Aktual

  • MyHome Gelar IMHA 2025, Dorong Kolaborasi Wujudkan Program 3 Juta Rumah

    GADING SERPONG, KORIDOR.ONLINE Journalist Media Network melalui Majalah MyHome dan MyHome Magz Channel sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertema Dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah: Inovasi & Kolaborasi untuk Hunian Berkualitas dan Berkelanjutan” yang dirangkaikan dengan ajang penghargaan bergengsi Indonesia MyHome Award (IMHA) Episode 8 – 2025, Selasa (25/11/2025) di Episode Hotel Gading Serpong, Tangerang.

    Agenda tersebut menjadi ruang diskusi strategis sekaligus bentuk dukungan konkret terhadap Program Pemerintah membangun dan merenovasi 3 juta rumah untuk rakyat, yang membutuhkan sinergi lintas sektor—mulai dari regulator, pengembang, lembaga pembiayaan, hingga industri material dan teknologi perumahan.

    Arah Kebijakan Perumahan Nasional

    Keynote Speech disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, melalui Inspektur Jenderal Kementerian PKP, Heri Jerman. Dalam paparannya, Heri menekankan komitmen pemerintah menyukseskan pemerataan akses hunian.

    “Tahun ini untuk pertama kalinya diluncurkan KUR Perumahan senilai Rp130 triliun. Pemerintah membuka karpet merah untuk pembangunan rumah rakyat, dan ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga industri, swasta, hingga lembaga CSR,” ujarnya.

    Ia menegaskan pentingnya kolaborasi, koordinasi program, dan semangat gotong royong seluruh pemangku kepentingan.

    Seminar yang dimoderatori Ketua Dewan Juri IMHA 2025 Prof. Roy Sembel menghadirkan sejumlah pembicara dari regulator, pengembang, perbankan, industri pendukung, dan lembaga riset. Para pembicara antara lain: Prof. M. Mufti Mubarok (Kepala BPKN), Iqnesjz Kemalawarta (Advisor President Office Sinar Mas Land & Kepala Badan Kajian Strategis DPP REI), Verly Widiantoro (Direktur Teknik & Produksi Wika Beton), Juanita Luthan (Chief Consumer Officer Nobu Bank) dan Gatot Virgianto (Kementerian PKP)

    Diskusi menggali strategi mempercepat penyediaan hunian yang terjangkau, berkelanjutan, dan berorientasi masa depan. Seminar dihadiri lebih dari 150 peserta dari unsur asosiasi, akademisi, perbankan, pemerintah, dan pelaku industri properti. Pengurus PWI Jaya juga turut memberikan dukungan dalam agenda tersebut.

    IMHA 2025, Ajang Apresiasi Pelaku Industri Perumahan

    Acara dilanjutkan dengan Indonesia MyHome Award Episode 8 – 2025, penghargaan tahunan bagi para pelaku industri perumahan nasional.

    Pemimpin Redaksi MyHome Magazine sekaligus Penanggung Jawab IMHA, Arini Yunita, menyebut penyelenggaraan tahun ini menjadi catatan penting karena IMHA untuk pertama kalinya digelar mandiri, setelah sebelumnya bergabung dengan Property&Bank Award dalam format Duo Award.

    “Dengan penyelenggaraan yang mandiri, apresiasi dapat lebih fokus pada sektor perumahan. Tema tahun ini, Karpet Merah Hunian Rakyat dan Kontribusi Stakeholder Perumahan’, mencerminkan semangat pendampingan bagi publik dalam memilih hunian berkualitas,” tutur Arini.

    Dewan Juri menilai puluhan proyek secara ketat sebelum memilih 8 proyek hunian terbaik, ditambah sejumlah kategori untuk sektor bank, apartemen, developer, dan industri pendukung.

    Daftar Penerima Indonesia MyHome Award 2025

    Kategori: Subsidized Housing

    1. Arsol Land – Best Affordable Housing Design & Quality

    2. Mulia Gading Kencana – Best Affordable Housing Design & Quality

    3. SMK Residence (Bungsu Land) – Best Affordable Housing Design & Quality

    4. Citra Mulia Megah (BKM Land) – Best Affordable Housing Design & Quality

    5. Wisma Atlet Kemayoran – Best Rental Apartment for Government Employees & Low-Income Communities

    Kategori: Commercial Housing

    6. El Nino Living – Best Small-Scale Smart Home Housing
    7. Walden Metland Transyogi – Best Middle-Class Housing Classic Design
    8. Anandaya Home Resort – Best Millennial Modern Housing Project

    Kategori: Apartment

    9. Carstensz Residences – Best Unique & Iconic Design Apartment
    10. Apple Condovila – Best Mid-Rise Unique Concept Apartment

    Kategori: Developer

    11. Zafland – Most Creative Housing Developer for Millennials
    12. PT Duta Putra Utama – Best Developer for Armed Forces Housing

    Kategori: Bank

    13. Bank Nobu – Leading Private Bank for Affordable Housing
    14. BTN – Leading SOE Bank for Sustainable Housing
    15. Bale by BTN – Best Real Estate Banking Application

    Kategori: Supporting Industry

    16. High Point – Smartest Home Office Solution
    17. Nippon Paint – Best in Class Building Material

    CEO Journalist Media Network, Indra Utama, menegaskan IMHA menjadi bagian dari kontribusi media dalam memperkuat ekosistem sektor perumahan nasional.

    “Kami berharap penghargaan ini menginspirasi seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kontribusi bagi masa depan perumahan rakyat,” ujarnya.

    Sebagai kelompok media yang menaungi MyHome, Property&Bank, dan berbagai kanal industri terkait, JMN menegaskan komitmennya mendukung pembangunan perumahan yang inklusif, inovatif, dan berorientasi keberlanjutan.

  • Summarecon Expo 2025 Catat Penjualan Rp1,8 Triliun dari Empat Kota

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE — Rangkaian Summarecon Expo 2025 yang digelar di empat Summarecon Mall sepanjang September hingga November 2025 mencatat hasil penjualan spektakuler. Total 465 unit produk properti dari sembilan kawasan Summarecon berhasil terjual, dengan nilai transaksi lebih dari Rp1,8 triliun.

    Pameran tahunan ini dimulai di Summarecon Mall Serpong (12–21 September), kemudian berlanjut ke Summarecon Mall Bandung (3–12 Oktober), Summarecon Mall Kelapa Gading (17–26 Oktober), dan ditutup di Summarecon Mall Bekasi (7–16 November).

    Dari total penjualan, produk hunian menjadi kontributor terbesar dengan 401 unit, sementara 64 unit lainnya merupakan produk komersial.

     Produk dari 9 Kawasan Summarecon

    Tahun ini Summarecon Expo digelar bertepatan dengan ulang tahun ke-50 Summarecon, mengusung tema “50 Years Golden Journey.” Pameran menampilkan beragam produk properti unggulan dari sembilan kawasan pengembangan: Kelapa Gading, Serpong, Bekasi, Bandung, Karawang, Makassar, Bogor, Crown Gading, dan Tangerang.

    Penutupan Rangkaian Summarecon Expo 2025 di Summarecon Mall Bekasi pada 16 November 2025. Acara diramaikan dengan Pengundian Grand Prize bagi konsumen yang membeli produk hunian maupun komersial sejak November 2024. Foto: Summarecon

    Director PT Summarecon Agung Tbk, Sharif Benyamin, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut.
    “Kami bersyukur atas pencapaian Summarecon Expo tahun ini. Sambutan konsumen sangat baik, terbukti dari penjualan yang menembus Rp1,8 triliun. Momentum ini semakin istimewa karena bertepatan dengan ulang tahun emas Summarecon,” ujarnya.

    Sharif menegaskan bahwa Summarecon Expo akan menjadi agenda rutin untuk memperkenalkan rangkaian produk terbaik perusahaan serta kawasan pengembangan Summarecon dengan fasilitas kota yang terintegrasi.

     Undian Grand Prize BYD Seal hingga iPhone

    Puncak acara di Summarecon Mall Bekasi pada 16 November 2025 juga diramaikan dengan pengundian Grand Prize bagi konsumen yang membeli produk hunian maupun komersial sejak November 2024. Hadiah yang diberikan antara lain: 1 unit BYD Seal, 2 unit BYD M6, 15 unit Yamaha NMAX, 7 logam mulia @50 gram dan 25 unit iPhone

    Selain grand prize, Summarecon juga memberikan hadiah langsung seperti kulkas, sepeda listrik, AC, logam mulia, hingga dinner set cutlery selama rangkaian HUT ke-50.

    Summarecon Expo 2025 turut menghadirkan hiburan gratis berskala internasional, di antaranya: High Wire & Juggling International Show (Chile, Peru, Kolombia), Colourful World Visual Show by Isha Hening, Kids performance, Arena satwa unik Scientia Square Park, dan Forum diskusi panel  serta talkshow properti

    Pengunjung juga dapat mencoba instalasi hunian edukatif yang menampilkan material premium, seperti: Kohler (bathtub & shower), Valentino Gress (granit premium), Onasis (smart home), Karang Pilang (pintu), Daikin (AC), Baja Perkasa Sentosa – BPS (besi beton) dan Agratruss (rangka atap baja ringan)

    Summarecon menghadirkan promo Extra Diskon hingga 30% untuk unit-unit tertentu selama expo berlangsung. Untuk memudahkan pembelian, Summarecon menggandeng berbagai bank nasional—Bank Mandiri, BTN, BNI, BCA, BRI, dan Bank Permata—dengan penawaran KPR bunga kompetitif dan skema pembayaran fleksibel.

    Expo tahun ini juga mendapat dukungan sejumlah mitra, seperti Valentino Gress, Agratruss, BPS, Karang Pilang, Kohler Indonesia, Daikin Indonesia, dan Onasis.

  • BTN Gandeng Komunitas Kreatif Surabaya Kembangkan Konsep Hunian Masa Depan

    SURABAYA, KORIDOR.ONLINE PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk kembali melanjutkan rangkaian Roadshow BTN Housingpreneur 2025 dengan menyapa sivitas akademika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan komunitas kreatif Kota Surabaya. Program ini membuka ruang bagi mahasiswa, arsitek, pelaku usaha hingga masyarakat umum untuk merancang solusi hunian inovatif yang terhubung langsung ke ekosistem perumahan nasional BTN.

    Corporate Secretary BTN, Ramon Armando, menilai Surabaya memiliki kombinasi ideal antara talenta kreatif, ekosistem teknologi, dan komunitas usaha yang kuat. Kondisi tersebut, kata dia, menjadi modal penting bagi lahirnya gagasan baru dalam pembangunan hunian masa depan.

    “Transformasi teknologi telah mengubah cara masyarakat hidup, bekerja, dan berinteraksi. Perubahan ini membuka peluang lahirnya inovasi hunian yang lebih adaptif dan berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (15/11/2025).

    Menurut Ramon, roadshow ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi talenta Surabaya untuk terhubung ke industri properti nasional. “Housingpreneur bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang bertemu antara ide, industri, dan peluang pasar,” tambahnya.

    Ajang Kompetisi 1,5 Miliar Rupiah

    BTN Housingpreneur 2025 merupakan kompetisi tahunan yang terbuka bagi pengembang, arsitek, mahasiswa, wirausaha, maupun masyarakat umum. Tahun ini, tema yang diusung adalah “Housing for Nation: Smart, Green, Inclusive” dengan total hadiah mencapai Rp1,5 miliar.

    “Kami mencari ide yang mampu menciptakan ekosistem perumahan masa depan—lebih ramah lingkungan, berbasis teknologi, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat,” kata Ramon.

    Di ITS, roadshow ini juga menghadirkan sesi berbagi wawasan bersama akademisi, praktisi, dan elemen ekosistem perumahan BTN. Para peserta diperkenalkan pada tantangan sektor perumahan, mulai dari kebutuhan hunian yang terus meningkat, pentingnya desain fungsional, hingga aspek keberlanjutan dan keterjangkauan.

    Human Capital Management Division Head BTN, Rahmayati, menegaskan bahwa program ini menjadi salah satu wujud komitmen perseroan dalam membangun talenta muda di industri perumahan.

    “Kami ingin membuka ruang kolaborasi yang luas, termasuk dengan kalangan kampus. Harapannya, semakin banyak ide segar yang bisa mendorong terciptanya hunian terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya.

    Siapkan Generasi Muda Hadapi Kebutuhan Hunian

    Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Kealumnian ITS, Agus Muhamad Hatta, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, kebutuhan hunian di Indonesia akan terus meningkat seiring pertumbuhan generasi muda.

    “Kita memerlukan terobosan dalam penyediaan hunian massal yang inovatif dan lebih terjangkau. Ini menjadi PR bersama seluruh pemangku kepentingan,” kata Agus.

    Ia juga mengapresiasi pemilihan ITS sebagai salah satu lokasi roadshow. “BTN memberi kesempatan luas bagi mahasiswa untuk ikut memikirkan masa depan sektor perumahan.”

    Jadwal Roadshow Selanjutnya

    Setelah Surabaya, BTN akan melanjutkan roadshow ke:

    • Universitas Sumatera Utara (USU), Medan — 20 November 2025

    • Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar — 4 Desember 2025

    Pendaftaran BTN Housingpreneur 2025 telah dibuka sejak 22 Oktober dan akan ditutup pada 15 Desember 2025. Masyarakat dapat mendaftar melalui situs resmi btnhousingpreneur.com atau mengikuti akun Instagram @btnhousingpreneur untuk informasi terbaru.

  • Indocement Siap Dukung Program Pembangunan 3 Juta Rumah

    BOGOR, KORIDOR.ONLINE — PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (Indocement) menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh program prioritas pemerintah dalam pembangunan 3 juta rumah bagi masyarakat, yang menjadi salah satu agenda nasional di bawah Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

    Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Indocement, Oey Marcos, saat kegiatan kunjungan media nasional ke Kompleks Pabrik Indocement Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/11).

    “Menanggapi permintaan dari Kementerian PKP melalui Asosiasi Semen Indonesia, kami, Indocement, telah menyatakan kesanggupan untuk berkontribusi dalam program pembangunan 3 juta rumah,” ujar Oey Marcos, Direktur Indocement.

    Menurut Marcos, bentuk dukungan Indocement antara lain berupa penyediaan harga khusus untuk kebutuhan semen pada proyek pembangunan rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Namun, hal tersebut membutuhkan kepastian regulasi dan kebijakan turunan yang jelas agar pelaksanaan di lapangan dapat berjalan efektif.

    “Kami siap untuk berpartisipasi, termasuk melalui penyesuaian harga khusus bagi program pemerintah tersebut. Namun diperlukan kejelasan mengenai petunjuk teknis dan kebijakan harga agar implementasinya tepat sasaran,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Marcos menegaskan bahwa industri semen nasional, termasuk Indocement, saat ini masih menantikan kebijakan turunan dan petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah sebagai dasar operasional untuk mendukung program tersebut.

    “Kami menunggu kebijakan pelaksanaannya. Prinsipnya, kami sangat mendukung dan siap berkolaborasi. Tinggal menanti aturan yang lebih detail agar pelaksanaan di lapangan bisa segera dimulai,” tambahnya.

    Komitmen Berkelanjutan di Hari Bangunan Indonesia 2025

    Masih dalam rangkaian kegiatan Hari Bangunan Indonesia (HBI) 2025, Indocement turut menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar melalui kegiatan sosial yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.

    Salah satu kegiatan tersebut adalah pembangunan dan renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) milik Ibu Fitri, warga Desa Gunungsari, Kabupaten Bogor, yang rumahnya rusak akibat bencana hujan angin. Proyek ini ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan.

    Acara seremonial peletakan batu pertama dihadiri oleh Corporate Secretary Indocement, Dani Handajani, CSR Manager Indocement, Gadang Wardono, dan Kepala Desa Gunungsari, Uwes Wijaya.

    “Kegiatan ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional kami,” ujar Dani Handajani.

    Inisiatif tersebut juga menjadi bagian dari upaya Indocement dalam memperkuat sinergi antara industri dan masyarakat serta mendukung pembangunan sosial berkelanjutan di tingkat lokal.

  • Metland Catat Marketing Sales Rp1,34 Triliun hingga September 2025

    BEKASI, KORIDOR.ONLINE PT Metropolitan Land Tbk (Metland) terus menunjukkan kinerja yang solid di tengah tren pemulihan ekonomi nasional. Hingga akhir September 2025, Perseroan mencatat marketing sales sebesar Rp1,345 triliun, atau sekitar 67 persen dari target tahun 2025 yang ditetapkan sebesar Rp2 triliun.

    Capaian tersebut sebagian besar disumbang oleh penjualan unit rumah tapak di sejumlah proyek utama, antara lain Metland Transyogi, Metland Cikarang, dan Metland Cibitung.

    Presiden Direktur PT Metropolitan Land Tbk, Anhar Sudradjat, menjelaskan bahwa Perseroan tetap optimistis dapat menjaga pertumbuhan laba hingga akhir tahun seiring dengan kondisi ekonomi yang kian membaik.

    “Kami bersyukur atas capaian positif hingga kuartal ketiga tahun ini. Aktivitas pasar properti mulai bergerak stabil dan kami yakin target tahunan dapat tercapai dengan dukungan kinerja penjualan yang kuat di proyek-proyek unggulan,” ujar Anhar dalam paparan publik kinerja Perseroan, Senin (10/11).

    Pendapatan Kuartal III Tembus Rp1,13 Triliun

    Sepanjang kuartal III 2025, Metland membukukan pendapatan usaha sebesar Rp1,131 triliun, yang terdiri atas Rp722 miliar dari penjualan residensial dan Rp409 miliar dari pendapatan berulang (recurring income).

    Dari total pendapatan tersebut, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat mencapai Rp232 miliar.

    Direktur Keuangan Olivia Surodjo menjelaskan, komposisi pendapatan Metland pada periode ini terdiri atas 64% dari penjualan residensial dan 36% dari pendapatan berulang, yang berasal dari pusat perbelanjaan, hotel, pusat rekreasi, dan sumber lainnya.

    “Kontributor terbesar berasal dari proyek Metland Cibitung dan Metland Menteng, sementara kinerja pendapatan berulang terutama ditopang oleh Metropolitan Mall Bekasi serta peningkatan performa hotel seperti Horison Ultima Seminyak dan Metland Venya Ubud,” jelas Olivia.

    Dari sisi neraca, Metland mencatat total aset sebesar Rp7,7 triliun, naik 3,84% dibandingkan posisi akhir tahun sebelumnya. Liabilitas meningkat 5,82% menjadi Rp1,9 triliun, sedangkan ekuitas naik 3,19% menjadi Rp5,7 triliun.

    Struktur keuangan yang sehat ini menunjukkan kemampuan Perseroan menjaga kinerja dan likuiditas di tengah dinamika pasar properti.

    Perkuat Penjualan dan Kinerja Komersial

    Memasuki kuartal IV 2025, Metland menghadirkan berbagai program promosi akhir tahun di proyek-proyek residensial dan komersial, mencakup penawaran harga spesial, potongan biaya pembelian, serta skema pembayaran yang lebih fleksibel. Inisiatif ini diharapkan mampu mendorong peningkatan transaksi dan memperluas basis konsumen menjelang penutupan tahun.

    Pada sektor komersial, Grand Metropolitan Bekasi meluncurkan sejumlah program tematik akhir tahun guna meningkatkan kunjungan dan daya tarik konsumen.

    Sementara di sektor perhotelan, Metland mencatat peningkatan kinerja operasional dibanding kuartal sebelumnya, didorong oleh kenaikan tingkat okupansi dan aktivitas MICE di unit seperti Horison Ultima Bekasi dan Metland Hotel Bekasi. Untuk kategori leisure hotel, seperti Horison Ultima Seminyak dan Metland Venya Ubud, tingkat okupansi stabil di atas 80%, menandakan tingginya minat wisatawan terhadap destinasi Bali.

    Fokus Pertumbuhan Berkelanjutan Menuju 2026

    Menatap dua bulan terakhir 2025, Metland akan terus memperkuat penjualan pada segmen rumah tapak dan memperluas kontribusi dari pendapatan berulang. Perseroan menilai fundamental bisnis yang solid serta portofolio proyek yang beragam menjadi modal utama untuk memasuki tahun 2026 dengan optimisme tinggi.

    Direktur Pengembangan Bisnis Nitik Hening menambahkan, saat ini Metland tengah mengembangkan dua proyek dalam tahap konstruksi, yaitu GAVEnue sebagai perluasan Grand Metropolitan Bekasi, dan Metland Marron Hotel Tomohon. Selain itu, tiga proyek baru sedang dalam tahap persiapan, yakni Metland Smara Bekasi, Metland Subang, dan Metland Manado.

    “Kami percaya tahun depan akan membawa peluang pertumbuhan baru. Dengan strategi yang adaptif, efisiensi yang terjaga, dan komitmen terhadap kualitas, Metland siap melanjutkan momentum positif menuju 2026,” ujar Nitik.

     

  • Pemprov Jawa Tengah Dukung Sosialisasi Masif Program KPP dan FLPP

    SEMARANG, KORIDOR.ONLINE — Program pro-rakyat Kredit Program Perumahan (KPP) dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari Kementerian Pekerjaan dan Kawasan Permukiman (PKP) mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

    Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi menyatakan komitmennya untuk menggerakkan seluruh instrumen komunikasi publik milik pemerintah daerah guna memperluas jangkauan informasi program tersebut kepada masyarakat.

    “Saya akan meminta agar sosialisasi KPP dan FLPP dilakukan secara masif. Kami akan memanfaatkan billboard, media publik, dan seluruh kanal informasi Pemprov agar masyarakat Jateng mengetahui manfaat dan cara mengakses program ini,” ujar Gubernur Ahmad Lutfi di sela kegiatan Sosialisasi KPP dan FLPP yang berlangsung di Majapahit Convention (MAC), Kota Semarang, Rabu (5/11/2025).

    Dorongan Kolaborasi Pusat dan Daerah

    Menteri PKP menyambut positif langkah cepat Pemprov Jawa Tengah dan Bank Jateng dalam memperkuat layanan perumahan bagi masyarakat. Ia menilai semangat kolaborasi daerah merupakan kunci akselerasi capaian program perumahan nasional.

    “Saya bersama Mendagri hadir di Semarang melihat langsung komitmen kuat Gubernur Jateng dan Bank Jateng untuk melayani rakyat melalui sektor perumahan. Dengan dukungan publikasi masif dari pemerintah daerah, kami optimis akan terjadi pergeseran besar dalam percepatan program KPP dan FLPP di Jawa Tengah,” ujar Menteri PKP dalam sambutannya.

    Acara sosialisasi yang diikuti lebih dari 1.000 peserta—terdiri atas pengembang perumahan, pemilik toko bangunan, penyedia jasa konstruksi, dan pelaku UMKM—menjadi wadah interaktif antara pemerintah pusat dan pelaku usaha. Menteri PKP juga mendengarkan langsung berbagai aspirasi dan kendala yang dihadapi pelaku sektor perumahan di daerah.

    Berdasarkan data BP Tapera, hingga 2025 tercatat 19.000 unit rumah subsidi di Jawa Tengah telah memanfaatkan fasilitas FLPP, dari total 217.312 unit secara nasional.

    “KPP dan FLPP adalah wujud nyata keberpihakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terhadap sektor perumahan rakyat. Terima kasih kepada Bank Jateng dan BNI atas dukungannya dalam memperkuat penyaluran program ini,” tambah Menteri PKP.

    Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan dukungan terhadap implementasi dan sosialisasi program KPP dan FLPP secara berkelanjutan. Kolaborasi antara Kementerian PKP, BP Tapera, dan perbankan daerah diharapkan memperluas akses pembiayaan rumah layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

    Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, program KPP dan FLPP diharapkan tidak hanya mempercepat pencapaian target perumahan nasional, tetapi juga mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi perumahan yang inklusif di Jawa Tengah.

  • Tembus 213.630 Unit, Ini Strategi BP Tapera Genjot Target 350 Ribu Rumah 2025

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE – Program pembiayaan perumahan rakyat terus menunjukkan kinerja positif. Hingga 3 November 2025, realisasi penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) telah mencapai 213.630 unit rumah senilai Rp26,51 triliun, atau setara 61,03% dari target nasional 350 ribu unit di tahun ini.

    Capaian tersebut merupakan hasil nyata dari kolaborasi 39 bank penyalur, 7.638 pengembang, dan 22 asosiasi perumahan di 398 kabupaten/kota pada 33 provinsi. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga konsistensi penyaluran pembiayaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

    “Kami sangat mengapresiasi dukungan penuh seluruh ekosistem perumahan — mulai dari bank penyalur, pengembang, asosiasi, hingga pemerintah daerah — yang terus bergerak bersama. Berkat sinergi ini, BP Tapera mampu menjaga momentum realisasi hingga menembus lebih dari 213 ribu unit di tahun 2025,” ujar Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho.

    Bank dan Wilayah Penopang Terbesar

    Kontribusi terbesar dalam penyaluran FLPP masih didominasi oleh Bank BTN dengan 104.326 unit rumah (48,83%), diikuti BTN Syariah (44.434 unit/20,79%), BRI (22.709 unit/10,63%), BNI (10.052 unit/4,70%), dan Bank Mandiri (9.340 unit/4,37%).

    Dari sisi wilayah, Provinsi Jawa Barat menempati posisi tertinggi dengan 48.252 unit (22,58%), disusul Jawa Tengah (18.707 unit/8,75%), Sulawesi Selatan (17.370 unit/8,13%), Banten (14.094 unit/6,59%), dan Jawa Timur (14.001 unit/6,55%).

    Sementara di tingkat kabupaten/kota, Kabupaten Bekasi mencatat penyerapan tertinggi dengan 10.992 unit rumah (5,14%), disusul Kabupaten Bogor (8.086 unit/3,78%), Kabupaten Tangerang (6.304 unit/2,95%), Kabupaten Karawang (5.508 unit/2,57%), dan Kota Kendari (5.116 unit/2,39%).

    Peran Asosiasi Pengembang dan Ekosistem Perumahan

    Heru juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh asosiasi pengembang yang berkontribusi aktif dalam menjaga laju pembangunan rumah subsidi. Beberapa asosiasi dengan kontribusi terbesar antara lain:

    • REI: 89.775 unit (42,02%)

    • APERSI: 63.650 unit (29,79%)

    • HIMPERRA: 28.847 unit (13,50%)

    • APERNA S: 7.215 unit (3,37%)

    • ASPRUMNAS: 7.005 unit (3,27%)

    “Keberhasilan penyaluran FLPP merupakan buah kerja kolektif seluruh asosiasi yang terus menjaga semangat gotong royong dalam menyediakan hunian layak dan terjangkau bagi MBR,” tambah Heru.

    Langkah Percepatan dan Optimisme Akhir Tahun

    Menjelang akhir tahun, BP Tapera terus memperkuat langkah percepatan untuk menuntaskan target 350 ribu rumah MBR melalui berbagai strategi utama, antara lain:

    1. Sosialisasi intensif bersama pemerintah daerah untuk mempercepat realisasi di lapangan.

    2. Integrasi dengan program KUR Perumahan, guna memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat dan pengembang kecil.

    3. Kolaborasi dengan OJK melalui SLIK, untuk mempercepat verifikasi calon debitur dan meningkatkan efisiensi penyaluran.

    4. Penyempurnaan strategi segmentasi agar penyaluran tepat sasaran sesuai karakteristik MBR di setiap daerah.

    5. Pendampingan teknis langsung bagi pengembang dan bank penyalur untuk mempercepat penyelesaian administrasi proyek.

    “Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan dan langkah percepatan yang kami jalankan, BP Tapera optimis dapat menuntaskan target FLPP tahun ini. Ini merupakan bentuk kontribusi nyata kami terhadap Program 3 Juta Rumah Nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo,” tegas Heru.

    Menjaga Momentum Kolaborasi untuk Hunian Layak

    Momentum positif ini menjadi bukti nyata bahwa pendekatan kolaboratif mampu mempercepat penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah. BP Tapera menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor, memastikan setiap MBR di Indonesia dapat memiliki rumah yang layak, aman, dan terjangkau.

    “Target 350 ribu unit bukan hanya realistis, tapi dapat kita capai bersama. Dengan kerja keras, kolaborasi, dan semangat gotong royong, kita wujudkan impian setiap keluarga Indonesia untuk memiliki rumah sendiri,” pungkas Heru.

  • HIMPERRA Rayakan Milad ke-7: “Peduli dan Berbagi untuk Negeri”

    BOGOR, KORIDOR.ONLINE — Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (HIMPERRA) memperingati hari jadinya yang ke-7 dengan semangat kebersamaan melalui tema “Peduli dan Berbagi untuk Negeri.” Momentum ini menjadi refleksi atas kiprah HIMPERRA dalam memperkuat peran sektor perumahan sekaligus meneguhkan kepedulian sosial kepada masyarakat.

    Sebagai wujud nyata, HIMPERRA menyerahkan tujuh unit rumah gratis kepada para ustadz dan marbot di tujuh kota di Indonesia. Aksi ini menjadi simbol rasa syukur dan kontribusi nyata pengembang anggota HIMPERRA dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan pembangunan perumahan rakyat.

    Ketua Umum HIMPERRA, Ari Tri Priyono, menyampaikan bahwa tema milad tahun ini merepresentasikan rasa syukur atas perjalanan organisasi serta tekad untuk terus berperan aktif dalam mendukung kebijakan pemerintah di bidang perumahan.

    “Kami mengapresiasi langkah-langkah strategis pemerintah yang memberikan napas baru bagi sektor perumahan rakyat. Dukungan regulasi dan insentif yang ada menjadi pondasi penting dalam mempercepat penyediaan rumah layak bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Ari dalam sambutannya di acara puncak milad yang digelar di Rainbow Hill Golf Club, Bogor.

    Ia menambahkan, pemerintah saat ini telah meluncurkan sejumlah kebijakan penting, seperti program pembangunan tiga juta unit rumah per tahun, peningkatan kuota rumah subsidi menjadi 330 ribu unit pada 2025, serta perluasan batas penghasilan penerima manfaat rumah subsidi. Selain itu, pembebasan BPHTB untuk rumah subsidi dan perpanjangan insentif PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) hingga 2027 dinilai sebagai bentuk keberpihakan yang kuat terhadap masyarakat berpenghasilan rendah.

    Kebijakan lain yang diapresiasi adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor perumahan senilai Rp150 triliun, yang membuka ruang bagi pelaku usaha kecil dan menengah untuk turut serta dalam rantai pasok pembangunan rumah rakyat. “Belum pernah insentif di sektor perumahan sebesar ini,” tegas Ari.

    Berbagi untuk Negeri

    Dalam rangkaian peringatan milad ke-7, HIMPERRA juga menggelar berbagai kegiatan sosial bertajuk “Peduli dan Berbagi untuk Negeri.” Kegiatan tersebut mencakup penyaluran 70 paket santunan untuk anak yatim, 700 paket sembako untuk masyarakat prasejahtera, serta 7.000 paket makanan untuk warga Gaza, Palestina.

    Sebagai bentuk dukungan terhadap pekerja formal, HIMPERRA turut memberikan 70 ribu bantuan uang muka (DP) rumah subsidi bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang membeli rumah dari pengembang anggota HIMPERRA.

    Seluruh kegiatan sosial tersebut diserahkan secara simbolis melalui HIMPERRA Golf Charity Tournament, yang diikuti lebih dari 200 peserta dari kalangan pengembang, perbankan, produsen bahan bangunan, dan pejabat pemerintah di sektor perumahan.

    Kontribusi Nyata di Lapangan

    Tak hanya fokus pada hunian, HIMPERRA juga berkontribusi pada dunia pendidikan melalui rehabilitasi Sekolah Master di Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat. Dukungan tersebut meliputi perbaikan 17 bagian masjid, pengecatan delapan ruang kelas, serta pemberian 45 paket alat tulis bagi anak-anak didik di sekolah yang menjadi ruang belajar bagi anak jalanan dan masyarakat kurang mampu.

    Sebagai asosiasi pengembang terbesar ketiga di Indonesia, dengan lebih dari 3.000 anggota yang 80 persennya bergerak di sektor perumahan subsidi, HIMPERRA berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses hunian layak.

    “Kami siap mendukung penuh program pembangunan tiga juta rumah per tahun. HIMPERRA akan terus memperkuat kolaborasi, baik dengan pemerintah maupun mitra swasta, agar cita-cita rumah untuk semua dapat segera terwujud,” ujar Ari.

    Harapan ke Depan

    Menutup rangkaian peringatan milad, Ari menyampaikan harapan agar pada perayaan HIMPERRA tahun depan, Presiden Prabowo Subianto dapat berkenan hadir.

    “Kami berharap kegiatan sosial tahun depan dapat menjangkau lebih luas, termasuk penambahan jumlah rumah gratis bagi para imam dan marbot masjid di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

  • Kolaborasi REI dan Autokon Dorong Transformasi Digital Pengawasan Proyek Perumahan Nasional

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE — Upaya mempercepat pelaksanaan program 3 Juta Rumah yang menjadi prioritas pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto kini memasuki tahap transformasi digital. Sebagai bagian dari langkah modernisasi sektor perumahan, sistem pengawasan proyek berbasis teknologi digital mulai diuji coba untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi pembangunan hunian rakyat.

    Melalui sistem ini, pengembang dan pekerja lapangan dapat memantau progres konstruksi secara real-time melalui platform komunikasi yang sudah umum digunakan masyarakat, tanpa perlu menginstal aplikasi tambahan. Setiap perkembangan proyek terdokumentasi otomatis, lengkap dengan waktu dan lokasi, dan tersimpan dalam laporan digital yang dapat diakses kapan pun.

    Direktur Utama Autokon, Sulistio S. Reksoprodjo, menjelaskan bahwa inovasi ini dirancang agar mudah diadopsi oleh seluruh pelaku proyek di lapangan, mulai dari tukang, mandor, hingga manajer proyek.

    “Kami berupaya menghadirkan sistem yang sederhana dan mudah digunakan. Dengan memanfaatkan platform digital yang sudah dikenal luas, seluruh proses pelaporan bisa dilakukan secara cepat, real-time, dan transparan,” ujar Sulistio di Jakarta, Kamis (30/10).

    Menurut Sulistio, sistem digital ini tidak hanya mempercepat pengumpulan data lapangan, tetapi juga menekan potensi kesalahan dan manipulasi laporan. Setiap foto progres proyek dilengkapi timestamp dan metadata lokasi yang dapat diverifikasi secara langsung oleh pihak manajemen, sehingga menjamin keabsahan data.

    Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI), Joko Suranto, menyambut positif langkah digitalisasi tersebut dan menilai penerapannya merupakan bagian penting dalam menjaga mutu bangunan di tengah percepatan pembangunan nasional.

    “REI berkomitmen mendukung penuh program 3 juta rumah dengan memastikan aspek kualitas tetap terjaga. Teknologi seperti ini membuat proses pengawasan lebih terukur, efisien, dan akuntabel,” ujar Joko.

    Saat ini, sistem pengawasan digital tersebut tengah diujicobakan di sejumlah proyek perumahan sebagai program percontohan. Hasil dari tahap uji coba akan menjadi dasar penerapan secara luas di proyek-proyek berikutnya yang dikelola oleh para pengembang anggota REI di berbagai daerah.

    Joko menambahkan bahwa penerapan sistem digital diharapkan dapat memangkas proses administrasi manual, mempercepat pelaporan, serta mempermudah koordinasi antara kontraktor, pengawas, dan pengembang.

    “Dengan sistem terpadu, seluruh rantai kerja proyek dapat terhubung dalam satu platform yang sama. Proses pemantauan menjadi lebih cepat, dan keputusan manajerial dapat diambil lebih akurat,” jelasnya.

    Langkah digitalisasi ini sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat tata kelola pembangunan perumahan nasional. Selain mempercepat pelaksanaan program 3 juta rumah dalam lima tahun ke depan, penerapan teknologi juga diharapkan mendorong terbentuknya ekosistem digital industri properti Indonesia, di mana seluruh proses pembangunan — mulai dari konstruksi hingga serah terima — dapat dilakukan secara efisien, transparan, dan terukur.

  • Metland Venya Ubud Hadirkan Kelas Nature & Travel Writing di Ubud Writers & Readers Festival 2025

    UBUD, KORIDOR.ONLINE — Dalam semangat merayakan kreativitas dan harmoni dengan alam, Metland Venya Ubud turut ambil bagian dalam penyelenggaraan Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) 2025, festival sastra dan budaya terbesar di Asia Tenggara yang setiap tahunnya menjadi wadah pertemuan penulis, pembaca, dan seniman dari berbagai penjuru dunia.

    Tahun ini, Metland Venya Ubud berpartisipasi dengan menghadirkan Masterclass “Nature and Travel Writing” bersama Nina Karnikowski, jurnalis perjalanan dan penulis ternama asal Australia yang dikenal lewat karyanya mengenai keindahan alam dan pariwisata berkelanjutan.

    Kelas eksklusif ini digelar pada 30 Oktober 2025, pukul 09.00–12.00 WITA di Metland Venya Ubud. Selama tiga jam, para peserta diajak menyelami dunia penulisan perjalanan dan alam secara lebih mendalam. Melalui panduan Nina, peserta akan mempelajari cara menulis dengan sensitivitas, menangkap keindahan lanskap lewat kata, serta menemukan makna personal di balik setiap perjalanan.

    “Menulis perjalanan sejatinya bukan tentang berpindah tempat, tetapi tentang menemukan diri. Ubud memiliki energi unik bagi para penulis, dan saya ingin membantu peserta menemukan cara menuliskannya dengan jujur dan penuh rasa,” ungkap Nina Karnikowski.

    Pendaftaran masterclass ini dapat dilakukan melalui situs resmi Ubud Writers & Readers Festival di www.ubudwritersfestival.com, dengan jumlah peserta terbatas agar suasana belajar tetap intim dan interaktif.

    Kolaborasi Seni, Alam, dan Wellness

    Partisipasi Metland Venya Ubud dalam UWRF 2025 merupakan bentuk komitmen untuk mendukung kegiatan kreatif dan budaya di Ubud, sekaligus memperkuat filosofi keseimbangan dan harmoni yang menjadi ciri khas resort tersebut.

    “Kami percaya bahwa menulis dan bercerita adalah cara untuk menyembuhkan dan menghubungkan diri. Nilai itu sejalan dengan semangat yang kami hadirkan di Metland Venya Ubud — tempat di mana alam, seni, dan ketenangan berpadu menjadi satu,” ujar Irvan, General Manager Metland Venya Ubud.

    Lebih dari sekadar resort, Metland Venya Ubud hadir sebagai ruang inspiratif yang menyatukan kenyamanan modern dengan nuansa budaya Bali. Berlokasi di kawasan hijau Ubud yang menenangkan, resort ini menawarkan pengalaman menginap yang mendukung keseimbangan tubuh dan pikiran.

    Fasilitas yang tersedia antara lain yoga pavilion, infinity pool, restoran dengan hidangan sehat bercita rasa lokal, serta berbagai fasilitas wellness yang dirancang untuk membantu tamu menemukan kembali ketenangan diri.

Back to top button