Aktual

  • Selama 44 Tahun, BTN Telah Kucurkan KPR Sebesar Rp317 Triliun

    JAKARTA,KORIDOR—Komitmen dan kontribusi  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dalam perannya menjadi mitra pemerintah untuk menyediakan perumahan layak bagi masyarakat makin fokus dan terarah.  Sejak Kredit Pemilikan Rakyat (KPR) diluncurkan pada tanggal 10 Desember  tahun 1976, Bank BTN sebagai Bank pertama yang didaulat Pemerintah membantu masyarakat dalam hal pembiayaan perumahan, Bank BTN tak berhenti berinovasi dan mengembangkan produk KPR agar mudah dijangkau seluruh segmen masyarakat. Bahkan pada Tahun 2020, di tengah pandemi,  Bank BTN tetap menjalankan perannya untuk mendukung Program Sejuta Rumah yang diinisiasi oleh Presiden RI, Joko Widodo sejak tahun 2015 lalu.

    “Perjalanan panjang Bank BTN di segmen pembiayaan perumahan dan sektor pendukungnya sudah genap 44 tahun penuh dengan tantangan yang selalu memotivasi kami untuk memberikan yang terbaik bagi nasabah, mendukung Pemerintah dalam misinya mensejahterakan masyarakat dan menjadikan Bank BTN sendiri sebagai Bank KPR terbaik di Indonesia maupun di Asia Tenggara kelak,” kata Direktur Utama Bank BTN, Pahala Nugraha Mansury , saat press conference HUT KPR BTN ke 44 di Jakarta, Kamis (10/12).

    Layanan KPR Bank BTN/foto istimewa

    Selama 44 tahun sejak akad KPR perdana dilakukan di Semarang, Jawa Tengah hingga hari ini Bank BTN telah mengucurkan pembiayaan KPR senilai Rp 317 triliun yang dinikmati lebih dari 5 juta masyarakat di seluruh Indonesia.

    Adapun dari  keseluruhan pembiayaan KPR sebanyak 76% mengalir ke segmen KPR Subsidi sementara sisanya mengakir ke segmen KPR non subsidi.

    Dengan pencapaian tersebut, tak heran Bank yang dulunya bernama Postpaarbank ini menguasai pangsa pasar KPR (baik subsidi maupun non subsidi) sebesar lebih dari 40%.  Khusus pada segmen KPR Subsidi, secara akumulasi sejak tahun 2010 hingga November 2020 Bank BTN menguasai pangsa pasar sebesar 89%.

    Besarnya pangsa pasar dan penyaluran KPR Subsidi tak lepas dari inovasi dan promosi yang terus dilakukan Bank BTN untuk mendukung skema subsidi yang diputuskan Pemerintah, mulai dari Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Bantuan Uang Muka, Subsidi Selisih Bunga (SSB) dan juga KPR Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT).

    Selain  itu Bank dengan kode saham BBTN  ini juga pro aktif dalam menyalurkan KPR subsidi dengan bekerjasama dengan komunitas seperti Tukang Cukur, Ojek online dan lain sebagainya.

    Sementara untuk segmen KPR non subsidi, Bank BTN baru-baru ini meracik program KPR khusus  menyesuaikan dengan segmen yang dibidik, misalnya KPR Gaess For Millenials untuk generasi millennial yang ingin berinvestasi atau memiliki rumah pertamanya dan KPR Patriot yang digarap khusus bagi TNI/Polri.

    Selain dengan program KPR  khusus, Bank BTN juga makin inovatif di era disrupsi teknologi. Dengan pengembangan fitur-fitur di Mobile Bankingnya, Bank dengan kode saham BBTN ini juga terus meningkatkan performa portal aplikasi KPR Online www.btnproperti.co.id dan lelang rumah online di www.rumahmurahbtn.co.id.

    “Produk KPR yang kami berikan menyesuaikan dengan segmen masyarakat yang beragam, dan kami berterima kasih kepada seluruh stakeholder seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Penyediaan Perumahan, Kementerian BUMN yang mendukung Bank BTN sehingga dapat menawarkan produk KPR yang disukai masyarakat,” kata Pahala.

    PROMO SUKU BUNGA KREDIT 4,44%

    Pada hari istimewa menyambut Hari Ulang Tahun Kredit Perumahan Rakyat (KPR) ke 44 yang jatuh tanggal 10 Desember 2020, Bank BTN mengelar beragam program promosi.

    Promosi tersebut antara lain, suku bunga kredit untuk KPR  mulai 4,44% fixed selama 1 tahun, serta bebas biaya-biaya seperti biaya administrasi, appraisal, provisi dan juga ada tambahan top up tabungan senilai Rp 144.000 hingga Rp 440.000 tergantung besaran plafon yang diterima.

    Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury

    “Promo yang kami gelar, merupakan persembahan bagi masyarakat yang selama ini mempercayai Bank BTN sebagai pilihannya tidak hanya untuk KPR tapi juga menabung,” kata Pahala.

    Tidak hanya bagi calon debitur, program istimewa dalam rangka HUT KPR tersebut juga dapat dinikmati debitur yang aktif melakukan transaksi  karena Bank BTN bekerjsama dengan sejumlah merchant untuk memberikan diskon, seperti di KFC, Kedai Kopi Excelso dan lain sebagainya.

    Selain diskon, juga ada cashback senilai Rp 44.000 bagi nasabah BTN yang bertransaksi di e-commerce seperti Tokopedia, Shopee. Untuk pengguna e-wallet seperti Linkaja dan Gopay juga mendapatkan promo khusus cashback saldo  e-wallet jika melakukan top up menggunakan Bank BTN dan masih banyak lagi lainnya.

    Tidak ketinggalan, untuk nasabah loyal yang aktif bertransaksi dan menabung sehingga menggumpulkan poin spekta,  dapat ikut dalam lelang khusus yang digelar BTN menyambut HUT KPR ke 44 pada tanggal 17 Desember 2020.  Akan ada 4 lelang dengan hadiah Motor Yamaha NMAX, ponsel Samsung s20 dan dapat ada 4 redemption (penukaran) poin untuk 44 buah air fryer.

    Selain program promo tersebut, Bank BTN juga menggelar acara khusus yang diadakan di era new normal atau adaptasikebiasan baru, seperti acara olahraga virtual ride and run sejak tanggal 7-20 Desember 2020. Selain acara hiburan, Bank BTN juga menggelar webinar Indonesia Property Outlook 2021 bertajuk Peran Sektor Properti/Perumahan dalam Pemulihan Ekonomi Nasional 2021.

    “Kami berharap pada tahun kedepan, Bank BTN tetap menjadi penyalur KPR terbaik  dan dapat menjadi mitra terpercaya pemerintah untuk Program Sejuta rumah sesuai dengan misi kami menjadi The Best Mortgage Bank in South East Asia pada tahun 2025,” tutup Pahala.

  • UResort Raih Penghargaan FIABCI Indonesia – REI EXCELLENCE Awards 2020

    JAKARTA, KORIDOR— Federasi Real Estate Internasional (FIABCI) Indonesia melalui Dewan Pengurus Pusat Realestat Indonesia (DPP REI), kembali memberikan penghargaan terhadap karya-karya terbaik pengembang properti di tanah air melalui “FIABCI Indonesia – REI EXCELLENCE Awards 2020”. Acara tahunan yang kali ini dihelat secara Daring itu memberikan sebanyak 15 penghargaan Kategori Internasional, dan 1 (satu) Kategori Nasional. Selanjutnya proyek-proyek penerima penghargaan tersebut akan mendapat kesempatan mengikuti FIABCI Prix d’Excelence Award 2021, bersanding dengan proyek-proyek properti terbaik di seluruh dunia.

    Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, FIABCI Indonesia – REI EXCELLENCE Awards 2020 ini juga menjadi rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Realestat Indonesia ( REI) 2020, yang dibuka secara Daring (online) oleh Wakil Presiden Republik Indonesia KH.Dr. Ma’ruf Amin.

    Pada Kesempatan itu, Wapres memuji konsistensi dan semangat Realestat Indonesia (REI) dalam pembangunan perumahan khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). REI dinilai sudah membuktikan diri sebagai asosiasi pengembang perumahan dengan capaian pembangunan rumah terbesar selama ini.

    “Saya atas nama pemerintah menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada REI dan semua anggota yang terlibat dalam upaya memgurangi backlog perumahan. REI secara konsisten telah membuktikan diri sebagai asosiasi perumahan dengan capaian pembangunan perumahan terbesar di Indonesia,” ungkap wapres.

    Wapres Ma’ruf menambahkan, pemerintah percaya bahwa pembangunan perumahan tidak hanya akan berdampak positif terhadap perekonomian tetapi juga akan mengangkat kualitas hidup masyarakat. Hal itu disebabkan sektor perumahan dan propertimerupakan klaster industri yang melibatkan lebih dari 150 jenis usaha di sektor riil dan menyerap banyak lapangan kerja.

    “Oleh karena itu, pembangunan sektor perumahan perlu didukung sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi yang  inklusif dan manfaatnya dapat dinikmati oleh seluruh kalangan masyarakat,” kata Wapres.

    Sementara itu, acara FIABCI Indonesia – REI EXCELLENCE Award 2020 juga mendapat sambutan hangat dari berbegai pihak, antara lain dari Presiden FIABCI Dunia Mr. Florentino Dulalia. Mr. Florentino mengucapkan Selamat dan Apresiasi kepada para Peraih FIABCI Indonesia – REI EXCELLENCE Award 2020.

    “Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan bahwa penganugerahan Award semacam ini adalah sangat penting karena akan mempromosikan inovasi dalam pengembangan-pengembangan real estate dan juga untuk mencapai keunggulan pasar termasuk dalam ajang kompetisi internasional,” ujarnya.

    Senada dengan itu, President FIABCI Indonesia Budiarsa Sastrawinata juga menekankan pentingnya penyelenggaraan FIABCI Indonesia – REI EXCELLENCE Awards. Menurutnya, penghargaan semacam ini sangat diperlukan sebagai bentuk apresisasi pelaku properti di tanah air dalam membangun karya bermutu dan membanggakan. “Kami sangat berharap penyelenggaraan FIABCI Indonesia – REI EXCELLENCE Awards 2020 ini dapat meningkatkan daya saing industri real eastate Indonesia di tingkat internasional, dan turut mendorong investasi yang lebih besar di dalam negeri,” katanya.

    ‘Most Outstanding Low-Rise Apartment Project’

    University Resort (UResort) menjadi salah satu proyek properti yang berhasil meraih penghargaan prestisius “FIABCI Indonesia – REI EXCELLENCE Awards 2020”. Proyek besutan PT. Prima Permata Agung itu dianugerahi sebagai Most Outstanding Low-Rise Apartment Project’

    Rio Purnomosidi, Managing Director PT Prima Permata Agung mengatakan, pihaknya bersyukur atas penghargaan yang diberikan FIABCI Indonesia kepada UResort. ”Kami  sangat senang sekaligus bangga karena UResort didapuk sebagai Most Outstanding Low-Rise Apartment Project’ pada acara FIABCI Indonesia – REI EXCELLENCE Awards 2020. Penghargaan ini merupakan bukti pengakuan terhadap kerja keras PT. Prima Permata Agung sebagai pengembang UResot yang selalu berinovasi menghadirkan hunian ideal bagi para mahasiswa ataupun generasi milenial,” ujarnya seusai menerima penghargaan FIABCI Indonesia- REI EXCELLENCE Awards 2020, di Jakarta, Rabu, (2/12/2020).

    Rio juga menjelaskan, sebelumnya UResort juga telah mendapat beberapa penghargaan bergengsi lainnya, diantaranya ‘Pengembang Pelopor Apartemen Mahasiswa Modern’ dari Indonesia My Home Award (IMHA) 2017, ‘Apartemen Mahasiswa Terbaik di Bogor’, dari Realestate Creative Award (RCA) 2017 dan 2019, serta beberapa penghargaan tingkat nasional lainnya.

    “Banyaknya apresiasi dan award yang kami dapatkan semakin memberikan keyakinan pada kami bahwa konsep seperti UResort sangat dibutuhkan di Indonesia. Hal ini menjadikan UResort sebagai project model sekaligus flagship untuk pengembangan kedepan nya dan juga menempatkan University Resort sebagai barometer dalam pengembangan konsep student apartment di Indonesia.” kata Rio.

    Pada kesempatan berbeda President Federasi Real Estat Dunia (FIABCI) Regional Asia Pasifik, Soelaeman Soemawinata mengatakan bahwa Apartemen (UResort) Bogor layak diapresiasi karena merupakan hunian yang sangat ideal bagi mahasiswa. Menurut pria yang akrab disapa Eman ini, sebagai sebuah hunian khusus bagi mahasiswa, UResort dinilai memiliki segala aspek yang dibutuhkan mahasiswa atau kalangan milenial.

    “Kalau mau jujur, saya belum pernah melihat hunian seperti UResort ini di Indonesia. Sebagai hunian yang khusus diperuntukan bagi kalangan mahasiswa, UResort sudah memenuhi syarat ideal. Desain unit-unitnya modern dan sangat cantik. Fasilitas yang yang dikembangkan-pun sudah sangat komplit,” katanya.

    “Kalau mau jujur, saya belum pernah melihat hunian seperti UResort ini di Indonesia. Sebagai hunian yang khusus diperuntukan bagi kalangan mahasiswa, UResort sudah memenuhi syarat ideal. Desain unit-unitnya modern dan sangat cantik. Fasilitas yang yang dikembangkan-pun sudah komplit. Idealnya hunian mahasiswa memang harus seperti UResort ini. Lokasinya dekat dengan area Kampus IPB University dan harga sewanya pun relatif terjangkau.” katanya. Lebih lanjut Ketua Kehormatan REI ini menambahkan, dengan kelengkapan fasilitas tersebut UResort diyakini dapat menunjang kegiatan kemahasiswaan atau medukung aktifitas belajar. ” pungkasnya.

    Tidak Hanya Sekedar Tempat Tinggal

    Berada tepat di bibir Danau Situ Gede dan di tepi hutan CIFOR yang sangat teduh. Apalagi UResort juga sudahmenjalin kerjasama dengan IPB guna mewujudkan konsepbesar pengembangnya. Konsep besar dari pembangunan UResort, yakni Eco Friendly, Student Friendly, dan Research FriendlyEco Friendly merujuk pada arsitektural yang lebih menonjolkan harmonisasi dengan lingkungan sekitar dengan nuansa alam yang hijau. Konsep Student Friendlydimaksudkan tema pembangunan dan fasilitas-fasilitas dibuat dengan tematik yang kental. Sedangkan Research Friendly, karena lokasi UResort yang dekat dengan perkebunan dan persawahan akan memudahkan atau mendekatkan jarak mahasiswa/mahasiswi IPB untuk melakukan penelitian.

    UResort hadir tidak sekadar tempat tinggal, Tetapi juga punya implikasi dan kontribusi mencerdaskan generasi muda.

    Perbedaan UResort dengan apartemen khusus mahasiswa lainnya yang sedang ngetren adalah UResort hanya menerima penghuni dari kalangan mahasiswa dan staff IPB. Sehingga semua budaya kampus akan diterapkan di apartemen ini, termasuk bebas narkoba dan miras. Fasilitas yang hadir juga akan diselaraskan dengan kebutuhan akademis seperti ruang belajar, co-working space, ruang seminar, entrepreneur training center, hingga business incubator bagi mahasiswa tingkat akhir yang sedang merintis usaha miliknya. Dengan keutuhan konsep tersebut menjadikan UResort sebagai kompleks residensial terpadu yang berbasis riset.

    Berlokasi di Jl. Cilubang Nagrak No.3, Situgede, Kota Bogor, UResort hanya sepelemparan batu dari kampus IPB University. Proyek ini diyakini mampu memberikan menjadi alternatif hunian modern yang nyaman sekaligus memenuhi kebutuhan mahasiswa atau yang sering disebut sebagai generasi milenial. Menariknya lagi, dari lima tower yang akan dikembangkan, 1 tower diantaranya sudah siap di huni. (*)

     

  • Hand Over The Newton 1 Tepat Waktu di Masa Pandemi

    JAKARTA, KORIDOR – Serah terima unit apartemen ini akan berlangsung hingga 31 Desember yang dilaksanakan secara parsial (bertahap). Serah terima unit apartemen ini  dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan sesuai anjuran Pemprov DKI Jakarta dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi.

    Menurut Andreas Raditya, General Manager Marketing Ciputra Group, hingga kini terus melakukan serah terima kunci unit The Newton 1. Konsep hand over ini beda dengan masa sebelumnya, saat kondisi normal.

    “Serah terima unit The Newton 1 saat ini dilakukan dengan teknis prosedur ketat diantaranya: setelah mendapat undangan serah terima unit pembeli diwajibkan konfirmasi kedatangan temu eksklusif minimal 3 hari kerja sebelum hari H,” jelas Raditya yang menjelaskan dalam seminggu diserahkan 50 unit apartemen kepada konsumen.

    Secara keseluruhan, The Newton 1 hingga 31 Desember mendatang akan melakukan serah terima kunci unit apartemen The Newton 1 sebanyak 390 unit dari total 430 unit. Sisa unit yang belum diserahkan menurut Raditya karena masih terikat instalment yang belum selesai.

    Ciputra Group sedang menawarkan apartemen The Newton 2 dengan harga mulai dari Rp. 1 miliaran. (Istimewa)

    The Newton 2

    Walau kondisi pandemi yang membuat banyak aktivitas hingga urusan bisnis terganggu, namun The Newton 1 berhasil memenuhi kewajibannya dengan memberikan komitmen, serah terima kunci tepat waktu, akhir 2020. Jika tidak ada pandemi Covid-19, kata Radit, besar kemungkinan lebih cepat 2 – 3 bulan yaitu di sekitar bulan Juni 2020.

    Terbukti dari konsumen yang datang pada acara serah terima kunci The Newton 1, menurut Raditya sangat happy. “Bahkan, ada beberapa konsumen melirik dan akhirnya membeli produk The Newton 2. Mereka mengaku puas karena komitmen kita, membangun tepat waktu dengan menjaga kualitas produk,” tegas Raditya.

    Saat ini Ciputra Group sedang menawarkan apartemen The Newton 2 dengan harga mulai dari   Rp. 1 miliaran. DP (down payment) hanya 30% dan bisa dicicil mulai dari 6jt selama 36 kali. Khusus promosi bulan November dan Desember untuk pembelian unit yang menghadap ke Jl. Sudirman akan mendapatkan voucher interior mulai dari Rp.25.000.000,-, Google Home, dan Robot Vacuum Cleaner.

    The Newton 2 menawarkan tipe mulai dari 24m2 hingga 60m2 dengan pilihan tipe seperti studio, one bedroom, dan two bedroom. The Newton 2 dikembangkan dengan konsep yang cozy, memiliki fasilitas-fasilitas pendukung yang sesuai karakter milenial dan pasangan muda, area terbuka meeting point yang ditunjang dengan akses teknologi yang baik, kolam renang, convinient store, dan fasilitas gym.

  • Tren Milenial Cerdas yang Berinvestasi Properti Naik

    JAKARTA, KORIDOR–  Sebagian besar milenial memiliki pendapatan yang lebih dari cukup bahkan memiliki kemampuan untuk membayar uang muka dan juga cicilan kredit pemilikan rumah atau apartemen (KPR/A) tiap bulannya. Milenial di Indonesia rata-rata menjelang usia 30 tahun sudah menikah. Mirisnya, pasangan milenial ini masih belum terpikirkan memiliki tempat tinggal sendiri. Sebagian besar alasan utama mereka yang tinggal di ibu kota karena tingginya gaya hidup yang mereka jalani membuat mereka sedikit kesulitan untuk merencanakan financial mereka.

    Mereka cenderung tidak menyadari bahwa membeli properti sejak awal selain tentunya bisa mereka tempati sendiri, juga dapat menjadi peluang investasi mereka di masa yang akan datang. Properti selalu memiliki nilai yang cenderung naik setiap tahunnya, dan tentunya pemilihan developer terpercaya juga menjadi salah satu faktor yang harus para milenial ini sadari. Alhasil memberikan kepastian investasi dan tentunya pengelolaan keuangan lebih terencana.

    Milenial khususnya cenderung memang lebih menyukai tinggal di hunian yang praktis dan tidak terlalu besar seperti apartemen. Bagi mereka apartemen memiliki berbagai kemudahan akses, fasilitas, dan perawatan kebersihan dan keamanan saat menjalani aktivitas setiap harinya.

    Mengapa kita harus berinvestasi, Menurut Andreas Radity General Manager Ciputra Grup, yang kini sedang memasarkan apartemen  Citra Landmark di Ciracas, Jakarta Timur, investasi tujuannya untuk mendapatkan keuntungan lebih dan sebanyak mungkin.

    “Selain itu investasi memiliki waktu panjang dan menghasilkan keuntungan jangka panjang. Tentunya akan mendorong hidup hemat dan disiplin dan melahirkan tujuan hidup. Juga menekan angka inflasi,” imbuh Raditya.

    Raditya pun menambahkan, investasi apa yang pas dan untungnya berlipat. Menurutnya, investasi saat ini beragam, ada emas, saham dan deposito dan juga properti.

    “Tapi hanya properti yang kenaikannya berlipat bahkan pada waktu tertentu mencapai 100 persen kenaikannya, bahkan bisa lebih. Selain itu karakter produk properti seperti apartemen adalah investasi yang riil, ada bentuknya,” terangnya.

    Investasi memiliki waktu panjang dan menghasilkan keuntungan jangka panjang pula. (Istimewa)

    Sehingga properti adalah solusi dan investasi yang sangat menguntungkan dan aman. Selain berwujud nyata, produk properti memiliki sifat harga yang selalu naik. Kemudian memiliki sifat bisa disewakan, jadi pendapatan per bulan.

    Bahkan produk properti dalam perjalanannya akan menjadi aset yang bisa dijaminkan pada institusi keuangan atrau pun perorangan. Menariknya, menurut Raditya produk properti bisa didapatkan dengan mudah karena bisa dimiliki dengan cara di cicil melalui perbankan yang kian kreatif memberikan solusi untuk kepemilikan properti.

    Hal-hal inilah yang menurut Raditya banyak dilupakan milenial atau memang tak paham soal investasi properti. Menurutnya lagi, perlu kecerdasan dalam memilih produk investasi dan propertilah yang paling aman dan nilainya pasti. “Nilai properti selalu naik dan pasti naik. Maka jadilah milenial cerdas. Cerdas berinvestasi,” tegasnya.

    Sebenarnya sejak dua tahun lalu, kata Raditya, tren milenial cerdas yang memilih investasi properti terus meningkat. Kemajuan teknologi informasi yang begitu cepat turut andil memperluasan wawasan kaum milenial dalam berinvestasi property. Mereka terus belajar dan mencari produk yang tepat. Karena produk yang tepat akan memberikan keuntungan berlipat.

    ”Mereka mulai cerdas mencari produk yang tepat untuk berinvestasi property. Mereka mencari proyek properti seperti apartemen yang dikembangkan oleh developer terpercaya. Kemudian memiliki lokasi yang strategis dan tentunya yang dicari adalah produk yang baru diluncurkan karena masih harga perdana,” sarannya.

  • BTN Siap Serap Tambahan Kuota KPR Subsidi

    JAKARTA,KORIDOR–PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyatakan kesiapannya dalam menyerap tambahan kuota kredit pemilikan rumah (KPR) melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Hal tersebut dikemukakan oleh Nixon LP Napitupulu, Direktur BTN. Ia menjelaskan jika perseroan sangat mengharapkan adanya tambahan kuota kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi baik melalui skema FLPP, subsidi selisih bunga (SSB) maupun skema KPR Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT).

    “Kami meyakini permintaan KPR subsidi tahun 2021 akan lebih tinggi dari 2020,” jelas Nixon, dalam siaran pers perseroan yang diterima Koridor.online, Kamis (19/11/2020).

    Menurut Nixon, sudah sewajarnya kuota FLPP ditambah karena pertumbuhan di sektor perumahan akan mendorong naiknya pertumbuhan industri pendukung dan penyerapan tenaga kerja kembali.

    “BTN siap menyerap tambahan kuota FLPP,” katanya.

    Rumah MBR

    Seperti diketahui, tingginya minat masyarakat untuk memiliki rumah FLPP membuat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) melalui Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (BLU PPDPP) berencana menambah kuota penyaluran dana FLPP.

    Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin mengatakan sebelumnya pemerintah menargetkan kuota penyaluran dana FLPP sepanjang tahun ini sebesar 102.500 unit hinian. Tercatat hingga Rabu (18/11) dana FLPP telah disalurkan sebanyak 102.665 unit senilai Rp10,52 triliun atau sebanyak 100,16% dari target yang ditetapkan pemerintah. Sedangkan jika dilihat dari nilai rupiah yang ditugaskan kepada PPDPP untuk menyalurkannya, maka masih terserap sebesar 95,66%.

    “Masih ada dana FLPP sebesar 4,34% dari Rp11 triliun yang diamanatkan pemerintah kepada PPDPP. Sehingga kami optimistis di sisa tahun anggaran 2020 ini akan menyalurkan hingga 110.000-an unit atau secara tepatnya menurut perhitungan mencapai 107.600 unit rumah,” kata Arief.

    Hingga kuartal III/2020, BTN berhasil menyalurkan kredit dan pembiayaan sebesar Rp254,91 triliun. Dari angka tersebut, KPR masih mendominasi, yakni senilai Rp196,51 triliun atau naik 1,39% year on year (yoy) dari Rp193,8 triliun pada kuartal III/2019. Dari total penyaluran KPR, porsi KPR subsidi mencapai Rp116,32 triliun atau lebih tinggi dibandingkan KPR non-subsidi yang sebesar Rp80,18 triliun.

     

  • Mustika Land Group dan Creed Group Japan Luncurkan Rumah Milenial

    JAKARTA, KORIDOR –  Peluncuran produk ini dirasa sesuai dengan kebutuhan rumah affordable (terjangkau), namun memiliki kualitas dan konsep yang baik. Di Indonesia, terdapat 81 juta orang yang tergolong generasi milenial yang belum memiliki rumah.

    Menurut data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), angka tersebut setara dengan 31% dari jumlah populasi di Indonesia.Menurut Indonesia Property Watch, pasar milenial terdiri atas orang-orang yang saat ini berusia 26 tahun sampai 35 tahun dan diperhitungkan sebagai pangsa pasar properti yang besar. Menurut data, dominasi pembelian rumah tapak oleh kaum milenial dari usia 26 tahun sampai 35 tahun mengalami peningkatan dengan pembelian rumah tapak 22 meter persegi sampai dengan 70 meter persegi.

    Kebutuhan rumah oleh kaum milenial ini juga selaras dengan survei BTN Housing Finance Center (HFC), bahwa generasi milenial usia 21-35 tahun diketahui ingin punya hunian berupa rumah tapak dengan harga yang terjangkau. Melihat peluang tersebut, Mustika Land Group melalui anak perusahaannya, PT Eka Surya Mustika mengembangkan Mustika Village Sukamulya. Perumahan ini akan memiliki 3.300 rumah terpadu yang memiliki bayak fasilitas dan transportasi GoShuttle sampai ke stasiun kereta api terdekat.

    Sampai akhir tahun ini, penjualan di Mustika Village Sukamulya, yang dipasarkan pertengahan tahun lalu (2019), akan menembus 1.000 unit rumah. Selain harganya terjangkau dan kualitas lingkungan yang baik, lokasi perumahan seluas 35 hektare ini dikembangkan oleh Mustika Land Group dengan Creed Group Japan yang berpengalaman di Asia.

    Lokasi Mustika Village Sukamulya berjarak sekitar 20 menit dari pintu Tol Cilincing – Cibitung yang merupakan bagian dari JORR 2, yang akan terkoneksi dengan tol dalam kota Jakarta. Di samping itu, menurut David Sudjana, Direktur PT Mustika Land Group, Mustika Village Sukamulya juga memiliki kemudahan akses transportasi lainnya, antara lain Tol Jakarta Cikampek, stasiun KRL Double Double Track (DDT) Cikarang, serta rencana LRT, MRT, kereta api cepat dan elevated toll road Jakarta – Cikampek.

    “Mustika Land Group mengembangkan semua proyek dengan dedikasi untuk menciptakan produk berkualitas dan dapat diandalkan dengan harga yang terjangkau (dedication to affordable quality and reliability). Walau Mustika Village Sukamulya harganya terjangkau, namun infrastruktur dan fasilitas diberikan yang sangat memadai. Umumnya rumah di kelas harga di bawah Rp.300 jutaan, ROW jalan lingkungan sempit hanya 4-5 meter, tapi disini lebar ROW-nya 6-7 meter dan ROW jalan utama selebar 14 meter. Alhasil perumahan ini terasa seperti realestate yang berkelas.

    Di Mustika Village Sukamulya kaum milenial bisa membeli rumah berkualitas mulai Rp.168 juta dengan penghasilan hanya Rp.5 jutaan, lengkap dengan dengan fasilitas lengkap di sekelilingnya, taman 3.300 m2, WTP dan banyak lainnya. Cicilan KPR juga sangat ringan mulai Rp.1 jutaan per bulannya.

    Di Mustika Village Sukamulya akan dibangun sekitar 3.300 unit rumah berbagai tipe, mulai 27/60 (Magnolia) dengan harga mulai Rp150 jutaan dan 30/60 (Marigold) dengan harga mulai Rp190 jutaan dilengkapi dengan area komersial berupa ruko untuk mendukung aktifitas warganya. Sebagai kawasan hunian berwawasan lingkungan, perumahan ini dilengkapi taman hijau seluas 3.300 m2, danau resapan seluas 4.600 m2, fasilitas pengolahan air bersih (WTP), serta keamanan 24 jam.

    Tipe Ginza Premium luas bangunan 38 m2 dilengkapi skylight, harga mulai Rp. 210 juta. (Istimewa)

    Tipe Ginza Premium

    Ernesto, selaku General Manager Area Mustika Land Group, menawarkan tipe terbaru, Tipe Ginza Premium dengan luas sampai 38 m2 dilengkapi skylight, dengan harga mulai Rp. 210 juta. Yang menarik dari Ginza Premium adalah rumah ini benar-benar siap pakai, area belakang (dapur) sudah tertutup. Konsumen membeli tipe 30 (luas bangunan) tapi mereka mendapat luas bangunan tambahan hingga 8 m2, dan sudah tertutup skylight sehingga konsumen tidak pusing lagi dengan renovasi, dan bisa langsung ditinggali.

    “Dengan 2 Kamar tidur sangat cocok untuk keluarga muda milenial. Cukup hanya booking Rp. 1 juta, DP total Rp.2 juta, bisa langsung akad KPR dan memiliki rumah. Pokoknya kaum milenial lekas cari kita di instagram, facebook, dan lainnya dan kunjungi segera supaya bisa memilih hunian yang tepat di tempat kami,” jelas Ernesto.

  • Upaya BTN Memacu Penyaluran KPR Sekaligus Mendorong Pemulihan Pasar Properti

    JAKARTA, KORIDOR– Memasuki penghujung tahun 2020 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menggandeng agen properti skala nasional seperti Era Indonesia, Harcourts, LJ Hooker, Loan Market, Remax, Century21, Projek, dan Raywhite. Kerjasama ini dilakukan guna mendorong pasar properti sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat di seluruh tanah air agar segera dapat mewujudkan hunian impiannya.

    Kolaborasi bisnis tersebut ditandai dengan penandatanganan program bersama antara Bank BTN dengan sejumlah property agent yang dilakukan secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Rabu (11/11). Kerjasama ini meliputi penyediaan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah dan Apartemen (KPR/KPA).

    Executive Vice President Nonsubsidized Mortgage & Personal Lending Division (NSLD) Bank BTN Suryanti Agustinar menjelaskan, program ini melibatkan sejumlah perusahaan besar yang sudah teruji kiprahnya di dunia property agent.

    “Dengan kerjasama ini kami berharap dapat membatu masyarakat mencari pendanaan untuk membeli properti melalui jasa property agentserta jaringan kantor member-nya,” ujar Suryanti Agustinar usai PKS via zoom meeting.

    Seperti diketahui, Pademi Covid-19 membuat daya beli masyarakat menurun seiring dengan kondisi perekonomiandi seluruh dunia termasuk Indonesia yang kian merosot. Industri properti merupakan salah satu sektor ekonomi yang paling terdampak pandemi. Karenanya, menurut Yanti –sapaan akrabnya, PKS Bank BTN dengan property agent ditargetkan dapat menyasar seluruh masyarakat Indonesia yang membutuhkan hunian.

    Kerjasama antara Bank BTN dengan property agent tersebut dikukuhkan melalui pelucuran program pemasaran bersama bertajuk “KANGEN BTN (KPR AGENT PROPERTY)”.

    “Dalam kerjasama ini masyarakat dapat menikmati berbagai keuntungan, antara lain down payment (DP/uang muka) mulai 10% serta bebas administrasi dan provisi khusus untuk wilayah kota besar seperti JABODETABEK, Bandung dan Surabaya. Sementara para property agent akan mendapatkan marketing fee sebesar 1% untuk all plafond dan reward voucher belanja jutaan rupiah s.d akhir tahun 2020 dan dapat dilakukan pengajuan secara online.” paparnya.

    Di masa Pandemi Covid-19 ini, Bank BTN terus melakukan inovasi dalam pemberian kredit KPR, KPA itu juga untuk mensukseskan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan terkhusus mendukung sector property  di tanah air.

    Dalam kesempatan ini haadir juga, Wakil Ketua Umum Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Nurul Yaqin mengungkapkan, terwujudnya kerjasama dengan Bank BTN melalui payung organisasi AREBI merupakan momen yang ditunggu-tunggu. Sebab, hingga kini Bank BTN merupakan satu-satunya institusi keuangan yang paling konsisten membantu pembiayaan industri properti.

    “Selain sebagai market leader di KPR/KPA, Bank BTN juga menjadi barometer pasar properti di Indonesia. Jadi, kalau kita ingin tahu seperti apa kondisi pasar properti dalam negeri, maka cukup datang ke BTN. Karena itu, kami secara institusi mendukung sepenuhnya rencana Bank BTN untuk menjadi the biggest mortgage market in Asia Tenggara,” ungkapnya.

    Menurut Nurul, saat ini pasar properti sudah mulai bergairah dan menunjukan tanda-tanda kebangkitan. Kerjasama dengan Bank BTN ini merupakan salahsatu peluang untuk memacu penjualan meski pasar makin terbatas. “Kami tetap optimis selalu ada peluang ditengah kesulitan, dan kerjasama dengan Bank BTN ini adalah peluang untuk meningkatkan garirah pasar property di Indonesia,” pungkasnya. (*)

  • Pemilik Hotel, Yuk Pahami Mekanisme Dana Hibah Pariwisata

    JAKARTA, KORIDOR – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mengajak para pelaku industri hotel dan restoran untuk memahami kriteria dan mekanisme dalam memperoleh dana hibah pariwisata 2020.

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio menjelaskan, dana hibah pariwisata melalui Kementerian Keuangan merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang digagas oleh pemerintah. Program ini bertujuan untuk membantu pemerintah daerah serta industri hotel dan restoran yang saat ini sedang mengalami gangguan finansial dan memulihkan penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) akibat pandemi.

    “Untuk memanfaatkan program ini, para pelaku industri hotel dan restoran perlu memahami kriteria dan mekanisme dalam memperoleh dana hibah pariwisata ini,” kata Wishnutama dalam siaran persnya, baru-baru ini.

    Berdasarkan Keputusan Menparekraf Nomor KM/704/PL/07.02/M-K/2020 mengenai petunjuk teknis hibah pariwisata dalam rangka PEN 2020, kriteria daerah penerima hibah pariwisata antara lain beroperasi di wilayah yang tercakup dalam 10 Destinasi Super Prioritas (DSP), 5 Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP), Ibukota Provinsi, Destinasi Branding, Daerah dengan Realisasi Pajak Hotel dan Restoran minimal 15 persen dari total PAD Tahun anggaran 2019, dan Daerah yang termasuk 100 Calender of Event (COE).

    “Adapun pembagian dana hibah pariwisata dengan total dana Rp 3,3 triliun, yang akan diberikan kepada pemerintah daerah sebesar 70 persen untuk dialokasikan sebagai bantuan langsung kepada industri hotel dan restoran. Sedangkan, 30 persen digunakan pemerintah daerah untuk penanganan dampak dari pandemi Covid-19 di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” jelas Wishnutama.

    Sementara itu, dijelaskan bahwa mereka yang berhak menerima dana hibah pariwisata ini adalah hotel dan restoran yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan, antara lain hotel dan restoran sesuai database wajib pajak hotel dan restoran tahun 2019 di daerah penerima hibah, hotel dan restoran yang masih berdiri dan masih beroperasi hingga pelaksanan dana hibah pariwisata pada Agustus tahun 2020.

    Kemudian, hotel dan restoran yang memiliki perizinan berusaha yaitu Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) yang masih berlaku, serta hotel dan restoran yang membayarkan dan memiliki bukti pembayaran PHPR pada 2019.

    Dana hibah yang disalurkan ke tiap daerah, akan menjadi wewenang dari pemerintah daerah itu sendiri, mulai dari mekanisme pendaftaran hingga pengumuman, dengan tetap memperhatikan petunjuk teknis yang telah dibuat. Untuk itu, para pelaku industri hotel dan restoran diharapkan dapat menghubungi langsung pemerintah daerah masing-masing terkait informasi lebih lanjut.

    “Saya harap pemerintah daerah dapat membantu dalam memberikan informasi kepada pelaku industri hotel dan restoran terkait mekanisme dana hibah pariwisata 2020, agar pelaku industri hotel dan pariwisata bisa segera memanfaatkan dana hibah ini untuk membangkitan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Wishnutama.

     

     

  • Tahun Ini, Pengembang di Riau Pilih Tahan Ekspansi

    JAKARTA, KORIDOR – Daya beli masyarakat di Provinsi Riau diperkirakan sudah turun antara 31% hingga 50% hingga kuartal III-2020. Kondisi itu terjadi akibat sulitnya ekonomi terutama dampak penyebaran pandemi yang mengganggu aktivitas masyarakat. Masyarakat sekarang lebih fokus untuk mengurangi pengeluaran dan hanya menggunakan uang untuk keperluan yang lebih mendesak terutama pangan.

    Ketua Dewan Pengurus Daerah Realestat Indonesia (DPD REI) Riau, Nursyafri Tanjung menyebutkan dengan situasi itu pengembang di Riau pun menahan untuk ekspansi dan hanya membangunkan rumah bagi calon konsumen yang sudah disetujui bank.

    Menurut Nursyafri, saat in pengembang di Riau hanya mengandalkan pembeli atau konsumen dari kalangan ASN. TNI/Polri dan tenaga medis. Sedangkan sektor informal masih kesulitan untuk mendapatkan persetujuan KPR.

    Nursyafri Tanjung

    Pengembang juga masih menahan diri untuk membeli lahan. Nusyafri menjelaskan lebih baik untuk tidak belanja yang tidak mendesak saat ini, apalagi menjual lahan masih cukup sulit dalam beberapa tahun belakangan ini.

    “Kondisi tersebut sangat menganggu cashflow pengembang, sehingga ada 30% dari total 176 pengembang anggota REI Riau yang ikut restrukturisasi dari OJK,” ungkap dia, yang dihubungi, baru-baru ini.

    Kesulitan penjualan diakui Nursyafri sudah terjadi sejak April 2020, apalagi masyarakat belum terbiasa membeli rumah secara online. Menurut dia, tidak seperti di kota-kota besar yang sudah lebih terbiasa dengan budaya secara online, masyarakat Riau cukup resisten apalagi banyak yang kerap tertipu dengan pembelian online.

    “Di sini orang ingin lihat wujud rumahnya, ditambah kerap ada oknum penipu sehingga masyakarat cukup takut untuk belanja secara online, apalagi untuk membeli rumah kalau tidak melihat langsung fisiknya,” jelas Nursyafri.

    Segmen Komersial

    Kondisi di segmen rumah komersial justru lebih parah lagi. Dikatakan dalam sebulan hanya bisa merealisasikan satu hingga tiga rumah dengan harga Rp300 juta hingga Rp1 miliar. Menurut Nursyafri, hanya tenaga marketing yang sangat piawai yang saat ini bisa berhasil melakukan transaksi.

    Dia menyebutkan, REI Riau akan segera melakukan konsolidasi dan evaluasi terhadap realisasi pada tahun ini.

    “Pandemi ini menyerang seluruh dunia, ditambah lagi Indonesia cukup lama recovery, sehingga kami belum bisa memberikan outlook tahun depan. Kami masih ingin melihat bagaimana bisnis berjalan dalam tiga bulan terakhir ini, sebelum memutuskan target tahun depan,” ungkap dia.

    Sementara itu, dampak pembangunan infrastruktur seperti jalan tol juga belum terasa bagi perekonomian di daerah tersebut. Seperti diketahui pada akhir September lalu, tol Pekanbaru-Dumai yang masuk dalam ruas tol Trans-Sumatera resmi beroperasi. Nursyafri memprediksi dampak infrastruktur tol baru akan terasa saat perekonomian masyarakat mulai bergerak kembali.

     

     

     

     

  • Pembeli Royal Tajur Berpeluang Dapat Apartemen “Gratis”

    KORIDOR, BOGOR – Harus diakui bahwa di masa pandemi Covid-19 ini tidak mudah memasarkan properti. Selain daya beli  masyarakat menurun, juga karena orang yang punya dana simpanan berlebih akan memilih mengambil sikap selektif dalam berinvestasi.

    Mungkin karena itu, beberapa developer yang penjualan proyek perumahannya yang cukup menggembirakan tahun ini (Januari – Oktober) merasa bersyukur produk-produknya  masih mendapat respon positif dari masyarakat, terutama para investor.

    Dalam rangka hal tersebut, para developer mensyukuri dan mengapresiasi para pembeli mereka yang di era pandemi ini tetap optimis melakukan transaksi properti. Salah satu  developer tersebut adalah PT Tajur Surya Abadi, pengembang perumahan Royal Tajur, Bogor yang memberikan voucher gratis kepada konsumen yang telah membeli kavling, rumah atau apartemen di Royal Tajur selama periode Januari – Oktober 2020.

    Hendra Gunawan General Manager Royal Tajur mengatakan, pihaknya bersyukur selama pandemi penjualan kavling, rumah, dan apartemen di Royal Tajur relatif masih stabil dan sebagai ungkapan terima kasih Royal Tajur mengapresiasi pembelinya dengan memilih 3 pembeli untuk mendapat voucher senilai sampai dengan Rp75 juta setiap bulan periode November – Desember 2020, nilai 6 voucher itu sebesar Rp300 juta.

    Voucher tersebut dapat digunakan sebagai uang muka (DP) pembelian unit tower pertama Royal Heights Apartment, yang berada di kawasan perumahan tersebut. Misalnya mereka beli tipe 1 bedroom seharga Rp520 dengan DP minimal 10 persen atau Rp52 juta, voucher Rp75 juta bisa digunakan. Jadi pembeli yang terpilih itu tidak perlu mengeluarkan uang DP,” kata  Hendra, seusai acara Pemilihan Penerima Voucher Pembeli Royal Tajur, akhir pekan lalu, di Bogor.

    Hendra mengatakan, pembelian unit Royal Heights Apartment dengan voucher ini tidak menghilangkan promo Merdeka Cicilan dan Jaminan Sewa. Sementara harga tidak dinaikkan. Jadi voucher ini benar-benar mengurangi harga. Voucher berlaku hingga akhir tahun ini dan dapat dipindahtangankan.

    Jadi mereka yang terpilih mendapatkan voucher, kata Hendra, bisa dikatakan mendapat unit apartemen “gratis”. Dia pun menjelaskan, dengan voucher pembeli tidak perlu membayar DP, selama 8 bulan cicilannya dibayarkan developer (Merdeka Cicilan), lantas 2 tahun mereka hanya bayar Rp300 ribuan karena sebagian besar cicilannya di-cover dari rental guaranty. Kemudian memasuki tahun ketiga, jika mereka terus menyewakan unitnya malah mereka bisa cash-in (uang masuk) dari investasinya karena harga sewa yang meningkat.

    Mereka yang terpilih mendapatkan voucher bisa dikatakan mendapat unit apartemen “gratis”. (Istimewa)

    Progress pembangunan

    Saat ini progress pembangunan tower pertama Royal Heights Apartment sudah mencapai 90 persen. Ditargetkan bangunan fisik selesai di akhir Desember 2020. Januari proses Sertifikat Laik Fungsi (SLF), dan serah terima unit mulai April 2021 secara bertahap. Di November ini akan men-setup unit contoh (show unit) riil langsung di apartemen.

    “Pada awal 2021 tower kedua akan kami launching (pasarkan). Progress pembangunan tower kedua  saat ini sudah mencapai 25 persen, basement sudah jadi.  Ini berarti Royal Heights Apartment satu-satunya apartemen di Bogor yang belum dipasarkan tapi progress pembangunannya sudah di posisi 25 persen,” ungkap Hendra.

    Cepatnya pembangunan fisik apartemen ini, lanjut Hendra,  karena melihat besarnya animo masyarakat pada penjualan tower pertama cukup baik, meski di masa pandemi.  Target market Royal Heights Apartment  adalah investor, karena dalam kondisi seperti ini, sebagian orang yang memiliki dana simpanan yang cukup besar  sedang mempertimbangkan investasi yang menguntungkan.

    Di samping gencarnya penjualan apartemen, Royal Tajur juga memasarkan rumah tapak di beberapa cluster yang harganya mulai dari Rp990 juta hingga Rp3,2 miliar. Ada juga kavling eksklusif yang berada di Avebury Boulevard yang merupakan produk baru yang sudah mulai dibuka penjualan. Kavling ini ditawarkan dengan luas mulai 200 m2 hingga 330 m2, harga mulai Rp1,6 miliar.

    Penulis: Erlan Kallo

Back to top button