Aktual

  • Rayakan HUT RI ke-81, Jakarta Aquarium & Safari Kibarkan Merah Putih di Dalam Air

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung berbeda di Jakarta Aquarium & Safari (JAQS). Di tengah ekosistem bawah air Zona 12, Sang Saka Merah Putih berukuran 5 x 6 meter dikibarkan oleh para professional diver di balik kaca akrilik raksasa, Senin (17/8).

    Diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, para penyelam membawa dan membentangkan bendera Merah Putih di antara kawanan ikan. Momen tersebut semakin istimewa ketika para professional diver membentuk sejumlah koreografi di dalam air, formasi bintang, dan angka “81” sebagai simbol persatuan sekaligus penghormatan terhadap HUT ke-81 RI.

    Mengusung tema “LIVING HERITAGE: The Spirit of a Sovereign Nation”, perayaan tersebut tidak hanya menghadirkan atraksi untuk memperingati kemerdekaan, tetapi juga membawa pesan mengenai pentingnya menjaga kekayaan alam dan keanekaragaman hayati Indonesia sebagai warisan yang harus terus hidup bagi generasi mendatang.

    General Manager Jakarta Aquarium & Safari, Fauzi Prihatin, mengatakan momentum kemerdekaan menjadi kesempatan untuk memaknai kembali bentuk perjuangan yang relevan dengan kondisi saat ini.

    “Bagi kami, makna kemerdekaan tahun ini adalah semangat konservasi. Jika dulu para pahlawan berjuang merebut kemerdekaan dengan darah dan air mata, maka tugas kita sekarang adalah menjaga warisan hayati bangsa ini dengan penuh komitmen dan kerja nyata. Konservasi bukan sekadar slogan, melainkan cara kami mengisi kemerdekaan,” ujar Fauzi dalam upacara kemerdekaan “LIVING HERITAGE: The Spirit of a Sovereign Nation” di Central Park Mall 2, Jakarta Barat.

    Merah Putih di Tengah Ekosistem Bawah Air

    Pengibaran bendera di dalam akuarium menjadi salah satu atraksi utama perayaan HUT RI ke-81 di JAQS. Kehadiran para professional diver di antara biota laut menghadirkan pengalaman visual yang berbeda, sekaligus menyampaikan pesan bahwa kekayaan alam Indonesia merupakan bagian penting dari identitas bangsa.

    Koreografi bawah air juga menjadi bagian dari persembahan tersebut. Selain formasi angka 81, para penyelam membentuk simbol-simbol yang merepresentasikan persatuan.

    Fauzi Prihatin, GM JAqS (tengah), Ritzka Yauma, Marketing Communication Manager JAqS (kanan) dan Wilson Kho Sales Manager JAqS menjelaskan konsep acara peringatan HUT RI ke-81 ke awak media. Senin, 17 Agustus 2026 di Central Park Mall 2 Lt. LG, Jakarta Barat.

    Keseruan kemudian berlanjut dengan berbagai perlombaan khas 17 Agustus yang seluruhnya dilakukan di bawah air. Salah satu atraksi yang menjadi perhatian pengunjung adalah lomba mengenakan helm khusus di dalam akuarium.

    Untuk mendukung interaksi selama perlombaan, Master of Ceremony (MC) berada di dalam akuarium dengan menggunakan perangkat komunikasi khusus. Aksi tersebut mendapat sambutan meriah dari para pengunjung yang menyaksikan perlombaan dari luar akuarium.

    Dari Hiburan Menuju Edukasi Konservasi

    Bagi JAQS, rangkaian perayaan kemerdekaan tersebut menjadi bagian dari upaya menghubungkan hiburan, edukasi, sains, dan konservasi.

    Sebagai lembaga konservasi yang berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) di bawah Kementerian Kehutanan, JAQS merawat sekitar 3.500 spesies akuatik dan nonakuatik. Selain perawatan satwa, JAQS juga menjalankan program pengembangbiakan atau breeding, termasuk pada satwa seperti penguin, sementara beberapa spesies lainnya masih berada dalam proses observasi dan pengembangan.

    “Kehadiran berbagai atraksi edukatif dan program pengembangbiakan satwa seperti penguin hingga capybara menjadi bukti bahwa hiburan, sains, dan pelestarian lingkungan dapat berjalan berdampingan demi menjaga warisan Indonesia bagi generasi mendatang,” kata Fauzi.

    Ia menambahkan, edukasi menjadi bagian penting dari aktivitas JAQS karena tingginya jumlah pengunjung dapat menjadi kesempatan untuk menanamkan kesadaran mengenai kelestarian lingkungan, khususnya kepada generasi muda.

    “Setiap hari, tim kami merawat ribuan spesies akuatik maupun non-akuatik. Kami juga terus membuka pintu edukasi bagi ribuan pengunjung setiap harinya, terutama anak-anak muda, karena kami ingin menyadarkan bahwa pentingnya menjaga kelestarian alam Indonesia. Inilah cara kami menghidupkan Living Heritage, memastikan kesadaran ini terus mengalir ke generasi masa depan,” ungkapnya.

    Targetkan 5.000 Pengunjung

     Untuk menyemarakkan HUT RI ke-81, JAQS juga menyiapkan sejumlah program khusus bagi pengunjung, mulai dari pertunjukan akuatik bertema Merah Putih hingga penawaran khusus tiket dan pertunjukan selama momentum libur kemerdekaan.

    JAQS menargetkan jumlah pengunjung mencapai sekitar 5.000 orang pada periode HUT RI ke-81, meningkat dari rata-rata kunjungan saat periode liburan yang berada di kisaran 3.000 orang.

    Keseruan lomba 17-an yang kesemuanya dilakukan di bawah air

    Melalui tingginya kunjungan tersebut, JAQS berharap pesan konservasi dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. Perayaan kemerdekaan sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan alam Indonesia dari perspektif yang berbeda.

    Perayaan HUT RI ke-81 ini turut dihadiri para Finalis Puteri Indonesia 2026, Finalis Abang None Jakarta Barat 2026, Finalis Koko Cici Jakarta 2026, Direksi Taman Safari Group Indonesia, Perhimpunan Kebun Binatang se-Indonesia, Konservasi Indonesia, serta Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jakarta.

    “Menjaga Indonesia tidak cukup hanya dengan kata-kata. Menjaga Indonesia berarti menjaga seluruh jiwanya, mulai dari sejarahnya hingga setiap jengkal kekayaan alam yang kita miliki,” pungkas Fauzi.

    Melalui “LIVING HERITAGE: The Spirit of a Sovereign Nation”, JAQS ingin menjadikan peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk mengingat kembali bahwa kemerdekaan juga membawa tanggung jawab untuk menjaga warisan alam Indonesia agar tetap lestari hari ini, esok, dan bagi generasi yang akan datang.

  • BTN dan PPATK Bedah 20 unit RTLH, Dorong Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera

    LEBAK, KORIDOR.ONLINE – Upaya menghadirkan hunian yang lebih layak bagi masyarakat terus dilakukan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Tahun ini, kedua lembaga tersebut kembali berkolaborasi memperbaiki 20 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi keluarga prasejahtera di empat daerah, yakni Lebak, Cianjur, Sukabumi, dan Purworejo.

    Masing-masing wilayah menerima manfaat perbaikan lima rumah. Program ini merupakan kelanjutan kolaborasi BTN dan PPATK pada 2025 yang telah memperbaiki 15 RTLH. Dengan demikian, dalam dua tahun kolaborasi tersebut telah membantu memperbaiki total 35 rumah di berbagai daerah.

    Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, program bedah rumah menjadi salah satu bentuk kontribusi BTN untuk membantu masyarakat yang belum memiliki kemampuan memperoleh hunian melalui pembiayaan maupun melakukan perbaikan rumah secara mandiri.

    “BTN hidup dari industri perumahan dan kami memahami betul bahwa belum semua segmen masyarakat bisa mendapatkan rumah melalui KPR, terutama masyarakat pada desil 1, 2, 3 dan sebagian desil 4 yang masih memiliki keterbatasan untuk membayar angsuran. Karena itu, salah satu solusi yang bisa kita lakukan adalah melalui bedah rumah,” ujar Nixon di Desa Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (13/8).

    Seremonial program bedah rumah di Lebak Banten, Kamis (13/8). BTN bersama PPATK berkolaborasi memperbaiki 20 RTLH  bagi keluarga prasejahtera di empat daerah, yakni Lebak, Cianjur, Sukabumi, dan Purworejo.

    Menurut Nixon, persoalan rumah tidak layak huni tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, korporasi, dan berbagai pemangku kepentingan agar semakin banyak masyarakat dapat merasakan manfaatnya.

    Karena itu, BTN dan PPATK berkomitmen menjadikan program bedah rumah sebagai kegiatan tahunan, khususnya dengan menyasar wilayah yang masih menghadapi persoalan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem.

    “Apa yang kita lakukan hari ini memang masih bagian kecil. Tetapi kalau semua korporasi dan institusi memiliki gerakan yang sama, ribuan rumah bisa kita perbaiki setiap tahun. Kita tidak hanya menunggu pemerintah, korporasi juga bisa bergerak bersama dan dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” kata Nixon.

    Inisiatif tersebut sejalan dengan transformasi BTN menuju Beyond Mortgage – Membangun Rumah, Membangun Kehidupan, yang menempatkan perumahan tidak hanya sebagai kebutuhan fisik, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

    Semangat tersebut juga mendukung transformasi BUMN di bawah Danantara Indonesia untuk menciptakan nilai dan dampak berkelanjutan bagi masyarakat. Hingga saat ini, BTN telah menyalurkan pembiayaan untuk sekitar 6,1 juta rumah di seluruh Indonesia.

    Rumah Layak, Keluarga Lebih Berdaya

    Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan, program bedah rumah tersebut menjadi bagian dari Gerakan Nasional Anti Pencucian Uang Indonesia yang telah memasuki usia 24 tahun. Gerakan tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

    “Dalam rangka Gerakan Nasional Anti Pencucian Uang Indonesia yang ke-24, kami bersama seluruh stakeholder, pada kesempatan ini bersama BTN, membangun dan memperbaiki rumah untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan kebutuhan dasar berupa papan. Ke depan kegiatan seperti ini akan terus kami laksanakan bersama BTN,” ujar Ivan.

    Kolaborasi tersebut juga membawa pesan “Rumah Bersih, Keuangan Bersih”, yang ke depan akan diperluas melalui literasi keuangan keluarga. Keluarga dipandang sebagai kelompok terkecil dalam masyarakat sekaligus fondasi penting dalam membentuk perilaku finansial yang sehat dan berkelanjutan.

    Bagi penerima manfaat, perbaikan rumah bukan sekadar perubahan kondisi bangunan, tetapi juga memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi keluarga.

    Salah satunya dirasakan Sanatra, warga yang sebelumnya tinggal bersama keluarga di rumah dengan kondisi rusak dan mengalami kebocoran.

    “Dulu rumahnya mau roboh, bocor. Mau memperbaiki enggak punya uang, karena untuk makan dan kebutuhan anak-anak saja. Alhamdulillah sekarang sudah bagus. Senang banget, saya, istri, sama anak. Terima kasih banget kepada BTN,” ujar Sanatra.

    Kolaborasi Menjangkau Lebih Banyak Masyarakat

    Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah turut mengapresiasi kolaborasi BTN dan PPATK dalam membantu masyarakat di wilayahnya. Ia mengatakan, persoalan kemiskinan masih menjadi tantangan di Kabupaten Lebak dan turut berpengaruh terhadap kondisi tempat tinggal masyarakat.

    Menurut Amir, tingkat kemiskinan di Kabupaten Lebak masih sekitar 8,03%, sementara sekitar 5.000 warga berada dalam kategori kemiskinan ekstrem.

    “Kami sangat berterima kasih kepada PPATK yang telah memberikan perhatian kepada daerah kami dan juga kepada BTN. Kabupaten Lebak masih menghadapi persoalan kemiskinan. Karena itu, kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus hadir di Kabupaten Lebak,” ujar Amir.

    Penerima manfaat program RTLH ditentukan melalui koordinasi dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta pemerintah daerah setempat. Proses tersebut disertai verifikasi terhadap kondisi rumah dan kelayakan penerima manfaat.

  • Sebanyak 55 Brand Properti Raih Penghargaan The People’s Choice 2026

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE – Rumah123 bersama Indonesia Property Watch (IPW) kembali menggelar ajang penghargaan tersebut untuk ketiga kalinya. Sebanyak 55 penghargaan diberikan kepada pengembang, proyek hunian, perusahaan penyedia material bangunan, hingga produk pendukung properti dalam malam penganugerahan di Raffles Hotel, Jakarta, Senin (10/8/2026).

    Besarnya partisipasi masyarakat menjadi salah satu catatan penting dalam penyelenggaraan tahun ini. Konsumen tidak lagi hanya menjadi target pemasaran, tetapi ikut menentukan reputasi dan kredibilitas sebuah brand berdasarkan pengalaman serta preferensi mereka.

    Menariknya, rata-rata setiap konsumen memberikan penilaian pada tiga hingga empat kategori. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa masyarakat semakin aktif membandingkan berbagai pilihan sebelum menentukan produk properti yang dianggap sesuai dengan kebutuhan mereka.

    Delapan kategori utama dipertandingkan dalam The People’s Choice 2026, meliputi Best Choice Housing Project, Best Choice Home Design, Best Choice Subsidized Housing Project, Best Choice Home Appliances, Best Choice Building Materials, Best Choice Luxury Building Materials, Best Choice Brand SPKLU, dan Company of The Year.

    Selain kategori utama, penghargaan khusus juga diberikan melalui Special Recognition Awards untuk pencapaian dan kontribusi tertentu di industri properti.

    Berikut para pemenang The People’s Choice 2026 by Golden Property Awards

    Kategori Best Choice Housing Project

    1. Best Choice Housing Project Region Jakarta: CitraGarden City
    2. Best Choice Township Project Region Tangerang and Surrounding: BSD City
    3. Best Choice Housing Project Region Tangerang Regency: CitraGarden Serpong
    4. Best Choice Housing Project Region Serang-Cilegon: CitraLand Puri Serang
    5. Best Choice Housing Project Region Cibubur and Surrounding: Metland Transyogi
    6. Best Choice Housing Project Region West Bogor: de’LORA
    7. Best Choice Housing Project Region East Bogor: RANCAMAYA
    8. Best Choice Housing Project Region Depok and Surrounding: Shila at Sawangan
    9. Best Choice Housing Project Region Bekasi and Surrounding: Kota Harapan Indah by Damai Putra Group
    10. Best Choice Housing Project Region Bandung and Surrounding: Summarecon Bandung by Summarecon Group
    11. Best Choice Housing Project Region Surabaya and Surrounding: CitraLand Surabaya
    12. Best Choice Housing Project Region Joglosemar: CitraGrand Semarang
    13. Best Choice Housing Project Region Batam: Villa Foresta
    14. Best Choice Housing Project Region Makassar & Surrounding: Tallasa City – Developed by FKS Land 
    15. Best Choice Villa Project Region Bali: The Links of Golf Villa

    Kategori Best Choice Home Design

    1. Best Choice Subsidized Home Design: Pondok Banteng Indah by Kawah Anugerah Property
    2. Best Choice Zillennial Home Design: ORLENS, Kota Wisata Ecovia
    3. Best Choice Premium Home Design: AKENO by Suvarna Sutera
    4. Best Choice Luxury Home Design: Xandari – Summarecon Bandung

    Kategori Best Choice Subsidized Housing Project

    1. Best Choice Subsidized Housing Project Region Tangerang and Surrounding: Puri Delta Tigaraksa
    2. Best Choice Subsidized Housing Project Region Bogor and Surrounding: Pesona Prima 9 Cikahuripan
    3. Best Choice Subsidized Housing Project Region Bekasi and Surrounding: Wonderful Cikarang City by Aditama Jaya
    4. Best Choice Subsidized Housing Project Region Serang-Cilegon: Mulia Gading Kencana

    Kategori Best Choice Home Appliances

    1. Best Choice Brand Smart Home Solutions: BARDI
    2. Best Choice Brand Kitchen Appliances: MODENA
    3. Best Choice Brand Smart Doorlock Systems: DEKKSON
    4. Best Choice Brand Solar Water Heating Systems: WIKA Water Heater
    5. Best Choice Brand Home Lighting Solutions: Philips Lighting – PT Signify Commercial Indonesia
    6. Best Choice Brand Bedding & Mattress Brand: KING KOIL

    Kategori Best Choice Building Materials

    1. Best Choice Brand Portland Cement: Semen Gresik
    2. Best Choice Brand White Cement: Drymix
    3. Best Choice Brand Mortar Solutions: Mortindo
    4. Best Choice Brand Interior Paint Solutions: JOTUN MAJESTIC
    5. Best Choice Brand Exterior Paint Solutions: JOTUN JOTASHIELD
    6. Best Choice Brand Modern Floor Finishing: ROMAN
    7. Best Choice Brand Light Steel Construction Systems: KENCANA AHLINYA BAJA RINGAN
    8. Best Choice Brand Sanitaryware Solutions: TOTO
    9. Best Choice Brand Roofing Systems: PT Cisangkan
    10. Best Choice Brand Architectural Hardware & Locksets: KEND by Kenari Djaja
    11. Best Choice Brand Architectural Finishing Solutions: RB SHERA
    12. Best Choice Brand Piping System Solutions: RUCIKA
    13. Best Choice Brand Big Slab Tiles: QUADRA
    14. Best Choice Brand Steel Door Systems: FORTRESS™️
    15. Best Choice Brand & Manufacturer of Fire Extinguisher: SERVVO
    16. Best Choice Brand Electrical Installation Systems: Schneider Electric
    17. Best Choice Brand Ceiling & Partition Systems: Jayaboard
    18. Best Choice Brand Custom Metal Design: WALPIX Metal Design Indonesia

    Kategori Best Choice Luxury Building Materials

    1. Best Choice Brand Luxury Sanitaryware: Germany Brilliant Sanitaryware
    2. Best Choice Brand Luxury Floor Finishing: Valentino Gress, PT Cahaya Lestari Permai Abadi

    Kategori Best Choice Brand SPKLU

    1. Best Choice Brand Electric Vehicle Charging Solutions: Zora by Mentari Energy

    Kategori Company of The Year

    1. Developer of The Year: Ciputra Group
    2. Project of The Year: Grand Wisata

    Special Mention Award from The People’s Choice 2026

    1. Indonesia Property Record – Top Consumer-Voted Brand: FORTRESS™️
    2. Most Innovative AI Solution for Real Estate Developers: FORMAS.AI
    3. Best Digital Mortgage Super Apps: balè by BTN
  • Himperra Jateng Optimistis Capai Target 15.000 FLPP, Pengembang Nilai KUR Perumahan dan Insentif Pemerintah Dongkrak Penjualan Rumah Subsidi

    BATANG, KORIDOR.ONLINE – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) Jawa Tengah optimistis mampu merealisasikan sekitar 15.000 unit rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sepanjang 2026. Optimisme tersebut didukung tingginya permintaan masyarakat, berkembangnya kawasan industri di Jawa Tengah, serta berbagai stimulus pemerintah di sektor perumahan.

    Ketua DPD Himperra Jawa Tengah, Sugiyatno, mengatakan pada 2025 Himperra Jawa Tengah berhasil menjadi daerah dengan realisasi FLPP terbesar kedua di Indonesia setelah Jawa Barat dengan capaian sekitar 9.000 unit, atau sekitar 40 persen dari total realisasi FLPP di Jawa Tengah.

    “Hingga Juni tahun ini realisasi sudah mencapai sekitar 3.000 unit dan sejauh ini menjadi yang terbesar. Kami memiliki 581 anggota pengembang dengan stok rumah sekitar 18.000 unit. Kami optimistis target realisasi 15.000 unit dapat tercapai hingga akhir tahun,” ujar Sugiyatno disela-sela acara akad masal KPR FLPP di Batang, Jawa Tengah, Kamis, 30/7.

    Menurutnya, pembangunan rumah subsidi masih terkonsentrasi di kawasan Semarang Raya, meliputi Kabupaten Demak, Kendal, dan Mranggen. Namun, seiring berkembangnya kawasan industri, pembangunan mulai bergeser ke wilayah Pekalongan Raya.

    Presiden RI, Prabowo Subianto. dan Menteri PKP, Maruarar Sirait meninjau rumah contoh di Perumahan Puri Delta City Side, Batang, Jawa Temgah, Kamis, 30/7.

    Mayoritas pembeli rumah subsidi, lanjut Sugiyatno, berasal dari kelompok usia produktif 22–35 tahun, dengan sekitar 85 persen merupakan karyawan pabrik.

    “Jawa Tengah kini menjadi salah satu pusat industri. Otomatis kebutuhan rumah juga terus meningkat. Karena itu pembangunan perumahan memang mengikuti perkembangan kawasan industri,” katanya.

    Meski demikian, Sugiyatno mengakui pengembang kini menghadapi tantangan besar berupa keterbatasan lahan akibat kebijakan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) dan aturan tata ruang yang semakin ketat.

    Ia berharap pemerintah daerah segera menetapkan kawasan yang dapat dialokasikan sebagai permukiman, terutama pada lahan-lahan yang tidak produktif dan bukan sawah beririgasi teknis.

    “Pemerintah pusat sudah memberikan banyak kemudahan, seperti pembebasan BPHTB dan PBG. Namun jika pemerintah daerah tidak segera menyesuaikan kebijakan tata ruang, target Program 3 Juta Rumah akan sulit tercapai,” ujarnya.

    Selain persoalan lahan, Sugiyatno menyebut kenaikan harga bahan bangunan sekitar 15–20 persen, belum adanya penyesuaian harga rumah subsidi selama empat tahun terakhir, serta belum diterapkannya relaksasi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) menjadi tantangan yang juga perlu mendapat perhatian pemerintah.

     KUR Perumahan Dinilai Sangat Membantu

    Sugiyatno menilai program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan memberikan dampak positif terhadap pengembang rumah subsidi di Jawa Tengah.

    Menurutnya, sekitar 40–50 pengembang Himperra Jawa Tengah telah memanfaatkan fasilitas tersebut dengan plafon maksimal Rp5 miliar untuk modal kerja pembangunan rumah.

    “KUR sangat membantu karena selama ini modal kerja banyak diperoleh melalui fasilitas bridging dari BPR. Dengan bunga yang lebih rendah, kualitas pembangunan rumah juga dapat meningkat,” katanya.

    Ia menyambut baik peluncuran KUR Perumahan senilai sekitar Rp880 miliar untuk Jawa Tengah dan berharap realisasinya terus meningkat hingga akhir tahun.

    Mayoritas pemanfaatan KUR masih berada di kawasan Semarang Raya, disusul Solo Raya dan Pekalongan Raya, sementara sekitar 95 persen anggota Himperra Jawa Tengah merupakan pengembang rumah subsidi.

     

     

  • AREA Indonesia Tegaskan Peran sebagai Pemersatu Ekosistem Properti Nasional

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE – AREA Indonesia menegaskan posisinya sebagai organisasi profesi yang mengedepankan kolaborasi dan sinergi dalam membangun industri properti nasional. Di bawah kepemimpinan baru hasil Musyawarah Nasional Khusus (Munasus) 2026, organisasi ini menargetkan menjadi wadah pemersatu seluruh pemangku kepentingan di sektor properti dan perumahan, bukan sebagai kompetitor bagi asosiasi yang telah lebih dahulu hadir.

    Munasus yang digelar di World Capital Tower, Jakarta, pada Rabu (22/7/2026), menetapkan Indra Utama sebagai Presiden AREA Indonesia, Ruly Muliarto sebagai Sekretaris Jenderal, dan Nico Purnomo sebagai Bendahara Umum untuk masa bakti 2026–2031.

    Presiden AREA Indonesia, Indra Utama, menegaskan bahwa tantangan sektor perumahan saat ini tidak dapat diselesaikan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, asosiasi profesi, pelaku usaha, lembaga pembiayaan, akademisi, media, hingga masyarakat agar pembangunan perumahan nasional berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

    Pengurus terpilih AREA Indonesia periode 2026–2031 hasil Musyawarah Nasional Khusus di Jakarta, Rabu.22/7.

    “AREA Indonesia hadir bukan untuk bersaing dengan organisasi pengembang, asosiasi agen properti, industri bahan bangunan, perbankan, maupun organisasi profesi lainnya. Kami ingin menjadi rumah bersama yang memperkuat sinergi seluruh ekosistem properti sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan bangsa,” ujar Indra.

    Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci dalam mewujudkan industri properti yang sehat, profesional, dan memiliki daya saing tinggi. Dengan menyatukan berbagai elemen dalam satu ekosistem, AREA Indonesia ingin mendorong terciptanya produk properti yang lebih berkualitas sekaligus mendukung berbagai program strategis pemerintah di sektor perumahan.

    Fokus Penguatan SDM dan Tata Kelola Industri

    Pada periode kepengurusan 2026–2031, AREA Indonesia mengusung visi menjadi organisasi profesi properti dan real estat terdepan yang membangun ekosistem industri profesional, kompeten, berintegritas, serta memiliki daya saing global.

    Untuk mewujudkan visi tersebut, organisasi ini menetapkan sejumlah agenda strategis, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi profesi, hingga mendorong transformasi digital di sektor properti.

    AREA Indonesia juga berkomitmen memperkuat tata kelola organisasi dan bisnis yang profesional, transparan, serta berintegritas, sekaligus memperluas kerja sama nasional maupun internasional guna meningkatkan daya saing industri properti Indonesia.

    Salah satu fokus utama organisasi adalah memperkuat peran Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP AREA Indonesia) sebagai pusat pengembangan kompetensi tenaga profesional yang diakui secara nasional maupun internasional.

    “Ke depan, kami ingin melahirkan lebih banyak tenaga profesional yang kompeten dan tersertifikasi agar kualitas SDM di sektor properti semakin siap menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang,” kata Indra.

    Dukung Program 3 Juta Rumah

    AREA Indonesia juga menyatakan dukungan penuh terhadap berbagai kebijakan pemerintah, termasuk Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu prioritas nasional.

    Menurut Indra, percepatan pembangunan perumahan membutuhkan keterlibatan seluruh ekosistem, mulai dari pengembang, agen properti, industri bahan bangunan, lembaga pembiayaan, perbankan, perusahaan manajemen properti, hingga kalangan akademisi dan media.

    Karena itu, AREA Indonesia akan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan seluruh organisasi dan pemangku kepentingan untuk mempercepat pertumbuhan sektor properti nasional.

    Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung target pembangunan perumahan yang dicanangkan pemerintah sekaligus menciptakan industri properti yang lebih sehat, kompetitif, dan berkelanjutan.

    Bangun Ekosistem yang Lebih Kuat

    Dengan mengusung semangat “Bersinergi Membangun Ekosistem Properti Indonesia”, AREA Indonesia optimistis dapat menjadi katalisator kolaborasi lintas sektor.

    Organisasi ini menargetkan terciptanya ekosistem properti yang mampu menghasilkan sumber daya manusia unggul, tata kelola industri yang semakin profesional, serta produk perumahan yang lebih berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat.

    Selain memimpin AREA Indonesia, Indra Utama juga dikenal sebagai Ketua Umum DPP ABPEDNAS Indonesia, Ketua LSP AREA Indonesia, CEO Journalist Media Network (JMN), Komisaris Utama PT Waskita Beton Precast Tbk, serta Wakil Ketua PWI Jaya Bidang Pendidikan. Sementara itu, Ruly Muliarto menjabat sebagai Wakil Sekretaris LPEU MUI Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman, sedangkan Nico Purnomo merupakan CEO Pollux Properties Group.

    Kepengurusan baru AREA Indonesia juga akan diperkuat oleh sejumlah profesional dari sektor properti, keuangan, dan berbagai bidang terkait sebagai bagian dari upaya membangun organisasi yang inklusif serta mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong kemajuan industri properti nasional.

  • ASPRUMNAS Targetkan Bangun 50.000 Rumah Subsidi pada 2027, Perkuat Dukungan untuk Program 3 Juta Rumah

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE – Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional (ASPRUMNAS) menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan perumahan nasional. Hal itu dikemukakan oleh Ketua Umum DPP ASPRUMNAS, M. Syawali Pratna dalam sambutannya pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 sekaligus Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ASPRUMNAS 2026 di Jakarta, Senin (20/7).

    “ASPRUMNAS terus membangun ekosistem perumahan yang terintegrasi. Kami tidak hanya menyiapkan rumah, tetapi juga membangun kawasan yang didukung lapangan kerja, sektor pertanian, perikanan, dan aktivitas ekonomi agar masyarakat yang telah memiliki rumah juga memiliki sumber penghidupan,” ujar Syawali.

    Syawali juga mengapresiasi dukungan pemerintah, khususnya Kementerian PKP dan BP Tapera, yang terus memperkuat ekosistem pembiayaan perumahan sehingga target pembangunan rumah bagi masyarakat dapat terus meningkat.

    Pada kesempatan tersebut Syawali menegaskan guna mendukung program 3 juta rumah, maka tahun depan ASPRUMNAS menargetkan pembangunan 50.000 unit rumah subsidi. Target tersebut meningkat tajam dibandingkan capaian sebelumnya dan menjadi bagian dari upaya organisasi memperbesar kontribusi dalam penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

    Menurut Syawali, target pembangunan 50.000 unit rumah subsidi merupakan langkah strategis organisasi untuk meningkatkan kapasitas sekaligus memperkuat peran pengembang nasional dalam mendukung agenda penyediaan perumahan rakyat.

    “Tahun depan kami menargetkan pembangunan 50.000 unit rumah subsidi. Ini menjadi lompatan besar bagi ASPRUMNAS dan mencerminkan komitmen kami untuk memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap program perumahan pemerintah,” ujarnya, seperti dikutip kompas.com.

    Ia menjelaskan, target tersebut meningkat sekitar lima kali lipat dibandingkan target sebelumnya atau setara dengan kenaikan sekitar 500 persen. Untuk merealisasikannya, ASPRUMNAS akan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), perbankan, serta seluruh pemangku kepentingan di sektor perumahan.

    Menurut Syawali, sinergi antarlembaga menjadi faktor penting untuk memastikan pembangunan rumah subsidi berjalan lebih cepat, efisien, dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat berpenghasilan rendah di berbagai daerah.

    Dalam kesempatan itu, ia juga memberikan apresiasi kepada pemerintah atas berbagai kebijakan yang diterbitkan dalam setahun terakhir untuk mempercepat kepemilikan rumah bagi MBR. Berbagai insentif dan penyederhanaan regulasi dinilai telah memberikan dampak positif, baik bagi masyarakat maupun pelaku usaha di sektor perumahan.

    Kebijakan tersebut antara lain mencakup perluasan akses pembiayaan rumah bersubsidi, penyederhanaan proses administrasi, hingga program sertifikasi tanah gratis bagi pembeli rumah subsidi yang dinilai mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus memperlancar proses transaksi.

    “Kami mengapresiasi berbagai kebijakan yang telah diterbitkan pemerintah. Langkah-langkah tersebut sangat membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah sekaligus memberikan kepastian bagi para pengembang dalam menjalankan usaha,” katanya.

    Syawali menegaskan, seluruh jajaran pengurus ASPRUMNAS di tingkat daerah telah diminta meningkatkan kinerja agar target pembangunan rumah subsidi pada 2027 dapat tercapai.

    Ia optimistis, melalui penguatan organisasi, dukungan kebijakan pemerintah, serta kolaborasi yang semakin erat dengan BP Tapera, perbankan, dan pelaku industri, ASPRUMNAS mampu menjadi salah satu kontributor utama dalam menyukseskan Program 3 Juta Rumah.

    “ASPRUMNAS siap mendukung target yang telah ditetapkan pemerintah. Kami akan bekerja lebih keras agar semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah dapat memiliki rumah yang layak dan terjangkau,” pungkasnya.

    Pada kesempatan yang sama, Menteri PKP Maruarar Sirait mengapresiasi kontribusi seluruh asosiasi pengembang dalam mendukung penyediaan rumah subsidi.

    “Kontribusi ASPRUMNAS terus meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pemerintah akan terus memperkuat kolaborasi dengan BP Tapera, perbankan, dan seluruh asosiasi pengembang agar semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah yang dapat memiliki rumah layak,” ujar Menteri Ara.

    Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas pembangunan dan kepatuhan terhadap regulasi.

    “Silakan berusaha dan memperoleh keuntungan yang wajar, tetapi jangan melanggar aturan. Jaga kepercayaan masyarakat karena keberhasilan Program Tiga Juta Rumah bukan hanya soal jumlah rumah yang dibangun, tetapi juga kualitas dan integritas seluruh pihak yang terlibat,” tegasnya.

    Menutup sambutannya, Menteri Ara mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan profesionalisme dan memperkuat kolaborasi guna mencapai target pembangunan perumahan nasional.

    Melalui Rakernas ini, BP Tapera berharap sinergi antara pemerintah, asosiasi pengembang, sektor perbankan, dan seluruh mitra pembangunan semakin kuat sehingga Program KPR Sejahtera FLPP dapat menjangkau lebih banyak masyarakat serta mendukung terwujudnya Program Tiga Juta Rumah di Indonesia.

  • Sinar Mas Land Gelar Property Expo 2026 di Cibubur, Tawarkan Promo Properti hingga 35%

    CIBUBUR, KORIDOR.ONLINE – Pasar hunian di wilayah Jabodetabek masih mencatatkan kinerja yang solid sepanjang 2026. Berdasarkan data Leads Property, penjualan rumah di kawasan ini pada kuartal II-2026 meningkat hingga 94% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk memiliki hunian, sekaligus menunjukkan optimisme terhadap prospek sektor properti nasional.

    Di tengah tren tersebut, calon pembeli kini semakin mempertimbangkan berbagai aspek sebelum memutuskan membeli properti. Lokasi yang strategis, fasilitas kawasan yang lengkap, kemudahan akses, hingga potensi kenaikan nilai investasi menjadi faktor utama dalam menentukan pilihan. Kondisi ini mendorong para pengembang untuk menghadirkan produk berkualitas yang didukung berbagai kemudahan transaksi dan skema pembiayaan yang semakin kompetitif.

    Menjawab kebutuhan tersebut sekaligus melanjutkan antusiasme positif dari penyelenggaraan sebelumnya, Sinar Mas Land kembali menghadirkan SML Property Expo di Living World Kota Wisata Cibubur pada 15–21 Juli 2026. Pameran ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk semakin mendekatkan beragam produk properti unggulan kepada masyarakat melalui penawaran eksklusif, mulai dari harga spesial, pilihan pembiayaan yang fleksibel, hingga berbagai insentif menarik selama periode pameran.

    CEO Residential National Sinar Mas Land, Prasetijo Tanumihardja, mengatakan bahwa penyelenggaraan expo tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mempermudah masyarakat mewujudkan kepemilikan properti.

    “Melalui SML Property Expo di Living World Kota Wisata Cibubur, kami ingin menghadirkan akses yang lebih mudah bagi masyarakat untuk mendapatkan berbagai pilihan properti unggulan Sinar Mas Land dengan dukungan program penjualan yang kompetitif. Respons positif pada penyelenggaraan sebelumnya menjadi motivasi bagi kami untuk kembali menghadirkan expo ini sebagai momentum bagi masyarakat memperoleh hunian yang sesuai kebutuhan sekaligus memiliki prospek investasi jangka panjang. Selama enam hari penyelenggaraan, pengunjung juga dapat menikmati berbagai penawaran spesial dengan benefit hingga 35 persen,” ujarnya.

    Dalam pameran tersebut, Sinar Mas Land menghadirkan portofolio properti dari sejumlah kawasan township andalannya, mulai dari rumah tapak, apartemen, produk komersial, hingga kavling. Proyek yang dipasarkan meliputi Ecovia, Kota Wisata, Grand Wisata, BSD City, Rancamaya, Harvest City, Legenda Wisata, dan Royal Tajur. Beragam pilihan tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap hunian berkualitas dengan skema pembelian yang kompetitif, terutama pada segmen rumah tapak yang masih menjadi motor utama pasar residensial nasional.

    Selain menghadirkan berbagai produk properti, SML Property Expo juga diramaikan dengan sejumlah kegiatan pendukung seperti Bank Customer Gathering, Health Talk bersama Eka Hospital, aktivitas anak, hingga cooking demo. Pemilihan Living World Kota Wisata Cibubur sebagai lokasi penyelenggaraan sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam memperkuat penetrasi pasar di kawasan timur Jakarta.

    Mengusung konsep one-stop property exhibition, pengunjung dapat membandingkan berbagai pilihan properti, berkonsultasi langsung dengan tim pemasaran, sekaligus memperoleh informasi mengenai berbagai alternatif pembiayaan dari mitra perbankan dalam satu lokasi. Melalui penyelenggaraan expo ini, Sinar Mas Land tidak hanya menargetkan peningkatan penjualan, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai pengembang yang mampu menghadirkan solusi kepemilikan properti yang relevan, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan pasar yang terus berkembang.

    Informasi lebih lanjut mengenai penyelenggaraan Sinar Mas Land Expo 2026 dapat diperoleh melalui situs resmi Sinar Mas Land.

  • Enam Bank Penyalur Kembalikan Sisa Pokok Dana FLPP Sesuai Rekomendasi BPK

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) memastikan seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Tahun 2025 telah ditindaklanjuti secara bertahap pada Semester I Tahun 2026. Tindak lanjut tersebut dilakukan berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Nomor 26/T/LHP/DJPKN-III/PPN.03/01/2026 tertanggal 30 Januari 2026.

    Salah satu temuan BPK terkait ketidaktepatan sasaran penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) kepada 10 debitur dengan nilai total Rp1,26 miliar. Menindaklanjuti temuan tersebut, BP Tapera menerbitkan surat penagihan pengembalian sisa pokok dana FLPP kepada enam bank penyalur pada 10 Maret 2026.

    Enam bank penyalur tersebut yakni Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Syariah Nasional (BSN), BPD BJB, dan BPD Kalbar. Seluruh bank telah mengembalikan sisa pokok dana FLPP sesuai rekomendasi BPK dengan nilai total mencapai Rp1,26 miliar.

    Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima bukti pengembalian dana dari seluruh bank penyalur dan menyampaikan dokumen tindak lanjut tersebut kepada BPK RI.

    “Seluruh pengembalian sisa pokok dana FLPP senilai Rp1,26 miliar telah diterima dan bukti tindak lanjutnya sudah kami sampaikan kepada BPK RI sebagai bentuk komitmen BP Tapera dalam menjaga tata kelola dan akuntabilitas program pembiayaan perumahan,” ujar Heru.

    Selain itu, hasil pemeriksaan BPK juga menemukan sebanyak 543 unit rumah KPR Sejahtera FLPP belum dimanfaatkan sebagai hunian serta 899 unit rumah belum memasang stiker atau pelat KPR sesuai ketentuan.

    Atas temuan tersebut, BP Tapera segera menerbitkan Surat Peringatan Tindak Lanjut (SPTL), Surat Peringatan I, dan Surat Peringatan II kepada seluruh bank penyalur agar meneruskan peringatan kepada debitur untuk segera menghuni rumah dan memasang stiker atau pelat KPR FLPP sesuai ketentuan yang berlaku.

    Hingga saat ini, seluruh bank penyalur telah menindaklanjuti rekomendasi tersebut dan melakukan langkah perbaikan atas temuan keterhunian maupun pemasangan identitas rumah subsidi.

    Heru menegaskan bahwa pengawasan terhadap pemanfaatan rumah subsidi merupakan bagian penting dalam memastikan Program FLPP tepat sasaran dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

    “BP Tapera terus memperkuat pengawasan dan monitoring agar rumah subsidi benar-benar dihuni oleh penerima manfaat yang berhak serta dimanfaatkan sesuai tujuan program,” katanya.

    Berdasarkan hasil pemantauan tingkat keterhunian FLPP hingga Semester I Tahun 2026, dari target pengawasan sebanyak 75.000 unit rumah, tercatat 48.958 unit telah berhasil dipantau dan divalidasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 45.703 unit atau 93,35 persen terbukti dihuni sesuai ketentuan, sementara 3.255 unit atau 6,65 persen masih belum memenuhi ketentuan keterhunian.

    Capaian tersebut menunjukkan mayoritas rumah subsidi FLPP telah dimanfaatkan sesuai peruntukannya, sekaligus menjadi dasar bagi BP Tapera untuk terus meningkatkan efektivitas pengawasan dan pembinaan kepada seluruh pemangku kepentingan.

    Sebagai bentuk apresiasi atas komitmen tersebut, pada April 2026 BP Tapera menerima Piagam Penghargaan dari Direktorat Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara (DJPKN) III BPK RI sebagai entitas dengan tingkat penyelesaian Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) di atas 90 persen pada Semester II Tahun 2025.

    Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas upaya BP Tapera dalam menjaga tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan program pembiayaan perumahan nasional, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan Program KPR Sejahtera FLPP.

  • Bidik Momentum Pembelian Rumah, Metland Gelar Blanjaproperti 2026 Secara Hybrid

    BEKASI, KORIDOR.ONLINE – PT Metropolitan Land Tbk (Metland) kembali menggelar Metland Blanjaproperti 2026 sebagai upaya mendorong masyarakat segera merealisasikan kepemilikan rumah di tengah dinamika pasar properti. Mengusung tema “Moment Seru di Rumah Baru”, program ini menghadirkan beragam pilihan rumah dan apartemen siap huni yang dapat langsung ditempati setelah proses pembelian selesai.

    Program pemasaran tersebut berlangsung secara hybrid, yakni melalui platform digital www.blanjaproperti.com pada periode 17 Juni–6 September 2026, serta pameran langsung di Atrium Metropolitan Mall Bekasi mulai 23 Juni hingga 5 Juli 2026.

    Selain menawarkan berbagai pilihan hunian dari proyek-proyek unggulan Metland, ajang ini juga menghadirkan edukasi mengenai pembiayaan rumah melalui sesi bincang-bincang bersama praktisi keuangan dan mitra perbankan. Kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman, khususnya bagi generasi muda, mengenai strategi memiliki rumah sejak dini.

    Direktur PT Metropolitan Land Tbk, Olivia Surodjo, mengatakan Metland Blanjaproperti 2026 difokuskan pada penyediaan hunian siap huni agar konsumen dapat segera melakukan akad kredit dan langsung menempati rumah tanpa harus menunggu proses pembangunan.

    “Melalui program ini kami ingin memberikan solusi bagi masyarakat yang ingin segera memiliki rumah. Seluruh unit yang dipasarkan telah siap huni sehingga proses kepemilikan dapat berlangsung lebih cepat dan memberikan kepastian bagi konsumen,” ujar Olivia.

    Sebagai bagian dari program promosi, Metland menghadirkan berbagai aktivitas interaktif, salah satunya Money Blower Machine, yang memberikan kesempatan kepada konsumen memperoleh hadiah menarik setelah melakukan pemesanan unit selama periode pameran.

    Hadiah yang ditawarkan meliputi voucher belanja, perlengkapan rumah tangga, hingga Golden Ticket berupa tabungan emas dengan nilai mencapai Rp50 juta.

    Selain itu, konsumen juga dapat memanfaatkan berbagai program pembiayaan dari mitra perbankan, termasuk insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang masih berlaku sehingga semakin meringankan biaya pembelian rumah.

    Metland menggandeng sejumlah bank nasional, antara lain Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Central Asia (BCA) untuk menyediakan beragam pilihan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.

    Dalam pameran ini, Metland menawarkan produk dari berbagai proyek residensial unggulannya, di antaranya Metland Menteng, Metland Cyber Puri, Metland Puri, Metland Cibitung, Metland Cikarang, Metland Kertajati, Metland Transyogi, Metland Cileungsi, dan Metland Tambun, serta dua proyek apartemen yaitu M Gold Tower dan Kaliana.

    Melalui penyelenggaraan Metland Blanjaproperti 2026, perseroan berharap dapat memperluas akses masyarakat terhadap hunian berkualitas sekaligus memberikan pengalaman membeli rumah yang lebih mudah, nyaman, dan efisien. Program ini juga menjadi bagian dari strategi Metland untuk terus memperkuat pemasaran produk residensial dengan mengedepankan kesiapan unit, kemudahan pembiayaan, dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pasar

  • Masuki Tahap Handover, Trésor BSD City Perkuat Posisi sebagai Hunian Premium Eksklusif.

    BSD CITY, KORIDOR.ONLINE – Sinar Mas Land mulai melakukan serah terima (handover) tahap pertama hunian premium Trésor di BSD City kepada para konsumennya pada Juni 2026. Momentum tersebut sekaligus menjadi penanda rampungnya pengembangan klaster eksklusif yang hanya terdiri atas 61 unit rumah mewah bergaya American Classic.

    Bersamaan dengan dimulainya proses serah terima, pengembang juga meresmikan The 61 Clubhouse, fasilitas eksklusif yang dirancang sebagai pusat aktivitas dan interaksi penghuni. Clubhouse tersebut dilengkapi beragam fasilitas seperti kolam renang, pusat kebugaran, area multifungsi, mini golf, ruang komunal, hingga area rekreasi yang mendukung gaya hidup sehat dan aktif.

    Kepercayaan pasar terhadap Trésor juga tercermin dari capaian penjualannya. Sejak diluncurkan pada kuartal pertama 2024, mayoritas unit telah terserap pasar. Dari total 61 unit yang dipasarkan, kini hanya tersisa 16 unit pilihan, menunjukkan tingginya permintaan terhadap hunian premium yang menawarkan privasi, kualitas bangunan, serta berada di kawasan kota mandiri dengan infrastruktur yang terus berkembang.

    Vice President Residential BSD Sinar Mas Land, Kelvin Bryant Suhendra, mengatakan dimulainya proses serah terima merupakan bukti komitmen perusahaan dalam menyelesaikan pembangunan sesuai jadwal yang telah ditetapkan sejak awal peluncuran proyek.

    Menurutnya, konsep Trésor yang menghadirkan jumlah unit terbatas memberikan nilai eksklusivitas sekaligus menciptakan lingkungan hunian yang lebih nyaman dan privat bagi penghuninya. Kehadiran The 61 Clubhouse semakin memperkuat pengalaman tinggal melalui fasilitas premium yang dapat mendukung aktivitas keluarga maupun komunitas penghuni.

    “Tingginya respons pasar sejak peluncuran menjadi indikator bahwa kebutuhan terhadap hunian premium berkualitas di BSD City masih sangat kuat. Saat ini unit Trésor kami pasarkan mulai dari Rp13,6 miliar hingga Rp14,8 miliar,” ujarnya.

    Trésor dibangun di atas lahan seluas 3,4 hektare dengan tiga pilihan tipe rumah, yakni Gallant, Montez, dan Altair. Seluruh unit dirancang dalam bangunan tiga lantai yang dilengkapi empat kamar tidur dengan kamar mandi dalam, tiga area dapur, ruang keluarga, ruang makan, sky balcony, spa garden, private lift, multi storage garage, hingga carport berkapasitas empat kendaraan.

    Selain mengedepankan desain arsitektur klasik modern, proyek ini juga menawarkan nilai tambah dari sisi lokasi. Trésor berada di kawasan barat BSD City yang telah berkembang menjadi pusat bisnis, pendidikan, kesehatan, dan gaya hidup.

    Penghuni memiliki akses mudah menuju berbagai fasilitas komersial seperti EASTVARA Mall, AEON Mall BSD City, QBig, dan GrandLucky Superstore. Kawasan ini juga berdekatan dengan pusat perkantoran seperti BSD Green Office Park, Foresta Business Loft, Astra Biz Center, serta Wisma BCA.

    Dari sektor pendidikan, Trésor dikelilingi sejumlah institusi nasional dan internasional, antara lain ACS Jakarta, Genesis Global School, Sinarmas World Academy, Universitas Prasetiya Mulya, Monash University, hingga BINUS ASO School of Engineering. Sementara fasilitas kesehatan didukung oleh Eka Hospital dan RS Mitra Keluarga.

    Keunggulan lain datang dari aspek konektivitas. BSD City telah terhubung dengan jaringan jalan tol utama melalui Tol Serpong–Balaraja, Tol Jakarta–Serpong, Tol Jakarta–Merak, JORR 2, Tol Kunciran–Serpong, hingga akses menuju Bandara Soekarno-Hatta dan kawasan Jabodetabek lainnya.

    Mobilitas penghuni juga didukung transportasi publik yang semakin lengkap, mulai dari layanan shuttle BSD Link, feeder bus BSD City, hingga commuter line melalui Stasiun Jatake dan Stasiun Cisauk di kawasan Intermoda BSD City.

    Dengan progres pembangunan yang telah memasuki tahap serah terima, fasilitas premium yang telah beroperasi, serta ketersediaan unit yang semakin terbatas, Trésor memperkuat posisinya sebagai salah satu klaster hunian premium paling eksklusif di BSD City sekaligus menawarkan prospek investasi jangka panjang di kawasan yang terus bertumbuh.

Back to top button