arief Satria.

    Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Dimas Ario Shakti, Direktur PT Annisa Jaya Property, bersama Aton Yulianto, Ketua Koperasi Pegawai BRIN. Fokus kerja sama pada pengurusan dan pengembangan proyek perumahan di Kabupaten Bogor.

    Perumahan sebagai Titik Awal Kolaborasi

    Kepala BRIN, Arief Satria, menegaskan bahwa kerja sama ini mencerminkan semakin eratnya sinergi antara sektor swasta dan institusi riset dalam mendukung pembangunan nasional.

    “Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menghadirkan solusi hunian bagi masyarakat, tetapi juga mendorong penguatan ekosistem riset dan teknologi di Indonesia,” ujarnya.

    Ia menambahkan, kerja sama ini berpotensi berkembang menjadi kemitraan strategis jangka panjang yang mencakup berbagai sektor, termasuk inovasi dan pengembangan teknologi.

    Arah Ekspansi ke Riset dan Data Center

    Direktur PT Annisa Jaya Property, Dimas Ario Shakti, menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan BRIN serta optimisme terhadap realisasi kerja sama tersebut.

    “Kami berharap kerja sama ini dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi seluruh pihak,” ungkapnya.

    Menurutnya kerja sama dengan BRIN bukan sekadar proyek perumahan biasa. Di balik pengembangan hunian di Bogor, tersimpan potensi arah baru bisnis properti—masuk ke sektor riset teknologi hingga data center yang tengah tumbuh pesat di Indonesia.

    Saat ini, kelompok usaha PT Annisa Jaya Property tengah mengembangkan proyek AI Academy & Data Center Cooling Research di kawasan Pulomas, Jakarta.

    “Kami berharap dapat menjalin kemitraan lebih luas dengan BRIN sebagai leading institution di bidang riset dan inovasi nasional, khususnya dalam pengembangan teknologi data center,” tambah Wakil Ketua Realestat Indonesia (REI) DKI Jakarta itu.

    Pengalaman di Segmen Hunian Edukatif

    Sebagai pengembang, Dimas Ario Shakti dikenal lebih dahulu mengembangkan beberapa proyek properti. Salah satunya adalah University Resort, hunian apartemen mahasiswa premium yang berlokasi dekat Institut Pertanian Bogor (IPB).

    University Resort Bogor menjadi pilihan mahasiswa, baik domestik maupun internasional dari berbagai negara seperti Malaysia, Australia, Filipina, Vietnam, Italia, hingga Amerika Serikat. Selain itu, Perusahaan  juga menjalankan program beasiswa hunian bagi mahasiswa berprestasi sebagai bagian dari kontribusi sosial di bidang pendidikan.

     

  • BP Tapera Lakukan Monev Pemanfaatan Dana BUN untuk Perumahan Subsidi di Palembang

    PALEMBANG, KORIDOR.ONLINE – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) melaksanakan kegiatan peninjauan lapangan dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) atas penggunaan dana Bendahara Umum Negara (BUN) di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat secara langsung dampak ekonomi dan sosial dari program perumahan subsidi yang didanai melalui APBN bagi masyarakat penerima manfaat.

    Kegiatan monev ini melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, antara lain Kementerian Keuangan, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), serta PT Sarana Multigriya Finansial (SMF).

    Kunjungan lapangan diawali di Perumahan Agta Royal Residence 3, Kota Palembang. Dalam kesempatan tersebut, tim monev berdialog dengan salah satu penghuni, Endi (22), seorang pengusaha warung sembako yang telah memiliki rumah subsidi sejak satu tahun lalu. Ia mengungkapkan kemudahan yang dirasakannya saat memperoleh rumah tersebut.

    BP Tapera melaksanakan kegiatan peninjauan lapangan dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) atas penggunaan dana Bendahara Umum Negara (BUN) di Kota Palembang, Sumatera Selatan, 16-17 April 2026. Foto: BP Tapera

    “Ayo teman-teman, manfaatkan program rumah subsidi dari pemerintah ini,” ajaknya. Endi juga menceritakan bahwa saat akad, dirinya hanya membayar Rp50.000 berkat adanya program promosi dari pengembang.

    Selanjutnya, rombongan mengunjungi Perumahan Grand Mutiara Residence. Salah satu warga, Epiansah, yang kini membuka usaha makanan cepat saji dari rumahnya, mengaku merasakan peningkatan kesejahteraan sejak memiliki rumah subsidi.

    “Sebelumnya saya mengontrak cukup lama. Setelah memiliki rumah subsidi, pendapatan keluarga saya bertambah karena bisa membuka usaha dari rumah,” ujarnya.

    Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Perumahan Taman Asri Gandus Tahap 3 dan 4. Agung (32), salah satu penghuni, juga menyampaikan apresiasinya terhadap program tersebut. Ia mengaku sangat terbantu dengan skema pembiayaan yang ringan.

    “Saya hanya membayar uang muka sebesar Rp500.000. Sebelumnya saya mengontrak lebih dari empat tahun. Terima kasih kepada pemerintah,” tuturnya.

    Sebagai penutup rangkaian kegiatan, tim monev mengunjungi apartemen siap huni Perumnas Samesta Jakabaring Palembang. Dalam kesempatan tersebut, Doddy Bursman menyampaikan adanya usulan dari pengelola apartemen terkait pemasaran unit hunian melalui skema KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

    Melalui kegiatan ini, BP Tapera bersama para pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus memastikan efektivitas penyaluran dana BUN dalam mendukung program perumahan nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau.

  • Sinar Mas Land Raih Global Brand Awards 2026, Tegaskan Kepemimpinan ESG di Sektor Properti

    BSD CITY, KORIDOR.ONLINE — Sinar Mas Land kembali mencatatkan prestasi di tingkat global dengan meraih penghargaan dalam ajang Global Brand Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Global Brand Magazine. Dalam ajang tersebut, Sinar Mas Land dinobatkan sebagai Best ESG-Focused Real Estate Brand – Indonesia 2026, sebagai bentuk pengakuan atas konsistensi perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam strategi bisnis dan pengembangan kawasan.

    Penghargaan ini diberikan melalui proses penilaian komprehensif oleh dewan juri independen yang mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kinerja bisnis, inovasi, kepuasan pelanggan, hingga implementasi program keberlanjutan dan tanggung jawab sosial perusahaan.

    Deputy Group CEO Strategic Development and Assets Sinar Mas Land, Herry Hendarta, mengatakan capaian tersebut menjadi refleksi dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam menghadirkan pengembangan properti yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

    “Penghargaan ini merupakan apresiasi atas upaya berkelanjutan kami dalam mengintegrasikan prinsip ESG di setiap aspek pengembangan kawasan. Ke depan, kami akan terus memperkuat komitmen ini melalui pembangunan yang lebih hijau, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Herry.

    Dalam implementasinya, Sinar Mas Land menjalankan berbagai inisiatif ESG, mulai dari penyediaan ruang terbuka hijau, penerapan konsep green building yang mengedepankan efisiensi energi dan air, hingga pengelolaan sampah terpadu melalui fasilitas seperti Rumah Pemulihan Material (RPM).

    Selain aspek lingkungan, perusahaan juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM, pelatihan usaha, hingga program sosial di bidang pendidikan dan komunitas. Sejumlah inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar kawasan.

    Di sisi tata kelola, perusahaan menerapkan prinsip good corporate governance melalui transparansi, akuntabilitas, serta standar etika bisnis yang tinggi sebagai fondasi operasional.

    Tak hanya itu, Sinar Mas Land juga terus mengembangkan solusi berbasis teknologi, termasuk infrastruktur smart city, sistem manajemen energi, serta integrasi transportasi ramah lingkungan guna mendukung pembangunan kawasan yang adaptif terhadap kebutuhan masa depan.

    Dengan pendekatan yang terintegrasi antara inovasi, keberlanjutan, dan tata kelola, Sinar Mas Land menegaskan posisinya sebagai salah satu pelaku utama dalam mendorong transformasi industri properti menuju arah yang lebih berkelanjutan.

  • Summarecon Crown Gading, Episentrum Baru Timur Jakarta

    BEKASI, KORIDOR.ONLINE – Pagi di kawasan utara–timur Jakarta itu terasa berbeda. Jalanan yang tertata rapi, deretan hunian yang tidak saling berhimpitan, dan ruang terbuka yang masih memberi napas—semuanya menghadirkan kesan bahwa ini bukan sekadar kawasan baru, melainkan sebuah kota yang sedang belajar berjalan dengan ritmenya sendiri.

    Di sinilah Summarecon Crown Gading tumbuh. Memasuki tahun keempat pengembangannya, kawasan ini perlahan menjelma menjadi salah satu magnet baru di koridor yang selama ini dikenal sebagai jalur ekspansi Jakarta.

    Bukan tanpa alasan. Ketika banyak kawasan masih berjuang membangun identitas, Summarecon Crown Gading justru telah lebih dulu mendapat pengakuan regional melalui raihan Gold Trophy dalam PropertyGuru Asia Property Awards 2025. Sebuah validasi bahwa kawasan ini tidak hanya dibangun cepat, tetapi juga dengan standar yang terukur.

    Kota yang Dirancang, Bukan Sekadar Dibangun

    Di balik pengembangan kawasan ini berdiri PT Summarecon Agung Tbk—pengembang yang selama puluhan tahun dikenal konsisten membangun kota terpadu. Pengalaman itulah yang tampaknya diterjemahkan kembali dalam bentuk yang lebih segar di Summarecon Crown Gading.

    Bagi Magdalena Juliati, Executive Director PT Summarecon Agung Tbk, kawasan ini bukan sekadar proyek baru, melainkan evolusi dari pendekatan yang selama ini mereka bangun.

    Summarecon Crown Gading, Episentrum Baru Timur Jakarta. Foto: Summarecon

    Alih-alih hanya menghadirkan hunian, kawasan ini dirancang sebagai ekosistem. Rumah, area komersial, sekolah, hingga ruang publik tidak hadir secara terpisah, melainkan sebagai satu kesatuan yang saling menghidupi.

    Lima klaster hunian—Regia, Jasmia, Viola, Vanica, hingga Chelia—tumbuh seiring dengan infrastruktur kawasan. Tidak ada fase “menunggu hidup”. Sejak awal, kawasan ini sudah berdenyut.

    Di satu sisi, Gading Boulevard Commercial mulai diisi aktivitas. Di sisi lain, The Food Village menjadi ruang pertemuan baru—tempat warga, pengunjung, dan komunitas bertemu tanpa sekat.

    Tak jauh dari sana, Sekolah Terpadu PAHOA berdiri sebagai penanda bahwa kawasan ini memang dirancang untuk hidup dalam jangka panjang, bukan sekadar dihuni.

    Yang terasa paling berbeda adalah kepadatan. Di tengah tren kota yang semakin padat, Summarecon Crown Gading justru memilih pendekatan low-density—memberi ruang lebih luas bagi setiap penghuninya.

    Namun ruang saja tidak cukup. Infrastruktur menjadi fondasi yang diam-diam bekerja di balik kenyamanan itu. Sistem CCTV terpusat, jaringan broadband berkecepatan tinggi, hingga pengelolaan air melalui water polishing treatment menjadi bagian dari sistem yang mungkin tak terlihat, tetapi terasa dampaknya.

    Keamanan pun dirancang berlapis. Sistem double gate di setiap klaster bukan sekadar fitur, melainkan refleksi dari bagaimana kawasan ini memandang rasa aman sebagai kebutuhan dasar.

    Semua ini kemudian dikelola oleh Town Management—sebuah sistem pengelolaan kota yang memastikan kawasan tetap berjalan sebagaimana dirancang, bahkan ketika pengembangannya terus berlanjut.

    Lebih dari Hunian, Sebuah Arah Baru Investasi

    Lokasi menjadi salah satu kunci. Terhubung dengan jaringan tol utama dan didukung rencana pembukaan akses baru, kawasan ini perlahan memperkuat posisinya—bukan hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai titik pertumbuhan baru. Di sinilah Summarecon Crown Gading mulai dilihat sebagai investasi jangka panjang.

    Pengembangan kawasan bisnis pun sudah dimulai. Dari Gading Boulevard Commercial, arah pengembangan bergerak menuju pembentukan Central Business District (CBD)—lengkap dengan rencana kehadiran mal berkonsep baru, apartemen, hotel, hingga rumah sakit.

    Gaya hidup juga menjadi bagian penting dari narasi kawasan ini. Kehadiran Crown Racquet Club—dengan fasilitas tenis dan padel berstandar internasional—menjadi simbol bahwa kawasan ini tidak hanya dibangun untuk ditinggali, tetapi juga untuk dinikmati.

    Sebuah Kota yang Tumbuh Bersama Waktunya

    Pada akhirnya, Summarecon Crown Gading bukan hanya tentang bangunan atau infrastruktur. Ia adalah tentang bagaimana sebuah kota dirancang untuk tumbuh—pelan, terukur, dan berkelanjutan.

    Dengan fondasi reputasi, standar kualitas yang dijaga melalui inisiatif internal, serta pengembangan yang menyeluruh, kawasan ini menawarkan sesuatu yang lebih dari sekadar alamat.

    Ia menawarkan kemungkinan: tentang bagaimana kehidupan urban masa depan bisa terasa lebih manusiawi.

    Dan di tengah dinamika Jakarta yang terus bergerak, mungkin inilah yang paling dicari—sebuah tempat yang tidak hanya berkembang cepat, tetapi juga tumbuh dengan arah yang jelas.

  • Bank Jakarta Hadirkan Posko Mudik di Rest Area KM 429 Semarang

    SEMARANG, KORIDOR.ONLINEBank Jakarta menghadirkan Posko Mudik di Rest Area KM 429 Semarang untuk melayani para pemudik selama periode arus mudik Lebaran 2026. Posko tersebut beroperasi hingga 20 Maret 2026 sebagai bagian dari upaya perusahaan memberikan kenyamanan dan dukungan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan ke kampung halaman.

    Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo mengatakan kehadiran Posko Mudik ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan dalam mendukung keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama perjalanan mudik.

    Menurut Agus, program Posko Mudik yang untuk pertama kalinya diselenggarakan oleh Bank Jakarta ini juga menjadi langkah perusahaan untuk semakin dekat dengan masyarakat di luar Jakarta, sekaligus meningkatkan awareness terhadap layanan Bank Jakarta di momentum mudik Lebaran.

    “Semarang menjadi salah satu tujuan utama pemudik dari Jakarta. Karena itu kami ingin menghadirkan fasilitas yang dapat membantu mereka beristirahat dengan nyaman sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar Agus dalam keterangan tertulisnya.

    Posko Mudik Bank Jakarta yang diselenggarakan bekerja sama dengan TV One ini menyediakan berbagai fasilitas bagi para pemudik, antara lain area istirahat, kursi pijat, akses WiFi gratis, serta fasilitas pengisian daya gawai. Selain itu, Bank Jakarta juga menghadirkan sejumlah promo bagi pengunjung posko, di antaranya souvenir untuk nasabah yang membuka rekening baru serta cashback transaksi QRIS melalui aplikasi JakOne Mobile.

    Suasana Posko Mudik Bank Jakarta di Rest Area Km 429 Semarang. Foto: Bank Jakarta.

    Hanifah, salah satu pemudik asal Jakarta yang singgah di Posko Mudik Bank Jakarta, mengaku terbantu dengan fasilitas yang tersedia. Menurutnya, keberadaan posko tersebut membuat perjalanan mudik terasa lebih nyaman karena ia dan keluarganya dapat beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.

    “Fasilitasnya nyaman dan bersih, jadi bisa rehat sejenak untuk memulihkan tenaga sebelum melanjutkan perjalanan. Kehadiran posko seperti ini sangat membantu pemudik yang menempuh perjalanan jauh,” ujarnya.

    Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta Arie Rinaldi mengatakan Posko Mudik ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan layanan perbankan digital Bank Jakarta kepada masyarakat luas.

    “Melalui Posko Mudik ini, kami ingin menghadirkan fasilitas yang bermanfaat bagi pemudik sekaligus memperkenalkan kemudahan transaksi digital Bank Jakarta,” kata Arie.

    Selain menyediakan Posko Mudik, Bank Jakarta juga turut mendukung Program Mudik Gratis yang diselenggarakan oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta melalui penyediaan 20 unit bus menuju berbagai kota tujuan.

    Melalui dukungan tersebut, Bank Jakarta berharap dapat berkontribusi dalam kelancaran perjalanan mudik masyarakat selama Lebaran, sekaligus memperkuat komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan yang dekat dengan kebutuhan nasabah dan masyarakat luas.

  • Metland Hotel Cirebon Hadirkan “Syawalan Packages” untuk Rayakan Kebersamaan Lebaran

    CIREBON, KORIDOR.ONLINE — Menyambut momentum Bulan Syawal, Metland Hotel Cirebon menghadirkan promo spesial bertajuk “Syawalan Packages” yang dirancang untuk memfasilitasi kegiatan silaturahmi selama periode Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

    Program ini ditujukan bagi keluarga, sahabat, komunitas, hingga instansi perusahaan yang ingin merayakan tradisi halal bihalal dalam suasana yang lebih hangat dan nyaman.

    “Momentum Syawalan menjadi waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi. Melalui Syawalan Packages ini, kami ingin menghadirkan suasana yang nyaman bagi tamu untuk berkumpul bersama keluarga maupun kolega,” ujar Martino Yuda.

    Paket Menginap Spesial Lebaran

    Melalui program ini, Metland Hotel Cirebon menawarkan Syawalan Room Package 3 hari 2 malam di tipe kamar Superior dengan harga mulai dari Rp1.459.000 nett.

    Paket tersebut sudah termasuk sejumlah fasilitas, di antaranya sarapan untuk dua orang, gratis angkringan sore, diskon 10% untuk layanan Food & Beverage bagi pemegang Metland Card, serta layanan antar-jemput dari dan menuju Stasiun Cirebon.

    Paket ini dirancang menjadi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati libur Lebaran dengan suasana menginap yang nyaman di Kota Cirebon.

    Selain paket menginap, hotel ini juga menghadirkan Halal Bihalal Package bagi keluarga besar, komunitas, maupun perusahaan yang ingin mengadakan acara silaturahmi setelah Lebaran.

    Paket tersebut ditawarkan dengan harga Rp170.000 nett per orang, yang sudah mencakup buffet all you can eat dengan beragam pilihan menu spesial serta penggunaan venue selama empat jam.

    Didukung dengan fasilitas penunjang acara, paket ini diharapkan dapat menghadirkan suasana halal bihalal yang lebih meriah dan tertata, baik untuk acara keluarga maupun corporate gathering.

    Aktivitas Seru untuk Anak-anak

    Untuk melengkapi pengalaman menginap keluarga, Metland Hotel Cirebon juga menyediakan berbagai Kids Activity yang berlangsung setiap pukul 07.30 hingga 09.30 WIB.

    Kegiatan tersebut meliputi aktivitas kreatif seperti melukis, poetry clay, puppet show, dan face painting. Selain itu, anak-anak juga dapat mengikuti permainan fisik dan tradisional seperti memanah ala Sunan Gunungjati, sudamanda, bersepeda, mini soccer, hingga permainan ular tangga raksasa.

    Seluruh aktivitas ini dapat dinikmati secara gratis oleh tamu yang menginap dan dirancang untuk memberikan pengalaman bermain yang edukatif sekaligus menyenangkan bagi anak-anak.

    Melalui program “Syawalan Packages”, Metland Hotel Cirebon berharap dapat menghadirkan suasana Syawalan yang hangat, penuh kebersamaan, serta memberikan pengalaman liburan Lebaran yang berkesan bagi para tamu.

  • RUPSLB Waskita Beton Precast Kukuhkan Indra Utama Sebagai Komisaris Utama

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE— PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mengusulkan perubahan komposisi Dewan Komisaris dan Direksi sebagai bagian dari langkah memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus menyesuaikan strategi bisnis di tengah dinamika industri konstruksi nasional. Perubahan tersebut diajukan melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dengan agenda pengukuhan, pemberhentian, serta pengangkatan sejumlah anggota manajemen baru.

    Salah satu keputusan penting dalam agenda tersebut adalah pengalihan tugas Indra Utama yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Independen menjadi Komisaris Utama perseroan. Penunjukan ini dilakukan untuk melanjutkan sisa masa jabatan sesuai keputusan RUPS sebelumnya.

    Pergantian posisi tersebut sekaligus menandai restrukturisasi kepemimpinan pada tingkat pengawasan perusahaan, seiring upaya memperkuat arah transformasi bisnis dan tata kelola yang lebih adaptif.

    Indra Utama diangkat menjadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast. Foto: IU

    Dalam usulan pemegang saham, perseroan juga menetapkan pemberhentian dengan hormat sejumlah anggota manajemen. Raden Mas Aris Santosa diberhentikan dari jabatan Komisaris Utama, sementara Fathul Anwar dilepas dari posisi Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan Legal. Pemberhentian tersebut masing-masing berlaku efektif sejak 1 Desember 2025 dan 11 Maret 2026. Selain itu, Itung Prasaja juga diusulkan untuk diberhentikan dengan hormat dari jabatan Direktur Operasi perusahaan.

    Penyesuaian Struktur Direksi

    Seiring dengan restrukturisasi organisasi, perusahaan turut melakukan penyesuaian nomenklatur jabatan direksi. Posisi yang sebelumnya bernama Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan Legal diubah menjadi Direktur Keuangan, HCM dan Manajemen Risiko. Penyesuaian ini dilakukan untuk menyelaraskan fungsi manajemen dengan kebutuhan operasional serta strategi bisnis perusahaan ke depan.

    Dalam susunan baru yang diusulkan, Heri Sebayang ditunjuk sebagai Komisaris Independen menggantikan posisi yang sebelumnya ditempati Indra Utama. Sementara itu, Kunto Wahyudiat diangkat sebagai Direktur Keuangan, HCM dan Manajemen Risiko.

    Manajemen menegaskan bahwa setiap anggota Dewan Komisaris maupun Direksi yang masih merangkap jabatan lain yang tidak diperbolehkan berdasarkan peraturan perundang-undangan wajib mengundurkan diri atau diberhentikan dari jabatan tersebut sebelum efektif menjalankan posisi barunya di perusahaan. Ketentuan tersebut merupakan bagian dari penerapan prinsip good corporate governance (GCG) yang menjadi standar tata kelola di lingkungan BUMN dan anak usaha.

    Bagian dari Transformasi Bisnis

    Seluruh perubahan, termasuk pengukuhan pemberhentian, pengalihan tugas, penyesuaian nomenklatur jabatan, serta pengangkatan anggota baru Dewan Komisaris dan Direksi, akan ditetapkan secara resmi melalui RUPS perseroan.

    Restrukturisasi manajemen ini dinilai menjadi langkah strategis bagi WSBP dalam memperkuat struktur organisasi sekaligus meningkatkan efektivitas fungsi pengawasan dan pengambilan keputusan di tengah proses transformasi industri konstruksi dan infrastruktur yang terus berkembang.

    Dengan ditunjuknya Indra Utama sebagai Komisaris Utama, perseroan diharapkan mampu memperkuat arah pengawasan strategis serta menjaga keberlanjutan kinerja di tengah persaingan sektor konstruksi yang semakin kompetitif.

  • SMF dan PNM Gelar Pelatihan Usaha bagi Nasabah Mekaar

    TEGAL, KORIDOR.ONLINEPT Sarana Multigriya Finansial (Persero) (SMF) bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Tegal menyelenggarakan pelatihan pengembangan usaha bagi nasabah program Mekaar Home sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas pelaku usaha ultra mikro.

    Pelatihan yang mengangkat tema “Rahasia Promo Kecil Untung Besar” ini menghadirkan narasumber Muhamad Burhan dan diikuti oleh 60 nasabah PNM Mekaar dari wilayah Tegal, Brebes, dan Pemalang. Para peserta berasal dari sejumlah unit layanan, yakni Unit Tegal Selatan, Unit Tegal Barat, Unit Jatibarang Brebes 2, serta Unit Taman Pemalang.

    SMF dan PNM Cabang Tegal menyelenggarakan pelatihan pengembangan usaha bagi nasabah program Mekaar Home sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas pelaku usaha ultra mikro.

    Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan materi yang menitikberatkan pada strategi promosi sederhana dengan biaya minim namun efektif untuk meningkatkan daya tarik produk serta memperluas jangkauan pasar. Pendekatan yang praktis dan aplikatif ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha ultra mikro meningkatkan penjualan sekaligus menjaga keberlanjutan usaha mereka.

    Pemimpin Cabang PNM Tegal, Sutanto, menyampaikan apresiasi atas dukungan SMF dalam menghadirkan program pelatihan yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi para nasabah.

    “Kami sangat mengapresiasi dukungan dan kolaborasi dari SMF yang telah menghadirkan program pelatihan ini. Kegiatan seperti ini sangat penting bagi nasabah Mekaar untuk meningkatkan kemampuan dalam mengembangkan usahanya. Harapannya para nasabah dapat mempraktikkan ilmu yang didapat sehingga usaha mereka semakin maju,” ujar Sutanto.

    Antusiasme juga dirasakan oleh para peserta pelatihan. Salah satu nasabah Mekaar Home, Windi Astuti, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru yang dapat langsung diterapkan dalam menjalankan usahanya.

    “Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami para pelaku usaha kecil. Dari materi yang disampaikan, kami jadi tahu cara mempromosikan produk dengan cara yang sederhana tapi menarik. Semoga setelah ini usaha kami bisa semakin berkembang dan penjualan juga meningkat,” katanya.

    Sementara itu, Sekretaris Perusahaan SMF, Primasari Setyaningrum, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen SMF untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan usaha mikro, khususnya bagi perempuan pelaku usaha yang menjadi nasabah program Mekaar.

    Menurutnya, kolaborasi dengan PNM tidak hanya bertujuan memperluas akses pembiayaan, tetapi juga memperkuat kemampuan pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis mereka.

    “Melalui kolaborasi dengan PNM, SMF ingin mendorong agar para pelaku usaha ultra mikro tidak hanya mendapatkan akses pembiayaan, tetapi juga penguatan kapasitas usaha. Pelatihan seperti ini penting agar para pelaku usaha mampu mengembangkan strategi pemasaran yang efektif dan sesuai dengan tren saat ini, sehingga usahanya semakin berkembang dan memberikan kontribusi bagi perekonomian keluarga,” jelas Primasari.

  • REI Santuni 2.000 Anak Yatim, Perkuat Semangat Gotong Royong di Tengah Tantangan Ekonomi

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di The Tribrata Hotel & Convention Center, Kamis (5/3). Di tempat itu, Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menggelar acara buka puasa bersama sekaligus santunan kepada sekitar 2.000 anak yatim-piatu dari 10 yayasan panti asuhan di Jakarta.

    Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi di bulan Ramadan, tetapi juga mencerminkan kepedulian sosial asosiasi pengembang tersebut terhadap masyarakat yang membutuhkan.

    Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto, mengatakan kegiatan berbagi dengan anak yatim piatu merupakan tradisi yang terus dijaga oleh REI sebagai bagian dari tanggung jawab sosial organisasi. Menurutnya, kegiatan tersebut juga didukung oleh sejumlah mitra perbankan syariah, di antaranya Bank Syariah Indonesia dan Bank Syariah Nasional.

    “Terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung kegiatan ini, khususnya Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Bapak Maruarar Sirait yang berkenan hadir. Semoga beliau selalu diberikan kesehatan sehingga program 3 juta rumah dapat berjalan baik sesuai harapan Presiden Prabowo Subianto,” ujar Joko Suranto.

    Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menggelar acara buka puasa bersama sekaligus santunan kepada 2.000 anak yatim-piatu dari 10 yayasan panti asuhan di Jakarta, Kamis, (5/3). Foto: DPP REI

    Dalam kesempatan tersebut, Menteri PKP Maruarar Sirait atau yang akrab disapa Ara menyampaikan apresiasi atas inisiatif REI yang terus menjaga semangat gotong royong melalui kegiatan berbagi. Ia berharap REI dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menghadirkan hunian layak bagi rakyat.

    “Ini semangat kita, gotong royong untuk rakyat,” tegasnya.

    Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh dan pejabat, di antaranya Penasihat Khusus Presiden bidang Kamtibnas dan Reformasi Kepolisian Ahmad Dofiri, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, Deputi Komisioner BP Tapera Sid Herdi Kusuma, serta jajaran pimpinan perbankan syariah.

    Optimisme Sektor Properti

    Usai acara buka puasa bersama, Ketua Umum REI Joko Suranto menyampaikan bahwa pelaku usaha properti tetap membangun optimisme di tengah dinamika geopolitik global yang berpotensi memengaruhi perekonomian nasional.

    Menurutnya, gejolak geopolitik di kawasan Timur Tengah memang dapat memberi tekanan terhadap ekonomi global, namun Indonesia dinilai memiliki fundamental yang cukup kuat, termasuk di sektor properti.

    “Kita harus tetap mengaungkan optimisme bahwa ekonomi kita kuat, termasuk sektor properti,” katanya.

    Ia menilai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,4–5,6 persen masih berpotensi tercapai dengan dukungan berbagai program pemerintah, termasuk program pembangunan tiga juta rumah.

    REI juga mendorong agar pembangunan hunian vertikal di kawasan perkotaan dapat dipercepat. Menurut Joko, pengembangan hunian vertikal akan memberikan dampak ekonomi yang luas, mulai dari pergerakan investasi, perputaran uang, hingga penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar.

    Dukung Tenor KPR hingga 30 Tahun

    Selain itu, REI menyambut positif rencana pemerintah memperpanjang tenor Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi hingga 30 tahun yang telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Kebijakan tersebut dinilai dapat meningkatkan keterjangkauan masyarakat dalam memiliki rumah.

    “Dengan tenor yang lebih panjang, cicilan menjadi lebih ringan sehingga memberikan peluang lebih besar bagi masyarakat untuk memiliki rumah,” jelas Joko.

    Ia juga menilai kebijakan ini berpotensi menurunkan risiko kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL), sekaligus memperkuat stabilitas sektor pembiayaan perumahan.

    Dorong Sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan

    Terkait target penyaluran KPR bersubsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak 350.000 unit pada 2026, Joko menilai diperlukan langkah-langkah luar biasa untuk meningkatkan pasokan maupun permintaan. Pasalnya, pada tahun sebelumnya penyaluran KPR FLPP baru mencapai sekitar 83 persen dari target yang ditetapkan.

    Salah satu strategi yang didorong REI adalah memperkuat kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, sekitar 76 persen penerima KPR FLPP selama ini merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dengan basis data pekerja yang jelas serta penghasilan tetap, potensi peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk mengakses pembiayaan perumahan dinilai lebih terukur.

    “Kalau kerja sama ini bisa didorong dan diorganisir sampai tingkat kabupaten secara masif, saya yakin target itu bisa tercapai,” tegasnya.

    Joko juga menekankan pentingnya edukasi finansial bagi masyarakat agar mampu mengelola penghasilan secara bijak, termasuk memprioritaskan kepemilikan rumah dibandingkan konsumsi yang tidak produktif. Melalui kegiatan sosial seperti santunan anak yatim piatu ini, REI berharap nilai kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama tetap menjadi bagian dari perjalanan organisasi yang telah berdiri lebih dari lima dekade tersebut.

Back to top button