Aktual

  • Vista Land Group Gelar HABERNAS 11.11, Momen Tepat Beli Rumah

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE – Vista Land Group meluncurkan program Hari Belanja Rumah Nasional (HABERNAS) 11.11 dengan melakukan promo besar-besar serentak di 30 proyek perumahannya di wilayah Jabodetabek dan Serang (Banten). Program ini diselenggarakan periode 10 Oktober (10.10) hingga puncaknya pada tanggal 11 November (11.11) 2023.

    Alexander Tirta, CEO Vista Land Group mengatakan, HABERNAS 11.11 Vista Land Group ini ingin memberikan kesempatan warga Jabodetabek dan Serang untuk bisa punya rumah dengan cara mudah dan menguntungkan karena mendapatkan banyak hadiah.

    ”Program HABERNAS 11.11 ini terinspirasi dari hari belanja online nasional, namun untuk rumah masih belum ada. Karena itu kami cetuskan adanya Hari Belanja Rumah Nasional. Jangan belanja online saja, karena sektor perumahan atau properti itu merupakan lokomotif perekonomian yang menggerakkan sekitar 150 industri terkait dan berdampak positif terhadap perekonomian nasional,” jelas Alexander saat ditemui sejumlah  awak media, Sabtu, 28 Oktober 2023, di Jakarta.

    BACA JUGA: Cluster Modern Waterfront Residence Raih Penghargaan Properti Indonesia Award 2023

    Kemudahan-kemudahan itu, ungkap Alexander antara lain: pertama, booking fee yang sebelumnya rata-rata Rp1 juta di program HABERNAS ini cukup Rp110 ribu. Kedua, proses perbankan dipermudah dan dipercepat karena Vista Land Group bermitra dengan beberapa perbankan. Dan ketiga,  juga berikan hadiah kepada konsumen yang berhasil akad kredit massal pada tanggal 11 November 2023 (11.11).

    ”Akad Kredit Massal awalnya kami targetkan 1.100 konsumen, namun karena besarnya animo masyarakat, khususnya di segmen rumah subsidi, maka kami optimis angka tersebut bisa mencapai 1.500 konsumen yang akad massal pada puncak program HABERNAS 11.11 yang kami lakukan di tiga regional yaitu Bogor di Harmoni Primavera, Tangerang di Puri Harmoni Cikasungka, dan Bekasi di Gran Harmoni Cibitung,” jelas Alexander.

    Dilansir dari official website www.vistalandgroup.com/habernas, di acara Habernas (11.11) ini Vista Land akan mengadakan akad massal terbesar dan bagi-bagi hadiah langsung berupa emas/logam mulia hingga 1,1 kg untuk konsumen yang berhasil akad, plus hadiah doorprize elektronik (TV, Kulkas, AC, Sepeda Lipat, dll) dan berkemungkinan meraih grandprize rumahnya di-fully furnished. Di luar itu masih ada kemudahan cara bayar dan diskon-diskon per proyek yaitu booking fee Rp110 ribu dan discount DP hingga Rp11 juta.

    BACA JUGA: BTN Sambut Positif Stimulus Bebas PPN Properti

    Alexander mengatakan, optimis dapat melebih target akad kredit 1.100 dalam program HABERNAS 11.11 mengingat kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk rumah subsidi masih sangat banyak karena tahun ini serapannya menurun. Melihat hal itu, di akhir tahun Vista Land Group akan tancap gas agar target penjualan 6.000 rumah tahun ini bisa tercapai, salah satunya melalui HABERNAS 11.11.

    Salah satu perumahan Vista Land Group

    Animo masyarakat besar

    Sementara itu, Esther Kristiany Hadi, Direktur Vista Land Group menjelaskan, penjualan rumah Vista Land Group tahun ini cukup stabil dengan target cukup besar yaitu 6.000 unit rumah. Per Oktober 2023 ini penjualan sudah hampir menyamai realisasi penjualan tahun lalu (2022). Dengan program HABERNAS ini hingga akhir tahun 2023 pengembang yang telah eksis 17 tahun ini optimis dapat mencapai target penjualan 6.000 unit rumah.

    Esther bersyukur, respon dan animo masyarakat terhadap program HABERNAS 11.11 ini sangat besar. Memasuki minggu ketiga sejak diluncurkan Program Habernas pada 10 October lalu, program ini sudah menjaring 1.400 konsumen baik untuk rumah subsidi maupun komersial. Animo masyarakat sangat besar, sampai-sampai beberapa proyek menghentikan penjualannya karena hampir 3 minggu ini penjualannya over target sementara pemberkasannya harus dikejar untuk akad massal di 11 November 2023.

    BACA JUGA: Mustika Land Group Pengembang Perumahan Terjangkau Terbaik Optimis Rilis Proyek Baru di Tahun Politik

    ”Kami berharap Vista Land Gourp dikenal sebagai pencetus pertama kali hari belanja nasional khusus di sektor perumahan (properti). Ini akan kami lakukan berkala dan dampak ekonominya sangat positif. Dari sisi konsumen tentunya menjadi momentum terbaik membeli rumah, dengan berbagai kemudahannya,” ungkap Esther.

    Menurut Esther, Vista Land Group tetap menjual rumah subsidi untuk membantu pemerintah merumahkan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Meski harganya dipatok oleh pemerintah tapi kualitas perumahan subsidinya rata-rata di atas standar yang ditentukan pemerintah.

    ”Salah satunya keunggulan kami memiliki proyek di banyak lokasi sehingga banyak pilihannya. Sekarang tidak hanya subsidi, tapi juga sudah ada rumah komersial kelas real estate. Sebenarnya rumah subsidi kita juga rata-rata sudah menerapkan standar kawasan perumahan real estate dari infrastruktur jalan, drainase  dan fasilitas-fasilitas lainnya sudah berstandar perumahan real estate,” ungkap Esther.

    BACA JUGA: Gaet Pekerja Mandiri, BP Tapera Perkenalkan Program Tabungan Rumah Tapera

    Prinsipnya, kata Esther, beli rumah itu sekali seumur hidup, sehingga Vista Land Group harus pastikan konsumennya dapat rumah yang mereka bisa huni seumur hidup. Tidak hanya kualitas rumah dan lingkungan yang baik, tapi legalitasnya juga harus clear. Jangan sampai orang beli rumah tapi legalitasnya masih bermasalah sehingga tidak mendapatkan sertifikat.

    ”Kami juga pastikan pembangunannya sesuai dengan standar bahkan untuk rumah subsidi melebihi standar perumahan FLPP pada umumnya. Saat ini kami punya banyak tenaga profesional yang dapat meningkatkan kualitas perumahan yang kami kembangkan. Selama 17 tahun Vista Land menjadi Pengembang yang dapat diandalkan dan berkomitmen dalam membangun, sehingga tidak ada proyek yang mangkrak,” jelasnya

    Esther mengatakan, di tahun ini pihaknya telah dan sedang membuka 5 proyek baru dan tahun depan sedikitnya ada 5 proyek lagi yang akan dirilis. Total perumahan Vista Land Group saat ini sekitar 30-an proyek tersebar dimana-mana, terutama di wilayah Jabodetabek dan Serang.

    Untuk perumahan full komersial Vista Land Group saat ini ada 3 proyek yaitu Harmoni Park Residence Cileungsi, Kab, Bogor, Puri Harmoni Pasirmukti, Citeureup, Kab. Bogor, dan Symphony Primavera Cileungsi, Kab, Bogor. Harga mulai Rp200 jutaan hingga Rp500 jutaan. ***

  • Cluster Modern Waterfront Residence Raih Penghargaan Properti Indonesia Award 2023

    JAKARTA,KORIDOR.ONLINE—Perumahan skala kota (township) KotaModern, Tangerang, yang dikembangkan PT Modernland Realty Tbk., melalui cluster Modern Waterfront Residence, berhasil meraih penghargaan tingkat nasional melalui ajang penghargaan Properti Indonesia Award 2023 (PIA 2023) untuk Kategori: Property Development; Sub Kategori: Housing Development sebagai The Innovative Housing Concept in Tangerang.

    PIA 2023 merupakan acara penghargaan ke-10 yang digelar media Properti Indonesia (MPI) Group — penerbit Majalah Properti Indonesia dan portal berita propertiindonesia.id. PIA 2023 mengusung tema; “Bringing The Best Together”. Inspirational quotes ini sejalan dengan visi dan misi Properti Indonesia untuk menyatukan para pelaku usaha terbaik di industri ini dan mereferensikan berbagai strategi serta ide-ide kreatif mereka dalam beradaptasi dengan perubahan dunia bisnis yang kian dinamis. Acara PIA 2023 bertepatan pula dengan momentum 30 tahun Properti Indonesia sebagai media pertama bersegmentasi properti di Indonesia.

    Peletakkan batu pertama pembangunan Modern Waterfront Residence, Kamis (25/5/23)

    Ini merupakan sebuah ajang penghargaan tahunan tertinggi sebagai The Benchmark of Property Excellent, yang dianugerahkan kepada sejumlah Property Corporates, Property Project, The Property Men & Women serta Property Supporting Services. Setiap kandidat terpilih telah melalui preferensi secara independen oleh Properti Indonesia berdasarkan kinerja yang tidak hanya mencerminkan kesuksesan dalam bidang komersial tetapi juga keberlanjutan, inovasi, dan layanan bagi konsumen selama satu tahun terakhir.

    Seremoni acara penghargaan PIA 2023 diselenggarakan di Dua Mutiara Ballroom JW Marriott, Mega Kuningan Jakarta, Rabu (25/10/2023). Penghargaan PIA 2023 diterima langsung oleh Jemmy Andreas Persang, Division Head Res & Com Group 2 PT Modernland Realty Tbk.

    “Terima kasih atas apresiasi yang diberikan kepada KotaModern melalui cluster Modern Waterfront Residence. Kami sangat berbangga dan bersyukur berhasil mendapatkan penghargaan Properti Indonesia Award 2023. Penghargaan ini menjadi sangat penting karena merupakan sebuah pengakuan dan kepercayaan konsumen maupun khalayak industri properti di Indonesia. Kami akan terus mengembangkan KotaModern dengan senantiasa membuat produk properti yang inovatif sehingga disukai dan memiliki nilai lebih bagi para konsumen kami,” ujar Jemmy Andreas Persang.

    Cluster Modern Waterfront Residence dibangun di atas lahan seluas 1,6 ha merupakan private cluster eksklusif yang tenang dan nyaman dengan jumlah rumah sangat terbatas, yakni hanya tersedia 80 unit saja, single gate cluster system yang dilengkapi CCTV untuk keamanan maksimal, dan seluruh jaringan utilitas tertanam rapi di bawah tanah (underground). Cluster Modern Waterfront Residence sudah mulai dibangun (ground breaking) pada 25 Mei 2023 lalu.

    Lokasi cluster berada tepat di jantung perumahan KotaModern, sehingga penghuni tidak perlu jauh keluar rumah untuk sekadar melakukan aktivitas sehari-hari. Hanya 800 meter menuju rumah sakit bertaraf internasional Mayapada Hospital, 800 meter dari  Hypermart, 850 meter menuju pasar modern Modern Town Market, 50 meter ke Sekolah Harapan Bangsa, 800 meter ke BPK Penabur, 500 meter ke Lapangan Golf Modern & Country Club, 600 meter ke TirtaMas Waterpark & Sport Hall. Cluster Modern Waterfront Residence memiliki panorama danau yang cantik, dan dilengkapi dengan fasilitas jogging track, taman bermain anak dan BBQ Garden.

    Modern Waterfront Residence adalah tempat tinggal sempurna yang terletak di jantung Kota Tangerang. Rumah yang terletak di lokasi yang strategis, dikelilingi dengan alam yang sempurna. Menempatkan diri dan keluarga jauh dari kehidupan kota yang sibuk dan berbaur dengan lingkungan yang alami. Bangun di pagi hari melihat pemandangan danau yang indah, atau sekadar berjalan-jalan di sore hari di tepi danau akan menimbulkan rasa bahagia tersendiri.

    Setelah dua tipe rumah yakni Tipe Walnut / L5 (5×10) dengan ukuran 88/50 m2 (3 lantai) dan Tipe Cedar / L7 (7×15) dengan ukuran 110/105 m2 (2 lantai) berhasil diterima oleh pasar, KotaModern kembali meluncurkan tipe Maple/ L7,5 dengan Luas Bangunan (LB) 108 m2 dan Luas Tanah (LT) 75 m2 (3 lantai) yang dipasarkan seharga mulai dari Rp2 miliaran Hunian yang sarat keunggulan tersebut ditawarkan kepada keluarga muda milenial mapan yang sedang mencari rumah di kawasan Kota Tangerang yang memiliki potensi investasi tinggi di masa depan. Rumah contoh tipe Maple saat ini telah tersedia dan bisa dikunjungi untuk mendapatkan gambaran visual secara langsung. Guna memudahkan masyarakat memiliki rumah tipe Maple di Modern Waterfront Residence, tersedia cara bayar via developer/ inhouse maupun KPR.

    “Hunian di cluster Modern Waterfront Residence sangat diminati karena cocok bagi masyarakat urban modern yang menginginkan hidup serba praktis, serba cepat, nggak ribet, di kawasan yang nyaman, aman, fasilitasnya lengkap dan selaras dengan alam. Kami tidak hanya sekadar membuat rumah, namun menciptakan sebuah rumah sempurna yang homey dimana para penghuni akan merasa nyaman dan cenderung dapat meningkatkan kualitas hidupnya,” kata Kelvin O Lesmana, Director Residential & Commercial PT Modernland Realty Tbk..

    Perumahan KotaModern seluas 400 hektar, dikembangkan sejak tahun 1983 dan telah dihuni lebih dari 12.000 jiwa. KotaModern adalah proyek township pertama lansiran PT Modernland Realty Tbk. sekaligus pelopor pengembangan perumahan skala kota (township) di wilayah Tangerang. Beragam jenis properti telah dikembangkan di KotaModern seperti properti residensial, baik landed house maupun apartemen dan properti komersial.

    Kabar terbaru dari KotaModern yang mendapat animo sangat positif dari para warganya adalah dengan akan dibukanya akses baru di sisi Selatan yang akan menghubungkan KotaModern dengan Kawasan Alam Sutera dan terpenting adalah akses ke gerbang tol Pinang (JORR 2). Dengan demikian, KotaModern akan memiliki 2 akses menuju tol JORR 2, baik dari sisi Utara maupun Selatan

    Sementara keunggulan KotaModern adalah lokasi yang super strategis, hanya 5 menit dari gerbang tol JORR 2, hanya 15 menit menuju Bandara Soekarno-Hatta, hanya 5 menit ke stasiun KA Tanah Tinggi, hanya 10 menit ke terminal bus Poris Plawad, berada tepat di pusat kota Tangerang dengan 6 akses utama dari berbagai arah, perumahan dengan pemanfaatan lahan sebesar 40% lebih untuk area  penghijauan yang dapat berfungsi sebagai paru-paru kawasan, fasilitas lengkap untuk lintas generasi, tersedia lapangan golf berstandar internasional Modern Golf & Country Club dengan 18 holes, dan merupakan perumahan yang sudah hidup dan akan terus berkembang pesat di masa depan.

    Segera lakukan pemesanan unit karena unitnya sangat terbatas, dan merupakan cluster terakhir yang dikembangkan di KotaModern! Dapatkan berbagai promo-promo khusus nggak pakai ribet, dimana pihak konsumen cukup bayar booking fee saja bisa langsung akad kredit, DP dibayarin Developer sebesar 5% atau 10%. Ada pula program Full Furnished. Kemudahan itu pun belum termasuk bonus pembelian seperti canopy carport, smart doorlock dan lainnya. Jangan sampai menyesal karena nggak akan ada lagi cluster keren seperti ini. Wujudkan impian dengan segera memiliki rumah di Modern Waterfront Residences yang bergengsi di KotaModern,” pungkas Jemmy Andreas Persang.

     

  • Pengamat: Perlambatan Kinerja Pasar Properti Didorong Ketidakstabilan Ekonomi

    JAKARTA.KORIDOR.ONLINE—Konsultan properti Colliers Indonesia mencatat pasar apartemen dalam negeri hingga akhir September 2023 belum menunjukkan geliat pertumbuhan. Head of Research Colliers Indonesia, Ferry Salanto mengatakan, perlambatan sektor penjualan apartemen pada kuartal III/2023 tecermin dari total unit yang telah berpindah tangan hanya 145 unit.

    “Penurunan ini dapat disebabkan oleh kelangkaan pilihan yang tersedia dari proyek-proyek yang sudah ada, ditambah dengan tidak adanya proyek yang baru dimulai proyek baru,” tuturnya dalam riset Colliers Quarterly Jakarta Apartment, dikutip Senin (9/10/2023).

    Ferry melanjutkan, perlambatan kinerja pasar properti sepanjang kuartal III/2023 juga didorong oleh ketidakstabilan ekonomi dan melemahnya ekspektasi konsumen. Alhasil, hal tersebut menyebabkan penurunan kepercayaan atas properti Indonesia yang juga menekan indeks keyakinan konsumen.

    “Salah satu faktor potensial yang berkontribusi terhadap berkurangnya minat pembelian apartemen adalah tidak adanya insentif pemerintah yang secara khusus dirancang untuk sektor-sektor apartemen,” tambah Ferry.

    Sementara dari sisi suplai, pasar apartemen Jakarta kedatangan satu tower baru berlokasi di Fatmawati City Center, yakni Menara Victoria yang menyuntik tambahan suplai sebanyak 407 unit. Degan demikian, sepanjang tahun berjalan pasokan unit apartemen di Jakarta secara kumulatif meningkat 2,7 persen secara tahunan menjadi 225.871 unit.

    Pada kuartal III/2023 Colliers juga mencatat harga apartemen tetap stabil di level Rp35,5 juta per meter persegi. Sementara itu, harga sewa apartemen juga berada pada level terjaga di kisaran Rp410.000 hingga 445.000 per meter persegi.

    “Ke depannya, kami memperkirakan bahwa harga yang diminta akan akan terus meningkat, terutama untuk proyek-proyek yang berlokasi di dekat dengan LRT, yang meliputi CBD, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur,” pungkas Ferry.

  • Pengamat: Apartemen dengan Progres Positif Akan Lebih Diminati

    TANGERANG, KORIDOR.ONLINE—Bisnis properti merupakan salah satu industri yang tahan banting. Berbagai kendala, mulai dari soal ekonomi hingga iklim politik yang menghadang, namun terbukti bisnis properti mampu bangkit. Terbaru adalah pandemi yang terjadi pada tahun 2020 lalu yang berjalan lebih kurang 2 tahunan namun industri properti mampu bergerak bangkit.

    Paska pandemi, tak semua segmen dalam industri properti mampu bergerak seperti ruang perkantoran, area komersial seperti pusat belanja terganggu ritme bisnisnya. Tapi salah satu segmen yang bergerak lebih cepat adalah hunian. Memasuki penghujung tahun 2023, industri properti kembali dihadapkan dengan hajatan politik pada Februari 2024 (Pemilu).

    Alvin Andricus CMO Elevee Condominum (kiri) dan Ferry Salanto Senior Associate Director Research Colliers Indonesia di area Proyek Elevee Condominum Alam Sutera (16/10/23)

    Dana Moneter Internasional atau IMF/International Monetary Fund memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2024 sebesar 5,0% yoy atau sama dengan perkiraan tahun 2023. Artinya pe,uang bertumbuh tetap ada di tahun tahun politik karena merupakan kondisi berpola musiman. Namun bukan berarti kinerja investasi akan berhenti.

    Ferry Salanto Senior Associate Director Research Colliers Indonesia menyatakan 2024 sejauh ini proyeksi sekitar 5% dan tak ada indikasi menurun, seperti stabil. Tapi menurutnya properti itu ada siklus, seperti sebuah jam bergerak ke atas. Selama 3 tahun pergerakkan terhambat karena ada pandemi, dan saat ini untuk hunian berada pada jarum jam di angka 7, siap bergerak ke atas.

    “Dan sektor hunian itu berada di jam 7, siap bergerak ke atas. Dan proyek yang sudah berprogres pembangunannya akan lebih bagus, siap menyambut pasar. Artinya saat pasar bergerak maka timing- nya pas,” imbuh Ferry Salnto dalam acara Elevee Media Talk dengan tema Bagaimana Pasar properti di Tahun Politik yang doadakan di Alam Sutera, Tangerang (16/10/2023).

    Lebih lanjut Ferry menegaskan kondisi properti sebelumnya tertahan karena efek pandemi, dalam dalam tahun ini (2023) mulai bergerak, perlahan naik. Tapi menurutnya saat ini banyak developer menahan pengembangan proyek baru. Tidak seperti 5, 7 tahun lalu pembangunan apartemen cukup masif, terutama hunian vertikal karena saat ini memang harus hati-hati

    Terkait potensi pasar apartemen, Ferry menegaskan bahwa saat ini investor yang karakternya mencari yield saat ini jumlahnya berkurang sejak 2022, dimana pasar apartemen didominasi investor, khususnya kelas menengah atas. “Di tahun 2023, pasarnya beda, pasar apartemen dari data yang kita lakukan pada kuartal II 2023 lalu didominasi oleh end user, mencapai 54%. Mereka membeli melihat dari progres proyeknya, atau produk sudah jadi, karena ini lebih confident,” tegasnya.

    Selain itu segemen end user menurut Ferry membeli karena ada keperluan untuk dihuni, dan sudah saatnya time to buy’s. “Fakta end user ini diperkuat juga oleh karena data OJK (otoritas Jasa Keuangan), pada akhir tahun lalu saving dana masyarakat di bank meningkat, dan cukup besar. Nah, ini peluang, bagaiamana bisa megedukasi mereka untuk berinvestasi di properti, meyakinkan mereka meyakinkan mereka memindahkan dananya ke apartemen sebagai investasi yang menguntungkan,” jelasnya.

    Proyek Elevee Condominum Alam Sutera Tangerang

    Secara umum investor properti mempunyai kecenderungan untuk mengambil sikap wait and see atau menunda keputusan investasi. Namun ada juga yang justru mengambil peluang ketika harga properti belum naik, mengambil opportunity. Dan ini beda dengan segmen landed house yang tetap kuat,  dan ini perlahan bisa terjadi di hunian vertikal karena kubutuhan hunian tinggi.

    Sementara itu, Alvin Andricus Chief Marketing Officer (CMO) Elevee Condominum mengakui, jualan hunian vertikal saat ini perlu melakukan hal berbeda. Selain memanfaatkan sosial media sebagai alat pemasaran, Elevee Condominium juga secara berkala memberikan informasi terkini terkait progres pembangunan 2 tower-nya yang sedang dibangun, melalui berbagai cara.

    Alvin Andronicus juga menjelaskan, tak hanya ajakan untuk membeli, mengedukasi pasar terkait produk. Kita juga harus memberikan informasi terkini terkait progress pembangunan Elevee. Contohnya di beberapa titik media luar ruang, kita buatkan videotron LED untuk memberikan informasi progres pembangunan proyek, secara berkala.

    “Ini jadi kekuatan Elevee dalam pemasaran, dimana beberapa proyek hunian vertikal ada yang berhenti pembangunannya, tapi Elevee berbeda dengan menunjukan progres pembangunan dan kita jadwalkan pada awal tahun 2025 sudah bisa serah terima kunci. Dan satu lagi Elevee yang berada dan dikembangkan oleh Alam Sutera memiliki karakter berbeda, berada dalam kawasan skala kota yang sudah berkembang. Ini juga kekuatan kita dalam pemasaran,” tegas Alvin.

    Selain itu, Alvin juga meyakini pasar mulai bergerak, karena saat ini tak hanya developernya yang bekerja keras memasarkan produknya. Tapi pihak perbankan, terkait pembiayaan melalui KPA, juga aktif bekerjasama dengan Elevee, menawarkan berbagai kemudahan. “Saat ini hampir semua perbanakn sudah bekerja sama dengan Elevee, tak hanya swasta, perbankan BUMN juga. Dan semuanya menawarkan kemudahan bagi konsumen,” jelasnya.

     

  • UResort Lanjutkan Bantuan Beasiswa Bagi Mahasiswa IPB Berprestasi

    BOGOR, KORIDOR.ONLINE— PT Prima Permata Agung, Pengembang Apartemen University Resort (UResort) Bogor, kembali memberikan beasiswa kepada Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). Dimas Ario Shakti Mumpuni, Managing Director UResort menjelaskan bahwa pemberian beasiswa tersebut merupakan bentuk dukungan perseroan dalam mewujudkan visi IPB menjadikan kawasan sekitar kampus sebagai Education Township (EduTownship).

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada segenap pimpinan IPB, karena hari ini kita kembali bertemu sebagai bentuk dari kelanjutan Kesepakatan Bersama untuk memberikan Beasiswa Hunian bagi Mahasiswa IPB berprestasi. Kami juga mengucapkan puji syukur atas terealisasinya Program Beasiswa Batch 1 yang sudah berjalan tahun lalu. Dan kami juga merasa sangat senang serta juga ikut bangga saat mendengar kabar bahwa salah satu penerima beasiswa kami, Brayen, berhasil memenangkan kompetisi teknologi pangan tingkat dunia di USA,” ucap Rio, pada acara penandatanganan kesepakatan melanjutkan kerjasama beasiswa, di UResort, Bogor, Jumat (13/10/23).

    Dimas Ario Shakti Mumpuni, Managing Director UResort (kiri) dan Prof.drh. Deni Noviana, PhD, DAiCVIM, Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB

    Suksesnya Brayen selaku Mahasiswa penerima Beasiswa dari UResort makin mempertebal keyakinan manajemen akan visi Uresort. Selain ‘Edu Friendly’ juga ‘Research Friendly’. Pada masa mendatang Visi Research Friendly ini akan dikembangkan terus dengan menciptakan Lingkungan Hunian Mahasiswa yang selalu mendorong kreativitas dan inovasi.

    Manejemen UResort lanjut Rio bersyukur sudah menjalankan komitmen selama 1 tahun terakhir dengan memberikan beasiswa bagi mahasiswa IPB. Setahun lalu, tepatnya bulan Agustus 2022,  pengembang UResort telah merealisasikan Beasiswa Hunian kepada 4 orang mahasiswa IPB yang berprestasi.

    “Beasiswa ini menjadi realisasi gambaran visi misi kami, dimana UR menjadi tempat pengembangan ide, riset, juga sumber kreativitas dalam berkreasi. Harapan kami, semoga cerita dapat menginspirasi mahasiswa penerima beasiswa batch2. Beasiswa Hunian ini akan tetap terus kita lanjutkan dan insyaAllah akan kita kembangkan dan kita pertimbangkan dalam bentuk-bentuk lainnya, namun intinya kami mendukung mahasiswa untuk terus berprestasi,” jelas Rio yang juga aktif di kepengurusan DPD Realestat Indonesia (REI) ini.

    Pemberian Beasiswa kepada salah seorang perwakilan mahasiswa IPB

    Lebih lanjut Ia mejelaskan, UResort  Komitmen mendukung proses belajar dan mengajar di IPB University, dan akan tetap konsisten mengembangkan Pembangunan Properti bertemakan ‘Pendidikan & Pengembangan Entrepreneurship bagi mahasiswa IPB sekaligus mendukung Visi Rektor IPB ‘Kampus sebagai core Education Township’dan Pengembangan kawasan sekitarnya yang bertemakan Pendidikan.

     

    UResort Hostel, Penginapan Bagi Keluarga Mahasiswa IPB

    UResort sendiri sudah berjalan hampir dua tahun, dimana memasuki tahun  ketiga ini manajemen UResort mengembangkan produk  yang sebelumnya hanya berupa hunian mahasiswa saja, tapi sekarang sudah ada UR Hostel.

    Fasilitas UResort Hostel yang diperuntukkan bagi Keluarga Mahasiswa ini diawali dengan banyaknya permintaan dari Orang Tua Mahasiswa yang sedang berkunjung ke Bogor; terutama Orang Tua dari Mahasiswa asal Malaysia dan asal Luar kota Jabotabek.

    Dengan adanya UResort Hostel para orangtua, keluarga, atau-pun para tamu rektorat dan fakultas IPB memiliki tempat beristirahat dengan nyaman, aman dan berada dalam satu lokasi.

    UResort, Pilihan Mahasiswa Asing

    Untuk operasional harian, sebanyak 72 Kamar, 100 orang penghuni berjenjang mulai S1-S3, setiap penghuni didaftarkan fingerprint nya untuk masuk ke koridor juga menggunakan fasilitas communal room, shuttle bus beroperasi sepanjang hari, cafetaria dan dapur bersama, laundry, internet yang dedicated sampai di dalam kamar seperti di hotel, meeting room dengan fasilitas premium yang bisa disewa. Menariknya lagi, pada bulan November2023 ini akan ada foodcourt di area Kawasan UResort.

    Prof.drh. Deni Noviana, PhD, DAiCVIM, Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB memperhatikan maket UResort

    “Penghuni UResort berasal tidak hanya dari berbagai daerah di Indonesia, tapi juga ada dari negara lainya itu Malaysia, Filipina, Myanmar, dan dari beberapa negara Asean lainnya. InshaaAllah bulan November ini kami mendapat akan kedatangan penghuni dari negara Asia Pasifik dan Afrika, yang merupakan pesanan dari salah satu fakultas IPB. Selain itu tahun ini kami juga akan kedatangan tamu dari UITM Malaysia,” terang Rio.

    Dari sisi ke amanan, kawasan UResort selalu dijaga satpam 24 jam dan seluruh area nya dipantau dengan  CCTV, dan juga biometric fingerprint untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada penghuni.

    “Fasilitas di sini sudah kami siapkan dengan baik dan seksama untuk bisa mencukupi kebutuhan penghuni untuk tinggal dan juga belajar agar semakin berprestasi, juga memberikan rasa ketenangan bagi para orang tua  di rumah,” tutur Rio.

    Hunian Ideal Sekaligus Wahana Kreativitas Gen-Z

    Sementara itu, Prof.drh. Deni Noviana, PhD, DAiCVIM, Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB University mengatakan, pihaknya menyambut baik kerjasama ini, karena saat ini IPB memang membutuhkan dukungan hunian mahasiswa yang berkualitas.

    “Apa yang dihadirkan UResort saat ini sudah sangat cocok untuk para mahasiswa/i. Dari sisi lokasi, Uresor sangat dekat dengan Kampus IPB, dan lokasinya ini sangat nyaman, tenang dan aman. Tidak hanya itu, UResort juga menyediakan kamar dan sktifitas-aktifitas yang medukung proses belajar lainnya, terutama dalam membangun karakter. Menurut kami, kondisi ini inline dengan program-program kami di IPB,” ujarnya seusai acara Seremoni

    Dengan adanya hunian Uresor di lingkungan sehat dan menyehatkan tersebut, menurut Prof. Deni Noviana hal ini juga sesuai dengan karakteristik kami di IPB yang mengembangkan proses pendidikan mahasiswa ini bukan hanya untuk belajar, tapi juga mengembangkan Healthy Lifestyle.

    “Jadi saya kira ini kebutuhan yang saling mengisi. UResort menyediakan hunian dengan segala kelebihannya itu, dan mahasiswa IPB mendapatkan hunian yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” terangnya, sembari menambahkan, pihak IPB juga sangat terbantu dengan dengan kehadiran UResort.

  • Resep Panangian Perangi Hantu Backlog Perumahan

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE—Pengamat dan Pakar Properti Nasional, Panangian Simanungkalit menilai sektor perumahan khususnya perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) masih belum mendapat perhatian serius dari pemerintah. Kondisi ini terlihat dengan masih banyaknya masyarakat yang belum memiliki atau bertempat tinggal di hunian yang layak dan berkualitas.

    “Sektor perumahan (masih) jalan di tempat. Bahkan berjalan mundur. Permasalahan “backlog” (kekurangan perumahan) belum teratasi. Jumlahnya justru semakin meningkat. Kita berharap pemerintah yang akan datang agar lebih memperhatikan hunian rakyat, terutama bagi Milenial dan MBR,” ucap Panangian kepada awak media, di Jakarta, Rabu (4/10/2023).

    Menurut Panangian, pemerintah memiliki program yang cukup bagus, yakni  menargetkan zero Backlog pada tahun 2045.

    Panangian Simanungkalit

    “Program ini sangat mulia, tapi jelas membutuhkan kebijakan atau program yang tidak biasa. Strateginya harus matang. Jika tidak program ini hanya akan jadi mimpi belaka,” imbuhnya.

    Panangian memaparkan, Presiden Jokowi dalam sambutanya pada Musyawarah Nasional (Munas) REI 2023 lalu  mengatakan jika backlog perumahan kita masih 12,7 juta unit. Padahal Kementerian PUPR selalu mengklaim setiap tahun sudah membangun lebih dari 1 juta rumah.

    “Pertanyaannya, mengapa dari 2014 sampai 2023, angka backlog tidak berkurang. Kalau klaim Kementerian PUPR benar, harusnya sekarang sudah berkurang 9 juta sejak 2014. Tapi nyatanya seperti lagu ‘aku masih seperti yang dulu’,” tutur Panangian.

    Soal target Zero Backlog pada tahun 2045, menurut Direktur Eksekutif Panangian School Of Property pemerintah perlu upaya keras dan kerja yang cerdas untuk mencapai ke sana. Kalau sekarang jumlahnya Backlog mencapai 12,7 juta unit, berarti harus dihitung berapa unit yang harus dibangun dalam waktu 21 tahun mendatang.

    Perumahan Bersubsidi

    Minimal pemerintah butuh membangun sekitar 600 ribu unit per tahun. Namun jika ada kebutuhan sekitar 700 ribu unit per tahun dari keluarga baru. Maka total rumah yang harus dibangun setiap tahun sebanyak 1,3 juta unit. Padahal yang dibangun pemerintah sekarang hanya 200 ribu sampai 220 ribu unit/tahun. Jika  hanya 200 ribu per tahun, artinya menurut Panangian, capaian itu tidak jauh beda dari capaian pembangunan rumah di zaman Pak Harto. Di Zaman itu pemerintah  bisa membangun sebanyak 190 ribu unit per tahun

    “Itulah faktanya. Karena ini kenapa harus 1,3 juta unit per tahun. Kalau tidak, maka tidak akan ada pengurangan backlog sejak pemerintahan Suharto sampai pemerintahan yang sekarang. Itu lho keprihatinan kita, karena tidak ada perkembangan,” tambahnya.

    Butuh Dana Rp101 Triliun Per Tahun

    Menurut Panangian realisasi KPR hari ini hanya Rp 662 triliun atau sama dengan  3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Bandingkan dengan Malaysia yang mencapai 34 persen. Sedangkan Singapura 42 persen. Bahkan Viatnam lanjut Panangian sudah lebih dari 5 persen.

    Sebagai pengamat ia mengusulkan Indonesia harus membangun 500 ribu unit rumah tapak bersubsidi, 500 ribu unit rusunami dan 3 juta rumah di kawasan pedesaan. Dana yang diperlukan sekitar Rp101 triliun per tahun. Rianciannya, Rp 50 Triliun untuk rumah tapak, Rp 36 triliun untuk rusunami dan Rp 15 triliun rumah di pedesaan.

    Kawasan Perumahan Bersubsidi

    “Salah satu cara yang paling simple adalah menambah jumlah subsidi perumahan. Subsidi kita sekarang kan cuma Rp20 triliun. Bandingkan dengan subsidi pendidikan yang mencapai Rp570 triliun.  Jadi untuk perumahan tidak sampai 3 persen. Bandingkan dengan negara-negara yang sudah maju, atau yang dekat bandingkan dengan Malaysia yang anggaran perumahannya sudah mendekati 10 persen. Ya, idealnya sih kalau bisa mendekati 10 persen. Tapi kan nggak mungkin. Paling tidak Rp40 trilun sampai 50 triliun lah. Paling tidak 3 kali lipat dari kondisi sekarang. Jadi tetap dibutuhkan peningkatan anggaran dari APBN, “ terangnya.

    Di sisi lain, Panangian juga melihat  kegagalan pemerintah dan developer untuk membangun rusunami. Kegagalannya kita lihat ada pada pemerintah daerah. Pengembang sekarang tidak ada yang mau bangun. Hal ini karena harga jualnya yang  terlalu murah. Meski ada yang berhasil seprti kalibata city, Bassura,  dan Green Pramuka. Setelah itu pengembang tidak mau lagi disuruh bangun. Hal ini karena pemerintah tidak peduli, tidak hadir, tidak mau tahu, dan tidak pernah memikirkan rusunami, termasuk pemerintah daerah.

    “Rusunami ini juga gagal karena banyak spekulan. Yang tinggal di Kalibata City misalnya, seharusnya bukan orang yang punya mobil tiga. Yang gagal siapa? Ini kegagalan pemerintah dong, karena dia tidak atur dan awasi dengan benar,” pungkasnya.

     

  • Grand Duta City South Of Jakarta Lakukan Akad Masal dan Ground Breaking

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE—Setelah sukses dengan acara pemilihan unit klaster Ladera tahap 1 pada tanggal 13 Agustus 2023 lalu, Grand Duta City South of Jakarta melakukan acara groundbreaking sebagai penanda pembangunan unit rumah konsumen yang telah membeli unit di Klaster Ladera. Pada hari tersebut juga dilakukan acara penandatangan akad kredit konsumen secara masal dengan Bank yang bekerjasama dengan Grand Duta City South of Jakarta.

    “Hari ini dengan bangga kami telah melakukan proses groundbreaking klaster Ladera sebagai bentuk komitmen kami, Duta Putra Land, dalam memenuhi jaminan pembangunan dan serah terima unit tepat waktu dengan kualitas bangunan yang baik dan sesuai standar. Secara bersamaan kami juga melakukan acara penandatanganan dokumen akad kredit konsumen secara masal bagi konsumen-konsumen kami yang telah membeli klaster Ladera di bulan lalu”, ungkap Benhard selaku Direktur Teknik Duta Putra Land.

    Klaster Ladera menawarkan 2 tipe hunian yaitu Tipe Malta, tipe 1 lantai dengan luas bangunan 47m2 dan luas tanah 72m2 . Tipe kedua adalah tipe 2 lantai, Tipe Tuscan, dengan luas bangunan 66m2 dan luas tanah 72m2 .

    Keunggulan dari Klaster Ladera di Grand Duta City South of Jakarta adalah bangunan high ceiling, dengan tinggi bangunan floor to ceilings 1 lantai adalah 6 meter dan dilengkapi dengan jendela yang besar dan tinggi.

    Dari segi fungsi, tinggi bangunan dan jendela yg besar dan tinggi dapat meningkatkan sirkulasi udara dalam rumah serta pencahayaan yang bagus sehingga dapat membantu meningkatkan kualitas hidup kesehatan para anggota keluarga. Selain itu, dari segi tampilan unit hunian sendiri, dapat menambah kesan ruangan yang luas dan elegan pada setiap unit hunian di klaster Ladera. Seluruh unit juga sudah dilengkapi dengan kanopi, smart door lock, dan smart home system.

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada para konsumen yang telah mempercayakan pembelian rumah di proyek kami dan pada para sales agen yang telah membantu memasarkan produk-produk kami. Kami berharap para konsumen merasa bangga telah memilih unit dan dapat menjadikan klaster Ladera sebagai rumah masa depan di area hunian yang mengedepankan prinsip kualitas hidup yang lebih baik”, tambahnya,

    Sebagai informasi, Grand Duta City South of Jakarta adalah salah satu proyek terbaru yang dikembangkan oleh Duta Putra Land,perusahaan real estate yang telah berdiri sejak 1983 dan sudah memiliki lebih dari 39 portofolio projek pengembangan properti yang terdiri dari perumahan, apartemen, komersial area, office tower¸ superblock, dan kawasan kota mandiri. Grand Duta City South of Jakarta memiliki lokasi yang strategis yang dapat diakses dari 4 toll yaitu exit tol Pamulang JORR 2, exit tol Kayumanis, exit tol Sawangan dan kedepannya melalui exit toll Bojong Gede tol Depok – Antasari (Desari) dengan jarak tempuh hanya 10 menit untuk menuju ke lokasi proyek.

    Fasilitas yang sudah ada di kawasan Grand Duta City South of Jakarta adalah The Beach, salah satu fasilitas hangout baru dengan konsep kekinian di Selatan Jakarta, FnB area, dan Central Park 4.000m2 . Pembangunan lainnya yang akan ada di kawasan ini adalah gedung multifungsi, minimart, dan lifestyle centre. Dari sisi pembangunan sebagai kota mandiri, tentunya di kemudian hari akan dibangun sekolah, rumah sakit, mall, dan fasilitas penunjang hunian lainnya.

  • Program Intiland Extravaganza Tawarkan 18 Properti Terbaik di Tiga Kota

    JAKARTA,KORIDOR.ONLINE—PT Intiland Development Tbk (Intiland) berupaya meningkatkan kinerja penjualan tahun ini melalui program penawaran bertajuk Intiland Extravaganza yang berlangsung selama 1 September – 31 Oktober 2023.

    Direktur Pemasaran Korporat Intiland, Susan Pranata menjelaskan program Intiland Extravaganza ini merupakan program pembelian properti dengan berbagai kemudahan dan promo serta bonus.

    “Melalui Intiland Extravaganza, masyarakat berkesempatan mendapatkan diskon harga hingga Rp1 miliar, program KPR dan KPA dengan bunga fix yang rendah sebesar 1,75 persen selama 2 tahun, dan hadiah langsung mobil Hyundai Ioniq untuk pembelian produk properti tertentu,” katanya, Senin (11/9/2023).

    Show Unit SQ Rest

    Selain itu, lanjutnya, dalam program itu Intiland menyiapkan promo tambahan seperti gratis biaya provisi, gratis biaya admin KPR/KPA dan Kredit Investasi (KI), gratis biaya sertifikat, hingga gratis biaya BPHTB, serta bonus fully furnished dan elektronik untuk pembelian produk-produk properti tertentu.

    “Intiland Extravaganza merupakan inisiatif yang sejalan dengan membaiknya tren pasar properti nasional dan pertumbuhan minat pembelian properti di kalangan masyarakat,” imbuhnya.

    18 Properti Pilihan di 3 Lokasi

    Sementara itu, Direktur Pemasaran Intiland wilayah Surabaya Harto Laksono menambahkan, setidaknya ada 18 proyek properti terbaik yang berlokasi di Jakarta, Tangerang, dan Surabaya yang ditawarkan dalam program ini, di antaranya proyek rumah tapak, apartemen, low-rise residential, perkantoran, komersial, SOHO, hingga unit-unit pergudangan.

    “Di Surabaya terdapat 6 proyek kategori rumah tapak, apartemen, low-rise residence, perkantoran, komersial, dan SOHO, yang terdiri dari proyek Graha Natura, Plaza Segi 8, Spazio Tower, Praxis, Sumatra36, dan The Rosebay,” katanya.

    Perumahan Virya Semanan

    Sementara, di Jakarta terdapat 9 proyek hunian untuk kategori rumah tapak dan apartemen, di antaranya proyek 1Park Avenue, 1Park Homes, 57 Promenade, Brezza, Regatta, Serenia Hills, South Grove, SQ Res, dan Virya Semanan. Di Tangerang ada 3 proyek mulai dari rumah tapak, apartemen, komersial, SOHO, hingga unit pergudangan, di antaranya adalah Aeropolis, Talaga Bestari, dan Magnolia Residence.

    Adapun pada semester I/2023, Intiland telah membukukan pendapatan sebesar Rp2,49 triliun naik 160,3 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yakni Rp960,4 miliar. Pendapatan dari proyek 57 Promenade dan penyerahan unit rumah pada proyek perumahan tapak seperti Tierra dan Graha Natura menyumbang sebagian besar peningkatan tersebut.

    Lebih rinci, pendapatan pengembangan tersebut berkontribusi sebesar Rp2,13 triliun atau naik 242,8 persen (yoy). Sementara pendapatan berulang (recurring income) tercatat Rp366,4 miliar atau naik 8,4 persen (yoy).

     

  • Mitbana dan Intiland Luncurkan Kawasan Terpadu Green Bestari Park

    TANGERANG, KORIDORONLINE— PT Inti Mitbana Development, mengembangkan kawasan terpadu dan Transit Oriented Development (TOD), Green Bestari Park (51 ha) di Cikupa, Tangerang. Perusahaan joint venture, PT Sinar Puspapersada—anak perusahaan PT Intiland Development Tbk—dengan Mitbana ini,  akan membangun Green Bestari Park dalam tiga tahap.

    “Tahap pertama meliputi area seluas 14 hektare yang mencakup klaster perumahan, area ritel, pusat food and baverages (F&B), dan clubhouse baru untuk para penghuni,” jelas Direktur Pengembangan Bisnis PT Intiland Development Tbk Permadi Indra Yoga di Tangerang, Selasa (5/9).

    Green Bestari Park memiliki konsep desain “5G”, yakni menciptakan gaya hidup berkelanjutan dan dinamis bagi para penghuninya

    Ia melanjutkan, tahapan berikutnya mencakup pengembangan hunian, taman kota, area komersial, dan pengembangan TOD terintegrasi dengan stasiun Mass Rapid Transit (MRT) yang menghubungkan Balaraja dan Cikarang di jalur MRT Timur-Barat.

    Green Bestari Park memiliki konsep desain 5G yang menciptakan gaya hidup berkelanjutan dan dinamis bagi para penghuninya. Konsep 5G tersebut memiliki makna Green Reserve, Green Connection, Green Lifestyle, Greenovation, dan Green Community.

    Maksud dari Green Reverse adalah Green Bestari Park menyuguhkan keindahan alam dalam lanskap perkotaan yang menghadirkan nuansa rindang dan hijau dari sebuah taman kota, jalan hutan, dan Sakura boulevard. Sedangkan Green Connection adalah bundaran hijau dengan akses langsung ke jalan tol dan stasiun MRT di masa depan yang menawarkan kemudahan akses dan menghubungkan para penghuni dengan fasilitas.

    Sedangkan, Green Lifestyle merupakan fasilitas komersial yang lengkap, termasuk clubhouse dan pusat kota yang memberikan gaya hidup dinamis dan memuaskan bagi para penghuni. Arti G selanjutnya, kata Permadi, Greenovation, yakni kawasan dengan keunggulan inovasi berbasis ekologi dan memiliki desain hijau yang inovatif, yang menginspirasi penghuni untuk mengadopsi gaya hidup yang sadar lingkungan.

    “Sedangkan untuk G terakhir adalah Green Community yang merupakan lingkungan kawasan yang menghubungkan manusia dengan alam, memupuk ikatan komunitas melalui apresiasi bersama terhadap alam bebas,” lanjut Permadi.

    Talaga Bestari Park

    Melalui penggabungan kelima pilar ini, Green Bestari Park secara harmonis mensinergikan alam, kenyamanan, inovasi, dan komunitas, serta menetapkan standar baru untuk gaya hidup perkotaan.

    Rencana induk Green Bestari Park yang dirancang olah Surbana Jurong, terinspirasi untuk menjadi pelopor dalam konservasi energi dan gaya hidup berkelanjutan. Kawasan terintegrasi ini memiliki desain urban yang mengoptimalkan penyerapan air, seperti penyediaan lebih dari empat hektare ruang terbuka hijau yang meningkatkan penyerapan air hujan, serta stasiun pengisian kendaraan listrik.

    “Bersama Mitbana, kami berbagi aspirasi untuk menciptakan sebuah pengembangan berkelanjutan terkemuka yang meremajakan kawasan Talaga Bestari dan memfasilitasi pembangunan komunitas sosial yang majemuk,” kata dia.

    Rencana-rencana inovasi di kawasan terpadu ini dirancang untuk mencerminkan preferensi generasi muda. Terutama mereka yang ingin tinggal di komunitas yang sadar lingkungan, namun tetap dekat dengan fasilitas perkotaan.

    “Kami berharap banyak yang akan memilih Green Bestari Park sebagai rumah mereka,” tambah Permadi.

    Rumah Contoh Green Casa @DUO

    Direktur Utama PT Inti Mitbana Development dan Wakil Chief Operating Officer Mitbana Daisuke Kobayashi mengatakan, visi pengembangan Green Bestari Park meluas hingga mengubah definisi kehidupan kota yang berkelanjutan bagi generasi mendatang di kawasan penyangga Jakarta. Pengembangan TOD dan Koneksi Hijau, menumbuhkan gaya hidup yang selaras dengan lingkungan sambil menawarkan kenyamanan maksimal bagi para penghuni.

    “Green Bestari Park merupakan pilihan menarik bagi pembeli rumah yang mencari kenyamanan dari fasilitas modern yang ada di Talaga Bestari dan janji terwujudnya lingkungan hidup yang kaya dan sadar lingkungan di masa depan,” kata dia.

    Daisuke mengatakan, perusahaan JV Inti Mitbana ini akan konsisten mengembangkan Green Bestari selama 15 tahun ke depan. Dengan area seluas 51 hektar diharapkan menjadi oase baru di wilayah barat Jakarta.

    Green Casa @DUO

    Hunian perdana di Green Bestari Park adalah Green Casa @DUO. Menempati area 3,3 hektare, Green Casa @DUO menyediakan 220 unit rumah yang terbagi dalam dua tipe.

    Rumah tipe A memiliki lahan seluas 65 meter persegi dan luar bangunan 68 meter persegi yang menyediakan tiga kamar tidur dua kamar mandi. Sedangkan unit Tipe B Standar memiliki luas lahan 70 meter persegi dan luas bangunan 79 meter persegi yang memiliki empat kamar tidur dan tiga kamar mandi.

    Dibuat dengan estetika yang terinspirasi dari Jepang, rumah-rumah di Green Casa @DUO dirancang secara cermat untuk memenuhi kebutuhan para pembeli rumah perdana, terutama para pengantin baru dan keluarga muda. Setiap unit memiliki dua carport terlindung, tata letak interior yang dirancang dengan cermat untuk mengoptimalkan ruang yang tersedia, dan taman pribadi yang menghadirkan ketenangan dan alam dalam kehidupan sehari-hari.

    Penghuni disuguhi serangkaian fasilitas, termasuk area olahraga luar ruangan, taman bermain, taman pusat, dan taman BBQ di mana penghuni dapat berkumpul dan menjalin hubungan yang langgeng. Konstruksi akan dimulai pada September 2023 dan diharapkan selesai pada akhir tahun 2025. Harga rumah Green Casa @DUO mulai Rp1 miliar, khusus untuk 60 unit pertama

     

  • Warga Apartemen MMR Rayakan HUT RI Ke-78, Ketua Pengawas: Wujud Kebersamaan dan Kekompakan

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE – Sambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-78, Badan Pengelola dan pengurus Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (PPPSRS) Apartemen Mediterania Marina Residences, Ancol, Jakarta Utara menggelar lomba-lomba “Tujuhbelasan” yang ikuti ratusan warga apartemen tersebut.

    Berbagai lomba diadakan, antara lain fashion show busana daerah (anak-anak), lomba makan krupuk, lomba mewarnai, memindahkan belut, dan memindahkan bendara ke dalam botol, serta cek kesehatan.

    Selain itu, panitia juga menyediakan jajanan tradisional, seperti  selendang mayang dan kue rangi, serta tak lupa jajanan rakyat siomay. Tak hanya anak-anak para orangtua merasa senang dan bangga menyaksikan anak-anak mereka tampil berani.

    BACA JUGA: Demi Kuasai PPPSRS Dihalalkan Segala Cara, Warga Kalibata City Tidak Tinggal Diam

    Menurut Maria penghuni Tower A, acara perayaan HUT RI tahun ini cukup meriah pasca berakhirnya pandemi Covid-19 yang selangsung sekitar dua tahun. Hadir dengan suaminya, Maria bahagia menyaksikan kegembiraan 2 anaknya ikut lomba.

    ”Meski yang ikut lomba anak-anak, tampaknya orangtua yang lebih semangat. HUT RI ini setahun sekali diadakan sehingga ini jadi kesempatan bagi warga kumpul-kumpul. Bagi orangtua, senang anak saya bisa tampil. Tidak harus menang, tapi benari tampil itu sudah membanggakan bagi orang tua, agar anak lebih pede (percaya diri),” ujar Maria dalam perayaan HUT RI Ke-78 di apartemen MMR, beberapa waktu lalu.

    Maria mengatakan, sangat mengapresiasi pengurus PPPSRS dan Badan Pengelola yang menyelenggarakan acara tujubelasan tahun ini. Anak-anak sangat senang dapat banyak hadiah dan bermain dengan teman-teman sesama warga apartemen dari semua tower.

    BACA JUGA: Dukung Pembiayaan Tapera, BTN Terbitkan Sukuk Sebesar Rp92,55 Miliar

    Sama seperti Maria, Wewe penghuni Tower C menyatakan, lomba-lomba HUT RI kali ini sangat seru. Saking semangatnya, anaknya minta ikut semua lomba yang ada. Penyelenggaraan peringatan Hari Kemerdekaan kali ini, kata Wewe, sangat berarti untuk mempererat tali siraturahmi antar warga.

    Genesius Wiratman Ketua Pengawas PPPSRS MMR yang juga hadir dalam acara tersebut mengatakan, senang sekali terlihat ada kebersamaan antar warga di HUT RI Ke-78 ini. Semua warga bisa ikut terlibat aktif.

    ”Ini kunci dari persatuan dan kesatuan. Makna dari Kemerdekaan RI yang bisa kita wujudkan dari lingkungan terkecil kita sendiri. Ke depan saya harapkan semua warga lebih aktif lagi, karena inilah pentingnya kita nilai kebersamaan menjadi kekuatan kita dalam pengelolaan apartemen ini,” jelasnya.

    BACA JUGA: Klaster Ladera Tahap I, Grand Duta City South of Jakarta, Sold Out 140%!

    Apresiasi pengurus baru

    Terkait dengan telah terbentuknya pengurus baru Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (PPPSRS) MMR, baik Maria maupun Wewe menyambut baik, khususnya Ketua PPPSRS Edi Bangsawan yang dinilainya tegas dalam menegakan aturan tanpa pandangan bulu.

    Mereka juga mengapreasi kinerja Badan Pengelola yang dinilainya cepat dalam merespon setiap keluhan warga, dan berharap pengelolaan yang sudah baik ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan waktu mendatang.

    ”Pengelolaan saat ini sudah baik, jika ada keluhan segera ditangani. Pengurus ok kok. Setiap waktu ada perbaikan berbagai fasilitas. Ketegasan ok. Mudah-mudahan dapat terus ditingkatkan,” harap Wewe yang ditinggal di MMR sejak tahun 2020.

    BACA JUGA: Joko Suranto Terpilih Nahkodai REI

    Sementara itu, menurut Hengki penghuni di Tower D yang tinggal di MMR sudah tinggal 12 tahun, dari waktu ke waktu pengelolaan  apartemen MMR makin meningkat. Pengurus PPPSRS dan Badan Pengelola selalu berusaha maksimal untuk meningkatkan penyamanan tinggal apartemen tersebut.

    ”Pengamatan saya dari dulu, dari waktu ke waktu pengelolaan semakin meninggakat. pelayanannya pun semakin baik. Acara hari ini (perayaan HUT RI Ke-78) meriah sekali. Kita ini semuanya keluarga pak,” ungkap Hengki.

    Hengki mengatakan, pemilihan pengurus sudah berjalan sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Pembinaan Pengelolaan Rumah Susun Milik. Dan secara demokratis warga setelah memilih Edi Bangsawan dan timnya, serta Tim Pengawas yang harus dihormati semua warga, terutama tidak memilih pengurus terpilih.

    Kemeriahan HUT RI Ke-78 di Apartemen Mediterania Marina Residences

    ”Proses pemilihan pengurus kemarin sudah berjalan dengan baik. Cuma memang ada saja orang yang kontra. Itu wajar-wajar saja. Asal tidak membuat onar di apartemen ini. Sosok ketua meski beliau pengusaha yang sibuk, tapi masih mau mengurus apartemen ini, itu kita apresiasi,” tegas Hengki.

    Senada dengan Hengki, Genesius mengungkapkan, Rapat Umum Anggota yang memilih pengurus PPPSRS di bawah kepemimpinan Edi Bangsawan diadakan secara hybrid (off dan online), untuk mengakomodasi pemilik, terutama investor yang berada di luar Jakarta, atau pemilik yang punya kesibukan yang tak dapat ditinggalkan.

    ”Proses pemilihan berjalan sesuai aturan. Panmus (Panitia Musyawarah) bekerja dengan baik dan sukses menghasilkan kepengurusan baru. Sudah dilaporkan kepada Dinas Perumahan DKI Jakarta dan sudah disahkan,” jelas Genesius.

    BACA JUGA: Saatnya MBR Beli Rumah Sekarang, Tahun Depan harga Rumah Subsidi Naik!

    Dia menambahkan, kini pengurus dan pengawas berusaha lebih baik dan aktif mengurus pengelolaan. Sinergi antara pengurus dan pengawas jadi sangat penting. Tim Pengawas sendiri telah mengadakan rapat untuk merumuskan apa yang akan kerjakan untuk pemantau kinerja para pengurus PPPSRS yang sekarang.

    ”Semoga bisa bekerja lebih baik. Karena kunci dari satu pengurusan adalah ketegasan dalam melaksanakan peraturan yang kita sepakati bersama. Jadi tidak bisa kita jalankan aturan itu secara berpihak. Kunci nomor satu. saya sampaikan dalam rapat kemarin adalah pentingnya nilai kebersamaan di atas kepentingan pribadi dan golongan,” katanya.

    Terhadap figur ketua saat ini, Genesius menilai adalah sosok yang cukup tegas, yang memang sangat perlukan untuk menegakan aturan dan menata pengelolaan. Dia berharap masalah-masalah sebelumnya cepat diselesaikan dengan baik.

Back to top button