Aktual

  • Gandeng PIP, BP Tapera Perluas Pemanfaatan ke Segmen Informal

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE—BP Tapera dan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) jalin kesepahaman bersama dengan menandatangani nota kesepahaman bersama pada Rabu (9/10) tentang Sinergi Program Pembiayaan Ultra mikro dan Tabungan Perumahan Rakyat dalam rangka pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

    Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho dan Direktur Utama PIP, Ismed Saputra berkomitmen untuk bersama mewujudkan sinergitas antara BP Tapera dan PIP dalam memberdayakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui sinergi program pembiayaan Ultra Mikro (UMi) dan tabungan perumahan rakyat.

    BP Tapera dan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) jalin kesepahaman bersama dengan menandatangani nota kesepahaman bersama pada Rabu (9/10) di Jakarta

    Sinergi ini menjadi menarik karena kedua lembaga ini sama-sama memiliki peran menyalurkan dana pembiayaan dengan segmen yang relatif  sama dan berdampak positif untuk mereduksi tingkat kemiskinan masyarakat di Indonesia dengan porsinya masing-masing.

    Menurut Heru Pudyo Nugroho, pertukaran data dan informasi terkait pembiayaan UMi dan tabungan perumahan rakyat dapat berjalan dengan baik dan memperluas akses baik dari sisi pembiayaan UMi maupun tabungan perumahan rakyat dalam rangka pemberdayaan UMKM.

    “Nasabah yang sudah mendapat pembiayaan UMi akan diajak untuk menjadi peserta tapera karena “semua bisa punya pensiun”, selanjutnya secara resiprokal nasabah UMi jika sudah terdaftar menjadi peserta juga bisa mendapatkan manfaat dari BP Tapera,” ujarnya menjelaskan.

    Tahun 2025 mendatang, BP Tapera akan fokus untuk penetrasi kepesertaan bagi masyarakat informal dalam mendapatkan pembiayaan perumahan subsidi. Di sisi lain, Pusat Investasi Pemerintah sebagai koordinator pendanaan (coordinated fund) akan membiayai Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB).

    BP Tapera dan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) jalin kesepahaman bersama dengan menandatangani nota kesepahaman bersama pada Rabu (9/10) di Jakarta

    PIP itu sendiri merupakan Badan Layanan Umum (BLU) dari Kementerian Keuangan yang mengelola dana bergulir dengan fokus pada kelompok pembiayaan ultra mikro. Pembiayaan yang disalurkan untuk kelompok ini maksimal senilai Rp20 juta. Selanjutnya LKBB ini akan menyalurkan pembiayaan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, terutama untuk usaha rintisan (start up) UMKM.

    “Kami berharap, sinergitas dapat terjalin dengan baik dalam rangka perluasan kepesertaan pekerja mandiri. Dimana per 1 Oktober 2024, BP Tapera telah menyalurkan pembiayaan perumahan dari program FLPP kepada sektor informal/ pekerja mandiri sebanyak 25.229 unit rumah senilai Rp3,04 triliun,” ungkap Heru Pudyo Nugroho menjelaskan.

    Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PIP, Ismed Saputra menyampaikan bahwa sejak digulirkan tahun 2017 sampai dengan akhir September 2024, pembiayaan UMi telah menjangkau 11,3 juta pelaku usaha ultra mikro di 510 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia dengan 96 LKBB dan nilai penyaluran mencapai Rp 43,56 Triliun.

    “Pelaksanaan perluasan penyaluran UMi dan pemberdayaan UMKM dapat dikolaborasikan oleh PIP  kepada berbagai pihak. Salah satunya BP Tapera yang memiliki tugas pokok dalam penyelenggaraan tabungan perumahan rakyat untuk peningkatan dan perluasan akses perumahan,” ungkap Ismed Saputra menjelaskan.

    Menurut Ismed Saputra BP Tapera telah memiliki ekosistem dalam kepesertaan Tabungan Perumahan Rakyat dimana datanya dapat dielaborasi lebih dalam untuk keperluan analisis dan klasterisasi dalam keperluan penyaluran Pembiayaan UMi. Begitupun sebaliknya, PIP telah memiliki ekosistem yang mapan terkait pembiayaan UMi bukan hanya terdiri atas para debitur UMi, namun juga pihak lain yang mendukung seperti Manajemen LKBB penyalur, AO/Pendamping UMi, dan sebagainya. Hal ini dapat dikolaborasikan dalam penyediaan akses dan/atau manfaat Tabungan Perumahan Rakyat khususnya pada penyediaan rumah/kemudahan kepemilikan rumah.

    BP Tapera sebagai badan hukum publik memiliki peran yang begitu besar dan mulia dalam menjamin kesejahteraan masyarakat dalam pemilikan hunian, terutama hunian pertama.  Amanah ini merupakan kepercayaan yang dianugerahkan kepada kami untuk dijalankan sesuai harapan pemerintah maupun masyarakat, agar BP Tapera dapat segera memberikan layanan sepenuhnya dan lebih menyeluruh.

    “Kami akan terus berupaya dan membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka memperluas akses kepesertaan sekaligus melihat potensi lain yang dapat memberikan manfaat tambahan bagi peserta yang sudah ada,” ungkap Heru Pudyo Nugroho mengakhiri.

     

     

  • BP Tapera Dukung Program Tiga Juta Rumah Bagi MBR

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE—Rumah adalah kebutuhan bagi semua orang. Hal ini sesuai dengan amanat UUD 1945 Pasal 28 H ayat 1 yang menyatakan bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan. Pemerintah selalu berupaya untuk mewujudkan rumah yang layak bagi masyarakat sebagai langkah untuk mengurangi backlog perumahan dimana berdasarkan Data Susenas 2023, backlog kepemilikan rumah secara nasional sebanyak 9,9 juta Rumah Tangga dan backlog Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada periode yang sama mencapai sebanyak 26,9 juta Rumah Tangga. Backlog tersebut tersebar di 98 wilayah perkotaan dan 416 wilayah pedesaan (pesisir dan non pesisir).

    Atas kondisi tersebut, dan agar Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dapat menempati rumah layak dan terjangkau serta sebagai upaya dalam rangka mempercepat usaha untuk mengatasi backlog perumahan, BP Tapera tidak bisa bekerja sendiri.

    Talkshow bersama Forwapera dengan tema Program 3 Juta Rumah, Butuh Kementerian Khusus Perumahan

    “Dibutuhkan kerja sama yang kuat dari seluruh stakeholders terkait pada ekosistem perumahan. Pemerintah hadir melalui dukungan APBN, dimana BP Tapera berfungsi sebagai Operator Investasi Pemerintah (OIP) yang mengelola dana FLPP dan juga sebagai demand aggregator untuk penyediaan data MBR. Disisi lain dibutuhkan juga dukungan dari perbankan untuk menyalurkan pembiayaan, dan Pengembang untuk penyediaan supply rumah, serta stakeholders terkait lainnya,” jelas Deputi Komisioner Bidang Pemupukan Dana Tapera, Doddy Bursman, dalam kegiatan Talkshow bersama Forwapera dengan tema Program 3 Juta Rumah, Butuh Kementerian Khusus Perumahan.

    Tantangan yang dihadapi oleh pemerintah dalam mengatasi kebutuhan perumahan, diantaranya terkait perencanaan dimana terdapat keterbatasan lahan sehingga harga semakin tinggi khususnya di daerah perkotaan serta lokasi perumahan yang jauh dari area aktifitas kegiatan sehingga menambah waktu tempuh. Sedangkan tantangan dari sisi konstruksi, diantaranya harga bahan bangunan yang tinggi disebabkan oleh kurangnya produksi masal dan masih terbatasnya ketersediaan rumah layak huni yang berwawasan lingkungan untuk mendukung inisiatif hijau.

    Menurut Doddy Bursman, strategi yang dibutuhkan dalam mendukung program pembiayaan perumahan bagi MBR adalah perluasan pengembangan pembiayaan perumahan, mengurangi beban fiskal pemerintah dan mengurangi mismatch maturity dengan menyediakan dana murah jangka panjang. Kedepan BP Tapera akan terus melakukan perluasan sumber dana sesuai ketentuan peraturan perundangan. Sumber dana tersebut, selain berasal dari Dana Peserta dan Dana Pemerintah melalui alokasi APBN, dapat juga dengan optimalisasi sumber dana lain sesuai ketentuan peraturan perundangan.

    Untuk itu, BP Tapera hadir untuk meningkatkan ketersediaan dana dan prioritisasi penyaluran sehingga mencukupi dan lebih tepat sasaran, penyediaan pendanaan untuk pembiayaan perumahan yang terjangkau sesuai dengan kemampuan, meningkatkan bankability peserta informal melalui mekanisme tabungan beserta profiling demand dan risk nya. Pengelolaan dana jangka panjang berbasis tabungan diharapkan dapat menggantikan peran APBN serta mengatasi masalah funding mismatch pembiayaan perumahan.

    Saat ini, terhitung tanggal 15 Agustus 2024, BP Tapera telah menyalurkan pembiayaan perumahan melalui FLPP sebanyak 111.784 unit rumah senilai Rp13,62 triliun yang tersebar di 33 provinsi, 387 kabupaten/kota, disalurkan oleh 37 bank penyalur dan dibangun oleh 6.579 pengembang di 9.713 perumahan. Sedangkan untuk pembiayaan Tapera, telah menyalurkan sebanyak 3.512 unit rumah senilai Rp583,55 miliar.

    “Terkait dengan program tiga juta rumah, BP Tapera siap mendukung apapun Keputusan yang akan dilaksanakan oleh Presiden terpilih nanti. Kami akan menjaga terus penyaluran perumahan bagi masyarakat dan selalu siap menerima penugasan dari pemerintah yang akan datang.” tegas Doddy Bursman dihadapan narasumber lainnya diantaranya adalah Theo L. Sambuaga selaku Menperkim RI periode 1998-1999, Daniel Djumali selaku Sekretaris Jenderal Apersi, Joko Suranto selaku Ketua Umum REI, M. Aviv Mustaghfirin selaku Wakil Ketua Umum HIMPERRA, dan Andre Bangsawan selaku Ketua Umum Appernas Jaya

    Dengan program pembiayaan perumahan yang dikelola oleh BP Tapera, mampu membantu masyarakat sesuai dengan kebutuhannya seperti jika mereka memiliki tanah dapat mengajukan Kredit Bangun Rumah, sedangkan bagi yang memiliki rumah yang tidak layak huni dan perlu perbaikan, dapat mengajukan Kredit Renovasi Rumah. Program yang ada tersebut mendukung pengurangan backlog dan membuka akses hunian layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.

  • Bank DKI Raih Penghargaan The Best Indonesia Finance 2024

    KORIDOR.ONLINE, JAKARTA – Atas pencapaian kinerja positif tahun buku 2023, Bank DKI kembali meraih penghargaan pada Indonesia Finance Award dengan predikat sebagai “The Best Indonesia Finance for Bank BPD Company 2024 Kategori Asset < Rp100 T” dari Economic Review dalam gelaran Indonesia Finance Award-VIII 2024 di Jakarta pada Senin (12/08).

    Indonesia Finance Award-VII 2024 merupakan bentuk apresiasi terhadap perusahaan yang dinilai konsisten dan mampu mempertahankan kinerja keuangan yang positif. Penghargaan tersebut diberikan kepada Bank DKI setelah melalui serangkaian proses evaluasi oleh tim juri independen Economic Review berdasarkan data kinerja keuangan perusahaan serta data lainnya yang dipublikasikan melalui website resmi perusahaan.

    Berdasarkan hasil penilaian, Bank DKI meraih predikat Platinum dengan penilaian “Very Excellent” atau bintang lima. Adapun penilaian yang dilakukan meliputi data kinerja perusahaan yang tercantum pada Annual Report 2023 yang telah diaudit, data yang dipublikasikan pada website resmi perusahaan, serta data publik lainnya yang dapat diakses.

    BACA JUGA: Greenwoods Group Rilis Dua Proyek Baru dan Rebranding Logo Citaville

    Indikator penilaian juga menekankan pada financial resilience perusahaan yang meliputi likuiditas, cash flow operation, kemampuan membayar hutang, dan kinerja saham untuk perusahaan terbuka.

    Direktur Keuangan & Strategi Bank DKI, Romy Wijayanto melalui keterangan resminya mendedikasikan penghargaan yang diterima kepada seluruh pemangku kepentingan, khususnya nasabah, pemegang saham dan mitra kerja yang terus memberikan kepercayaan kepada Bank DKI.

    “Penghargaan ini menjadi motivasi yang baik untuk terus melanjutkan pencapaian kinerja keuangan yang baik, dan tumbuh secara sehat dan berkelanjutan serta memberikan nilai tambah kepada segenap pemangku kepentingan,” ujar Romy.

    BACA JUGA: Sinar Mas Land Raih Tiga Penghargaan di Ajang Golden Property Awards 2024

    Indonesia Finance Award-VIII 2024 diadakan sejak 2018, diselenggarakan atas kerja sama dari Economic Review, Indonesia Asia Institute, Ideku Group, Indonesia Leaders, serta dinilai oleh Dewan Juri yang independen dan profesional di bidang Keuangan dari IPMI International Business School, Perbanas Insitute, Universitas YAI, Cyber Universitiy.

    Dewan Juri yang terlibat terdiri atas Penasehat, yaitu Professor Finance IPMI Institute, Roy Sembel, serta Rektor Cyber University, Gunawan Witjaksono. Serta diketuai Dosen Pasca Sarjana Perbanas Institute Dewantoro Marsono, dengan anggota Dosen Pasca Sarjana Universitas Persada Indonesia YAI, Shafenti, Head of Investment Gallery IPMI Institute, Ardo R.Dwitanto, Director of Research and Community Services at IPMI Institute, Dety Nurfadilah, dan Former Finance Director BUMN (Persero), Nilawaty Djuanda.

    Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi dalam kesempatan berbeda menambahkan, penghargaan Indonesia Finance Award-VII 2024 yang diterima menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja melalui berbagai strategi bisnis.

    BACA JUGA: BPKH Tunjuk UUS Bank DKI Sebagai Bank Pengelola Keuangan Haji

    “Penghargaan ini menjadi semangat bagi seluruh insan Bank DKI untuk terus menjaga kinerja Perseroan agar tetap solid, dan terus menghadirkan inovasi di berbagai bidang, utamanya dalam hal pelayanan kepada nasabah,” tutup Arie. ***

  • Bank DKI Salurkan KLJ, KPDJ, dan KAJ untuk Masyarakat DKI Jakarta

    KORIDOR.ONLINE, JAKARTA – Sebagai wujud dukungan terhadap program Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Bank DKI kembali melakukan distribusi Kartu Anak Jakarta (KAJ), Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), dan Kartu Lansia Jakarta (KLJ), yang dilakukan di Jakarta pada Selasa (23/07). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta dalam hal penanganan kerentanan sosial melalui pemberian Bantuan Sosial kepada warga yang memenuhi persyaratan.

    Direktur Utama Bank DKI, Agus H. Widodo, dalam keterangan resminya mengatakan, “Distribusi KLJ, KPDJ, dan KAJ ini merupakan wujud dukungan Bank DKI untuk memastikan bahwa setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan dengan cara yang efisien dan aman. Dalam hal ini, Bank DKI bertindak sebagai fasilitator penyaluran bantuan sosial tersebut, yang bertujuan untuk memperluas cakupan pelayanan sosial kepada masyarakat,” ujar Agus.

    Bank DKI juga menghadirkan kemudahan dan kenyamanan bagi penerima manfaat dalam mengakses bantuan sosial mereka, yaitu melalui integrasi dengan aplikasi perbankan digital JakOne Mobile. JakOne Mobile memungkinkan penerima manfaat untuk mengelola dan memonitor bantuan yang diterima secara digital, memudahkan transaksi non-tunai, serta mengakses berbagai layanan perbankan lainnya.

    BACA JUGA: BPKH Tunjuk UUS Bank DKI Sebagai Bank Pengelola Keuangan Haji

    Agus melanjutkan, Melalui integrasi dengan aplikasi JakOne Mobile ini, Bank DKI ingin memastikan bahwa penerima manfaat dapat dengan mudah mengakses dan memanfaatkan bantuan yang diberikan.

    Distribusi kartu bantuan sosial kepada penerima manfaat dilakukan secara bertahap di beberapa wilayah Jakarta selama tanggal 23 s.d. 31 Juli 2024, yaitu wilayah Jakarta Pusat dibagikan kepada 1.346 penerima KAJ, 5 penerima KPDJ, dan 5 penerima KLJ, serta wilayah Jakarta Barat dibagikan sebanyak 830 penerima KAJ, 5 penerima KLJ dan 5 penerima KPDJ.

    Adapun sampai dengan periode Juni 2024 telah dilakukan pembagian Bantuan Sosial Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD) dalam 2 (dua) tahap, yaitu Tahap I dibagikan kepada 52.135 penerima KLJ, 6.475 penerima KPDJ, dan 4.800 KAJ, Tahap II dibagikan kepada 90.743 penerima KLJ, 11.099 penerima KPDJ, 8.807 penerima KAJ.

    Bagi penerima yang telah menerima dana pada tahun sebelumnya namun tidak mendapatkannya di tahun ini, dapat melakukan pemeriksaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) melalui situs https://dtks.jakarta.go.id/, atau mengajukan pengaduan ke Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta.

    BACA JUGA: Melirik Cuan Kawasan Terintegrasi “City Within A City’” di Gading Serpong

    Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi mengimbau seluruh penerima manfaat agar senantiasa berhati-hati dan waspada dalam melakukan transaksi keuangan, terutama untuk tidak memberikan PIN kepada orang lain yang mengatasnamakan Bank DKI.

    Arie menambahkan penerima manfaat dapat menggunakan JakOne Mobile Bank DKI untuk transaksi keuangan harian secara cepat, aman dan nyaman.

    “Dengan memanfaatkan layanan perbankan digital Bank DKI, salah satunya super apps JakOne Mobile untuk kemudahan bertransaksi di mana saja, kapan saja,” tutup Arie.

    Apabila penerima manfaat membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Layanan Call Center Bank DKI di nomor (021) 1500-351.

  • Rumah Real Estate Harga Rp500 Jutaan di Bekasi Diminati Pekerja Keluarga Muda di Jakarta Utara dan Timur

    KORIDOR.ONLINE, BEKASI – Di tengah harga rumah segmen menengah atas mengalami kenaikan seiring reborn-nya pasar properti, permintaan rumah kelas real estate harga di bawah Rp500 juta  di Bekasi juga ikut terdongkrak. Permintaan ini lebih didominasi oleh kaum milenial dan keluarga muda yang sedang mencari rumah pertamanya.

    Menurut Ardian Hendra, General Manager Harmoni Park Group, faktor utama kaum milenial dan keluarga muda tertarik dengan rumah real estate di bawah Rp500 jutaan karena harganya terjangkau oleh mereka. Pasalnya, harga rumah menengah (real estate) di Bekasi saat ini rata-rata sudah di atas Rp500 jutaan, bahkan ada yang Rp1 miliar ke atas.

    “Sebagian besar mereka mempertimbangkan kemampuan finansialnya dalam jangka panjang. Mengingat kondisi-kondisi ekonomi ke depan yang masih belum stabil, sehingga perhitungan finansial harus lebih matang, jika tidak cicilan KPR-nya bisa macet” kata Ardian, Rabu, 7 Agustus 2024, di Bekasi, Jawa Barat.

    BACA JUGA: Melirik Cuan Kawasan Terintegrasi “City Within A City’” di Gading Serpong

    Selain itu, lanjut Ardian, yang juga tak kalah pentingnya adalah lokasi perumahan itu harus mudah diakses transportasi umum dan dekat akses tol, sehingga memudahkan mobilitas mereka, serta dekat dengan fasilitas umum, seperti rumah sakit, sekolah, pusat perbelanjaan, stasiun kereta, dan lain sebagainya.

    Melihat peluang pasar yang cukup besar itu, Harmoni Park Group mengembangkan Harmoni Park Bekasi. Perumahan seluas 30 hektare di wilayah Bekasi ini, memiliki lokasi yang sangat strategis.

    “Proyek kami sangat dekat dengan akses Tol Cibitung – Cilincing yang memberikan kemudahan transportasi menuju Jakarta, Bogor, dan Cikampek, serta juga ke pusat Kota Bekasi. Jaraknya hanya 20 menit dari kawasan Jakarta Utara. Hanya 15 menit ke kawasan industri Marunda dan 30 menit ke Tanjung Priok,” jelas Ardian.

    Menurut Ardian, sejak awal dipasarkan awal tahun 2024 permintaan rumah di  Harmoni Park Bekasi menunjukkan trend kenaikan, rata-rata 5 – 10 persen perbulan. Dengan harga yang ditawarkan mulai Rp474 juta hingga Rp878 juta.  Sebagian besar pembelinya adalah para pekerja level supervisor dan manager di kawasan industri Marunda, Tanjung Priok, dan sekitar Kawasan Berikat Nusantara di Jakarta Utara.

    BACA JUGA: Apa itu IPL Apartemen, Dasar Hukum, dan Bagaimana Cara Menghitungnya?

    Tipe rumah yang sangat diminati di Harmoni Park Bekasi adalah 30/66, 27/70, dan 27/74 yang harganya masih di bawah Rp500 juta. Yang bagi kalangan kelas menengah “baru” (pekerja keluarga muda) harga tersebut cukup terjangkau.

    Gratis umroh

    Ardian mengatakan, untuk menarik lebih banyak minat konsumen dan memeriahkan HUT RI ke-49, di bulan Agustus ini Harmoni Park Bekasi memberikan kemudahan dan keuntungan langsung bagi konsumen yang beli dalam masa promo tersebut. Dimana hadiah utamanya adalah berangkat umrah baik pembelian rumah secara cash maupun melalui KPR.

    Tak hanya itu, imbuhnya, pengembang Harmoni Park Bekasi menarik Booking Fee hanya Rp1 juta. Semua biaya sudah all in sampai akad, tapi mendapatkan lingkungan, rumah, dan fasilitas berkualitas kelas real estate. Fasilitas-fasilitas tersebut antara lain: club house, kolam renang, danau, taman-taman tematik, children playground, culinary area, tempat ibadah, mini zoo, dan Shuttle bus.

    BACA JUGA: Wujudkan Kinerja Berkelanjutan, Q2 2024 Kredit UMKM Bank DKI Tumbuh 22,78%

    “Kami ingin beri kesempatan baik, bagi kaum milenial dan keluarga muda segera wujudkan rumah pertamanya. Dengan bayar booking fee Rp1 juta, jika dokumen lengkap dan setujui bank bisa langsung akad kredit. Bebas biaya BPHTB, AJB, Notaris, dan KPR, serta angsuran KPR mulai Rp2 jutaan,” jelas Ardian.

    Saat ini dipasarkan rumah di Cluster Birka, yang menawarkan desain arsitekturnya memadukan konsep rumah Nordic (Scandinavian) dengan tampilan modern minimalis dengan pintu depan smart door lock system yang dikemas dengan gaya elegan dan eksklusif. Rumahnya menggunakan lantai Homogeneous Tile 60×60,  tinggi Plafond dari 3 sampai 5 meter, dan sudah double dinding, dilengkapi fasilitas security 24 jam, dan CCTV kawasan.

    Untuk serahterima rumah perdana sekitar 50 unit akan dilangsungkan di bulan Oktober 2024, ini lebih cepat dari jadwal yang direncanakan.

    Harmoni Park Bekasi berada di kawasan Utara Kabupaten Bekasi berbatasan langsung dengan Jakarta Utara dan Jakarta Timur merupakan kawasan sunrise property dengan potensi pengembangan skala kota. Hal ini terbukti dengan banyaknya pengembang besar yang turut membangun di sekitar wilayah Babelan, seperti: Kota Harapan Indah, Summarecon Crown Gading, dan Grand Duta City.

    Di lahan 30 hektar Harmoni Park Bekasi rencananya akan dibangun beberapa cluster dengan lebih dari 2.000 unit rumah berbagai tipe. Dimana cluster pertama yang dipasarkan adalah Cluster Birka dengan luas sekitar 4 hektar, lokasinya berada dekat gerbang utama dan selangkah dengan club house. ***

     

  • Bank DKI Peduli Berikan Bantuan Anak dengan HIV (ADHIV) melalui Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi DKI Jakarta

    KORIDOR.ONLINE, JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional dan sebagai wujud nyata dari Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL), Bank DKI memberikan bantuan kepada 80 anak yang hidup dengan HIV (ADHIV). Bantuan ini disalurkan melalui Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi DKI Jakarta pada Senin di Jakarta (22/07), berupa nutrisi dan sembako dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak ADHIV.

    Direktur Utama Bank DKI, Agus H. Widodo, dalam keterangan tertulisnya menyampaikan, “Pemberian nutrisi bagi ADHIV merupakan bagian dari komitmen Bank DKI untuk menghadirkan makna sosial bagi masyarakat. Inisiatif ini juga merupakan salah satu wujud tanggung jawab sosial perusahaan dan diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang terdampak dan memberikan dukungan bagi kesehatan dan kesejahteraan mereka,” ujar Agus.

    Agus menambahkan bahwa selain memberikan bantuan, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya dukungan terhadap anak-anak yang hidup dengan HIV. Dengan adanya program ini, Bank DKI berharap dapat memberikan semangat dan harapan baru bagi anak-anak ADHIV.

    BACA JUGA: Wujudkan Kinerja Berkelanjutan, Q2 2024 Kredit UMKM Bank DKI Tumbuh 22,78%

    Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi turut menjelaskan bahwa bantuan pemberian nutrisi dan sembako kepada Anak dengan HIV (ADHIV) merupakan bagian dari Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) Bank DKI pada tahun 2024. “Implementasi CSR yang dilakukan Bank DKI juga merupakan bentuk upaya perusahaan dalam penerapan Environment, Social, and Governance (ESG), mengingat peranan Bank DKI bukan hanya sebagai entitas bisnis, namun juga memberikan nilai tambah bagi perkembangan kota Jakarta dan warganya secara berkelanjutan,” kata Arie.

    Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi DKI Jakarta, Moch. Ichwan, menyambut baik inisiatif ini dan mengungkapkan rasa terima kasihnya, “Kami sangat berterima kasih kepada Bank DKI atas bantuan yang diberikan. Nutrisi yang cukup sangat penting bagi anak-anak kami, dan bantuan ini sangat berarti dalam mendukung kesehatan mereka sehari-hari,” ucap Ichwan.

    Penerapan Program CSR Bank DKI Peduli

    Sepanjang periode semester pertama tahun 2024, Bank DKI telah merealisasikan pemberian CSR di berbagai bidang, termasuk diantaranya bidang pendidikan, dan sosial kemasyarakatan. Berbagai program yang telah diimplementasikan Bank DKI, diantaranya program penanganan stunting, bantuan dana pendidikan kepada anak-anak penyandang disabilitas di Yayasan Peduli Anak Cacat Jakarta, serta Bantuan dana pendidikan kepada anak-anak pensiunan Bank DKI.

    BACA JUGA: Sarana Jaya Dan Polda Metro Jaya Tandatangani Kesepakatan Pinjam Pakai Lahan di Jakarta Pusat

    Selanjutnya, pada bulan suci Ramadan 1445 H/2024 M lalu, Bank DKI juga memberikan santunan kepada 8.500 anak yatim dan dhuafa yang berasal dari 5 wilayah Kota Administrasi DKI Jakarta, hingga yang terbaru Bank DKI melakukan pembagian 800 butir telur kepada siswa SDN Lagoa 07, Jakarta Utara sebagai upaya mendukung program penanganan stunting di Jakarta.

  • Rilis Kawasan Destinasi Kuliner Terbesar di Ciputat, Pengembang Gandeng Restoran Kampung Kecil

    KORIDOR.ONLINE – Progress Group dan PT Bakul Nasi Bersama melakukan Groundbreaking pembangunan restoran Kampung Kecil Ciputat di Paradise Resort City. Pembangunan restoran ini yang merupakan bagian integral dari pengembangan TROPS, kawasan destinasi kuliner terbesar di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.

    TROPS diproyeksikan sebagai kawasan destinasi kuliner eksklusif bertema tropis di Ciputat. Kawasan ini berada di sepanjang jalan penghubung baru (sedang dibangun)  yang akan menghubungkan Jl. Aria Putra dan Jl. H. Taip. Jalan penghubung ini menjadi Jalan Boulevard Paradise Resort City. Nantinya terdapat brand-brand food and beverage (F&B) ternama, baik nasional maupun internasional food and beverage (F&B) dengan konsep stand alone di sepanjang jalan utama tersebut.

    Menurut Reynard William, Head Marketing Communication Progress Group, TROPS menawarkan pengalaman bersantap yang unik dan semarak. Dikelilingi oleh tanaman hijau subur dan dekorasi eksotis, dan suasana terbuka sangat cocok untuk bersantai dan menikmati masakan lezat sambil menikmati suasana tropis yang hangat.

    BACA JUGA: Ceruk Pasar Besar, Penerapan ESG di Industri Properti Menjadi Keharusan

    Reynard William mengatakan, pihaknya sangat antusias dengan kehadiran Kampung Kecil Ciputat akan menambah daya tarik  bagi Paradise Resort City, baik sebagai township, maupun sebagai destinasi kuliner dan wisata.

    ”Selain TROPS, kami juga akan membangun mall dengan konsep menarik, yang tentunya akan menjadikan Paradise Resort City menjadi pilihan utama warga Ciputat dan Bintaro untuk chill dan relax,” kata Reynard kepada wartawan seusai acara Groundbreaking Ceremony Kampung Kecil Ciputat, Rabu, 24 Juli 2024, di Paradise Resort City, Ciputat, yang dihadiri perwakilan manajemen Progress Group dan PT Bakul Nasi Bersama.

    Kampung Kecil Ciputat akan menambah keragaman kuliner di Paraside Trops, sebuah area wisata dan kuliner yang dirancang untuk memberikan pengalaman bersantap luar ruang yang unik dan menyenangkan. Dengan pilihan kuliner berbagai tenant ternama.

    BACA JUGA: Sinergi Bank DKI dan Transjakarta Resmikan Penamaan Halte Transjakarta Senayan Bank DKI

    ”Kami berharap, TROPS akan menjadi destinasi kuliner terkemuka di daerah Selatan Jakarta seperti Ciputat, Bintaro dan sekitarnya. TROPS sendiri merupakan bagian dari visi besar Paradise Resort City untuk menciptakan lingkungan yang modern, dinamis, dan mampu memenuhi berbagai kebutuhan penghuni dan pengunjungnya,” ungkapnya.

    Pengembangan destinasi kuliner ini juga diyakini akan menaikkan nilai investasi properti, khususnya rumah. Terbukti sejak dirilis pengembangan Trops dan jalan penghubung, penjualan rumah di Paradise Resort City pada semester 1 2024 meningkat 50 persen dibandingkan penjualan rumah di semester yang sama tahun 2023.

    ”Dalam waktu dekat  kami berencana akan merilis cluster baru, karena cluster yang sedang dipasarkan sudah hampir  habis. Permintaan rumah di sini masih tinggi sementara stock-nya sudah hampir habis, tapi kita ada stock kavling dengan promo sangat menarik,” kata Reynard.

    BACA JUGA: APERSI Mendorong Peran Koperasi Sebagai Penjamin MBR Non Fomal

    Pada kesempatan yang sama, Makfud Fauji, Operational Manager, PT Bakul Nasi Bersama menyatakan, sangat senang dapat menjadi bagian dari TROPS di Paradise Resort City. Pihaknya, percaya TROPS akan menjadi crowd-puller dan pilihan utama destinasi wisata kuliner di selatan Jakarta.

    ”Kami sangat optimis kalau keputusan kami untuk membuka cabang di sini akan baik untuk pengembangan bisnis Kampung Kecil secara manajemen. Kami akan terus berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman kuliner yang otentik dan menyenangkan bagi para pengunjung,” jelas Makfud.

    Makfud menjelaskan, Kampung Kecil Ciputat akan menawarkan hidangan khas Sunda dengan suasana alam seperti di pedesaan. Mengikuti desain di cabang lainnya yang sudah terlebih dahulu terbangun, desain bangunan utama restoran ini akan terbuat dari bambu dengan atap jerami yang memberikan sentuhan alam yang unik.

    BACA JUGA: Pembangunan Akses Tol Langsung Ke Paramount Petals Resmi Dimulai 

    Salah satu daya tarik utama, lanjutnya, adalah kolam di tengah restoran yang dikelilingi tempat duduk lesehan. Tentunya ini akan memberikan suasana estetik namun tetap alami dan instagramable. ***

     

     

  • Sinergi Bank DKI dan Transjakarta Resmikan Penamaan Halte Transjakarta Senayan Bank DKI

    KORIDOR.ONLINE, JAKARTA – Bank DKI kembali menjalin kemitraan bersama Transjakarta, melalui penamaan halte dari Halte Gelora Bung Karno menjadi Halte Senayan Bank DKI. Peresmian Penamaan Halte Senayan Bank DKI tersebut dilakukan pada Kamis di Jakarta (11/7) oleh Kepala Badan Pembina Badan Usaha Milik Daerah (BPBUMD) DKI Jakarta Nasruddin Djoko Surjono, Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza, Direktur Utama Bank DKI, Agus H. Widodo, serta disaksikan oleh jajaran Direksi Transjakarta dan Bank DKI, diantaranya Direktur Bisnis dan Pemanfaatan Aset Transjakarta Fadly Hasan, Direktur Komersial dan Kelembagaan Bank DKI, Herry Djufraini, dan Direktur Teknologi & Operasional Bank DKI, Amirul Wicaksono. Direktur Utama Bank DKI, Agus H. Widodo menjelaskan bahwa sinergi ini menandai langkah penting dalam memperkuat kolaborasi antara Bank DKI dan Transjakarta dalam rangka peningkatan layanan transportasi publik di Jakarta. “Penamaan Halte Transjakarta Senayan Bank DKI merupakan wujud nyata dukungan Bank DKI untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Jakarta. Kami mempercayai, upaya ini akan mendukung peningkatan kualitas transportasi publik di Jakarta,” ujar Agus. BACA JUGA: APERSI Mendorong Peran Koperasi Sebagai Penjamin MBR Non Fomal Lebih lanjut, Agus mengatakan dengan menjadi pemegang hak penamaan Halte Transjakarta Senayan Bank DKI, akan menjadi awal dari berbagai program kemitraan dan inisiatif strategis lainnya yang akan dijalankan Bank DKI dan Transjakarta untuk mewujudkan layanan transportasi publik dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi para pengguna layanan Transjakarta. Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi menambahkan bahwa dukungan penuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta turut menjadi kunci sukses inisiatif ini. “Bank DKI menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan Pemprov DKI Jakarta sebagai Pemegang Saham Utama, serta berharap kerja sama ini dapat terus berjalan dengan baik untuk kemajuan transportasi publik di Jakarta. Hal ini juga sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global yang modern dan berdaya saing,” imbuh Arie. BACA JUGA: Bank DKI Raih Penghargaan Best Bank 2024 dari Investortrust.id Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza menuturkan penamaan halte sebagai commercial branding. Serta berkontribusi signifikan terhadap pendapatan korporasi. “Kolaborasi ini menjadi pendorong untuk memajukan sistem transportasi publik di Jakarta dan menunjang gaya hidup masyarakat sebagai bentuk representatif dari kota global yang berkelanjutan,” ujar Welfizon. Ia menambahkan penamaan Halte Senayan Bank DKI juga akan meningkatkan brand awareness Bank DKI dengan memperkenalkan kembali Jakarta Tourist Pass yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna transportasi publik serta peluang aktivasi dan event yang dapat dinikmati oleh pelanggan Transjakarta. BACA JUGA: Unit Usaha Syariah Bank DKI Kerja Sama dengan Muhammadiyah DKI Jakarta Dalam Transaksi Perbankan Dukungan Digitalisasi Pembayaran Transportasi Publik Bank DKI terus mendorong digitalisasi pembayaran transportasi publik terintegrasi di Jakarta melalui pengembangan produk perbankan digital. Diantaranya JakCard yang diluncurkan sejak tahun 2007, dan telah menjadi tiket pembayaran non-tunai pertama yang diuji coba dan digunakan pada layanan Koridor 1 Transjakarta, hingga kini dapat digunakan untuk transportasi terintegrasi di Jakarta, mulai dari Transjakarta, Jaklingko, Commuter Line, MRT Jakarta, hingga LRT Jakarta dan Jabodebek. Selain itu, JakCard juga dapat digunakan untuk pembayaran tiket masuk elektronik pada tempat wisata kelolaan Pemprov DKI Jakarta, diantaranya Monas, Taman Margasatwa Ragunan, hingga beberapa museum di Jakarta, seperti Museum Sejarah Jakarta, Museum Joang 45, Museum Prasasti dan Museum MH Thamrin. Sebagai informasi, total transaksi penggunaan JakCard di Transjakarta hingga Juni 2024 mencapai nominal sebesar Rp3,87 Miliar dengan frekuensi transaksi sebanyak 980.179 kali. Jumlah ini meningkat lebih dari 111% dibanding total transaksi sepanjang tahun 2023 yang mencatatkan nominal Rp1,46 Miliar dengan frekuensi transaksi sebanyak 440.995 kali. BACA JUGA: Pembangunan Akses Tol Langsung Ke Paramount Petals Resmi Dimulai Terbaru, sinergi Bank DKI bersama Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi DKI Jakarta meluncurkan Jakarta Tourist Pass sebagai solusi digital berbasis kartu elektronik (JakCard) dan aplikasi (JakOne Pay) untuk memberikan kemudahan bagi wisatawan, seperti mengakses informasi destinasi wisata populer, pembayaran transportasi dan merchant, serta layanan pariwisata lainnya di Jakarta. Dalam hal kebutuhan transaksi pembayaran digital berbasis kartu, Jakarta Tourist Pass (JakCard) dapat digunakan untuk kebutuhan pembayaran transportasi terintegrasi di Jakarta dan tempat wisata kelolaan Pemprov DKI Jakarta. Sedangkan aplikasi Jakarta Tourist Pass (JakOne Pay) didukung sejumlah fitur unggulan, diantaranya fitur Maps yang menyajikan daftar lokasi destinasi wisata, fitur Event yang digunakan sebagai sumber referensi terkait lokasi destinasi wisata, waktu, dan harga tiket event, serta fitur Pembayaran dengan metode scan to pay untuk QRIS, hingga update balance dan top up JakCard. ***
  • APERSI Mendorong Peran Koperasi Sebagai Penjamin MBR Non Fomal

    JAKARTA.KORIDOR.ONLINE—Kebutuhan akan tempat tinggal, khususnya rumah tapak setiap tahunnya selalu meningkat. Angka backlog pun terus bertambah, untuk mengatasinya pemerintah memiliki program dengan target zero backlog pada 2045 mendatang. Untuk mengatasinya diperlukan kreativitas pembiayaan untuk mengejar backlog hunian. Terlebih pada pemerintahan baru mendatang, yang memiliki program pembangunan 3 juta unit rumah setiap tahunnya.

    Junaidi Abdillah Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) mengatakan, di tengah dana APBN yang terbatas, harus ada terobosan berani dan kongrit dari pemerintah untuk mengatasi angka backlog.

    Selama ini, APERSI melihat,  pembangunan  perumahan tidak pernah menyetuh hingga ke pedesaan dan tidak pernah menjadi fokusan pembangunan, padahal disana masih banyak masyarakat yang kesulitan memiliki rumah.

    “Program yang kita tawarkan sampai ke desa-desa. Untuk yang terakomodir bank. Karena koperasi mengetahui masyarakat  dan anggotanya. Koperasi penjamin,” ungkap Junaidi yang menegaskan telah membuat kajian terkait perumahan di desa yang terkendala oleh regulasi karena kebanyakan profesinya petani, nelayan dan lainnya yang disebut pekerja non formal sehingga tak memiliki akses perbankan terkait KPR.

    Junaidi membahkan, kami mendorong peran koperasi sebagai penjamin MBR di desa dan kelurahan agar bisa mengajukan KPR. Junaidi menilai, koperasi dengan konsep keanggotaan bisa menilai kredibilitas seseorang.

    “Koperasi ini kan bedanya, pasarnya (untuk) yang tidak terakomodir bank, biarlah koperasi yang mengurusi sebagai penjamin. Tapi pembiayaannya biarlah BP3 melalui dana konversi,” jelas Junaidi.

    Selain dibantu oleh Koperasi, APERSI juga mengajak Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sebagai penjamin kalangan MBR di desa atau kelurahan untuk mengambil KPR.

    Jika dari desa sudah terbantu untuk pembelian rumah, angka kebutuhan rumah atau backlog mudah diketahui. Dari desa, penyelesaian masalah backlog di Indonesia juga akan dengan cepat teratasi hingga ke perkotaan.

  • Pembangunan Akses Tol Langsung Ke Paramount Petals Resmi Dimulai

    TANGERANG, KORIDOR.ONLINE—Pembangunan akses tol langsung ke Paramount Petals resmi dimulai,  Rabu 10 Juli 2024. Prosesi Pembangunannya ditandai dengan ground breaking, di lokasi proyek, Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang yang dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari pemerintah pusat, daerah dan manajemen Paramount Land, selaku pihak swasta yang menginisiasi pembangunan akses tol baru tersebut.

    Penjabat (Pj) Bupati Tangerang, Andi Ony Prihartono menjelaskan, pembangunan infastruktur seperti direct toll access KM 25 akan menggeliatkan ekonomi Kabupaten Tangerang, dan sebagai tanda meningkatnya investasi di Kabupaten Tangerang. Ia berharap Pembangunan Direct Toll Access KM 25 Tangerang  tidak hanya berdampak kepada akses yang cepat. Tapi juga dapat mendatangkan investor, terbukanya lapangan kerja serta terpeliharanya lingkungan sekitar.

    “Akses tol KM 25 ini bukan hanya mengurai kemacetan. Akan memacu banyak investor menanamkan modal, menyerap banyak tenaga kerja di Kabupaten Tangerang. Semua pihak dapat memperoleh keuntungan,” ujarnya.

    Prosesi Groundbreaking Direct Toll Access KM 25, Pj Bupati Tangerang, Andi Ony didampingi oleh M. Nawawi, Presiden Direktur Paramount Land, Norman Daulay, Direktur Paramount Land, Widiyatmiko Nursejati, Senior GM Jasamarga Metropolitan Toll Road Regional Division bersama Jajaran Muspida Tangerang

    Pada kesempatan yang sama, M. Nawawi, Presiden Direktur Paramount Land, pada acara seremoni groundbreaking direct toll access KM 25 menjelaskan bahwa seiring dengan semakin meningkatnya kepadatan kendaraan di Jalan Arteri Bitung, Tangerang yang diproyeksikan akan terus meningkat, diperlukan adanya alternatif atau modifikasi exit tol terhadap simpang susun (interchange) Bitung.

    Paramount Land bekerjasama dengan PT Jasa Marga (Persero) Tbk, lanjutnya turut berperan dalam pembangungan infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas sarana dan prasarana transpostasi dan meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah Bitung, Tangerang serta Banten agar semakin berkembang.

    Paramount Petals, sebuah kota mandiri seluas ±400 Ha di barat Jakarta, saat ini tengah mengembangkan kawasan hunian yang terintegrasi dengan kawasan komersial, bisnis, dan gaya hidup di barat Jakarta. Saat ini dari Jakarta dan Merak menuju Paramount Petals harus keluar di gerbang tol Bitung KM 26 yang jaraknya cukup jauh.

    Pintu tol baru ini akan mengurai kemacetan di Jalan Raya Serang  dan Jalan Raya Curug, serta di sekitar gerbang tol Bitung I, karena langsung terkoneksi dengan kawasan Paramount Petals tembus ke Jalan Raya Pasir Randu, salah satu jalur protokol menuju Gading Serpong dan BSD City. Adanya pintu tol baru di KM 25 itu akan mempercepat mobilitas masyarakat sekitarnya”, tambah M. Nawawi.

    Norman Daulay, Direktur Paramount Land, pada kesempatan yang sama menjelaskan bahwa Paramount Land ikut berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur direct toll access KM 25 dan telah mendapat izin pembangunan modifikasi akses masuk dan keluar Gerbang Tol Bitung (Tol Jakarta-Merak) yang diterbitkan Kementerian PUPR akhir Januari 2024 lalu.

    “Kehadiran akses tol ini tentunya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas khususnya masyarakat yang berada di wilayah Binong, Kadu, Kadu Jaya, Sukabakti, Cukanggalih, dan sekitarnya maupun ke arah selatan Tangerang,” ujarnya

    Berdasarkan data Jasa Marga, jumlah kendaraan yang keluar melalui gerbang tol Bitung I sebanyak 19.000 kendaraan dan gerbang tol Bitung 20.000 kendaraan per hari. Kehadiran akses pintu tol simpang susun Bitung nantinya bisa mengurangi beban kendaraan di Jalan Arteri Bitung mencapai 10-15 persen.

    Adapun dengan adanya modifikasi exit tol ini maka jalur transportasi dari dan ke Jakarta dapat diakses langsung oleh semua pengguna jalan.

    “Kami yakin bahwa dengan sinergi bersama ini, Paramount Land turut menjadi bagian dari pemerataan pembangunan ekonomi khususnya perekonomian daerah, memudahkan mobilitas, dan produktivitas masyarakat,” tambahnya

    Paramount Petals dirancang dengan perencanaan yang baik menjadi kota mandiri dengan fasilitas lengkap. Kota ini dibangun berpedoman pada prinsip pembangunan berkelanjutan (sustainable development) yang memadukan keindahan, ruang hijau, dan lingkungan yang menyenangkan untuk bersosialisasi dan menciptakan kehidupan yang lebih bermakna. Pilihan terbaik untuk tinggal, berbisnis, dan berinvestasi di kota dengan prospek terbaik dan value yang terus meningkat seiring waktu.

     

     

Back to top button