Aktual

  • Gandeng Investor Malaysia, RA Land Kembangkan Kawasan Perumahan Bagi MBR

    JAKARTA,KORIDOR.ONLINE— RA Land , perusahaan pengembang properti nasional, bekerjasama dengan Perusahaan Malaysia, PT. Manakeeb Grup dan Senandung Putih SDN BHD—salah satu pemilik Perusahaan Beton Berkah Sadaya Group (TBK), menandatangani Nota Kesepahaman kerja sama dalam bidang properti.

    Kerjasama tersebut bertujuan mewujudkan visi untuk menjadi developer unggulan dengan fokus bisnis mengembangkan perumahan rakyat yang terjangkau, layak huni, serta ramah lingkungan.

    “Dengan semangat membangun negeri serta semangat pengikatan persaudaraan antara kedua negara Malaysia dan Indonesia, RA Land bertekad untuk mewujudkan impian rumah pertama untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Sekaligus mendukung program satu juta rumah yang sudah dicanangkan oleh Presiden dan Wakil Presiden,” ungkap Dr. Risti Yuni Lestari, M.B.A, Komisaris Utama RA Land, disela-sela penanda tanganan nota kesepahaman di Jakarta, 26/3/22.

    Kegiatan nota kesepahaman dalam bidang properti dengan investasi sebesar Rp16 triliun tersebut disaksikan langsung oleh Menteri Ekonomi Malaysia, Yb. Dato Sri Mustapa bin Muhamed

    Kegiatan nota kesepahaman dalam bidang properti dengan investasi sebesar Rp16 triliun tersebut disaksikan langsung oleh Menteri Ekonomi Malaysia, Yb. Dato Sri Mustapa bin Muhamed.

    RA Land lanjut Risti akan mengembangkan beberapa kawasan properti di seluruh Indonesia, khususnya di pulau Jawa dan akan ikut andil mengambil peran dalam membangun negara dalam peningkatan penyerapan rumah bersubsidi. Selain itu, RA Land juga melibatkan dan memperdayakan generasi milenial, khususnya pada santri.

    Melalui unit bisnis Public Housing Development RA Land mengundang pengembang millennial dan santri yang mempunyai semangat dalam membangun negeri.

    “Tentunya, untuk bersama melaksanakan pengembangan kami akan memberikan pembinaan bersama mitra. Selanjutnya, kami bersama mitra dan pengembang millennial akan mengembangkan perumahan sesuai dengan signature design dan standar teknis RA Land. Sehingga kami dapat memberikan rumah yang berkualitas, terjangkau, serta ramah lingkungan,”lanjutnya.

    RA Land berkomitmen untuk mendukung dalam menyukseskan program kerja Kementerian PUPR dan penyaluran KPR FLPP dan program KPR Tapera.

    “Dengan tata Kelola produksi pengembangan perumahan yang dimiliki, RA Land percaya dapat memberikan kontribusi serta kebahagiaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah sebagai wujud nyata bagi santri dan millennial. Kebahagiaan masyarakat berpenghasilan rendah untuk mewujudkan impian rumahnya merupakan nilai kami,” pungkasnya

     

     

  • BTN Siap Jadi Garda Depan Rumah MBR, Program Nawacita Presiden Jokowi

    JAKARTA,KORIDOR.ONLINE–Direktur Consumer and Commercial Lending Bank BTN Hirwandi Gafar mengatakan, keberpihakan pemerintah terhadap program sejuta rumah yang dicanangkan dalam Nawa Cita sudah terlihat, terbukti pemerintah saat ini memberikan dukungan subsidi untuk 200 ribu unit rumah dengan skema FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan), kemudian ada BP2BT.

    “Kami melihat pemerintah hadir dalam rumah subsidi, tahun 2021 pemerintah menggelontorkan anggaran untuk 157 ribu unit dan tahun ini untuk 200 ribu unit rumah subsidi dan bantuan subsidi lainnya,” kata Hirwandi, dalam Diskusi Rekonstruksi Nawa Cita Perumahan Rakyat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang diselenggarakan oleh Forum Indonesia Adil, dalam kanal youtube, Senin (28/3/2022).

    Bahkan, kata Hirwandi, BTN sebagai bank penyalur pembiayaan rumah subsidi tentu sudah siap menjadi perbankan perumahan. Karena BTN sudah menyediakan kredit konstruksi untuk membangun rumah MBR dan juga pembelian lahan.

    “BTN memiliki peranan dalam sektor perumahan subsidi, selain menyalurkan subsidi FLPP, BTN juga menyediakan kredit konstruksi untuk rumah sederhana, kredit untuk pembebasan lahan,” ujarnya.

    Menurut Hirwandi, BTN juga tidak hanya mengurusi rumah MBR saja, tetapi memiliki produk pembiayaan rumah bagi milenial maupun non milenial.

    “BTN memberikan kemudahan bagi masyarakat yang memiliki penghasilan tidak tetap (informal) bekerjasama dengan Kementerian PUPR dengan skema BP2BT. Termasuk juga dengan BP Tapera untuk pekerja mandiri yang ingin miliki rumah, sehingga terlihat track record dalam menabung, seberapa penghasilan, sehingga memiliki data yang jelas,” katanya.

    Untuk mendukung program sejuta rumah tersebutt Bank BTN juga sudah bekerjasama dengan Developer, pusat pembiayaan lain seperti dengan BP Tapera dan juga SMF. Bahkan BTN sedang berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam wujudkan program Nawa Cita presiden.

    Hirwandi menambahkan, pembangunan perumahan ini memiliki lokal konten atau Tingkat Komponen Dalam Negeri (TLDN) yang cukup tinggi, ketika pembangunan rumah ini, maka serapan sangat tinggi, sektor industri terkait rumah ini akan bergerak naik dan akan tumbuh.

    “Kita juga suport untuk pembiayaan baik developer maupun UMKM bidang perumahan,” kata dia.

    Menurutnya, bila Kawasan rumah sudah hidup maka akan ada ekonomi, pasar, toko-toko. Karena pembangunan rumah menyerap tenaga kerja padat karya.

    “Bila satu rumah dikerjakan oleh 5 orang dan bila 200 ribu unit dibangun rumah, maka ada 1 juta tenaga kerja dan ini menggerakkan ekonomi,” kata Hirwandi.

    Hirwandi juga mendukung adanya insentif dari pemerintah untuk pengembang yang telah membangun rumah subsidi, sehingga pengembang lebih bersemangat lagi membangun rumah subsidi.

    Sementara itu Wakil ketua umum DPP REI Hari Gani mengatakan, sebagai asosiasi pengembang mendukung program pemerintah dalam menyediakan rumah bagi rakyat. Karena, kata dia, 80% anggota REI adalah pengembang rumah subsidi dan hanya 20% yang menjadi pengembang komersial.

    Namun, kata dia, keberpihakan pemerintah terhadap sektor rumah rakyat ini masih jauh dari harapan, berbagai kendala masih terus terjadi, terutama di daerah, meski sudah ada regulasi yang cukup baik tetapi pelaksanaan masih jauh dari harapan.

    “Keberpihakan kepada rumah rakyat masih belum maksimal, masalah perizinan tetap jadi kendala, harga tanah yang terus naik dan masalah tata ruang juga bisa menjadi masalah,” kata Gani.

    Karena itu, ia berharap pemerintah lebih besar lagi fokus pada sektor perumahan ini. Pasalnya sektor properti bisa memberi dampak positif bagi ekonomi. Pemerintah juga bisa mengendalikan harga tanah. Agar masyarakat kecil bisa memiliki rumah layak yang lokasinya tidak jauh dari pusat kota

  • TEKA Real Wood Flooring Gallery Tangerang Pamerkan Karya 10 Pelukis Lintas Generasi

    TANGSEL, KORIDOR.ONLINE– Sepuluh pelukis modern dan kontemporer yang telah menorehkan sejarah dalam perkembangan senirupa Indonesia memamerkan hasil karyanya pada 26 Maret – 10 April 2022 di TEKA Real Wood Flooring Gallery Jl. Jalur Sutera Kav. 29B, No.36-37 Paku Alam, Alam Sutera, Tangerang Selatan. Ke-10 pelukis itu Syakieb Sungkar, Amrus Natalsya, KP Hardi Danuwijoyo, Nisan Kristiyanto, Erman Sadin, Sarnadi Adam, Indyra, Sukriyal Sadin, Chryshnanda Dwilaksana dan Revoluta S. Pembukaan pameran tersebut dibuka Sabtu, 26 Maret oleh pencita dan kolektor lukisan, Wina Armada, S.A.

    Pameran lukisan bertajuk Art Kembang Kayu tersebut merupakan kolaborasi seni Lukis dengan interior cantik lantai kayu dari salah satu brand terkemuka lantai kayu di Indonesia, TEKA dari PT Tanjung Kreasi Parquet Industry (TKPI), anak perusahaan PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSN Group).

    Direktur TKPI, Muhammad Hamdani (berdiri). pada acara pameran lukisan di TEKA Real Wood Flooring Gallery Alam sutera

    Direktur TKPI, Muhammad Hamdani, mengatakan pameran Art Kembang Kayu yang melibatkan 10 seniman seni rupa Indonesia merupakan langkah awal TEKA dalam mengapresiasi ide kreatif para seniman sekaligus untuk bentuk kolaborasi interior lantai kayu dengan para seniman Indonesia.

    “Bagi kami, lantai kayu bukan hanya sebuah produk melainkan sebuah karya dari keberagaman dan keunikan dari setiap pohon untuk menciptakan keindahan dari suatu ruangan,” kata Muhammad Hamdani dalam sambutan saat pembukaan pameran lukisan tersebut.

    Melalui pameran tersebut, kata dia, para seniman memiliki alternatif baru memamerkan karyanya sekaligus memberikan ruang bagi TEKA untuk memperkenalkan produk lantai kayu premium kepada khalayak yang lebih luas.

    “Setelah lebih dari 25 tahun PT. Tanjung Kreasi Parquet Industry subsidiary PT. Dharma Satya Nusantara, Tbk menghasilkan produk lantai kayu premium yang di ekspor ke lebih dari 44 negara, mulai tahun 2021 kami menghadirkan produk lantai premium kami bagi masyarakat Indonesia yang ditandai dengan pembukaan TEKA Wood Flooring Gallery pertama di Alam Sutera,” ujarnya.

    Sementara itu, Kurator Art Kembang Kayu, Anna Sungkar, mengatakan pameran lukisan ini bisa dibilang sebagai pertemuan dua generasi. Sebagian besar dari 10 pelukis yang memamerkan karyanya tersebut lahir pada tahun 1950-an, seperti KP Hardi Danuwijoyo (1951), Nisan Kristiyanto (1953), Erman Sadin (1953), Sarnadi Adam (1956), Indyra (1957), dan yang paling senior dalam pameran ini adalah Amrus Natalsya yang lahir pada tahun 1933.

    Salah satu dari 30 lukisan yang di Pamerkan

    Sementara sisanya lahir pada tahun 1960-an, yakni Sukriyal Sadin (1961), Syakieb Sungkar (1962), Chryshnanda Dwilaksana (1967), dan yang termuda adalah Revoluta S (1975). “Itulah yang menyebabkan pameran ini seperti pertemuan antara dua generasi: pelukis zaman Modern Art dengan pelukis pada zaman kontemporer,” ungkap Anna.

    “Di masa lalu, senirupa modern dan kontemporer jelas benar bedanya, dari segi gaya dan ide. Namun di masa sekarang, kita saat ini tidak melihat lagi perbedaan signifikan di antara keduanya,” jelas Anna.

    Dalam kanvas-kanvas pelukis senior Indonesia tahun 1970-an, bentuk-bentuk yang cenderung ke abstrak atau semi abstrak kelihatan dominan. Mengutip Agus Dermawan T., Anna menyebutkan kecenderungan ini sebagai lirisisme, yang tumbuh subur seiring dengan berkembangnya pembangunan properti di perkotaan, sehingga lukisan-lukisan dibutuhkan sebagai penghias dekorasi dari properti yang baru terbangun.

    “Karya-karya para seniman yang dipamerkan ini sebagian besar, secara kebetulan mengarahkan pemilihan karyanya yang berbau lirisisme. Tentu saja, banyak karya-karya di luar lirisisme yang cocok juga untuk dipadankan menjadi bagian elemen interior, semuanya sangat bergantung dari situasi dan preferensi para arsitek dan pemilik rumah,” katanya.

    Keberagaman pilihan juga diperhatikan dalam pameran ini, disesuaikan dengan luasnya selera pemirsa yang semakin hari semakin maju daya apresiasi seninya. Namun pada akhirnya karya-karya lukis yang dipamerkan akan terasa cocok dengan keunikan permukaan kayu yang terdapat pada parket dan dinding kayu olahan di galeri Teka, Alam Sutera. Sehingga pameran ini kemudian dinamakan Art Kembang Kayu.

    Pada kesempatan yang sama mewakili para pelukis Sukriyal Sadin, menjelaskan karya-karya perupa yang hadir dalam pameran Art Kembang Kayu ini mewakili DNA atau jati diri pelukisnya masing-masing. Para pelukis menurut Sukriyal menampilkan DNA dan brand masimg-masing. Pameran ini lanjutnya menjadi sarana yang saling melengkapi dengan penggunaan medium kemajuan teknologi.

    “Dengan demikian, pameran ini bukan sekedar etalase karya-karya masing-masing perupanya, tetapi juga merupakan sebuah unjuk eksistensi brand dari DNA masing-masing peserta pameran,” pungkasnya

  • BP Tapera Minta Pengembang Perhatikan Kualitas Konstruksi Rumah Subsidi

    Sumedang,JPI—Perumahan Elhago Residence di Sumedang menjadi salah satu kawasan perumahan yang dipilih BP Tapera dalam kunjungan lapangan guna melihat langsung kualitas bangunan rumah bersubsidi. Pada kesempatan tersebut rombongan BP Tapera yang dipimpin oleh Adi Setianto, Komisioner BP Tapera dan Nostra Tarigan, Deputi Komisoner, ikut melaksanakan peletakan batu pertama perumahan yang nantinya akan ditempati oleh konsumen .

    “Setelah berkeliling dan melihat dari dekat kami memberikan apresiasi kepada pengembang Elhago Residence. Kualitas bangunannya telah memenuhi standar teknis kontruksi sesuai peraturan yang berlaku. Kami juga berharap agar pengembang perumahan bersubsidi lainnya juga tetap menjaga kwalitas bangunan sesuai spesifikasi yang ditetapkan pemerintah,” ungkapnya disela-sela kunjungan, Rabu,23/3/2022.

    Adi Setianto, Komisioner BP Tapera Melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Perumahan Elhago Residence, Sumedang

    Adi menyampaikan bahwa BP Tapera berkomitmen untuk memaksimalkan penyaluran skema KPR FLPP  dan Tapera yang tahun ini tersedia lebih dari 300 ribu unit. Adi juga meminta peran asosiasi dapat memberikan masukan terhadap kinerja BP Tapera dan bank penyalur agar bekerja lebih maksimal

    Pada kesempatan yang sama, Pimpinan BTN Bandung Timur memberikan plakat penghargaan kepada Ervan Septiana, pengembang Elhago Residence yag konsen membangun kawasan perumahan bersubsidi berkualitas.

    Huliman Abdul Gofur Pengurus Asprumnas Jawa Barat, juga mengucapkan terimakasih kepada BP Tapera dan BTN yang punya perhatian pada anggota Asprumnas, dan sudah memilih salah satu perumahan anggota Asprumnas untuk dikunjungi.

    Sebagai informasi perumahan Elhago Residence berlokasi di Mekarbakti Pamulihan,  Sumedang , Jawa Barat. Luas kawasan perumahan lebih kurang 3,5 hektar. Di atasnya sudah dan akan dikembangkan sebanyak 329 unit rumah bersubsidi dengan harga jual Rp150 jutaan. Dikembangkan oleh PT. ALTHA LAND PROPERTY, salah satu anggota Asprumnas

  • Penuhi Kebutuhan Air Bersih Apartemen dan Area Komersial, The MAJ Residences Cibubur Kerjasama dengan PDAM Tirta Patriot

    BEKASI, KORIDOR –  Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Patriot Bekasi telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan PT Amarta Gemilang Indotopaz, pengembang Apartemen The MAJ Residences Cibubur untuk penyaluran air bersih pada hari Selasa, 22 Maret 2022, di Cibubur, Jawa Barat.

    Dalam perjanjian itu, PDAM Tirta Patriot Bekasi berkomitmen memberikan layanan air bersih ke kawasan apartemen The MAJ Residences Cibubur. Perjanjian tersebut ditandatangani Direktur Utama Tirta Patriot Bekasi H. Solihat, P.ST., MM dan Direktur Utama PT. Amarta Gemilang Indotopaz Michael Umboh serta Direktur Tommy H. Santoso.

    Turut hadir dalam acara tersebut beberapa pejabat PDAM Tirta Patriot Bekasi antara lain: Direktur Bidang Teknik Ir.  H. Tjetjep Achmadi, Direktur Bidang Umum Muhaimin, SE, dan Direktur Bidang Usaha Ali Imim Faryadi, SE. Sementara dari pihak PT. Amarta Gemilang Indotopaz tampak ikut menyaksikan Direktur Juanto Salim, Direktur Proyek Enggreni Arief serta jajaran manajemen lainnya.

    Baca juga: Polda Metro Jaya Bekerjasama The MAJ Residences Cibubur Gelar Vaksinasi Covid1-19

    Menurut H. Solihat, Perjanjian Kerja Sama dengan pengembang apartemen The MAJ Residences Cibubur ini merupakan langkah strategis pelayanan publik air bersih yang dilakukan perusahaan daerah ini. PDAM akan membangun jalur air bersih sepanjang kurang lebih 700 meter (mulai dari perempatan Jl. Raya Kranggan hingga lokasi The MAJ Residences Cibubur dengan kapasitas 100 liter/detik, sementara kebutuhan Apartemen The MAJ Residences Cibubur hanya sekitar 21 liter/detik.

    “Nah kelebihan debit air bersih ini kami berharap bisa dimanfaatkan bagi  masyarakat umum dan pelaku bisnis (area komersial) di sekitar jaringan pipa PDAM baru ini. Rencana pengerjaan akan dimulai pada Mei tahun ini dan berlangsung sekitar 2 bulan,” jelas H Solihat seusai acara penandatanganan perjanjian tersebut.

    Air bersih ini berasal dari water treatment plant (WTP) Jatisari Bekasi yang pembangunannya dilakukan dalam 2 tahap sehingga total berkapasitas 200 liter/detik. Saat ini sudah terbangun tahap 1 (existing) berkapasitas 100 liter/detik, dimana terdistribusi air bersih ke masyarakat 50 liter/detik,  dan masih ada sisa kapasitas air distribusi 50 liter/detik.

    Baca juga: Samesta Sentraland Cengkareng, Tawarkan Promo Menarik

    “Rencana pembangunan tahap 2 nanti dengan kapasitas 100 liter/detik akan menambah kapasitas air bersih untuk didistribusikan, sehingga nanti total ada ketersediaan sebesar 150 liter/detik. Inilah yang dapat dipakai masyarakat sekitar yang dilalui jaringan pipa baru,” ungkapnya.

    Kerja sama pelayanan air bersih ini, kata  H. Solihat, dalam rangka merealisasikan program pelayanan pelanggan baru. Program ini adalah wujud komitmen pihaknya untuk memperluas layanan air bersih kepada masyarakat di Kota Bekasi, dan area Cibubur khususnya.

    Kerjasama pelayanan air bersih dengan Apartemen The MAJ Residences Cibubur ini, lanjut H. Solihat, merupakan terobosan dalam layanan air bersih secara kolektif dengan potensi 10.000 pelanggan, termasuk fasilitas terpadu dengan area komersial (ruko), fasilitas sosial, fasilitas umum, dan lain sebagainya.

    Sementara itu Michael Umboh mengatakan, keputusan pihaknya menjalin kerja sama dengan PDAM Tirta Patriot Bekasi adalah untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi seluruh penghuni dan tenant di kawasan Apartemen The MAJ Residences Cibubur.

    Baca juga: Kemenkeu: BP Tapera Akan Menjadi Role Model Investasi Pemerintah

    “Di samping itu, keputusan ini juga sejalan dengan peraturan pemerintah untuk tidak menggunakan air tanah, karena dikhawatirkan terjadi penurunan permukaan tanah. Kami peduli dengan kelestarian lingkungan hidup. Untuk itulah, kami kerja sama dengan PDAM Tirta Patriot Bekasi,” ungkap Michael Umboh.

    Michael juga berharap, dengan tersedianya jaringan PDAM ke proyek apartemen The MAJ Residences Cibubur, maka masyarakat di sekitar juga dapat turut mengakses jaringan yang sudah dibangun oleh PDAM itu karena selama ini, jaringan pipa air bersih PDAM memang belum tersedia.

    Selain kerjasama dengan PDAM, The MAJ Residences Cibubur juga berencana akan melakukan penandatanganan kerja sama dengan satu universitas ternama. Sejak awal pengembangan, The MAJ Residences Cibubur sudah memiliki rencana akan adanya perguruan tinggi (universitas) di kawasan ini.

    Baca juga:  Mazenta Residence, Hunian Berkonsep JapanDi Hadir Di Kawasan Bintaro

    The MAJ Residences Cibubur menawarkan unit apartemen Tower Mahesa dengan harga mulai di Rp.370 jutaan. Terdapat tipe studio dengan ukuran mulai 22,4 m2 dan selebihnya adalah tipe 2 bedroom dengan ukuran mulai 44,6 m2.

    Selain itu, developer juga menyediakan tipe fleksibel dengan opsi modular menjadi 3 bedroom atau sesuai dengan kebutuhan konsumen. Harga perdana yang ditawarkan juga masih sangat menarik.

    Lokasi The MAJ Residences Cibubur berada tepat di jantung kawasan bisnis Cibubur (Jalan Alternatif Cibubur KM-2). Dikembangkan di atas lahan 1,9 hektar dan akan dibangun 3 tower apartemen 33 lantai, yang dikembangkan dalam dua fase. ***

  • Polda Metro Jaya Bekerjasama The MAJ Residences Cibubur Gelar Vaksinasi Covid1-19

    BEKASI, KORIDOR – Untuk mempercepat herd immunity (kekebalan kelompok) masyarakat di wilayah Jakarta dan sekitarnya, Polda Metro Jaya lewat Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) gencar melaksanakan program Vaksinasi Merdeka, salah satunya dengan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak.

    Kali ini, Biddokes Polda Metro Jaya bekerja sama dengan pengembang apartemen The MAJ Residences Cibubur menggelar Sentra Vaksinasi gratis untuk masyarakat umum di area Cibubur, dengan tema “Ayo Vaksin!”, yang digelar Sabtu, 19 Maret 2022 mulai dari pagi pukul 08.00 hingga 14.00 WIB, di kantor Marketing The MAJ Residences Cibubur.

    Sejak pagi tampak ratusan warga seputar Cibubur dan wilayah lainnya antusias mengantri menunggu giliran untuk di vaksin. Di sentra vaksinasi Covid-19 The MAJ Residences Cibubur, sama seperti acara sebulan sebelumnya, kembali melayani vaksinasi  Booster (Moderna dan Astrazeneca) dan vaksinasi 1 dan 2 (Sinovac dan Astrazeneca) untuk anak-anak, dewasa, dan lansia.

    Baca Juga: Kemenkeu: BP Tapera Akan Menjadi Role Model Investasi Pemerintah

    Menurut Thomas H. Aslim, General Manager PT Amarta Gemilang Indotopaz, pengembang The MAJ Residences Cibubur,  selama pandemi tahun 2021 hingga kini, pihaknya akan terus mendukung pemerintah untuk meluaskan jangkauan vaksinasi, terutama di wilayah Cibubur (Transyogi) dan sekitarnya.

    “Kerja sama dengan Polda Metro Jaya merupakan wujud dukungan kami sebagai pengembang The MAJ Residences Cibubur dengan menyelenggarakan vaksinasi untuk anak-anak, orang dewasa hingga lansia,” kata Thomas.

    Thomas berharap, program vaksinasi ini dapat mencegah lebih banyak warga yang harus kehilangan anggota keluarganya. Meski tren kasus positif Covid-19 menurun di wilayah Cibubur dan sekitarnya, namun masyarakat dihimbau tetap waspada dan tetap menjalankan protokol kesehatan, serta menjalankan 5M.

    Baca Juga: Samesta Sentraland Cengkareng, Tawarkan Promo Menarik

    Thomas menambahkan, kegiatan vaksinasi kali ini merupakan yang ketiga kali diselenggarakan pihaknya. Partisipasi pengembang ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan vaksinasi  di masyarakat.

    Menurutnya, sebagai pengembang pihaknya juga memiliki tanggung jawab moral untuk menyukseskan kekebalan kelompok melalui vaksinasi Covid-19 massal sehingga semua orang bisa bekerja dengan protokol kesehatan dan menggerakkan perekonomian Indonesia.

    “Sinergi antara The MAJ Residences Cibubur dengan berbagai pihak seperti dengan Biddokes Polda Metro Jaya ini akan terus dilanjutkan pada waktu mendatang agar lebih banyak lagi masyarakat kita tervaksin,” pungkas Thomas H. Aslim di Sentra Vaksinasi gratis The MAJ Residences Cibubur.

    Baca Juga: Mazenta Residence, Hunian Berkonsep JapanDi Hadir Di Kawasan Bintaro

    Saat ini The MAJ Residences Cibubur menawarkan unit apartemen Tower Mahesa dengan harga mulai di Rp.370 jutaan dengan cicilan mulai dari Rp2 jutaan saja.

    Tower Mahesa yang menawarkan tipe studio dengan ukuran mulai 22,4 m2 dan selebihnya adalah tipe 2 bedroom dengan ukuran mulai 44,6 m2. Selain itu, developer juga menyediakan tipe fleksibel dengan opsi modular menjadi 3 bedroom atau sesuai dengan kebutuhan konsumen. Harga perdana yang ditawarkan juga masih sangat menarik.

    Lokasi The MAJ Residences Cibubur berada tepat dijantung kawasan bisnis Cibubur (Jalan Alternatif Cibubur km 2). Dikembangkan di atas lahan 1,9 hektar dan akan dibangun 3 tower apartemen 33 lantai, yang dikembangkan dalam dua fase dengan berbagai fasilitas pendukung yang lengkap.

    Selain itu, The MAJ Residences Cibubur juga nantinya menjadi satu-satunya hunian di area Cibubur yang menawarkan fasilitas kampus. ***

  • Samesta Sentraland Cengkareng, Tawarkan Promo Menarik

    KORIDOR.ONLINE,JAKARTA—Samesta Sentraland Cengkareng, salah satu produk Hunian unggulan milik PERUMNAS berupa Apartemen, yang terletak di jantung kota Jakarta Barat. Apartemen ini berada diantara perumahan elit dan memiliki ruang terbuka hijau yang luas sehingga terasa lebih hommy dan asri untuk dijadikan tempat tinggal yang nyaman di Jakarta Barat.

    Diapit oleh dua akses tol, yakni Tol Sudiyatmo dan Tol JORR, Samesta Sentraland Cengkareng menawarkan kemudahan akses dan mobilisasi ke berbagai fasilitas publik: 10 menit ke Stasiun Rawa Buaya dan 15 menit ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Tidak hanya itu, adanya Shelter Busway Transjakarta di halaman apartemen membuat Samesta Sentraland Cengkareng sangat mudah dijangkau dari berbagai penjuru kota.

    Fasilitasnya lengkap ditunjang dengan kebutuhan akan gas alam dan air bersih berupa PDAM yang telah terhubung langsung ke dalam unit. Sehingga apartemen ini cocok untuk kaum milenial yang mendambakan hunian nyaman, bersih dan praktis di tengah kota Jakarta Barat.

    Tak hanya lokasi yang strategis, sekitar apartemen Samesta Sentraland Cengkareng juga terdapat beragam kuliner lokal. Untuk menikmati itu semua, Samesta Sentraland Cengkareng mengadakan acara SELFIE “ Salebration, Launching, and Food Invitation ”.

    Acara yang akan berlangsung pada Minggu, 20 Maret 2022 ini menyajikan Food Bazar dengan mengundang para UMKM di sekitar Apartemen. Sambil menikmati kuliner yang disajikan, Samesta Sentraland Cengkareng akan membagikan Doorprize senilai jutaan rupiah. Tak hanya itu, acara tersebut juga dimeriahkan oleh Fun Competition yang dapat diikuti oleh semua kalangan, serta Flash Sale besar-besaran unit Apartemen yang hanya tersedia saat acara berlangsung.

    Penawaran menarik lainnya turut dihadirkan seperti Diskon PPN, Free biaya Akad, Free Furnish, Free Elektronik, dan Extra Diskon hingga puluhan juta.

    Acara ini bersifat TERBUKA. Untuk mengikutinya, bisa didapatkan di :https://www.loket.com/event/sentralandselfie rasakan pengalaman tinggal di Samesta Sentraland Cengkareng nyamandan menyenangkan.

     

  • SMF Dorong Peningkatan Serapan KPR Subsidi untuk MBR

    BATANG,KORIDOR.ONLINE– Sepanjang tahun 2021 PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF telah berhasil mengalirkan dana pendamping untuk mendukung penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Dana tersebut merupakan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) yang diberikan Pemerintah kepada SMF sebesar Rp2,25 triliun pada tahun 2021.

    Pemerintah terus mendorong ketersediaan akses perumahan yang layak dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia, agar dapat memberikan dampak sosial dan ekonomi yang positif khususnya untuk mendorong peningkatan kesejahteraan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

    Menteri Keuangan RI, dalam kunjungan dan menghadiri penandatanganan komitmen untuk melaksanakan Key Performance Indicators / Indikator Kinerja Utama terkait dengan Penyertaan Modal Negara (PMN) Tahun 2021 PT SMF (Persero) dan PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero) atau KIW di Kantor Kawasan Industri Terpadu (KITB), Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Jum’at (11/3), menyampaikan bahwa fasilitas likuiditas untuk pembiayaan perumahan yang dalam hal ini yang dikelola oleh SMF bisa benar-benar memberikan dukungan bagi masyarakat terutama masyarakat berpendapat rendah mendapatkan unit rumah bagi mereka bertempat tinggal.

    Seluruh dana PMN sebesar 2,5 triliun di tahun 2021 tersebut di-blended dengan dana dari penerbitan surat utang, kemudian total dananya seluruhnya digunakan untuk mendukung program KPR FLPP dalam memenuhi target subsidi pembiayaan KPR FLPP bagi 157.500 unit rumah pada tahun 2021 bagi MBR.

    Program ini merupakan sinergi SMF dengan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (BLU PPDPP) Kementrian PUPR. Adapun SMF meyediakan 25% dari porsi penyaluran dana KPR FLPP sedangkan 75% porsi lainya disediakan oleh BLU PPDPP.

    Pada tahun 2021, penyaluran dana KPR FLPP mencapai Rp24,19 triliun untuk 178.828 unit rumah, dimana porsi PPDPP (75%) sebesar Rp19,58 triliun, yang terdiri dari dana APBN sebesar Rp16,62 trilun dan pengembalian pokok sebesar Rp2,96 triliun, dan porsi SMF (25%) sebesar Rp4,62 triliun.

    Dukungan dan kolaborasi pada Program KPR FLPP merupakan wujud peran SMF sebagai fiscal tools Kementerian Keuangan dalam meringankan beban fiskal Pemerintah dengan membiayai porsi 25% pendanaan KPR FLPP, sehingga Pemerintah hanya menyediakan 75% dari total pendanaan FLPP dari semula yang sebesar 90%. Dalam menjalankan program ini Perseroan bersinergi dengan BLU PPDPP dalam mengalirkan dana pendampingan porsi perbankan untuk Pembiayaan KPR FLPP yang ditujukan kepada Bank Penyalur. Adapun per akhir 2021, pengelolaan dana Pemerintah untuk KPR FLPP yang sebelumnya dilakukan melalui BLU PPDPP dialihkan dan dikelola oleh BP Tapera.

    Sementara itu, Direktur Sekuritisasi dan Pembiayaan SMF, Heliantopo dalam paparannya menyampaikan realisasi penggunaan dana Penyertaan Modan Negara (PNM) Tahun 2021 pada SMF, bahwa di Provisi Jawa Tengah realisasi penyaluran dana KPR FLPP pada tahun 2021 adalah sebesar Rp1.295 miliar untuk 9.742 unit rumah. “Ini merupakan wujud dari kehadiran negara untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah. Dimana dana yang dialirkan untuk KPR Subsidi ini berasal dari APBN yang digunakan sebesar-besarnya demi kesejahteraan masyarakat Indonesia,” Ucap Heliantopo.

    Heliantopo berharap dukungan SMF pada Program KPR FLPP ini juga akan memberikan efek berlipat (multiflier effect) bagi sektor perumahan, sehingga dapat ikut menggerakan 170 industri turunan lainnya di sektor perumahan dan akan menciptakan penyerapan tenaga kerja, perbaikan  kualitas hidup masyarakat, serta mendorong percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

    Dalam kesempatan ini, Menkeu juga berkesempatan berdialog dengan 10 orang debitur atau mayarakat penerima manfaat Program KPR FLPP di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.  Masyarakat mengaku merasa sangat terbantu dengan dukungan Pemerintah melalui SMF di Program KPR FLPP. Selain harga rumah yang terjangkau, banyak diantaranya rumah warga tersebut berfungsi sebagai tempat usaha yang menghidupkan ekonomi warga di daerah.

    Yuni Masruroh perempuan yang berprofesi sebagai sales di salah satu perusahaan kosmetik mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya. Selama 15 tahun lamanya mengontrak rumah dan hidup berpindah-pindah, ia akhirnya bisa memiliki rumah impiannya di komplek perumahan subsidi Perum Delta Asri, Kabupaten Batang, Jawa Tengah pada tahun 2020 lalu. Rumah yang ia tempati sekarang juga digunakan sebagai tempat usaha depot isi ulang air mineral galon untuk membantu menyokong ekonomi keluarga di tengah kondisi ekonomi yang sulit, saat suaminya terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat pendemi Covid-19.

    Selain itu, Bangkit Eko Bayu Kuncoro yang kesehariannya bekerja sebagai Aparatur Sipil Negera (ASN) di Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Batang, mengaku sangat sumringah dan sangat terbantu dengan Program KPR FLPP yang digulirkan oleh Pemerintah. Ia menuturkan akhirnya ia memiliki rumah impiannya, rumah yang ia tempati sekarang dirasa cukup nyaman karena dibangun dengan material yang baik dan di lingkungan yang layak dan nyaman.

    Merujuk hasil penelitian yang diinisiasi oleh SMF yang bekerja sama dengan International Center for Applied Finance and Economics (InterCAFE) LPPM Institut Pertanian Bogor, peran dan fungsi SMF dalam mendukung peningkatan kapasitas penyaluran pembiayaan perumahan yang berkesinambungan memiliki andil terhadap kinerja makro ekonomi. Setiap penyaluran dana Rp1 triliun dari SMF akan berkontribusi terhadap pembentukan PDB, peningkatan konsumsi rumah tangga sebesar Rp1,17 triliun, serta mendorong penyerapan tenaga kerja.

  • URUSAN PERUMAHAN RAKYAT, BTN MEMILIKI TRACK RECORD PANJANG  

    JAKARTA,KORIDOR.ONLINE—Presiden Jokowi mengakui betapa pentingnya sektor properti dalam berkontribusi untuk pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam sambutannya pada Rakernas Real Estate Indonesia (REI) akhir tahun lalu Presden Jokowi pernah mengatakan bahwa properti merupakan sektor yang strategis, karena aktivitas pembangunan perumahan berkontribusi 13,6% terhadap priduk domestik bruto (PDB) nasional pada 2020.

    “Kebangkitan industri properti ini sangat penting, karena memiliki rantai pasok yang tinggi, ke industri turunannya” jelasnya.

    Sektor properti berkaitan dengan 174 bisnis lainnya, seperti membeli material seperti batu, semen, cat, dan lantai yang sangat tinggi konten lokalnya. Hal tersebut berarti pemulihan dan kebangkitan industri properti akan membuka kembali kesempatan kerja dari berbagai sektor. “Industri rantai pasok akan berkembang, sehingga membantu akselerasi pemulihan ekonomi nasional,” beber Jokowi.

    Karena pentingnya sektor properti bagi pemulihan ekonomi nasional tidak heran jika pemerintah memberikan beberapa stimulus, seperti kebijakan PPN 10% ditanggung pemerintah. Kebijakan ini telah memberikan dampak pergerakan pasar untuk segmen masyarakat berpenghasilan menengah ke atas dan terjadi pertumbuhan penjualan secara signifikan untuk rumah seharga Rp500 juta ke atas.

    Pengamat Properti Aleviery Akbar pun mengatakan, stimulus yang diberikan pemerintah akan mendongkrak pertumbuhan penjualan properti. Selain kebijakan PPN 10%, kebijakan uang muka (down payment/DP) 0 persen juga turut mendurong penjualan properti. Maka dari itu, dirinya berharap, pemerintah bisa terus memberikan relaksasi kebijakan, sehingga sektor properti dapat tumbuh lebih lagi dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

    “Insentif pemerintah atas PPN, BPHTB , LTV jika terus berlanjut di tahun 2022 maka  penjualan rumah tapak akan terus tumbuh karena kebutuhan primer masyarakat dengan harga dibawah Rp2 miliar. Properti untuk kelas  rumah mewah secondary masih terus semarak diperjual belikan selama masa pandemi,” ujar Aleviery Akbar ketika dihubungi wartawan di Jakarta.

    Sektor properti dan perbankan merupakan dua sektor yang berkesinambungan. Kedua industri ini juga diyakini bakal menjadi andalan pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19. BTN menjadi harapan karena mempunyai track record yang sangat panjang dalam memngurusi rumah rakyat yang berdampak pada 174 industri ikutannya dari pembiayaan kredit yang digelontokan bank tersebut.

  • Intiland Luncurkan Area Komersial Aurora di Graha Natura

    SURABAYA,KORIDOR.ONLINE— Pengembang properti PT Intiland Development Tbk meluncurkan pengembangan area komersial baru di kawasan perumahan Graha Natura, Surabaya, Jawa Timur. Setelah sukses menghadirkan klaster-klaster perumahan dan produk properti komersial, kawasan perumahan seluas 86 hektar ini kembali mengembangan sebuah area komersial baru yang dinamakan Aurora.

    Direktur Pemasaran Intiland wilayah Surabaya Harto Laksono menjelaskan Aurora merupakan pengembangan area komersial berkonsep Small Office Home Office (SOHO). Lokasinya sangat strategis karena berada di sisi terdepan kawasan sekaligus menjadi gerbang masuk utama kawasan perumahan Graha Natura.

    “Aurora akan menjadi identitas kawasan sekaligus sebagai komitmen kami untuk memenuhi tingginya kebutuhan konsumen yang ingin membuka usaha di kawasan di Graha Natura. Area ini menjadi fasilitas komersial utama bagi warga penghuni dan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan Graha Natura,” ungkap Harto Laksono dalam siaran pers, Jumat (4/3).

    Harto mengatakan, komersial Aurora menempati luas area pengembangan sekitar satu hektar, Aurora dikembangkan sebagai area komersial terpadu dengan akses jalan boulevard utama selebar 26 meter. Hadir sebagai ikon gerbang masuk kawasan yang megah, Aurora memiliki desain bangunan modern dengan frontage megah yang menghadap jalan utama Sambikerep serta jalan masuk kawasan yang lebar.

    Konsep pengembangan Aurora dirancang sebagai area pusat komersial, perbelanjaan, dan rekreasi terbaru di kawasan Surabaya Barat. Selain menyediakan fasilitas area parkir yang luas, Aurora dilengkapi banyak area terbuka berkonsep alfresco sehingga cocok untuk beragam jenis usaha, seperti coffee shop, restoran, perkantoran, maupun beragam jenis usaha lainnya.

    Pengembangan Baru Graha Natura. Direktur Pemasaran Intiland Wilayah Surabaya Harto Laksono berdiskusi dengan Ratnasari Gunawan marketing koordinator Graha Natura di depan maket Aurora.

    Pengembangan Aurora, menurut Harto Laksono tak lepas dari tren pertumbuhan kebutuhan masyarakat terhadap area komersial dan tempat usaha yang terus meningkat di kawasan Surabaya Barat. Kawasan ini menjadi salah satu yang terpesat perkembangannya di kota Surabaya, seiring dengan infrastruktur dan fasilitas publik yang semakin baik serta lengkap.

    “Kebutuhan masyarakat terhadap area dan produk properti komersial cenderung membaik dari tahun ke tahun. Tren positif ini menunjukan bahwa minat masyarakat untuk mengembangkan usaha baru atau memperluas jaringan usahanya juga semakin meningkat. Beragam properti komersial yang kami luncurkan sebelumnya terbukti mendapat sambutan sangat baik dari pasar,” kata Harto Laksono.

    Pengembangan Aurora menjadi langkah strategis Intiland untuk memperkuat pasar produk properti komersial di kota Surabaya. Sebelum pengembangan Aurora, Perseroan sukses meluncurkan sejumlah produk properti komersial seperti pengembangan SOHO 1-3 di Graha Natura maupun SOHO Tierra yang juga lokasinya berada di kawasan Surabaya Barat.

    Pada pengembangan Aurora, Perseroan menyediakan sebanyak 50 unit SOHO tiga lantai dengan dua tipe pilihan yakni Australis dan Borealis. Keduanya memiliki desain modern dan fungsional serta memiliki keunggulan utama yakni memiliki akses ganda.

    Tipe Australis dapat difungsikan sebagai tempat bisnis dan hunian sekaligus yang memiliki dua akses berbeda. Dari depan tersedia akses yang difungsikan untuk keperluan bisnis, sementara akses dari belakang untuk hunian atau tempat tinggal bagi penghuni.

    Tipe Borealis dirancang dengan fungsi yang lebih spesifik sebagai tempat bisnis. Tipe ini memiliki akses berbeda di lantai dasar dan lantai atas sehingga memungkinkan bagi pemiliknya untuk menjalankan tiga jenis bisnis berbeda di setiap lantai dengan fasilitas akses masing-masing.

    “Kedua tipe SOHO ini memang kami rancang berbeda dengan SOHO pada umumnya. Tipe Australis dan Borealis, masing-masing punya keunggulan, sehingga konsumen bisa memilih tipe yang sesuai dengan kebutuhan dan jenis usaha yang dijalankan,” kata Harto Laksono.

    Unit-unit SOHO di Aurora memiliki lebar bangunan lima meter dengan luasan yang berbeda-beda di setiap tipenya. Tipe Australis memiliki panjang bangunan 24 meter dan luas bangunan mencapai 360 meter persegi. Sementara tipe Borealis menawarkan lebih banyak pilihan dengan ukuran panjang bangunan mulai 14 meter hingga 20 meter dengan luas bangunan mulai 210 meter persegi hingga unit terluas 300 meter persegi.

     

Back to top button