Aktual

  • Alam Sutera, Barometer Konsep Township Development Di Barat Jakarta

    TANGERANG,KORIDOR.ONLINE—Anton Sitorus, Pengamat Properti menyatakan pembangunan properti di Barat Jakarta yakni Tangerang telah menjadi barometer industri properti di Jabodetabek. “Produk yang dikembangkan di Barat Jakarta beragam, selain itu memiliki infrastruktur yang bagus dan tertata. Sehingga kawasan di Barat Jakarta ini telah sebagai menjadi new territory yang menjanjikan,” tegas Anton Sitorus dalam acara Elevee Media Talk yang diadakan di Alam Sutera, Tangerang, Kamis (16/11).

    Selain itu, salah satu faktor berkembangnya properti di Barat Jakarta adalah konsep township development yang dikembangkan secara terencana. Kehadiran produk dengan konsep skala kota ini tak lepas dari perencanaan yang matang dalam pengembangannya. Anton menjelaskan, dengan perencanaan yang matang dan konsep yang kuat, sebuah proyek township akan memiliki pride dan prestige yang nyaman untuk hunian, dan juga sebagai kawasan bisnis.

    Elevee Media Talk yang diadakan di Mall Alam Sutera, Tangerang, Kamis (16/11).

    “Dan juga menghasilkan prospek positif karena perkembangannya yang berujung pada investasi yang menguntungkan bagi masyarakat yang membelinya.  Seperti Alam Sutera yang dikembangkan sejak awal tahun 1990-an, saat ini telah menjadi “brand” produk properti yang diminati konsumen. Diminati karena infrastruktur yang berkembang, dan fasilitasnya terus bertambah,” jelas Anton.

    Terkait infrastruktur yang terus dikembangkan tentunya akan memberikan kemudahan konektivitas dan aksesbilitas. Dan dalam pengembangannya sebuah township development menjadi kawasan yang berfungsi sebagai live, learn, work, play yang aktif selama 24 jam. Sehingga menjadi kawasan one stop solutions dengan sentuhan konsep modern yang akan memberikan rasa aman dan nyaman.

    Selain itu pengembangan sebuah township development saat ini menurut Anton selalu berlandaskan sustainability dan healthy living. “Pendekatan ini selalu menjadi acuan bagi produk properti yang dikembangkan dengan konsep township. Selain sebuah kebutuhan hal ini telah menjadi trend global yang menjadi keharusan. Dan terbukti produk properti yang mengedepan unsur ini selalu diminati masyarakat,” tegas Anton.

    Sementara Alvin Andronicus, Chief Marketing Officer (CMO) Elevee Condominium menyatakan bahwa faktor lain yang juga menjadi penentu sehingga Alam Sutera menjadi kawasan yang diminati konsumen dan trend setter adalah faktor manajemen kota atau  yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi siapa saja yang ada di dalamnya.

    “Dan ini memerlukan waktu panjang, kita (Alam Sutera) hampir 30 tahun membangun kawasan seluas 800 hektar ini. Dan produknya terus berkembang, berawal dari konsep landed house bergaya cluster dan kita adalah pelopor konsep tersebut. Dan saat ini kita mengembangkan produk superblok, seperti Elevee Condominium yang tak hanya berkonsep sebagai hunian vertikal saja tapi dilengkapi dengan beragam fasilitas untuk kebutuhan penghuninya tapi juga forest park seluas 4 hektar,” jelasnya.

    Kompetisi Produk di Barat Jakarta

    Tak dipungkiri perkembangan properti di Barat Jakarta telah melahirkan beragam produk yang menarik dicermati. Salah satu perkembangan ini karena demografi kawasan Barat Jakarta yang cukup tinggi dan juga faktor geografinya yang menyatu dengan kawasan yang telah berkembang, seperti Puri Indah, Jakarta Barat. Sehingga dalam pengembangan properti di kawasan Tangerang, atau Barat Jakarta banyak dilakukan oleh pengembang besar dengan konsep township.

    Proyek Elevee Condominum Alam Sutera Tangerang

    Menurut Anton, ini yang membedakan produk properti di Barat Jakarta dibandingkan Timur Jakarta, atau pun Selatan Jakarta. “Karakternya berbeda, di timur didominasi industri, selatan sebagai resapan air. Makanya di Barat Jakarta dengan demografi yang tinggi melahirkan produk properti yang beragam dan menarik. Karakternya berbeda-beda,” jelas Anton.

    Dan untuk merebut pasar yang ada, Alam Sutera menurut Alvin Andronicus selalu mengembangkan produk yang berkarakter dan berbeda. Ia mencontohkan, Elevee adalah hunian vertikal dengan konsep kondominium yang memiliki dimensi unit lebih luas dibanding produk hunian vertikal disekitarnya. Selain itu lokasinya berada di kawasan premium Alam Sutera.

    “Ukuran terkecil di Elevee Condominium itu 87,8 meter persegi. Dan Elevee berada di dalam area seluas 19 hektar yang dinamai Escala dan di dalamnya ada fasilitas hutan kota seluas 4 hektar. Dan dikawasan ini akan di isi beragam fasilitas dan akan menjadi jantung kehidupan, central living Alam Sutera karena lokasinya strategis. Di dalam Elevee Condominium juga memiliki beragam fasilitas yang memanjakan penghuninya,” terang Alvin.

     

     

     

  • APERSI Apresiasi Vista Land Bangun Rumah Subsidi Terbanyak Nasional

    BOGOR, KORIDOR.ONLINE – Gelaran Hari Belanja Rumah Nasional (HABERNAS) 11.11 Vista Land Group mendapat respon luar biasa dari masyarakat pencari rumah. Hal yang mengejutkan hanya dalam tempo satu bulan (10 Oktober hingga 11 November 2023) berhasil ’menjaring’ 1.821 konsumen, dan sekitar 1.127 di antaranya berhasil akad kredit massal pada 11 November 2023 (11.11).

    Akad kredit massal 1.127 konsumen diselenggarakan di 3 lokasi, yaitu Wilayah Barat di Puri Harmoni Cikasungka, Wilayah Timur di Gran Harmoni Cibitung, dan Wilayah Selatan di Harmoni Primavera Cileungsi.

    Prestasi ini mendapat apresiasi dari Ketua Umum DPP Asosiasi Pengembang Perumahan Dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Junaidi Abdillah. Dirinya mengaku bangga ada anggotanya bisa berkontribusi signifikan dalam membantu pemerintah merumahkan rakyat.

    BACA JUGA: Pengamat: Program Perumahan Prabowo–Gibran Lebih Realistis

    ”Menurut cacatan kita (APERSI) dan Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), realisasi KPR (FLPP) rumah subsidi Vista Land Group tertinggi secara nasional. Tahun 2022 realisasinya sekitar 4.250 unit rumah,” kata Junaidi saat menghadiri puncak acara HABERNAS 11.11 Vista Land Group, di perumahan Harnomi Primavera, Cileungsi, Kab. Bogor, Sabtu, 11 November 2023.

    Selama dua tahun berturut-turut, ungkapnya, group ini mencatat rekor tertinggi nasional realisasi akad kredit untuk rumah subdisi. Karena itu, APERSI pun memberikan penghargaan kepada Vista Land Group. Dari 3.500 anggotanya, di tahun 2022 APERSI berhasil menjual rumah (subsidi dan komersial) sekitar 120.000, dan 4.250 unit (hanya rumah subsidi) disumbang oleh Vista Land Group.

    ”Kami berharap, sukses ini dapat diikuti developer lain, terutama inisiasinya membuat program HARBERNAS 11.11. Strategi ini akan saya angkat sebagai isu nasional Hari Belanja Rumah Nasional. Dan berharap kuota rumah subsidi tahun ini ditambah karena per Oktober 2023 tersisa tinggal 10 ribu unit, dari total 220 ribu unit yang ditargetkan,” kata Junaidi.

    BACA JUGA: WOW! 77,6 Persen Warga Setuju Terhadap Hasil Rapat Pembentukan Panmus Kalibata City

    Hirwandi Gafar Direktur consumer banking Bank BTN yang juga hadir di acara tersebut mengatakan, sejak tahun 2007 pihaknya telah bekerja sama dengan Vista Land. Hingga kini, realisasi akad kreditnya mencapai lebih 40.000 unit (rumah subdisi dan komersial). Ini merupakan salah satu realisasi KPR terbesar untuk satu group pengembang.

    Menurut Hirwandi selama ini komunikasi pihaknya dengan Vista Land Group sangat bagus. Mereka juga sering melakukan acara akad kredit massal, tujuannya untuk terus meningkatkan ritme penjualan. Ia juga mengakui program HABERNAS 11.11 merupakan terobosan yang belum pernah ada untuk penjualan rumah.

    ”Selain rumah subsidi, kami juga bekerja sama dalam hal pembiayaan KPR rumah komersial (real estate). Kami senang, sebab rumah real estate yang ditawarkan Vista Land harganya cukup terjangkau sehingga mudah diserap masyarakat, khususnya kaum milenial dan keluarga muda,” kata Hirwandi.

    Vista Land Group akad kredit massal diikuti 1.127 konsumen, Sabtu, 11 November 2023.

    Hirwandi menilai, selama ini Vista Land Group komit terutama dari sisi legalitas lahan, baik dari peruntukan maupun sertifikatnya, serta perijinannya selalu lengkap. Juga dari sisi produk rumah dan lingkungannya yang selama berkerja sama belum ada pembangunannya yang mangkrak atau tidak ada sertifikatnya.

    Terobosan industri properti

    Sementara itu, Esther Kristiany Hadi, Direktur Vista Land Group menjelaskan, pencapaian program HAREBNAS 11.11 melebihi ekspektasi. Hanya dalam seminggu setelah dirilis di berbagai media massa, sekitar  30 proyek perumahan Vista Land Group yang tersebar di Jabodetabek langsung diserbu konsumen.

    Acara ini terselenggara juga berkat dukungan dari Bank BTN, Bank DKI, Bank BJB, Propan (cat), Genteng Beton Mahkota, rangka baja Platinum Primoris, dan kontraktor Maju Jaya Perkasa, serta kontraktor PT Sinar Mitramulia.

    BACA JUGA: Cluster Modern Waterfront Residence Raih Penghargaan Properti Indonesia Award 2023

    Habernas 11.11, kata Esther, merupakan terobosan baru pemasaran di industri properti, dan berharap bisa memberikan dampak secara langsung terhadap pertumbuhan sektor properti pada umumnya dan secara khusus meningkatkan kegairahan masyarakat untuk segera memiliki rumah dengan berbagai kemudahannya.

    ”Konsumen kami yang sudah booking dan berhasil melakukan akad kredit berkesempatan mendapatkan hadiah langsung maupun doorprize dan grandprize. Kami membagikan emas batangan hingga 1,1 kg,  ratusan hadiah elektronik, dan grandprize untuk 3 konsumen yang beruntung rumahnya akan kami lengkapi full furnish,” jelas Esther.

    Selain rumah subsidi, lanjutnya, penjualan rumah komersial ternyata juga sangat diminati.  Saat ini Vista Land Group mulai mengembangkan beberapa rumah komersial di Kabupaten Bogor yaitu Harmoni Park Residence Cileungsi, Symphony Primavera, Puri Harmoni Pasirmukti, Harmoni Park Citayam, dan yang terbaru adalah Harmoni Park Bekasi, di Kab. Bekasi.

    BACA JUGA: Vista Land Group Gelar HABERNAS 11.11, Momen Tepat Beli Rumah

    ”Penjualan  rumah komersil kami juga sangat baik, karena selain lokasi perumahan yang strategis, kami juga menunjukan komitmen kepada konsumen kami dengan membangun infrastruktur jalan dan fasilitas lebih awal, serta menyediakan stok rumah siap huni. Selain itu juga program kemudahan pembayaran dengan uang muka dan cicilan yang ringan,” katanya..

    Ke depan, Esther mengungkapkan, pihaknya akan fokus pada peningkatan mutu produk, lingkungan, dan fasilitas. Selain itu, Vista Land Group juga  terus akan melakukan diversifikasi produk, pengembangan perumahan komersial, serta meningkatkan cadangan lahan. ***

  • Forwapera Sukses Gelar Turnamen Futsal Property Cup XV 2023

    JAKARTA,KORIDOR.ONLINE—Forum Wartawan Perumahan Rakyat (Forwapera) sukses menyelenggarakan Turnamen Futsal Property Cup XV 2023 di Goedang Futsal Kalimalang, Jakarta Timur, Sabtu (04/11). Turnamen yang sudah digelar 15 kali tersebut, tahun ini diikuti oleh 12 tim yang berasal dari perusahaan properti, bank dan instansi pemerintah. Di laga final, tim futsal dari Bank DKI berhasil mengalahkan tim futsal dari Bank BTN.

    Turnamen yang sempat dua tahun absen akibat pandemi ini dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI) Fajar Zulkarnaen.

    Wakil Ketua Umum DPP REI, Fajar Zulkarnaen membuka secara resmi Turnamen Futsal Property Cup XV 2023

    Saat memberi sambutan, Fajar Zulkarnaen menyatakan apresiasi kepada Forwapera yang sudah mengadakan turnamen futsal hingga 15 kali dengan tujuan untuk mempererat silaturahmi antara pengembang, perbankan dan pemangku kepentingan lain termasuk instansi pemerintah.

    “Seluruh stakeholder harus terus mendukung kegiatan yang bermanfaat seperti ini karena mampu menjalin keakraban antar pemangku kepentingan di sektor properti dan perumahan. Bahkan jika bisa jangan hanya lewat olahraga futsal saja, tetapi juga olahraga lain seperti bulu tangkis, golf dan sebagainya,” kata Fajar.

    Dia berharap melalui Turnamen Futsal Property Cup XV keakraban dan kekompakan seluruh  stakeholder properti semakin meningkat untuk menghadapi tantangan di industri properti di masa mendatang yang semakin berat. Menurut Fajar, saat ini industri properti nasional sedang berusaha bangkit setelah melewati “badai” pandemi Covid-19. Dukungan dari pemerintah seperti stimulus fiskal juga sangat membantu pemulihan pasar properti.

    “Ayo kita manfaatkan momentum ini untuk bangkit kembali. Salah satunya lewat sosialisasi kepada masyarakat, dimana dukungan dari teman-teman media terutama Forwapera yang memang fokus pada isu-isu properti dan perumahan sangat penting sekali,” ujar Fajar.

    Panitia Turnamen Futsal Property Cup XV 2023

    Ketua Forwapera, Yuniar Susanto menjelaskan Turnamen Futsal Property Cup seharusnya sudah 17 kali digelar, namun karena adanya pandemi selama dua tahun tidak bisa diselenggarakan. Begitu pun, dukungan dari stakeholder properti tidak pernah redup untuk mendukung kegiatan turnamen tahunan Forwapera tersebut.

    Tahun ini ada 25 sponsor dari berbagai instansi, baik perusahaan properti, asosiasi pengembang terutama REI, perbankan, instansi terkait sektor perumahan dan produsen bahan material.

    “Kami menyampaikan terima kasih banyak atas segala support yang diberikan untuk terus mendukung kegiatan Forwapera,” ujar Santo, demikian dia akrab disapa.

    Juara Turnamen

    Turnamen Futsal Property Cup, kata Santo, diadakan tidak hanya sekadar olahraga semata, tetapi lebih jauh dimaksudkan untuk misi mempererat silaturahmi antar stakeholder properti sehingga lebih kompak lagi dalam menyelenggarakan program penyediaan properti khususnya perumahan.

    Dari 12 tim futsal yang berlaga di Turnamen Futsal Property Cup XV 2023, tampil sebagai Juara 1 adalah tim futsal dari Bank DKI yang berhak atas tropi dan uang tunai senilai Rp12,5 juta, serta Juara 2 diraih tim futsal Bank BTN yang berhak atas tropi dan uang tunai senilai Rp7 juta.

    Kemudian Juara 3 diraih tim futsal Bank Syariah Indonesia (BSI) yang mendapatkan tropi dan uang tunas senilai Rp5 juta dan Juara 4 diraih tim futsal PT Metropolitan Land Tbk atau Metland yang berhak atas uang tunai Rp1 juta. Sementara top skor ada tiga pemain yang masing-masing memperoleh uang tunai senilai Rp1 juta.

    “Turnamen ini semoga dapat terus berlanjut, sehingga seluruh stakeholder menjadi lebih kompak dan dapat terus bersinergi untuk kemajuan sektor properti khususnya perumahan,” kata Kepala Divisi Penyaluran Pembiayaan BP Tapera, M. Alfian ketika menutup secara resmi Turnamen Futsal Property Cup XV 2023.

     

  • Vista Land Group Gelar HABERNAS 11.11, Momen Tepat Beli Rumah

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE – Vista Land Group meluncurkan program Hari Belanja Rumah Nasional (HABERNAS) 11.11 dengan melakukan promo besar-besar serentak di 30 proyek perumahannya di wilayah Jabodetabek dan Serang (Banten). Program ini diselenggarakan periode 10 Oktober (10.10) hingga puncaknya pada tanggal 11 November (11.11) 2023.

    Alexander Tirta, CEO Vista Land Group mengatakan, HABERNAS 11.11 Vista Land Group ini ingin memberikan kesempatan warga Jabodetabek dan Serang untuk bisa punya rumah dengan cara mudah dan menguntungkan karena mendapatkan banyak hadiah.

    ”Program HABERNAS 11.11 ini terinspirasi dari hari belanja online nasional, namun untuk rumah masih belum ada. Karena itu kami cetuskan adanya Hari Belanja Rumah Nasional. Jangan belanja online saja, karena sektor perumahan atau properti itu merupakan lokomotif perekonomian yang menggerakkan sekitar 150 industri terkait dan berdampak positif terhadap perekonomian nasional,” jelas Alexander saat ditemui sejumlah  awak media, Sabtu, 28 Oktober 2023, di Jakarta.

    BACA JUGA: Cluster Modern Waterfront Residence Raih Penghargaan Properti Indonesia Award 2023

    Kemudahan-kemudahan itu, ungkap Alexander antara lain: pertama, booking fee yang sebelumnya rata-rata Rp1 juta di program HABERNAS ini cukup Rp110 ribu. Kedua, proses perbankan dipermudah dan dipercepat karena Vista Land Group bermitra dengan beberapa perbankan. Dan ketiga,  juga berikan hadiah kepada konsumen yang berhasil akad kredit massal pada tanggal 11 November 2023 (11.11).

    ”Akad Kredit Massal awalnya kami targetkan 1.100 konsumen, namun karena besarnya animo masyarakat, khususnya di segmen rumah subsidi, maka kami optimis angka tersebut bisa mencapai 1.500 konsumen yang akad massal pada puncak program HABERNAS 11.11 yang kami lakukan di tiga regional yaitu Bogor di Harmoni Primavera, Tangerang di Puri Harmoni Cikasungka, dan Bekasi di Gran Harmoni Cibitung,” jelas Alexander.

    Dilansir dari official website www.vistalandgroup.com/habernas, di acara Habernas (11.11) ini Vista Land akan mengadakan akad massal terbesar dan bagi-bagi hadiah langsung berupa emas/logam mulia hingga 1,1 kg untuk konsumen yang berhasil akad, plus hadiah doorprize elektronik (TV, Kulkas, AC, Sepeda Lipat, dll) dan berkemungkinan meraih grandprize rumahnya di-fully furnished. Di luar itu masih ada kemudahan cara bayar dan diskon-diskon per proyek yaitu booking fee Rp110 ribu dan discount DP hingga Rp11 juta.

    BACA JUGA: BTN Sambut Positif Stimulus Bebas PPN Properti

    Alexander mengatakan, optimis dapat melebih target akad kredit 1.100 dalam program HABERNAS 11.11 mengingat kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk rumah subsidi masih sangat banyak karena tahun ini serapannya menurun. Melihat hal itu, di akhir tahun Vista Land Group akan tancap gas agar target penjualan 6.000 rumah tahun ini bisa tercapai, salah satunya melalui HABERNAS 11.11.

    Salah satu perumahan Vista Land Group

    Animo masyarakat besar

    Sementara itu, Esther Kristiany Hadi, Direktur Vista Land Group menjelaskan, penjualan rumah Vista Land Group tahun ini cukup stabil dengan target cukup besar yaitu 6.000 unit rumah. Per Oktober 2023 ini penjualan sudah hampir menyamai realisasi penjualan tahun lalu (2022). Dengan program HABERNAS ini hingga akhir tahun 2023 pengembang yang telah eksis 17 tahun ini optimis dapat mencapai target penjualan 6.000 unit rumah.

    Esther bersyukur, respon dan animo masyarakat terhadap program HABERNAS 11.11 ini sangat besar. Memasuki minggu ketiga sejak diluncurkan Program Habernas pada 10 October lalu, program ini sudah menjaring 1.400 konsumen baik untuk rumah subsidi maupun komersial. Animo masyarakat sangat besar, sampai-sampai beberapa proyek menghentikan penjualannya karena hampir 3 minggu ini penjualannya over target sementara pemberkasannya harus dikejar untuk akad massal di 11 November 2023.

    BACA JUGA: Mustika Land Group Pengembang Perumahan Terjangkau Terbaik Optimis Rilis Proyek Baru di Tahun Politik

    ”Kami berharap Vista Land Gourp dikenal sebagai pencetus pertama kali hari belanja nasional khusus di sektor perumahan (properti). Ini akan kami lakukan berkala dan dampak ekonominya sangat positif. Dari sisi konsumen tentunya menjadi momentum terbaik membeli rumah, dengan berbagai kemudahannya,” ungkap Esther.

    Menurut Esther, Vista Land Group tetap menjual rumah subsidi untuk membantu pemerintah merumahkan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Meski harganya dipatok oleh pemerintah tapi kualitas perumahan subsidinya rata-rata di atas standar yang ditentukan pemerintah.

    ”Salah satunya keunggulan kami memiliki proyek di banyak lokasi sehingga banyak pilihannya. Sekarang tidak hanya subsidi, tapi juga sudah ada rumah komersial kelas real estate. Sebenarnya rumah subsidi kita juga rata-rata sudah menerapkan standar kawasan perumahan real estate dari infrastruktur jalan, drainase  dan fasilitas-fasilitas lainnya sudah berstandar perumahan real estate,” ungkap Esther.

    BACA JUGA: Gaet Pekerja Mandiri, BP Tapera Perkenalkan Program Tabungan Rumah Tapera

    Prinsipnya, kata Esther, beli rumah itu sekali seumur hidup, sehingga Vista Land Group harus pastikan konsumennya dapat rumah yang mereka bisa huni seumur hidup. Tidak hanya kualitas rumah dan lingkungan yang baik, tapi legalitasnya juga harus clear. Jangan sampai orang beli rumah tapi legalitasnya masih bermasalah sehingga tidak mendapatkan sertifikat.

    ”Kami juga pastikan pembangunannya sesuai dengan standar bahkan untuk rumah subsidi melebihi standar perumahan FLPP pada umumnya. Saat ini kami punya banyak tenaga profesional yang dapat meningkatkan kualitas perumahan yang kami kembangkan. Selama 17 tahun Vista Land menjadi Pengembang yang dapat diandalkan dan berkomitmen dalam membangun, sehingga tidak ada proyek yang mangkrak,” jelasnya

    Esther mengatakan, di tahun ini pihaknya telah dan sedang membuka 5 proyek baru dan tahun depan sedikitnya ada 5 proyek lagi yang akan dirilis. Total perumahan Vista Land Group saat ini sekitar 30-an proyek tersebar dimana-mana, terutama di wilayah Jabodetabek dan Serang.

    Untuk perumahan full komersial Vista Land Group saat ini ada 3 proyek yaitu Harmoni Park Residence Cileungsi, Kab, Bogor, Puri Harmoni Pasirmukti, Citeureup, Kab. Bogor, dan Symphony Primavera Cileungsi, Kab, Bogor. Harga mulai Rp200 jutaan hingga Rp500 jutaan. ***

  • Cluster Modern Waterfront Residence Raih Penghargaan Properti Indonesia Award 2023

    JAKARTA,KORIDOR.ONLINE—Perumahan skala kota (township) KotaModern, Tangerang, yang dikembangkan PT Modernland Realty Tbk., melalui cluster Modern Waterfront Residence, berhasil meraih penghargaan tingkat nasional melalui ajang penghargaan Properti Indonesia Award 2023 (PIA 2023) untuk Kategori: Property Development; Sub Kategori: Housing Development sebagai The Innovative Housing Concept in Tangerang.

    PIA 2023 merupakan acara penghargaan ke-10 yang digelar media Properti Indonesia (MPI) Group — penerbit Majalah Properti Indonesia dan portal berita propertiindonesia.id. PIA 2023 mengusung tema; “Bringing The Best Together”. Inspirational quotes ini sejalan dengan visi dan misi Properti Indonesia untuk menyatukan para pelaku usaha terbaik di industri ini dan mereferensikan berbagai strategi serta ide-ide kreatif mereka dalam beradaptasi dengan perubahan dunia bisnis yang kian dinamis. Acara PIA 2023 bertepatan pula dengan momentum 30 tahun Properti Indonesia sebagai media pertama bersegmentasi properti di Indonesia.

    Peletakkan batu pertama pembangunan Modern Waterfront Residence, Kamis (25/5/23)

    Ini merupakan sebuah ajang penghargaan tahunan tertinggi sebagai The Benchmark of Property Excellent, yang dianugerahkan kepada sejumlah Property Corporates, Property Project, The Property Men & Women serta Property Supporting Services. Setiap kandidat terpilih telah melalui preferensi secara independen oleh Properti Indonesia berdasarkan kinerja yang tidak hanya mencerminkan kesuksesan dalam bidang komersial tetapi juga keberlanjutan, inovasi, dan layanan bagi konsumen selama satu tahun terakhir.

    Seremoni acara penghargaan PIA 2023 diselenggarakan di Dua Mutiara Ballroom JW Marriott, Mega Kuningan Jakarta, Rabu (25/10/2023). Penghargaan PIA 2023 diterima langsung oleh Jemmy Andreas Persang, Division Head Res & Com Group 2 PT Modernland Realty Tbk.

    “Terima kasih atas apresiasi yang diberikan kepada KotaModern melalui cluster Modern Waterfront Residence. Kami sangat berbangga dan bersyukur berhasil mendapatkan penghargaan Properti Indonesia Award 2023. Penghargaan ini menjadi sangat penting karena merupakan sebuah pengakuan dan kepercayaan konsumen maupun khalayak industri properti di Indonesia. Kami akan terus mengembangkan KotaModern dengan senantiasa membuat produk properti yang inovatif sehingga disukai dan memiliki nilai lebih bagi para konsumen kami,” ujar Jemmy Andreas Persang.

    Cluster Modern Waterfront Residence dibangun di atas lahan seluas 1,6 ha merupakan private cluster eksklusif yang tenang dan nyaman dengan jumlah rumah sangat terbatas, yakni hanya tersedia 80 unit saja, single gate cluster system yang dilengkapi CCTV untuk keamanan maksimal, dan seluruh jaringan utilitas tertanam rapi di bawah tanah (underground). Cluster Modern Waterfront Residence sudah mulai dibangun (ground breaking) pada 25 Mei 2023 lalu.

    Lokasi cluster berada tepat di jantung perumahan KotaModern, sehingga penghuni tidak perlu jauh keluar rumah untuk sekadar melakukan aktivitas sehari-hari. Hanya 800 meter menuju rumah sakit bertaraf internasional Mayapada Hospital, 800 meter dari  Hypermart, 850 meter menuju pasar modern Modern Town Market, 50 meter ke Sekolah Harapan Bangsa, 800 meter ke BPK Penabur, 500 meter ke Lapangan Golf Modern & Country Club, 600 meter ke TirtaMas Waterpark & Sport Hall. Cluster Modern Waterfront Residence memiliki panorama danau yang cantik, dan dilengkapi dengan fasilitas jogging track, taman bermain anak dan BBQ Garden.

    Modern Waterfront Residence adalah tempat tinggal sempurna yang terletak di jantung Kota Tangerang. Rumah yang terletak di lokasi yang strategis, dikelilingi dengan alam yang sempurna. Menempatkan diri dan keluarga jauh dari kehidupan kota yang sibuk dan berbaur dengan lingkungan yang alami. Bangun di pagi hari melihat pemandangan danau yang indah, atau sekadar berjalan-jalan di sore hari di tepi danau akan menimbulkan rasa bahagia tersendiri.

    Setelah dua tipe rumah yakni Tipe Walnut / L5 (5×10) dengan ukuran 88/50 m2 (3 lantai) dan Tipe Cedar / L7 (7×15) dengan ukuran 110/105 m2 (2 lantai) berhasil diterima oleh pasar, KotaModern kembali meluncurkan tipe Maple/ L7,5 dengan Luas Bangunan (LB) 108 m2 dan Luas Tanah (LT) 75 m2 (3 lantai) yang dipasarkan seharga mulai dari Rp2 miliaran Hunian yang sarat keunggulan tersebut ditawarkan kepada keluarga muda milenial mapan yang sedang mencari rumah di kawasan Kota Tangerang yang memiliki potensi investasi tinggi di masa depan. Rumah contoh tipe Maple saat ini telah tersedia dan bisa dikunjungi untuk mendapatkan gambaran visual secara langsung. Guna memudahkan masyarakat memiliki rumah tipe Maple di Modern Waterfront Residence, tersedia cara bayar via developer/ inhouse maupun KPR.

    “Hunian di cluster Modern Waterfront Residence sangat diminati karena cocok bagi masyarakat urban modern yang menginginkan hidup serba praktis, serba cepat, nggak ribet, di kawasan yang nyaman, aman, fasilitasnya lengkap dan selaras dengan alam. Kami tidak hanya sekadar membuat rumah, namun menciptakan sebuah rumah sempurna yang homey dimana para penghuni akan merasa nyaman dan cenderung dapat meningkatkan kualitas hidupnya,” kata Kelvin O Lesmana, Director Residential & Commercial PT Modernland Realty Tbk..

    Perumahan KotaModern seluas 400 hektar, dikembangkan sejak tahun 1983 dan telah dihuni lebih dari 12.000 jiwa. KotaModern adalah proyek township pertama lansiran PT Modernland Realty Tbk. sekaligus pelopor pengembangan perumahan skala kota (township) di wilayah Tangerang. Beragam jenis properti telah dikembangkan di KotaModern seperti properti residensial, baik landed house maupun apartemen dan properti komersial.

    Kabar terbaru dari KotaModern yang mendapat animo sangat positif dari para warganya adalah dengan akan dibukanya akses baru di sisi Selatan yang akan menghubungkan KotaModern dengan Kawasan Alam Sutera dan terpenting adalah akses ke gerbang tol Pinang (JORR 2). Dengan demikian, KotaModern akan memiliki 2 akses menuju tol JORR 2, baik dari sisi Utara maupun Selatan

    Sementara keunggulan KotaModern adalah lokasi yang super strategis, hanya 5 menit dari gerbang tol JORR 2, hanya 15 menit menuju Bandara Soekarno-Hatta, hanya 5 menit ke stasiun KA Tanah Tinggi, hanya 10 menit ke terminal bus Poris Plawad, berada tepat di pusat kota Tangerang dengan 6 akses utama dari berbagai arah, perumahan dengan pemanfaatan lahan sebesar 40% lebih untuk area  penghijauan yang dapat berfungsi sebagai paru-paru kawasan, fasilitas lengkap untuk lintas generasi, tersedia lapangan golf berstandar internasional Modern Golf & Country Club dengan 18 holes, dan merupakan perumahan yang sudah hidup dan akan terus berkembang pesat di masa depan.

    Segera lakukan pemesanan unit karena unitnya sangat terbatas, dan merupakan cluster terakhir yang dikembangkan di KotaModern! Dapatkan berbagai promo-promo khusus nggak pakai ribet, dimana pihak konsumen cukup bayar booking fee saja bisa langsung akad kredit, DP dibayarin Developer sebesar 5% atau 10%. Ada pula program Full Furnished. Kemudahan itu pun belum termasuk bonus pembelian seperti canopy carport, smart doorlock dan lainnya. Jangan sampai menyesal karena nggak akan ada lagi cluster keren seperti ini. Wujudkan impian dengan segera memiliki rumah di Modern Waterfront Residences yang bergengsi di KotaModern,” pungkas Jemmy Andreas Persang.

     

  • Pengamat: Perlambatan Kinerja Pasar Properti Didorong Ketidakstabilan Ekonomi

    JAKARTA.KORIDOR.ONLINE—Konsultan properti Colliers Indonesia mencatat pasar apartemen dalam negeri hingga akhir September 2023 belum menunjukkan geliat pertumbuhan. Head of Research Colliers Indonesia, Ferry Salanto mengatakan, perlambatan sektor penjualan apartemen pada kuartal III/2023 tecermin dari total unit yang telah berpindah tangan hanya 145 unit.

    “Penurunan ini dapat disebabkan oleh kelangkaan pilihan yang tersedia dari proyek-proyek yang sudah ada, ditambah dengan tidak adanya proyek yang baru dimulai proyek baru,” tuturnya dalam riset Colliers Quarterly Jakarta Apartment, dikutip Senin (9/10/2023).

    Ferry melanjutkan, perlambatan kinerja pasar properti sepanjang kuartal III/2023 juga didorong oleh ketidakstabilan ekonomi dan melemahnya ekspektasi konsumen. Alhasil, hal tersebut menyebabkan penurunan kepercayaan atas properti Indonesia yang juga menekan indeks keyakinan konsumen.

    “Salah satu faktor potensial yang berkontribusi terhadap berkurangnya minat pembelian apartemen adalah tidak adanya insentif pemerintah yang secara khusus dirancang untuk sektor-sektor apartemen,” tambah Ferry.

    Sementara dari sisi suplai, pasar apartemen Jakarta kedatangan satu tower baru berlokasi di Fatmawati City Center, yakni Menara Victoria yang menyuntik tambahan suplai sebanyak 407 unit. Degan demikian, sepanjang tahun berjalan pasokan unit apartemen di Jakarta secara kumulatif meningkat 2,7 persen secara tahunan menjadi 225.871 unit.

    Pada kuartal III/2023 Colliers juga mencatat harga apartemen tetap stabil di level Rp35,5 juta per meter persegi. Sementara itu, harga sewa apartemen juga berada pada level terjaga di kisaran Rp410.000 hingga 445.000 per meter persegi.

    “Ke depannya, kami memperkirakan bahwa harga yang diminta akan akan terus meningkat, terutama untuk proyek-proyek yang berlokasi di dekat dengan LRT, yang meliputi CBD, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur,” pungkas Ferry.

  • Pengamat: Apartemen dengan Progres Positif Akan Lebih Diminati

    TANGERANG, KORIDOR.ONLINE—Bisnis properti merupakan salah satu industri yang tahan banting. Berbagai kendala, mulai dari soal ekonomi hingga iklim politik yang menghadang, namun terbukti bisnis properti mampu bangkit. Terbaru adalah pandemi yang terjadi pada tahun 2020 lalu yang berjalan lebih kurang 2 tahunan namun industri properti mampu bergerak bangkit.

    Paska pandemi, tak semua segmen dalam industri properti mampu bergerak seperti ruang perkantoran, area komersial seperti pusat belanja terganggu ritme bisnisnya. Tapi salah satu segmen yang bergerak lebih cepat adalah hunian. Memasuki penghujung tahun 2023, industri properti kembali dihadapkan dengan hajatan politik pada Februari 2024 (Pemilu).

    Alvin Andricus CMO Elevee Condominum (kiri) dan Ferry Salanto Senior Associate Director Research Colliers Indonesia di area Proyek Elevee Condominum Alam Sutera (16/10/23)

    Dana Moneter Internasional atau IMF/International Monetary Fund memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2024 sebesar 5,0% yoy atau sama dengan perkiraan tahun 2023. Artinya pe,uang bertumbuh tetap ada di tahun tahun politik karena merupakan kondisi berpola musiman. Namun bukan berarti kinerja investasi akan berhenti.

    Ferry Salanto Senior Associate Director Research Colliers Indonesia menyatakan 2024 sejauh ini proyeksi sekitar 5% dan tak ada indikasi menurun, seperti stabil. Tapi menurutnya properti itu ada siklus, seperti sebuah jam bergerak ke atas. Selama 3 tahun pergerakkan terhambat karena ada pandemi, dan saat ini untuk hunian berada pada jarum jam di angka 7, siap bergerak ke atas.

    “Dan sektor hunian itu berada di jam 7, siap bergerak ke atas. Dan proyek yang sudah berprogres pembangunannya akan lebih bagus, siap menyambut pasar. Artinya saat pasar bergerak maka timing- nya pas,” imbuh Ferry Salnto dalam acara Elevee Media Talk dengan tema Bagaimana Pasar properti di Tahun Politik yang doadakan di Alam Sutera, Tangerang (16/10/2023).

    Lebih lanjut Ferry menegaskan kondisi properti sebelumnya tertahan karena efek pandemi, dalam dalam tahun ini (2023) mulai bergerak, perlahan naik. Tapi menurutnya saat ini banyak developer menahan pengembangan proyek baru. Tidak seperti 5, 7 tahun lalu pembangunan apartemen cukup masif, terutama hunian vertikal karena saat ini memang harus hati-hati

    Terkait potensi pasar apartemen, Ferry menegaskan bahwa saat ini investor yang karakternya mencari yield saat ini jumlahnya berkurang sejak 2022, dimana pasar apartemen didominasi investor, khususnya kelas menengah atas. “Di tahun 2023, pasarnya beda, pasar apartemen dari data yang kita lakukan pada kuartal II 2023 lalu didominasi oleh end user, mencapai 54%. Mereka membeli melihat dari progres proyeknya, atau produk sudah jadi, karena ini lebih confident,” tegasnya.

    Selain itu segemen end user menurut Ferry membeli karena ada keperluan untuk dihuni, dan sudah saatnya time to buy’s. “Fakta end user ini diperkuat juga oleh karena data OJK (otoritas Jasa Keuangan), pada akhir tahun lalu saving dana masyarakat di bank meningkat, dan cukup besar. Nah, ini peluang, bagaiamana bisa megedukasi mereka untuk berinvestasi di properti, meyakinkan mereka meyakinkan mereka memindahkan dananya ke apartemen sebagai investasi yang menguntungkan,” jelasnya.

    Proyek Elevee Condominum Alam Sutera Tangerang

    Secara umum investor properti mempunyai kecenderungan untuk mengambil sikap wait and see atau menunda keputusan investasi. Namun ada juga yang justru mengambil peluang ketika harga properti belum naik, mengambil opportunity. Dan ini beda dengan segmen landed house yang tetap kuat,  dan ini perlahan bisa terjadi di hunian vertikal karena kubutuhan hunian tinggi.

    Sementara itu, Alvin Andricus Chief Marketing Officer (CMO) Elevee Condominum mengakui, jualan hunian vertikal saat ini perlu melakukan hal berbeda. Selain memanfaatkan sosial media sebagai alat pemasaran, Elevee Condominium juga secara berkala memberikan informasi terkini terkait progres pembangunan 2 tower-nya yang sedang dibangun, melalui berbagai cara.

    Alvin Andronicus juga menjelaskan, tak hanya ajakan untuk membeli, mengedukasi pasar terkait produk. Kita juga harus memberikan informasi terkini terkait progress pembangunan Elevee. Contohnya di beberapa titik media luar ruang, kita buatkan videotron LED untuk memberikan informasi progres pembangunan proyek, secara berkala.

    “Ini jadi kekuatan Elevee dalam pemasaran, dimana beberapa proyek hunian vertikal ada yang berhenti pembangunannya, tapi Elevee berbeda dengan menunjukan progres pembangunan dan kita jadwalkan pada awal tahun 2025 sudah bisa serah terima kunci. Dan satu lagi Elevee yang berada dan dikembangkan oleh Alam Sutera memiliki karakter berbeda, berada dalam kawasan skala kota yang sudah berkembang. Ini juga kekuatan kita dalam pemasaran,” tegas Alvin.

    Selain itu, Alvin juga meyakini pasar mulai bergerak, karena saat ini tak hanya developernya yang bekerja keras memasarkan produknya. Tapi pihak perbankan, terkait pembiayaan melalui KPA, juga aktif bekerjasama dengan Elevee, menawarkan berbagai kemudahan. “Saat ini hampir semua perbanakn sudah bekerja sama dengan Elevee, tak hanya swasta, perbankan BUMN juga. Dan semuanya menawarkan kemudahan bagi konsumen,” jelasnya.

     

  • UResort Lanjutkan Bantuan Beasiswa Bagi Mahasiswa IPB Berprestasi

    BOGOR, KORIDOR.ONLINE— PT Prima Permata Agung, Pengembang Apartemen University Resort (UResort) Bogor, kembali memberikan beasiswa kepada Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). Dimas Ario Shakti Mumpuni, Managing Director UResort menjelaskan bahwa pemberian beasiswa tersebut merupakan bentuk dukungan perseroan dalam mewujudkan visi IPB menjadikan kawasan sekitar kampus sebagai Education Township (EduTownship).

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada segenap pimpinan IPB, karena hari ini kita kembali bertemu sebagai bentuk dari kelanjutan Kesepakatan Bersama untuk memberikan Beasiswa Hunian bagi Mahasiswa IPB berprestasi. Kami juga mengucapkan puji syukur atas terealisasinya Program Beasiswa Batch 1 yang sudah berjalan tahun lalu. Dan kami juga merasa sangat senang serta juga ikut bangga saat mendengar kabar bahwa salah satu penerima beasiswa kami, Brayen, berhasil memenangkan kompetisi teknologi pangan tingkat dunia di USA,” ucap Rio, pada acara penandatanganan kesepakatan melanjutkan kerjasama beasiswa, di UResort, Bogor, Jumat (13/10/23).

    Dimas Ario Shakti Mumpuni, Managing Director UResort (kiri) dan Prof.drh. Deni Noviana, PhD, DAiCVIM, Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB

    Suksesnya Brayen selaku Mahasiswa penerima Beasiswa dari UResort makin mempertebal keyakinan manajemen akan visi Uresort. Selain ‘Edu Friendly’ juga ‘Research Friendly’. Pada masa mendatang Visi Research Friendly ini akan dikembangkan terus dengan menciptakan Lingkungan Hunian Mahasiswa yang selalu mendorong kreativitas dan inovasi.

    Manejemen UResort lanjut Rio bersyukur sudah menjalankan komitmen selama 1 tahun terakhir dengan memberikan beasiswa bagi mahasiswa IPB. Setahun lalu, tepatnya bulan Agustus 2022,  pengembang UResort telah merealisasikan Beasiswa Hunian kepada 4 orang mahasiswa IPB yang berprestasi.

    “Beasiswa ini menjadi realisasi gambaran visi misi kami, dimana UR menjadi tempat pengembangan ide, riset, juga sumber kreativitas dalam berkreasi. Harapan kami, semoga cerita dapat menginspirasi mahasiswa penerima beasiswa batch2. Beasiswa Hunian ini akan tetap terus kita lanjutkan dan insyaAllah akan kita kembangkan dan kita pertimbangkan dalam bentuk-bentuk lainnya, namun intinya kami mendukung mahasiswa untuk terus berprestasi,” jelas Rio yang juga aktif di kepengurusan DPD Realestat Indonesia (REI) ini.

    Pemberian Beasiswa kepada salah seorang perwakilan mahasiswa IPB

    Lebih lanjut Ia mejelaskan, UResort  Komitmen mendukung proses belajar dan mengajar di IPB University, dan akan tetap konsisten mengembangkan Pembangunan Properti bertemakan ‘Pendidikan & Pengembangan Entrepreneurship bagi mahasiswa IPB sekaligus mendukung Visi Rektor IPB ‘Kampus sebagai core Education Township’dan Pengembangan kawasan sekitarnya yang bertemakan Pendidikan.

     

    UResort Hostel, Penginapan Bagi Keluarga Mahasiswa IPB

    UResort sendiri sudah berjalan hampir dua tahun, dimana memasuki tahun  ketiga ini manajemen UResort mengembangkan produk  yang sebelumnya hanya berupa hunian mahasiswa saja, tapi sekarang sudah ada UR Hostel.

    Fasilitas UResort Hostel yang diperuntukkan bagi Keluarga Mahasiswa ini diawali dengan banyaknya permintaan dari Orang Tua Mahasiswa yang sedang berkunjung ke Bogor; terutama Orang Tua dari Mahasiswa asal Malaysia dan asal Luar kota Jabotabek.

    Dengan adanya UResort Hostel para orangtua, keluarga, atau-pun para tamu rektorat dan fakultas IPB memiliki tempat beristirahat dengan nyaman, aman dan berada dalam satu lokasi.

    UResort, Pilihan Mahasiswa Asing

    Untuk operasional harian, sebanyak 72 Kamar, 100 orang penghuni berjenjang mulai S1-S3, setiap penghuni didaftarkan fingerprint nya untuk masuk ke koridor juga menggunakan fasilitas communal room, shuttle bus beroperasi sepanjang hari, cafetaria dan dapur bersama, laundry, internet yang dedicated sampai di dalam kamar seperti di hotel, meeting room dengan fasilitas premium yang bisa disewa. Menariknya lagi, pada bulan November2023 ini akan ada foodcourt di area Kawasan UResort.

    Prof.drh. Deni Noviana, PhD, DAiCVIM, Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB memperhatikan maket UResort

    “Penghuni UResort berasal tidak hanya dari berbagai daerah di Indonesia, tapi juga ada dari negara lainya itu Malaysia, Filipina, Myanmar, dan dari beberapa negara Asean lainnya. InshaaAllah bulan November ini kami mendapat akan kedatangan penghuni dari negara Asia Pasifik dan Afrika, yang merupakan pesanan dari salah satu fakultas IPB. Selain itu tahun ini kami juga akan kedatangan tamu dari UITM Malaysia,” terang Rio.

    Dari sisi ke amanan, kawasan UResort selalu dijaga satpam 24 jam dan seluruh area nya dipantau dengan  CCTV, dan juga biometric fingerprint untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada penghuni.

    “Fasilitas di sini sudah kami siapkan dengan baik dan seksama untuk bisa mencukupi kebutuhan penghuni untuk tinggal dan juga belajar agar semakin berprestasi, juga memberikan rasa ketenangan bagi para orang tua  di rumah,” tutur Rio.

    Hunian Ideal Sekaligus Wahana Kreativitas Gen-Z

    Sementara itu, Prof.drh. Deni Noviana, PhD, DAiCVIM, Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB University mengatakan, pihaknya menyambut baik kerjasama ini, karena saat ini IPB memang membutuhkan dukungan hunian mahasiswa yang berkualitas.

    “Apa yang dihadirkan UResort saat ini sudah sangat cocok untuk para mahasiswa/i. Dari sisi lokasi, Uresor sangat dekat dengan Kampus IPB, dan lokasinya ini sangat nyaman, tenang dan aman. Tidak hanya itu, UResort juga menyediakan kamar dan sktifitas-aktifitas yang medukung proses belajar lainnya, terutama dalam membangun karakter. Menurut kami, kondisi ini inline dengan program-program kami di IPB,” ujarnya seusai acara Seremoni

    Dengan adanya hunian Uresor di lingkungan sehat dan menyehatkan tersebut, menurut Prof. Deni Noviana hal ini juga sesuai dengan karakteristik kami di IPB yang mengembangkan proses pendidikan mahasiswa ini bukan hanya untuk belajar, tapi juga mengembangkan Healthy Lifestyle.

    “Jadi saya kira ini kebutuhan yang saling mengisi. UResort menyediakan hunian dengan segala kelebihannya itu, dan mahasiswa IPB mendapatkan hunian yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” terangnya, sembari menambahkan, pihak IPB juga sangat terbantu dengan dengan kehadiran UResort.

  • Resep Panangian Perangi Hantu Backlog Perumahan

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINEPengamat dan Pakar Properti Nasional, Panangian Simanungkalit menilai sektor perumahan khususnya perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) masih belum mendapat perhatian serius dari pemerintah. Kondisi ini terlihat dengan masih banyaknya masyarakat yang belum memiliki atau bertempat tinggal di hunian yang layak dan berkualitas.

    “Sektor perumahan (masih) jalan di tempat. Bahkan berjalan mundur. Permasalahan “backlog” (kekurangan perumahan) belum teratasi. Jumlahnya justru semakin meningkat. Kita berharap pemerintah yang akan datang agar lebih memperhatikan hunian rakyat, terutama bagi Milenial dan MBR,” ucap Panangian kepada awak media, di Jakarta, Rabu (4/10/2023).

    Menurut Panangian, pemerintah memiliki program yang cukup bagus, yakni  menargetkan zero Backlog pada tahun 2045.

    Panangian Simanungkalit

    “Program ini sangat mulia, tapi jelas membutuhkan kebijakan atau program yang tidak biasa. Strateginya harus matang. Jika tidak program ini hanya akan jadi mimpi belaka,” imbuhnya.

    Panangian memaparkan, Presiden Jokowi dalam sambutanya pada Musyawarah Nasional (Munas) REI 2023 lalu  mengatakan jika backlog perumahan kita masih 12,7 juta unit. Padahal Kementerian PUPR selalu mengklaim setiap tahun sudah membangun lebih dari 1 juta rumah.

    “Pertanyaannya, mengapa dari 2014 sampai 2023, angka backlog tidak berkurang. Kalau klaim Kementerian PUPR benar, harusnya sekarang sudah berkurang 9 juta sejak 2014. Tapi nyatanya seperti lagu ‘aku masih seperti yang dulu’,” tutur Panangian.

    Soal target Zero Backlog pada tahun 2045, menurut Direktur Eksekutif Panangian School Of Property pemerintah perlu upaya keras dan kerja yang cerdas untuk mencapai ke sana. Kalau sekarang jumlahnya Backlog mencapai 12,7 juta unit, berarti harus dihitung berapa unit yang harus dibangun dalam waktu 21 tahun mendatang.

    Perumahan Bersubsidi

    Minimal pemerintah butuh membangun sekitar 600 ribu unit per tahun. Namun jika ada kebutuhan sekitar 700 ribu unit per tahun dari keluarga baru. Maka total rumah yang harus dibangun setiap tahun sebanyak 1,3 juta unit. Padahal yang dibangun pemerintah sekarang hanya 200 ribu sampai 220 ribu unit/tahun. Jika  hanya 200 ribu per tahun, artinya menurut Panangian, capaian itu tidak jauh beda dari capaian pembangunan rumah di zaman Pak Harto. Di Zaman itu pemerintah  bisa membangun sebanyak 190 ribu unit per tahun

    “Itulah faktanya. Karena ini kenapa harus 1,3 juta unit per tahun. Kalau tidak, maka tidak akan ada pengurangan backlog sejak pemerintahan Suharto sampai pemerintahan yang sekarang. Itu lho keprihatinan kita, karena tidak ada perkembangan,” tambahnya.

    Butuh Dana Rp101 Triliun Per Tahun

    Menurut Panangian realisasi KPR hari ini hanya Rp 662 triliun atau sama dengan  3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Bandingkan dengan Malaysia yang mencapai 34 persen. Sedangkan Singapura 42 persen. Bahkan Viatnam lanjut Panangian sudah lebih dari 5 persen.

    Sebagai pengamat ia mengusulkan Indonesia harus membangun 500 ribu unit rumah tapak bersubsidi, 500 ribu unit rusunami dan 3 juta rumah di kawasan pedesaan. Dana yang diperlukan sekitar Rp101 triliun per tahun. Rianciannya, Rp 50 Triliun untuk rumah tapak, Rp 36 triliun untuk rusunami dan Rp 15 triliun rumah di pedesaan.

    Kawasan Perumahan Bersubsidi

    “Salah satu cara yang paling simple adalah menambah jumlah subsidi perumahan. Subsidi kita sekarang kan cuma Rp20 triliun. Bandingkan dengan subsidi pendidikan yang mencapai Rp570 triliun.  Jadi untuk perumahan tidak sampai 3 persen. Bandingkan dengan negara-negara yang sudah maju, atau yang dekat bandingkan dengan Malaysia yang anggaran perumahannya sudah mendekati 10 persen. Ya, idealnya sih kalau bisa mendekati 10 persen. Tapi kan nggak mungkin. Paling tidak Rp40 trilun sampai 50 triliun lah. Paling tidak 3 kali lipat dari kondisi sekarang. Jadi tetap dibutuhkan peningkatan anggaran dari APBN, “ terangnya.

    Di sisi lain, Panangian juga melihat  kegagalan pemerintah dan developer untuk membangun rusunami. Kegagalannya kita lihat ada pada pemerintah daerah. Pengembang sekarang tidak ada yang mau bangun. Hal ini karena harga jualnya yang  terlalu murah. Meski ada yang berhasil seprti kalibata city, Bassura,  dan Green Pramuka. Setelah itu pengembang tidak mau lagi disuruh bangun. Hal ini karena pemerintah tidak peduli, tidak hadir, tidak mau tahu, dan tidak pernah memikirkan rusunami, termasuk pemerintah daerah.

    “Rusunami ini juga gagal karena banyak spekulan. Yang tinggal di Kalibata City misalnya, seharusnya bukan orang yang punya mobil tiga. Yang gagal siapa? Ini kegagalan pemerintah dong, karena dia tidak atur dan awasi dengan benar,” pungkasnya.

     

  • Grand Duta City South Of Jakarta Lakukan Akad Masal dan Ground Breaking

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE—Setelah sukses dengan acara pemilihan unit klaster Ladera tahap 1 pada tanggal 13 Agustus 2023 lalu, Grand Duta City South of Jakarta melakukan acara groundbreaking sebagai penanda pembangunan unit rumah konsumen yang telah membeli unit di Klaster Ladera. Pada hari tersebut juga dilakukan acara penandatangan akad kredit konsumen secara masal dengan Bank yang bekerjasama dengan Grand Duta City South of Jakarta.

    “Hari ini dengan bangga kami telah melakukan proses groundbreaking klaster Ladera sebagai bentuk komitmen kami, Duta Putra Land, dalam memenuhi jaminan pembangunan dan serah terima unit tepat waktu dengan kualitas bangunan yang baik dan sesuai standar. Secara bersamaan kami juga melakukan acara penandatanganan dokumen akad kredit konsumen secara masal bagi konsumen-konsumen kami yang telah membeli klaster Ladera di bulan lalu”, ungkap Benhard selaku Direktur Teknik Duta Putra Land.

    Klaster Ladera menawarkan 2 tipe hunian yaitu Tipe Malta, tipe 1 lantai dengan luas bangunan 47m2 dan luas tanah 72m2 . Tipe kedua adalah tipe 2 lantai, Tipe Tuscan, dengan luas bangunan 66m2 dan luas tanah 72m2 .

    Keunggulan dari Klaster Ladera di Grand Duta City South of Jakarta adalah bangunan high ceiling, dengan tinggi bangunan floor to ceilings 1 lantai adalah 6 meter dan dilengkapi dengan jendela yang besar dan tinggi.

    Dari segi fungsi, tinggi bangunan dan jendela yg besar dan tinggi dapat meningkatkan sirkulasi udara dalam rumah serta pencahayaan yang bagus sehingga dapat membantu meningkatkan kualitas hidup kesehatan para anggota keluarga. Selain itu, dari segi tampilan unit hunian sendiri, dapat menambah kesan ruangan yang luas dan elegan pada setiap unit hunian di klaster Ladera. Seluruh unit juga sudah dilengkapi dengan kanopi, smart door lock, dan smart home system.

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada para konsumen yang telah mempercayakan pembelian rumah di proyek kami dan pada para sales agen yang telah membantu memasarkan produk-produk kami. Kami berharap para konsumen merasa bangga telah memilih unit dan dapat menjadikan klaster Ladera sebagai rumah masa depan di area hunian yang mengedepankan prinsip kualitas hidup yang lebih baik”, tambahnya,

    Sebagai informasi, Grand Duta City South of Jakarta adalah salah satu proyek terbaru yang dikembangkan oleh Duta Putra Land,perusahaan real estate yang telah berdiri sejak 1983 dan sudah memiliki lebih dari 39 portofolio projek pengembangan properti yang terdiri dari perumahan, apartemen, komersial area, office tower¸ superblock, dan kawasan kota mandiri. Grand Duta City South of Jakarta memiliki lokasi yang strategis yang dapat diakses dari 4 toll yaitu exit tol Pamulang JORR 2, exit tol Kayumanis, exit tol Sawangan dan kedepannya melalui exit toll Bojong Gede tol Depok – Antasari (Desari) dengan jarak tempuh hanya 10 menit untuk menuju ke lokasi proyek.

    Fasilitas yang sudah ada di kawasan Grand Duta City South of Jakarta adalah The Beach, salah satu fasilitas hangout baru dengan konsep kekinian di Selatan Jakarta, FnB area, dan Central Park 4.000m2 . Pembangunan lainnya yang akan ada di kawasan ini adalah gedung multifungsi, minimart, dan lifestyle centre. Dari sisi pembangunan sebagai kota mandiri, tentunya di kemudian hari akan dibangun sekolah, rumah sakit, mall, dan fasilitas penunjang hunian lainnya.

Back to top button