Aktual

  • Hari Lingkungan Hidup di Tebet Ecopark: Udara Bersih untuk Indonesia, Majukan!

    Pertama ijin disclaimer dulu. Saya bukan pakar lingkungan hidup seperti pak Emil Salim –yang saya kagumi. Hanya advokat peminat isu perkotaan dan aktifis tobacco control, saja.

    Tepat hari Lingkungan Hidup, 5 Juni 2022, saya dan my “&” Ina Aie Tanamas berkelebat di kawasan Tebet Ecopark, taman hutan kota seluas 7,3 hektar di Jakarta Selatan.

    Nama itu, ialah situs ekonik. Ada jembatan elok bercahaya merah-jingga, berpola ‘Infinity’ (angka delapan). Yang estetik dan instagramable. Yang sukses menjodohkan hutan kota dan taman, di sisi utara dan selatan. Yang kawasan tanpa asap rokok. Yang membuat warga membludak ke sana. Pedagang eceran, makanan-minuman, juru parkir pun mendapat cuan.

     

    Gemerlap malam di Tebet Ecopark lebih menawan. Pepohonan bercahaya. Bola mata dan kamera saku saya menyaksikannya. Ada tetes air sisa hujan, udara dingin berjatuhan dari ujung dedaunan. Tebet Ecopark itu hasil gawean tangan dingin Anies Baswedan. Diresmikan 23-04-2022 barusan. Itu satu contoh Jejak Bijak Anies, sebut saja: AnisPrudence.

    Kota bukan benda yang pingsan, apalagi mati. Tjuk Kuswartojo menyebut kota bertumbuh, seperti organ yang organik, begitu ulasan otentik pak Tjuk dalam buku ‘Kaca Benggala’ (2018). Kota bernafas, tak berhenti berbakti. Bertumbuh. Efek “Debu” Emas” kota menyedot masuk komuter dan perantau.

    Kota perlu “paru-paru”. Ruang Terbuka Hijau (RTH) bak organ penting penampung udara: CO2. Kota tidak anti sosial. Kota perlu tempat warga bersua-cengkrama. Warga berhak atas kota. Sustainability city and community, begitu kaidah Sustainability Development Goals (SDGs). Kalau manusia makhluk sosial, turunannya makhluk berkota. Ya.. tentu pasti makhluk bernafas bebas.

    Gagasan Tebet Ecopark itu ruang sosial juncto RTH, yang mempertemukan warga. Gubernur Anies selalu membangun tak hanya membangun, diujarkannya: membangun bermula dari gagasan.

    Apa konsep Tebet Ecopark? Connecting peoples with nature! Juga, tempat bermain anak. Hak bermain dan waktu luang, dijamin Konvensi PBB tentang Hak Anak.

    Kembali ke soal udara bersih. Awassss. Gagal memenuhi hajat “makan” udara bersih 5 menit saja, anda pingsan! Bahkan organ hati, ginjal dan otak bisa rusak kronis. Gagal bernafas udara bersih itu wajib dicegah, sebab hal itu jauh lebih jahat dan membunuh dalam diam daripada aksi mogok makan. Tebet Ecopark ikhtiar menjaga dan fasilitasi hak bernafas itu. Belum pernah tersiar kabar aksi mogok bernafas aktifis HAM.

    **

    Foto bergizi ini diambil di Bandung, masih kawasan inti kota: down-town yang Aston (east town). Tanpa asap rokok! Dipinjam pakai untuk mematutkan narasi Hari Lingkungan Hidup, 5 Juni 2022.

    Ketika membaca dokumen lama (2015), saya terenyuh soal asap kebakaran hutan.Dan tergelak akan kelakuan jiran. Ijinkan saya senyam senyum dan membelalak. Seakan menang telak di pacuan mobil Formula E, barusan. Yang mengukir sejarah kampanye bebas emisi karbon. Yang membelalakkan mata dunia. Yang membuat bangga menjadi Indonesia.

    Mengapa pulak terenyuh soal asap kebakaran hutan? Sebab, masih dari dokumen lama: negeri jiran yang dulu bernama Tumasek itu, kerap menebar keluh. Merajuk. Pun, sampai ajukan protes. Tak cuma satu, bahkan menggelar 4 protes: tindak tegas, gugat, minta diumumkan korporat pembakar hutan, komit memberi sedikit bantuan.

    Menteri Luar Negeri Singapura K. Shanmuham sempat berang tersebab asap. Katanya, “sangat tidak memikirkan warga kami”, dari BBC News Indonesia, 25-09-2015.

    Itu karena imbas asap kebakaran hutan Sumatera dan Kalimantan –yang membuat negara kota itu malap. Sebagai sesama kolega ASEAN, mustinya bisa diajak bijak bicara. Bukan mengeluarkan nota. Mulailah membenihkan cara-cara legawa: ASEAN Prudence!

    *

    Majelis Pembaca. Betapa udara bersih itu membuat pengaruh kepada kehilangan cara tersenyum dan cara duduk akrab-mesra. Jangan sampai pula jiran ASEAN mengabaikan betapa hebatnya jasa dan khasiat udara bersih dari hutan Sumatera dan Kalimantan.

    Jiran mustinya paham ke dalam alias introspeksi, jikalau udara bersih dari hasil kerja hutan belantara Indonesia menjadi “barang” komersil mendunia yang langka, jiran mana yang akan tak kelabakan?

    Pernah dengar stasiun penyedia udara bersih antri-feat-diserbu warga Cina? Di Xi’an, polusi udaranya: 65 mikrogram per meter kubik. Jauh diatas standar WHO: yang hanya 25 mikrogram per meter kubik. Diwartakan, udara bersih harganya mahal: 1 Yuan (setara 2 ribu rupiah) per kantong. Begitu diwartakan merdeka.com (23-09-2016).

    Saya makin takjub kepada Indonesia. Itu sebabnya banyak yang cemburu kepada hutan hijau Indonesia. Udara bersih yang dihasilkannya. Beribu tahun bilad Tumasek juncto Singapura hanya duduk elok manis saja menikmatinya. Tanpa biaya dan bebas pajak. Padahal Singapura negeri gagah kala menagih pajak korporat, pun juga warga mana saja.

    Eureka.., saya menemukan jawaban cerdas dari jurus pak Jusuf Kalla. Katanya, Negara tetangga Indonesia harus bersyukur mendapat udara bersih Indonesia, seperti diwartakan BBC News Indonesia.

    Tersebab itu, ketika berjiran: seringlah duduk dan banyak senyum-lah kawan. Seperti kami berkolaborasi di foto ini. Seperti titel ibukota ini: Jakarta Kota Kolaborasi!

    Ohya, di Hari Lingkungan Hidup 2022 ini, sohib saya: Daru, Tulus, Salim, berkolaborasi dengan sohib SAI-nya. The Sohib menanam pohon langka. Apa saja? Jangan kaget.

    “Kami menanam matoa (Pometia pinnata), meranti (Shorea), kedoya (Dysoxylum gaudichaudianum), sapu tangan (Maniltoa grandiflora)”, ujar Daru dan Tulus –yang turut berkolaborasi pada helat Hari Lingkungan Hidup 2022 di Tebet Ecopark.

    “Kedoya begitu juga Menteng, itu nama pohon, sebelum nama kawasan”, ujar Tulus –sang aktifis lingkungan yang tulus menjaga daerah aliran sungai (DAS)– kepada saya di sebuah kedai kopi dekat Tebet Ecopark.

    Dari luar tingkap saya membaca spanduk:

    ‘Selamat Hari Lingkungan Hidup, 5 Juni 2022’ tema: ‘Udara Bersih untuk Jakarta’.

    Membaca itu, saya sontak membelalak. Ayo, Majukan! Lanjutkan! Lebih menusantara: Udara Bersih untuk Indonesia! Mencetak lebih banyak Ecopark, lagi. Tak hanya Jakarta, tetapi Indonesia. Pun, jiran ASEAN, juga. Bangun Negerinya. Bahagiakan Rakyatnya. Bersihkan udaranya, tak cuma toilet SPBU saja. Kepada jiran, lambaikan Salam 5 Jari. Tabik.

    #Muhammad Joni, Sekum The Housing & Urban Development (HUD) Institute, Ketua Masyarakat Konstitusi Indonesia (MKI), pendapat pribadi, email: mhjonilaw@gmail.com

  • Melongok Pesatnya Pertumbuhan Grand Wisata Bekasi Dikala Pandemi

    BEKASI,KORIDOR.ONLINE—Siang itu, Kamis, (2/5),Lebih kurang 2 jam, redaksi koridor.online bersama dengan rombongan awak media lainnya, diajak pengembang Grand Wisata Bekasi, berkeliling, melihat perkembangan beberapa proyek hunian yang sudah diluncurkan beberapa waktu lalu.

    Dua tahun lebih redaksi tak berkunjung ke kawasan kota mandiri seluas 1.100 hektar ini. Sepanjang perjalanan mengelilingi lokasi, terlihat banyak tulisan “sold out”, di kavling-kavling komersial yang ditawarkan, Demikian juga dengan klaster-klaster hunian, yang tahun lalu baru diluncurkan, tanpak progress bangunannya semakin mendekati penyelesaian.

    “Nah sekarang kita sedang barada di Klaster Water Terrace. Rumah-rumah yang sedang dalam pengerjaan itu, semuanya sudah “sold out”. Demikian juga dengan beberapa klaster yang kita lihat sebelumnya. Akhir tahun ini dan tahun depan sudah serah terima kunci. Progres pembangunannya sesuai dengan yang kami janjikan,” ungkap Handoyo Lim, Marketing & Promotion Department Head yang mendampingi awak media, menjelaskan.

    Tahun ini Grand Wisata Bekasi setidaknya tengah membangun 11 produk landed house dan properti komersial. Ada beberapa klaster rumah dan properti komersial yang sedang dikembangkan tersebut antara lain: Z Living (Lake Garden Cluster), Z Living (Sky Garden Cluster), Garden House, Cherry Ville Phase 2, Lemonade, Water Terrace, O2, O2+ O8, dan beberapa klaster lainnya.

    Resep Sukses Dikala Pademi

    Handoyo bercerita. Ketika awal-awal pandemi covid-19, banyak pengembang properti “babak belur” dan sulit memasarkan produknya. Namun, pengembang Grand Wisata Bekasi  terus mencari solusi dan akhirnya menemukan cara bagaimana bisa sukses melakukan penjualan ketika pandemi.

    Handoyo Lim, Marketing & Promotion Department Head

    “Banyak pengembang memiliki mindset bahwa pandemi membuat banyak orang terpuruk. Tetapi kami justru melihat banyak juga orang yang menahan uang untuk mendapatkan produk properti yang sesuai dengan masa pandemi, sehingga kami tidak menonjolkan harga tetapi value,” tuturnya.

    Menurutnya, calon konsumen yang mempunyai uang pasti akan mencari rumah yang menawarkan keamanan dan kenyamanan.

    Hal lain yang ditawarkan produk rumah di Grand Wisata Bekasi adalah ruangan tambahan yang dapat dipakai untuk work from home (WFH) atau study from home (SFH) tentu saja dengan jaringan internet yang mumpuni.

    “Dengan demikian, jika konsumen punya uang dan butuh, tentu akan membeli. Jadi kami memenuhi kebutuhan market yang sebenarnya sudah ada,” terang Handoyo.

    Selain itu, tuturnya, selama pandemi rumah harus dapat memenuhi semua kebutuhan, mulai makan, minum, istirahat, hingga hiburan. Untuk itu, rumah tipe besar di Grand Wisata Bekasi menawarkan fasilitas kolam renang pribadi, sementara rumah yang lebih kecil dibuat dengan fasilitas sky garden di lantai tiga.

    “Pandemi mengubah mindset bahwa rumah harus sehat, dengan jendela besar, ventilasi yang bagus, serta pencahayaan memadai. Saat ini, work from home dan study from home juga masih menjadi tren. Hal ini terus kami pelajari dan kami aplikasikan di rumah yang kami bangun,” kata Handoyo.

    Di sisi lain, pandemi juga membuat pola berpikir konsumen terhadap hunian berubah. Jika dahulu—saat milenial jadi tren di 2018 dan 2019 silam—rumah hanya jadi secondary need, namun saat pandemi, rumah menjadi kebutuhan yang sangat mendasar.

    “Strategi kami tidak sekadar membuat orang tinggal di rumah, tetapi menjadikan ‘rumahku istanaku’. Kami membuat orang berpikir bahwa membeli rumah harus sekarang. Jika tidak, harganya akan melambung naik,” terangnya.

    Handoyo memberi contoh, lima hingga 10 tahun ke belakang, harga tanah di Grand Wisata Bekasi mungkin hanya berkisar Rp2 juta – Rp3 jutaan, namun sekarang sudah Rp9 jutaan per meter persegi.

    “Saat ini, Mal Living World, LRT, JORR 2 belum rampung, sehingga masih banyak potensi yang membuat harga properti di Grand Wisata Bekasi naik. Jadi, kalau mau beli, ya harus saat ini,” ujarnya.

     

    Konektivitas

    Kelebihan lain Grand Wisata Bekasi yang membuat capital gain di kawasan ini terus melambung adalah fasilitas lengkap, mulai kuliner, pendidikan, hingga kesehatan, di samping infrastruktur yang menunjang aktivitas para penghuni, baik ke Jakarta dan Bekasi, maupun ke kawasan Cikarang dan Karawang.

    “Konektivitas itu penting. Itulah mengapa penjualan Grand Wisata Bekasi tetap baik di masa pandemi. Jika kita lihat, Grand Wisata berada di tengah-tengah antara pusat pemerintahan dan pusat bisnis Jakarta dengan kawasan industri terbesar di Indonesia—semuanya terkoneksi lewat jalan arteri dan jalan tol. Dan untuk memasarkan produk Grand Wisata, kami hanya perlu mencari orang yang tinggal di seputaran Jabodetabek dan bekerja di Cikarang, Karawang, atau Jakarta yang hanya berjarak 21 kilometer,” urai Handoyo.

    Handoyo melihat, mulai terjadi transisi market properti di bekasi. Jika dahulu pasar rumah di Bekasi mayoritas kelas menengah dan menengah ke bawah, saat ini terjadi transisi ke menengah atas.

    Hal ini terlihat dari penjualan rumah di Grand Wisata, di mana penjualan rumah tipe besar seharga Rp2 miliaran (4 kamar hingga 5 + 1 kamar), ternyata lebih laris dibanding rumah tipe kecil seharga Rp1,6 miliaran yang menyasar milenial dan keluarga muda.

    Selain itu, terang Handoyo, pembeli rumah di Bekasi pun mulai menyebar. Jika dulu pembeli dari Bekasi 60%, sekarang hanya 40%. Akan tetapi 40% ini bukan berarti pasar mengecil, karena dulu target Grand Wisata hanya 300 unit, sekarang 800 unit setahun. Jadi secara persentase mengecil, namun pasarnya membesar.

    Konsep Desain

    Menyoal desain rumah yang dikembangkan, Handoyo menyebut Grand Wisata tidak hanya menyodorkan satu style saja. Gaya desain rumah setiap tahun diubah dengan melihat tren di lapangan, namun tetap dengan benang merah gaya arsitektur modern.

    Akan tetapi dia mengatakan bahwa desain rumah sekadar kosmetik, karena siapa pun bisa meniru gaya tersebut. Hal yang dilihat terlebih dahulu adalah kebutuhan dasar konsumen, karena Grand Wisata Bekasi tidak sekadar menjual rumah, tetapi memenuhi kebutuhan dasar pembeli.

    Dulu rumah dengan lebar 6 hingga 7 meter, cuma punya carport satu, tapi sekarang dengan lebar 5 meter bisa punya dua carport. Dulu rumah kecil paling hanya punya dua kamar tidur. Saat ini rumah di Z Living Grand Wisata, dengan lebar 5,5 meter, tetapi kamar tidur minimal tiga buah.

    “Bahkan di rumah dengan lebar 7 meter, kamar tidur 4 plus 1 dan rumah lebar 8 meter bisa ada 5 plus 1 kamar tidur. Kamar tidurnya pun tidak sempit, minimal 3 kali 3,5 meter supaya ideal. Hal seperti inilah yang kami terapkan di rumah yang dibangun di Grand Wisata,” tambahnya

    Lebih dari itu, konsep low density township menjadikan Grand Wisata kawasan residensial dengan banyak ruang terbuka hijau, asri dan ekclusive yang nyaman dan aman.

    Dengan berbagai keunggulannya tersebut, cukup masuk akal jika pertumbuhan harga properti di Grand Wisata Bekasi begitu pesat sehingga menjadi kawasan potensial untuk investasi. Dan jangan heran juga jika harga properti di Grand Wisata Bekasi akan terus melambung tiap tahun.

     

     

  • Laris Di Indonesia Timur, BTN Solusi Melonjak 171 Persen

    JAKARTA,KORIDOR.ONLINE–Program BTN Solusi milik PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. sukses mendapatkan banyak peminat dari kalangan pekerja di wilayah Indonesia Timur. Ratusan pekerja pada Rabu (25/5) mengikuti akad massal BTN Solusi di wilayah kerja Kantor Wilayah 5 Bank BTN.

    Adapun, wilayah kerja Kanwil 5 Bank BTN tersebut mencakup Ambon, Balikpapan, Banjarbaru, Banjarmasin, Gorontalo, Tarakan, Kendari, Makassar, Manado, Palangkaraya, Palu, Panakukang, Pontianak, Parepare, Samarinda, Ternate, dan Jayapura.

    Direktur Consumer Bank BTN Hirwandi Gafar mengatakan program BTN Solusi terus diminati para pekerja karena menawarkan berbagai kemudahan. “Ada ratusan debitur dari berbagai profesi yang melakukan akad di 17 kantor cabang kami dari Ambon hingga Jayapura,” tutur Hirwandi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/5).

    Pekerja yang melakukan akad BTN Solusi tersebut berprofesi di antaranya sebagai Tentara Nasional Indonesia (TNI), polisi, karyawan perusahaan media, hingga pegawai di Rumah Sakit.

    Sementara itu, hingga April 2022, realisasi penyaluran kredit BTN Solusi juga mencatatkan lonjakan pertumbuhan di wilayah Indonesia Timur. Realisasi tersebut melejit mencapai 171% secara tahunan (year-on-year/yoy) per April 2022.

    Program BTN Solusi merupakan program bundling payroll dan kredit. Program ini memberikan solusi bagi instansi atau lembaga untuk mengelola tabungan gaji dari karyawannya sekaligus memberikan beragam manfaat yang dapat mendukung kebutuhan finansial bagi instansi dan karyawan, termasuk kredit.

    Banyak kemudahan yang didapatkan dari program tersebut, diantaranya perusahaan dapat menegosiasikan biaya jasa payroll. Selain itu, karyawan tak lagi dibebani biaya tabungan. Karyawan malah diberikan kemudahan dalam pengajuan kredit, baik kredit agunan rumah, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi, KPR Non-subsidi, hingga kredit ringan dengan suku bunga kompetitif.

  • P3RSI: Regulasi Rumah Susun Belum Jadi Solusi bagi Pengelolaan Rumah Susun

    JAKARTA, KORIDOR – Ketua Umum DPP Persatuan Perhimpunan Penghuni Rumah Susun Indonesia (P3RSI)  Adjit Lauhatta menyatakan prihatin melihat regulasi di bidang rumah susun saat ini yang belum dapat menjadi solusi terbaik untuk memberikan keadilan semua pihak.

    Menurut Adjit, regulasi rumah susun baik di level undang-undang (UU), peraturan pemerintah (Permen), hingga peraturan gubernur (Pergub) masih sering membuka peluang multitafsir. Akibatnya, terjadi banyak konflik pengelolaan rumah susun yang hingga kini gamang untuk diselesaikan.

    Pernyataan ini, disampaikan, Adjit saat mengukuhkan sekaligus halal bihalal pengurus Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Perhimpuan Penghuni Rumah Susun Indonesia (P3RSI), periode 2022 – 2025, akhir pekan lalu, di Jakarta.  Selain mengukuhkan pengurus baru P3RSI, Adjit juga mengusulkan beberapa nama yang duduk di Dewan Pembina DPP P3RSI.

    Baca juga: BTN Siap Mendukung REI Wujudkan Rumah Rakyat Yang Berkualitas

    “Salah satu persoalan utama dalam pengelolaan rumah susun saat ini adalah perubahan aturan pembentukan Perhimpunan Penghuni Rumah Susun (PPPSRS) berimplikasi pada kehidupan penghunian dan pengelolaan rumah susun Indonesia. Selain pengurus PPPSRS harus melakukan banyak penyesuaian, berubah ini juga banyak memunculkan pro dan kontra antarpenghuni dan pengurus PPPSRS,” jelas Adjit.

    Proses pembentukan pengurus dan administrasi dalam regulasi saat ini, kata Adjit,  lebih rumit dibanding dengan regulasi sebelumnya. Belum lagi aturan one name one vote, masa transisi, dan pengertian pelaku pembangunan dalam memfasilitasi pembentukan PPPSRS.

    “Saat ini terjadi konflik saat pembentukan PPPSRS di beberapa apartemen (rumah susun), karena adanya sudut pandang dan kepentingan yang berbeda. Bahkan ada sampaikan saat ini deadlock. Kami berharap, baik pemerintah pusat maupun daerah mau kembali seluruh duduk bersama dengan semua pemangku kepentingan untuk mencari solusi terhadap permasalahan ini,” ungkap Adjit.

    Baca juga: Bank DKI Raih Penghargaan TOP BUMD 2022

    Pada kesempatan itu, Adjit juga menyampaikan, dengan kondisi regulasi seperti saat ini, maka  tantangan pengelolaan rumah susun di Indonesia tidak ringan, apalagi banyak konflik kepentingan yang bermain dalam pengelolaan rumah susun.

    “Untuk itu, kami harap, pengurus P3RSI periode 2022 – 2025 yang akan dikukuhkan ini, Jumat, bisa bahu membahu menciptakan iklim pengelolaan rumah susun yang harmonis. Untuk itu, kekompakan antarpengurus menjadi hal penting dijaga,” ungkap Adjit.

    Dia juga mengajak, para pengurus dan pemangku pentingan rumah susun lainnya, bersedia berjuang bersama P3RSI membangunan dan memajukan bidang pengelolaan rumah susun di Indonesia lebih baik di masa mendatang. ***

  • BTN Siap Mendukung REI Wujudkan Rumah Rakyat Yang Berkualitas

    YOGYAKARTA,KORIDOR.ONLINE-PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) siap bersinergi dan mendukung REI dalam penyediaan hunian rumah yang berkuailitas dalam perayaan HUT REI ke-50 Tahun. Kolobarasi antara Bank BTN dan REI telah mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan perumahan dan permukiman di Indonesia.

    “Harapannya di ulang tahun REI ke 50 Tahun, REI semakin solid dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan perumahan dan permukiman di Indonesia. Bersama dengan REI, Bank BTN semakin optimistis dapat menyukseskan program sejuta rumah dengan menyediakan rumah yang berkualitas,” ujar Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo dalam konferensi pers HUT REI ke-50 di Yogyakarta, Kamis (19/05/2022).

    Haru mengatakan, dalam ekosistem perumahan, REI adalah salah satu pemain penting, untuk itu Bank BTN mengharapkan dukungan dari REI untuk saling melengkapi dan bersinergi. Apalagi, usia 50 tahun adalah momen yang spesial bagi Real Estat Indonesia. “Sinergi antara REI dengan Bank BTN adalah sebuah perjalanan yang panjang. Perjalanan panjang yang sudah ditempuh dengan berbagai dinamika akan menjadi bekal untuk menempuh perjalanan berikutnya,” jelasnya.

    Menurut Haru, Bank BTN dan REI memiliki tujuan yang sama sekaligus sama-sama mengemban tugas negara untuk bisa menyediakan rumah yang terjangkau, sehat, dan berkualitas. Karena itu Bank BTN berharap, para pengembang anggota REI bisa bersama-sama mencapai tujuan ini. “Bank BTN akan terus mendukung pembiayaan KPR untuk anggota REI di seluruh Indonesia baik subsidi ataupun non-subsidi. Kerjasama antara Bank BTN dan REI sangat diperlukan, dan keharmonisan antara kedua belah pihak harus terus ditingkatkan,” tegasnya.

    Haru menilai hubungan kerjasama antara Bank BTN dengan REI telah berjalan sangat baik selama ini. Kerjasama yang telah terbangun tidak sekedar untuk kepentingan bisnis semata, namun juga bertujuan untuk sosial yang diwujudkan melalui penyediaan hunian rumah yang berkualitas.

    “Bank itu dari pembiayaan baik konsumen maupun supplier, karena itu dalam pembangunan dan penyediaan rumah harapannya agar para anggota REI selalu memperhatikan betul mengenai layanan kepada konsumen misalnya sertifikat bisa selesai tepat waktu, kualitas bangunan dan juga mengenai prasarana jalan, listrik, air. Walaupun rumah sederhana bukan berarti rumahnya rumah murahan jadi harus yang layak (proper) dan mudah (portable),” tuturnya.

    Haru mengatakan dari sisi pembiayaan saat ini porsi total kredit perseroan 90 persen di sektor perumahan dan pemegang saham mayoritas Bank BTN dalam hal ini pemerintah telah mengukuhkan dari 4 Bank Himbara, BTN adalah bank yang fokus ke perumahan. Perseroan berharap sinergi dengan REI saling bahu membahu untuk menyediakan perumahan bagi masyarakat Indonesia, khususnya rumah sederhana hingga saatnya nanti seluruh masyarakat memiliki rumah.

    “Kami akan terus melanjutkan tugas ini serta bersinergi dengan REI dalam menyediakan rumah-rumah khusus yang menengah ke bawah, khususnya subsidi yang berkualitas untuk masyarakat Indonesia,” katanya.

    Haru menambahkan sebagai bank yang diamanatkan pemerintah sebagai bank penyalur KPR Bersubsidi yang merupakan program dari dalam rangka mendukung Program Satu Juta Rumah, perseroan akan terus meningkatkan peranannya sehingga menjadi contoh bagi bank-bank lainnya dalam penyaluran KPR. “Ayo sama-sama membantu Indonesia menyediakan rumah masyarakat layak dan mudah,” urainya.

    Sebagai perbankan, terang Haru, tentunya Bank BTN berperan bagaimana mempercepat proses pembiayaan, kemudian mempermudah permintaan (demand).

    Perseroan melihat bahwa jumlah pasokan rumah banyak, namun permintaan masih terbatas. Dari kondisi tersebut bagaimana Bank BTN mempermudah konsumen untuk memiliki akses dengan kondisi keuangan terbatas dan menjadi sebuah solusi.

    “Mudah-mudahan dari REI punya porsinya bagaimana rumah itu misalnya dibuat murah, layak, dengan teknologi yang baik dan bagus, green, multifungsi sehingga tidak standar-standar saja,” terangnya.

    Sebagai bentuk apresiasi Bank BTN kepada mitra pengembang dengan performa baik, lanjut Haru, Bank BTN tengah menyusun kebijakan kemudahan proses kredit yang akan diberlakukan mulai tahun ini. Nantinya seluruh pengembang akan dikategorikan berdasarkan faktor penilaian yang meliputi kualitas kredit, keuangan, dan manajemen. Kategori pengembang akan terdiri dari Developer Nasional, Platinum, Gold, Silver, dan Bronze.

    “Dengan semakin tinggi tingkat performa tentunya akan mendapatkan privilege yang lebih banyak seperti kemudahan akad dengan proses yang lebih cepat dan kemudahan-kemudahan lainnya yang dapat mendukung kecepatan bisnis serta cash flow pengembang,” katanya.

    Sementara Ketua Umum DPP REI Paulus Totok Lusida mengungkapkan seiring waktu berjalan sudah 50 tahun REI berkiprah dalam pembangunan perumahan di Indonesia dan sebagai organisasi perusahaan properti tertua dan terbesar di Indonesia, anggota REI sudah ikut memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan perumahan dan permukiman di Tanah Air.

    “REI akan akan terus bersinergi dengan seluruh pemangku kebijakan dan mitra kerja dalam pembangunan perumahan dan permukiman secara berkelanjutan, salah satunya bekerjasama dengan Bank BTN karena kami melihat hingga saat ini Bank BTN adalah porsi terbesar dari fasilitas untuk kredit di properti, jadi bukan hanya di KPR tapi juga di kredit konstruksi dan BTN merupakan bank terbesar untuk sektor properti,” paparnya.

    Adapun saat ini anggota REI mencapai sekitar 6.300 perusahaan properti yang tersebar di 34 provinsi.

    Dengan semua sumber daya yang dimiliki, REI juga akan terus mewarnai kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintah di sektor properti terutama perumahan dan permukiman.

    “Sektor properti memiliki multiplier effect bagi sekitar 174 industri terkait lainnya dan 350 UMKM sehingga jika sektor properti bangkit maka dampaknya akan terasa terhadap perekonomian negara secara keseluruhan,” tegasnya.

  • Bank DKI Raih Penghargaan TOP BUMD 2022

    JAKARTA,KORIDOR.ONLINE—Catatkan kinerja cemerlang di tengah pandemi, Bank DKI meraih penghargaan TOP BUMD 2022 dari Majalah Infobank dan The Asian Post sebagai salah satu BPD berpredikat “Excellent” pada kategori KBMI 2 Bank dengan aset Rp50 Triliun s/d Rp100 Triliun. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy di Solo (19/5).

    Penghargaan ini diberikan kepada BUMD di sektor keuangan yang dianggap mampu memanfaatkan momentum pemulihan sehingga mencatatkan kinerja cemerlang di tahun 2021. Bank DKI termasuk kedalam daftar 20 BPD terbaik versi majalah Infobank.

    Lebih lanjut Fidri Arnaldy menyampaikan bahwa penghargaan ini dapat terwujud berkat dukungan dan kepercayaan yang diberikan oleh pemegang saham dan pemangku kepentingan terutama nasabah, sehingga Bank DKI tetap dapat tumbuh di tengah pandemi Covid-19. Pertumbuhan kinerja juga dicapai berkat berbagai kebijakan yang dilakukan Bank DKI sebagai respons pandemi Covid-19 yang telah menunjukkan hasil yang baik dari sisi kesehatan maupun bisnis perseroan.

    Trend pertumbuhan kinerja positif Bank DKI terus berlanjut di kuartal pertama tahun 2022, adapun pada Maret 2022 penyaluran kredit Bank DKI tumbuh sebesar 13,70% dari Rp33,6 triliun per Maret 2021 menjadi Rp38,3 triliun pada Maret 2022. Secara bertahap, Bank DKI juga terus melakukan perbaikan kualitas kredit yang terjaga dengan baik dimana pada kuartal I tahun 2022, Rasio NPL gross masih terjaga sebesar 3,05%, membaik dibanding periode sebelumnya sebesar Rp3,19%.

    Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank DKI juga mengalami pertumbuhan sebesar 34,32% menjadi Rp57,74 triliun pada Kuartal I tahun 2022 dari Rp42,98 triliun pada Kuartal I tahun 2021, sehingga mendorong pertumbuhan total aset Bank DKI sebesar 27,7% menjadi Rp71,13 triliun. Bank DKI juga mampu membukukan laba bersih sebesar Rp198,01 miliar. Pendapatan operasional sebelum pencadangan (pre-provisioning operating profit/PPOP) tercatat tumbuh sebesar 44,7% dari semula sebesar Rp273 miliar pada kuartal I tahun 2021 menjadi sebesar Rp395 miliar pada kuartal I tahun 2022. Selain itu, Fee Based Income Bank DKI juga menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan sebesar 19,6%, dari sebesar Rp97 miliar pada kuartal I tahun 2021, menjadi sebesar Rp116 miliar.

    Fidri Arnaldy juga menambahkan bahwa saat ini terus melakukan pengembangan terhadap produk dan layanan perbankan digital yang dimiliki Bank DKI melalui JakOne Community Apps untuk mengakomodasi perubahan perilaku nasabah dan masyarakat yang semakin bergerak ke arah layanan digital. JakOne Community Apps merupakan layanan perbankan digital untuk mendorong penerapan inklusi keuangan serta melalui pengembangan produk dan layanan digital. Adapun JakOne Community Apps sendiri terdiri dari JakOne Mobile, JakOne Abank, JakOne Erte, JakOne Artri, dan Ancol Apps. Dan saat ini yang terbaru, Bank DKI juga menghadirkan layanan Mobile Cash Tarik Tunai tanpa kartu dan Cash Recycle Machine (CRM) pada New Flagship Branch di kantor layanan Balaikota DKI Jakarta.

    Penghargaan ini menambah rentetan penghargaan yang diterima oleh Bank DKI. Sebelumnya, Bank DKI dinobatkan sebagai World’s Best Banks atau Bank Terbaik di Dunia tahun 2022 versi Majalah Forbes Indonesia, dengan urutan 15 dari 20 Bank Terbaik di Indonesia. “Penghargaan ini menjadi capaian serta pemantik kami untuk terus mendorong pertumbuhan kinerja dengan upaya peningkatan inovasi layanan dan produk yang mampu menjawab kebutuhan nasabah dan mitra kerja Bank DKI”, tutup Fidri Arnaldy

  • Fotile Perkenalkan Konsep Dapur Yang Bahagia dan Sehat Lewat Tiga Produk Ini

    JAKARTA,KORIDOR.ONLINE—PT Fotile Electrical Appliance Indonesia kembali memperkenalkan sejumlah produk keluaran terbaru mereka, dalam acara bertajuk “New Product Press Conference tahun 2022” di Jakarta,18/5. Sun Ling, Direktur PT Fotile Electrical Appliance Indonesia, kepada  media, para dealer, China Chamber of Commerce in Indonesia, Chinese Chamber of Commerce in Indonesia, pada kesempatan itu memperkenalkan tentang pemahaman “Konsep Dapur Yang Bahagia, Dimulai Dari Kesehatan”, untuk pertama kalinya ke pasar.

    “Fotile mengeluarkan pemahaman terbaru yang menyatakan, dapur adalah pusat dari keluarga. Dapur yang bahagia adalah ruang berbagi bagi keluarga yang merupakan tempat terjadinya kebahagiaan. Sedangkan dapur yang bahagia intinya adalah kesehatan. Mulai dari penelitian untuk menghasilkan solusi terhadap masalah kesehatan pada proses memasak, makan bersama, proses pembersihan, tempat berkumpul serta menciptakan peralatan dapur bahagia,” ujarnya.

    Sebagai pemimpin industri di bidang peralatan dapur global, lanjutnya, Fotile telah banyak berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan peralatan dapur terkemuka di dunia selama 25 tahun.

    Sun Ling, Direktur PT Fotile Electrical Appliance Indonesia

    “Memberikan kebahagiaan untuk ratusan juta keluarga adalah misi Fotile, sehinggga Fotile terus berinovasi dan menggunakan kualitas dan layanan terbaik untuk mendapatkan kesukaan konsumen terhadap produk Fotile.  Peralatan dapur Fotile telah menjadi produk standar pada dapur keluarga berkelas tinggi di Indonesia,” tambahnya.

    Melalui akumulasi teknologi selama 20 tahun lebih, Fotile menjadikan dapur sebagai pusat dan meneliti tiga elemen dasar yaitu udara, makanan dan air. Serta menghasilkan berbagai produk berbasis teknologi yang bisa mengubah hidup seseorang. Membuat udara pada ruangan menjadi segar seperti di alam dan menjamin makanan tetap segar dan nikmat, lanjutnya.

    Kenalkan Tiga Produk Utama

    Pada kesempatan tersebut, Sun Ling memperkenalkan tiga produk utama Fotile, yaitu: rangehood, dengan Intelligent Airflow Managing System, air purifier yang dapat menghilangkan formaldehida secara efisien, serta membawakan udara segar dengan ion air-oksigen seperti di alam, dan Water Purifier kelas Ibu dan Anak yang memiliki tujuh tahap pemurnian.

    Inovasi di tiga produk baru ini sejalan dengan kampanye The Happy Kitchen starts with Health yang digaungkan Fotile. Dengan kampanye ini, Fotile berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran banyak orang agar mulai memperhatikan dan memedulikan kesehatan keluarganya dan memulainya dari dapur.

    1. Range Hood Fotile dengan Intelligent Airflow Managing System

    Range Hood Fotile dengan Intelligent Airflow Managing System dapat menjamin daya hisap yang stabil, melalui pemantauan hambatan pada jalur pembuangan secara real time dan dengan FOC Algorithm yang akurat, tidak peduli seberapa besar perubahan lingkungan pembuangan.

    2. Pembersih udara ion air-oksigen

    Produk ini bukan pembersih udara biasa. Tetapi adalah mesin pembuat ion oksigen air. Fotile berharap melalui produk ini, pengguna dapat menikmati air bersih dan segar serta udara oksigen seperti berada di sekitar hutan dan air terjun tanpa harus keluar rumah.  Pembersih udara ion oksigen air ini membawa “- (mengurangi)” dan “+ (menambahkan)” ke udara di sekitarnya

    3. Pemurni Air kelas Ibu dan anak Fotile

    Pemurni Air kelas Ibu dan anak Fotile, menyaring secara selektif, memulihkan mineral segar dan air yang baik, dan memungkinkan air yang baik untuk “hidup” di rumah. Fotile telah mengembangkan teknologi pemurnian air filtrasi selektif NSP, membentuk 7 tingkat penyaringan, secara efektif menghilangkan bahan organik, logam berat, bakteri, warna dan bau yang berbeda, dll., Sementara beberapa ion mineral seperti kalsium dan magnesium yang bermanfaat bagi tubuh manusia dipertahankan, sehingga menghasilkan air yang sehat dan baik.

     

     

     

  • BTN Berikan Bantuan Rumah Untuk Pejuang Reformasi

    JAKARTA,KORIDOR.ONLINE–Pemerintah melalui Kementerian BUMN menugaskan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) untuk memberikan bantuan unit rumah kepada ahli waris pejuang reformasi. Pemberian bantuan unit rumah ini merupakan bentuk perhatian  pemerintah kepada keluarga pejuang reformasi.

    “Apa yang kita lakukan hari ini bukan apa-apa karena pasti tidak sebanding dengan jasa para pejuang reformasi. Tapi ada niat kita untuk memberikan penghargaan kepada mereka para mahasiswa yang berhasil mengubah demokrasi dalam bernegara dengan reformasi dan hari ini adalah hasilnya. Terima kasih kepada para pejuang reformasi. Terima kasih kepada para keluarga korban,” ujar Menteri BUMN Erick Thohir usai acara simbolis penyerahan kunci rumah kepada keluarga pejuang reformasi di Jakarta, Senin (25/4).

    Menteri BUMN berharap, para pemimpin di BUMN tidak melupakan jasa para pejuang. Salah satunya dengan menjalankan budaya AKHLAK sebagai implementasi mencintai negeri. “Budaya menjaga kekayaan bangsa dimana ini perlu dijaga. Kita harus menjaga indonesia saat ini dan nanti. Indonesia yang kita lihat hari ini dan hari esok harus kita jaga,” katanya.

    Dalam kesempatan terpisah, Menteri Erick mengatakan bantuan ini sepenuhnya didorong oleh misi kemanusiaan dan tidak bermaksud mempengaruhi proses penyelesaian kasus pelanggaran HAM yang sedang ditempuh pemerintah. “BUMN mencoba memberi kontribusi untuk usaha-usaha kemanusiaan seperti ini,” Erick menambahkan.

    Sementara, Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo mengatakan, penyerahan bantuan unit rumah ini adalah bentuk penghargaan Kementerian BUMN kepada para pejuang reformasi atas jasanya memperjuangkan demokrasi di Indonesia.

    Menurut Haru, Bank BTN sebagai kepanjangan tangan pemerintah dengan core business mortgage bank atau bank perumahan di Indonesia memiliki tugas  sebagai agent of development yang memiliki tanggung jawab untuk memberikan kemanfaatan bagi pembangunan sosial.

    Keluarga almarhum Elang Mulia Lesmana diberikan 1(satu) unit rumah di Perumahan Casa Arjuna di Tangerang Selatan. Kemudian kepada keluarga almarhum Hendriawan Sie, almarhum Herry Hertanto, dan almarhum Hafidin Royan, masing-masing 1(satu) unit rumah di Perumahan Grand Mekarsari Residence di Cileungsi.

    “Kondisi rumah tersebut saat ini sudah rampung 100% dan siap ditempati,” pungkasnya.

  • Kuartal II 2022, BP Tapera Percepat Pemutakhiran Data Kepesertaan

    JAKARTA,KORIDOR.ONLINE— Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) terus berupaya meningkatkan pemutakhiran data Peserta Tapera di portal kepesertaan Sitara. Komisioner BP Tapera, Adi Setianto, mengatakan langkah ini dilakukan sebagai upaya pendorong para peserta agar segera melakukan pemutakhiran data agar bisa menikmati manfaat yang ada demi mewujudkan rumah pertama bagi MBR.

    Dengan melakukan pemutakhiran data, peserta dapat menikmati beberapa manfaat, antara lain pengecekan saldo tabungan beserta imbal hasil, menentukan prinsip pengelolaan dana baik secara konvensional maupun syariah.

    “Dan bagi kepesertaan yang memenuhi syarat eligible, dapat mengajukan minat pembiayaan untuk kepemilikan rumah (KPR), pembangunan rumah dan renovasi rumah dengan suku bunga yang kompetitif. Jadi silakan kunjungi website kami di tapera.go.id,” tutur Adi Setianto, pada acara Ngabuburit bareng media, “Strategi BP Tapera Kuartal II tahun 2022”, di Jakarta, Senin, 25/4.

    Seperti diketahui, sejak 1 April 2022, BP Tapera sudah melakukan pemutakhiran data. Bagi perserta yang melakukan update data maka otomatis akan mengikuti program reward “Gelegar Rejeki Tapera”. Para peserta yang meng-update data, berhak memperoleh satu nomor undian untuk mendapatkan total 156 hadiah mencapai miliaran Rupiah, berupa Samsung Tab A8, Handphone Samsung A03, Motor Honda Bear Deluxe, dan Grand Prize mobil Mitshubishi All New Expander GLS MT.

    Sebagai informasi, per akhir awal April 2022 data seluruh peserta Tapera (saat ini adalah ASN) yang telah melakukan pemutakhiran data sebanyak 1.052.128 atau 27,16% peserta. Padahal saat ini jumlah peserta yang tercatat aktif sebanyak 3.874.358 peserta.

    Diharapkan dengan adanya upaya ini, sisa peserta aktif yang belum melakukan pemutakhiran data dapat segera, melakukan updating data di portal kepesertaan Sitara sesuai dengan amanah PP No. 25 tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat, Pemberi Kerja dan Peserta Pekerja wajib melakukan pemutakhiran data kepegawaian dan data individunya.

    “Ditargetkan dengan adanya program Gelegar Rejeki Tapera ini, 80% dari peserta yang tercatat aktif bisa melakukan pemutakhiran data,” ungkap Adi.

  • I AM Intiland Young Leaders, Program Pelatihan Bagi Pemimpin Masa Depan

    JAKARTA,KORIDOR.ONLINE Sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) , Perusahaan pengembang properti PT Intiland Development Tbk (Intiland) mewujudkan komitmennya untuk melakukan pemberdayaan kepada generasi muda. Di bawah payung Intiland Youth Panel, Perseroan meluncurkan program pelatihan kepemimpinan bagi para generasi muda yang bernama IAM Intiland Young Leaders (IYL).

    Theresia Rustandi corporate secretary dan head of CSR Intiland menjelaskan IYL merupakan bagian dari program berkelanjutan Intiland Youth Panel dan I AM Community. Program IYL bertujuan menjadi ajang pertemuan para generasi muda dari seluruh Indonesia untuk belajar dan menggali pengalaman tentang kepemimpinan. Program ini sekaligus merupakan wujud sumbangsih perusahaan untuk mencetak pemimpin-pemimpin masa depan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan perekonomian, khususnya pada sektor properti nasional.

    “Intiland Young leaders menjadi salah satu perwujudan tanggung jawab dan kontribusi kami selaku pengembang properti untuk pemberdayaan generasi muda. Program ini memberikan bekal dan pengalaman bagi mereka untuk menjadi calon pemimpin masa depan,” kata Theresia lebih lanjut.

    Theresia Rustandi corporate secretary dan head of CSR Intiland

    Program IYL diselenggarakan melalui serangkaian kegiatan dan aktivitas, seperti tahapan proses seleksi, pembekalan dan pendalaman, hingga pemberangkatan ke lokasi tujuan. Para peserta yang lolos seleksi berhak mengikuti acara puncak yang diselenggarakan di Desa Tangguh Wisata Kadin Indonesia, Tasola Beach Village, Tanak Song Lauk, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, pada 17-20 Juni 2022.

    Desa Tangguh Wisata Tasola Beach Village merupakan inisiasi Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang berlokasi di dusun Tanak Song Lauk, Lombok Utara. Pengembangan Tasola Beach Village secara langsung di bawah koordinasi dan pembinaan KKP dan Kadin Nusa Tenggara Barat.

    KKP dan Kadin Nusa Tenggara Barat mengembangkan kegiatan perekonomian di Tasola dengan konsep desa wisata bahari melalui peningkatan produksi hasil laut serta membangun kemandirian warga setempat dengan potensi dan kekuatan lokal. Konsep pembangunan berkelanjutan tersebut sejalan dengan tujuan program IYL untuk keberlanjutan hajat hidup masyarakat dan lingkungannya serta peningkatan kualitas sumber daya manusia dan sumber daya alam.

    “Peserta terpilih akan melakukan eksplorasi untuk program pemulihan ekonomi pasca bencana alam dan pandemi untuk masyarakat setempat secara bersama-sama. Mereka akan terjun dan belajar secara langsung menjalankan social campaign serta melakukan pendampingan untuk memperkuat kesadaran masyarakat mengenai potensi Tasola Beach Village sekaligus memberikan pelatihan dan sharing kepemimpinan dasar bagi para generasi muda setempat,” ujarnya lebih lanjut.

    Kegiatan IYL terbuka bagi para generasi muda berusia 18 tahun hingga 30 tahun. Para peserta dapat memilih salah satu dari dua jenis program seleksi yakni melalui jalur Beasiswa untuk peserta terpilih (fully funded) dan direct entry program atau program pembiayaan mandiri.

    Untuk pengenalan lebih lanjut mengenai program ini, akan diselenggarakan acara Fun Talkshow “Yuk Gabung I AM Intiland Young Leaders untuk Jadi Pemimpin Masa Depan. Kegiatan diskusi online ini diselenggarakan hari Jumat, 22 April 2022 jam 19.00 WIB secara online dengan sejumlah pembicara dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kadin Indonesia, Tasola Beach Village, dan praktisi asuransi.

    Masyarakat dapat mengikuti kegiatan ini dengan mengetuk tautan: https://us02web.zoom.us/j/89521548592?pwd=M2RWbmROMXlXSUVqdnIyRkRqV2RJZz09

    “Kami mengundang seluruh generasi muda untuk ikut bergabung di program I AM Intiland Young Leaders. Senang melihat antusiasme anak-anak muda yang luar biasa kreatif dengan ide-ide segar dan punya passion kuat untuk saling berbagi pengalaman dan punya komitmen yang kuat untuk belajar dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” kata Theresia lebih lanjut.

    Program IYL dirancang secara khusus untuk mempersiapkan para generasi muda mendapatkan pengalaman dan pelatihan kepemimpinan terutama dalam bidang investasi properti, finansial dan ekonomi. Sebagai bagian dari program besar Intiland Youth Panel, Perseroan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda untuk belajar mengenai banyak hal di industri properti melalui program IYL maupun bergabung dengan I AM Community.

    Penyelenggaraan IYL gelombang pertama, menurut Theresia, memfokuskan program dan kegiatannya pada aktivitas edukasi, keahlian, pengembangan personal, dan motivasi mengenai industri dan investasi properti. Kegiatan ini mengusung agenda utama berupa masterclass session, sustainable initiatives pitch, community services, campaign challenge, dan awarding night. Program masterclass session menghadirkan sejumlah pakar yang berbagi topik mengenai kepemimpinan, pengembangan personal, manajemen keuangan, dan motivasi mengenai industri dan investasi properti.

    Para peserta selanjutnya mendapatkan tantangan untuk mendefinisikan, mengembangkan, dan mengajukan inisiatif berkelanjutan untuk Tasola Beach Village yang dikemas dalam sesi promosi inisiatif berkelanjutan (Sustainable Initiatives Pitch). Para peserta juga berkesempatan untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat dengan melakukan kegiatan bimbingan, edukasi, dan pendampingan kepada penduduk desa wisata Tasola Beach Village pada sesi community services dan campaign challenge.Di sesi ini peserta juga akan berbagi pengalaman mengenai tips cerdas pendayagunaan media sosial dan pengelolaan keuangan.

    Puncak dari rangkaian program IYL ini adalah sesi awarding night. Selain menjadi acara penutupan program, sesi ini juga akan memberikan apresiasi dan penghargaan bagi peserta IYL yang terpilih sebagai partisipan terbaik.

    Pendiri & Chief Executive Officer I AM Community Monica Tanata menambahkan sebagai bagian dari program Intiland Youth Panel, saat ini I AM Community aktif menggelar berbagai aktivitas dan kegiatan secara langsung maupun melalui daring.

    Aktivitas-aktivitas yang diselenggarakan mengusung beragam tema menarik dan melibatkan peserta dari berbagai kota di Indonesia. Salah satu program utama yang dijalankan saat ini adalah I AM Talent, sebuah program seleksi dan pelatihan bagi para Brand Ambassador dan Duta.

    Program yang menyasar kelompok usia milenial ini memberikan beragam jenis pelatihan dan metode- metode pengembangan diri yang bermanfaat bagi para pesertanya. Ada pula pelatihan dan edukasi mengenai strategi konten di media sosial, pengembangan karier, dan tentunya pemahaman mengenai investasi dan industri properti.

    “Program ini secara khusus dirancang dan menyasar kepada generasi milenial. Mereka dapat belajar mengenai bagaimana cara mengembangkan potensi diri dan karier secara efektif, mampu mendayagunakan perkembangan sosial media, dan paham serta berani melakukan investasi properti sejak usia muda,” kata Monica.

    I AM Community memiliki komitmen dalam pengembangan potensi anak-anak muda di Indonesia agar lebih paham mengenai industri properti, baik dari sisi investasi properti maupun dari sisi pengetahuan seputar ilmu dasar properti yang diberikan pada setiap kegiatan.

    I AM Community juga menjadi talent pool management bagi industri terhadap kebutuhan calon- calon profesional muda yang berprestasi dan memahami industri properti. Komunitas ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang potensial, bertalenta, dan memahami serta dapat menjadi investor handal atau bahkan menjadi pebisnis properti yang tangguh.

Back to top button