Aktual

  • Fotile Perkenalkan Konsep Dapur Yang Bahagia dan Sehat Lewat Tiga Produk Ini

    JAKARTA,KORIDOR.ONLINE—PT Fotile Electrical Appliance Indonesia kembali memperkenalkan sejumlah produk keluaran terbaru mereka, dalam acara bertajuk “New Product Press Conference tahun 2022” di Jakarta,18/5. Sun Ling, Direktur PT Fotile Electrical Appliance Indonesia, kepada  media, para dealer, China Chamber of Commerce in Indonesia, Chinese Chamber of Commerce in Indonesia, pada kesempatan itu memperkenalkan tentang pemahaman “Konsep Dapur Yang Bahagia, Dimulai Dari Kesehatan”, untuk pertama kalinya ke pasar.

    “Fotile mengeluarkan pemahaman terbaru yang menyatakan, dapur adalah pusat dari keluarga. Dapur yang bahagia adalah ruang berbagi bagi keluarga yang merupakan tempat terjadinya kebahagiaan. Sedangkan dapur yang bahagia intinya adalah kesehatan. Mulai dari penelitian untuk menghasilkan solusi terhadap masalah kesehatan pada proses memasak, makan bersama, proses pembersihan, tempat berkumpul serta menciptakan peralatan dapur bahagia,” ujarnya.

    Sebagai pemimpin industri di bidang peralatan dapur global, lanjutnya, Fotile telah banyak berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan peralatan dapur terkemuka di dunia selama 25 tahun.

    Sun Ling, Direktur PT Fotile Electrical Appliance Indonesia

    “Memberikan kebahagiaan untuk ratusan juta keluarga adalah misi Fotile, sehinggga Fotile terus berinovasi dan menggunakan kualitas dan layanan terbaik untuk mendapatkan kesukaan konsumen terhadap produk Fotile.  Peralatan dapur Fotile telah menjadi produk standar pada dapur keluarga berkelas tinggi di Indonesia,” tambahnya.

    Melalui akumulasi teknologi selama 20 tahun lebih, Fotile menjadikan dapur sebagai pusat dan meneliti tiga elemen dasar yaitu udara, makanan dan air. Serta menghasilkan berbagai produk berbasis teknologi yang bisa mengubah hidup seseorang. Membuat udara pada ruangan menjadi segar seperti di alam dan menjamin makanan tetap segar dan nikmat, lanjutnya.

    Kenalkan Tiga Produk Utama

    Pada kesempatan tersebut, Sun Ling memperkenalkan tiga produk utama Fotile, yaitu: rangehood, dengan Intelligent Airflow Managing System, air purifier yang dapat menghilangkan formaldehida secara efisien, serta membawakan udara segar dengan ion air-oksigen seperti di alam, dan Water Purifier kelas Ibu dan Anak yang memiliki tujuh tahap pemurnian.

    Inovasi di tiga produk baru ini sejalan dengan kampanye The Happy Kitchen starts with Health yang digaungkan Fotile. Dengan kampanye ini, Fotile berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran banyak orang agar mulai memperhatikan dan memedulikan kesehatan keluarganya dan memulainya dari dapur.

    1. Range Hood Fotile dengan Intelligent Airflow Managing System

    Range Hood Fotile dengan Intelligent Airflow Managing System dapat menjamin daya hisap yang stabil, melalui pemantauan hambatan pada jalur pembuangan secara real time dan dengan FOC Algorithm yang akurat, tidak peduli seberapa besar perubahan lingkungan pembuangan.

    2. Pembersih udara ion air-oksigen

    Produk ini bukan pembersih udara biasa. Tetapi adalah mesin pembuat ion oksigen air. Fotile berharap melalui produk ini, pengguna dapat menikmati air bersih dan segar serta udara oksigen seperti berada di sekitar hutan dan air terjun tanpa harus keluar rumah.  Pembersih udara ion oksigen air ini membawa “- (mengurangi)” dan “+ (menambahkan)” ke udara di sekitarnya

    3. Pemurni Air kelas Ibu dan anak Fotile

    Pemurni Air kelas Ibu dan anak Fotile, menyaring secara selektif, memulihkan mineral segar dan air yang baik, dan memungkinkan air yang baik untuk “hidup” di rumah. Fotile telah mengembangkan teknologi pemurnian air filtrasi selektif NSP, membentuk 7 tingkat penyaringan, secara efektif menghilangkan bahan organik, logam berat, bakteri, warna dan bau yang berbeda, dll., Sementara beberapa ion mineral seperti kalsium dan magnesium yang bermanfaat bagi tubuh manusia dipertahankan, sehingga menghasilkan air yang sehat dan baik.

     

     

     

  • BTN Berikan Bantuan Rumah Untuk Pejuang Reformasi

    JAKARTA,KORIDOR.ONLINE–Pemerintah melalui Kementerian BUMN menugaskan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) untuk memberikan bantuan unit rumah kepada ahli waris pejuang reformasi. Pemberian bantuan unit rumah ini merupakan bentuk perhatian  pemerintah kepada keluarga pejuang reformasi.

    “Apa yang kita lakukan hari ini bukan apa-apa karena pasti tidak sebanding dengan jasa para pejuang reformasi. Tapi ada niat kita untuk memberikan penghargaan kepada mereka para mahasiswa yang berhasil mengubah demokrasi dalam bernegara dengan reformasi dan hari ini adalah hasilnya. Terima kasih kepada para pejuang reformasi. Terima kasih kepada para keluarga korban,” ujar Menteri BUMN Erick Thohir usai acara simbolis penyerahan kunci rumah kepada keluarga pejuang reformasi di Jakarta, Senin (25/4).

    Menteri BUMN berharap, para pemimpin di BUMN tidak melupakan jasa para pejuang. Salah satunya dengan menjalankan budaya AKHLAK sebagai implementasi mencintai negeri. “Budaya menjaga kekayaan bangsa dimana ini perlu dijaga. Kita harus menjaga indonesia saat ini dan nanti. Indonesia yang kita lihat hari ini dan hari esok harus kita jaga,” katanya.

    Dalam kesempatan terpisah, Menteri Erick mengatakan bantuan ini sepenuhnya didorong oleh misi kemanusiaan dan tidak bermaksud mempengaruhi proses penyelesaian kasus pelanggaran HAM yang sedang ditempuh pemerintah. “BUMN mencoba memberi kontribusi untuk usaha-usaha kemanusiaan seperti ini,” Erick menambahkan.

    Sementara, Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo mengatakan, penyerahan bantuan unit rumah ini adalah bentuk penghargaan Kementerian BUMN kepada para pejuang reformasi atas jasanya memperjuangkan demokrasi di Indonesia.

    Menurut Haru, Bank BTN sebagai kepanjangan tangan pemerintah dengan core business mortgage bank atau bank perumahan di Indonesia memiliki tugas  sebagai agent of development yang memiliki tanggung jawab untuk memberikan kemanfaatan bagi pembangunan sosial.

    Keluarga almarhum Elang Mulia Lesmana diberikan 1(satu) unit rumah di Perumahan Casa Arjuna di Tangerang Selatan. Kemudian kepada keluarga almarhum Hendriawan Sie, almarhum Herry Hertanto, dan almarhum Hafidin Royan, masing-masing 1(satu) unit rumah di Perumahan Grand Mekarsari Residence di Cileungsi.

    “Kondisi rumah tersebut saat ini sudah rampung 100% dan siap ditempati,” pungkasnya.

  • Kuartal II 2022, BP Tapera Percepat Pemutakhiran Data Kepesertaan

    JAKARTA,KORIDOR.ONLINE— Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) terus berupaya meningkatkan pemutakhiran data Peserta Tapera di portal kepesertaan Sitara. Komisioner BP Tapera, Adi Setianto, mengatakan langkah ini dilakukan sebagai upaya pendorong para peserta agar segera melakukan pemutakhiran data agar bisa menikmati manfaat yang ada demi mewujudkan rumah pertama bagi MBR.

    Dengan melakukan pemutakhiran data, peserta dapat menikmati beberapa manfaat, antara lain pengecekan saldo tabungan beserta imbal hasil, menentukan prinsip pengelolaan dana baik secara konvensional maupun syariah.

    “Dan bagi kepesertaan yang memenuhi syarat eligible, dapat mengajukan minat pembiayaan untuk kepemilikan rumah (KPR), pembangunan rumah dan renovasi rumah dengan suku bunga yang kompetitif. Jadi silakan kunjungi website kami di tapera.go.id,” tutur Adi Setianto, pada acara Ngabuburit bareng media, “Strategi BP Tapera Kuartal II tahun 2022”, di Jakarta, Senin, 25/4.

    Seperti diketahui, sejak 1 April 2022, BP Tapera sudah melakukan pemutakhiran data. Bagi perserta yang melakukan update data maka otomatis akan mengikuti program reward “Gelegar Rejeki Tapera”. Para peserta yang meng-update data, berhak memperoleh satu nomor undian untuk mendapatkan total 156 hadiah mencapai miliaran Rupiah, berupa Samsung Tab A8, Handphone Samsung A03, Motor Honda Bear Deluxe, dan Grand Prize mobil Mitshubishi All New Expander GLS MT.

    Sebagai informasi, per akhir awal April 2022 data seluruh peserta Tapera (saat ini adalah ASN) yang telah melakukan pemutakhiran data sebanyak 1.052.128 atau 27,16% peserta. Padahal saat ini jumlah peserta yang tercatat aktif sebanyak 3.874.358 peserta.

    Diharapkan dengan adanya upaya ini, sisa peserta aktif yang belum melakukan pemutakhiran data dapat segera, melakukan updating data di portal kepesertaan Sitara sesuai dengan amanah PP No. 25 tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat, Pemberi Kerja dan Peserta Pekerja wajib melakukan pemutakhiran data kepegawaian dan data individunya.

    “Ditargetkan dengan adanya program Gelegar Rejeki Tapera ini, 80% dari peserta yang tercatat aktif bisa melakukan pemutakhiran data,” ungkap Adi.

  • I AM Intiland Young Leaders, Program Pelatihan Bagi Pemimpin Masa Depan

    JAKARTA,KORIDOR.ONLINE Sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) , Perusahaan pengembang properti PT Intiland Development Tbk (Intiland) mewujudkan komitmennya untuk melakukan pemberdayaan kepada generasi muda. Di bawah payung Intiland Youth Panel, Perseroan meluncurkan program pelatihan kepemimpinan bagi para generasi muda yang bernama IAM Intiland Young Leaders (IYL).

    Theresia Rustandi corporate secretary dan head of CSR Intiland menjelaskan IYL merupakan bagian dari program berkelanjutan Intiland Youth Panel dan I AM Community. Program IYL bertujuan menjadi ajang pertemuan para generasi muda dari seluruh Indonesia untuk belajar dan menggali pengalaman tentang kepemimpinan. Program ini sekaligus merupakan wujud sumbangsih perusahaan untuk mencetak pemimpin-pemimpin masa depan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan perekonomian, khususnya pada sektor properti nasional.

    “Intiland Young leaders menjadi salah satu perwujudan tanggung jawab dan kontribusi kami selaku pengembang properti untuk pemberdayaan generasi muda. Program ini memberikan bekal dan pengalaman bagi mereka untuk menjadi calon pemimpin masa depan,” kata Theresia lebih lanjut.

    Theresia Rustandi corporate secretary dan head of CSR Intiland

    Program IYL diselenggarakan melalui serangkaian kegiatan dan aktivitas, seperti tahapan proses seleksi, pembekalan dan pendalaman, hingga pemberangkatan ke lokasi tujuan. Para peserta yang lolos seleksi berhak mengikuti acara puncak yang diselenggarakan di Desa Tangguh Wisata Kadin Indonesia, Tasola Beach Village, Tanak Song Lauk, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, pada 17-20 Juni 2022.

    Desa Tangguh Wisata Tasola Beach Village merupakan inisiasi Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang berlokasi di dusun Tanak Song Lauk, Lombok Utara. Pengembangan Tasola Beach Village secara langsung di bawah koordinasi dan pembinaan KKP dan Kadin Nusa Tenggara Barat.

    KKP dan Kadin Nusa Tenggara Barat mengembangkan kegiatan perekonomian di Tasola dengan konsep desa wisata bahari melalui peningkatan produksi hasil laut serta membangun kemandirian warga setempat dengan potensi dan kekuatan lokal. Konsep pembangunan berkelanjutan tersebut sejalan dengan tujuan program IYL untuk keberlanjutan hajat hidup masyarakat dan lingkungannya serta peningkatan kualitas sumber daya manusia dan sumber daya alam.

    “Peserta terpilih akan melakukan eksplorasi untuk program pemulihan ekonomi pasca bencana alam dan pandemi untuk masyarakat setempat secara bersama-sama. Mereka akan terjun dan belajar secara langsung menjalankan social campaign serta melakukan pendampingan untuk memperkuat kesadaran masyarakat mengenai potensi Tasola Beach Village sekaligus memberikan pelatihan dan sharing kepemimpinan dasar bagi para generasi muda setempat,” ujarnya lebih lanjut.

    Kegiatan IYL terbuka bagi para generasi muda berusia 18 tahun hingga 30 tahun. Para peserta dapat memilih salah satu dari dua jenis program seleksi yakni melalui jalur Beasiswa untuk peserta terpilih (fully funded) dan direct entry program atau program pembiayaan mandiri.

    Untuk pengenalan lebih lanjut mengenai program ini, akan diselenggarakan acara Fun Talkshow “Yuk Gabung I AM Intiland Young Leaders untuk Jadi Pemimpin Masa Depan. Kegiatan diskusi online ini diselenggarakan hari Jumat, 22 April 2022 jam 19.00 WIB secara online dengan sejumlah pembicara dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kadin Indonesia, Tasola Beach Village, dan praktisi asuransi.

    Masyarakat dapat mengikuti kegiatan ini dengan mengetuk tautan: https://us02web.zoom.us/j/89521548592?pwd=M2RWbmROMXlXSUVqdnIyRkRqV2RJZz09

    “Kami mengundang seluruh generasi muda untuk ikut bergabung di program I AM Intiland Young Leaders. Senang melihat antusiasme anak-anak muda yang luar biasa kreatif dengan ide-ide segar dan punya passion kuat untuk saling berbagi pengalaman dan punya komitmen yang kuat untuk belajar dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” kata Theresia lebih lanjut.

    Program IYL dirancang secara khusus untuk mempersiapkan para generasi muda mendapatkan pengalaman dan pelatihan kepemimpinan terutama dalam bidang investasi properti, finansial dan ekonomi. Sebagai bagian dari program besar Intiland Youth Panel, Perseroan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda untuk belajar mengenai banyak hal di industri properti melalui program IYL maupun bergabung dengan I AM Community.

    Penyelenggaraan IYL gelombang pertama, menurut Theresia, memfokuskan program dan kegiatannya pada aktivitas edukasi, keahlian, pengembangan personal, dan motivasi mengenai industri dan investasi properti. Kegiatan ini mengusung agenda utama berupa masterclass session, sustainable initiatives pitch, community services, campaign challenge, dan awarding night. Program masterclass session menghadirkan sejumlah pakar yang berbagi topik mengenai kepemimpinan, pengembangan personal, manajemen keuangan, dan motivasi mengenai industri dan investasi properti.

    Para peserta selanjutnya mendapatkan tantangan untuk mendefinisikan, mengembangkan, dan mengajukan inisiatif berkelanjutan untuk Tasola Beach Village yang dikemas dalam sesi promosi inisiatif berkelanjutan (Sustainable Initiatives Pitch). Para peserta juga berkesempatan untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat dengan melakukan kegiatan bimbingan, edukasi, dan pendampingan kepada penduduk desa wisata Tasola Beach Village pada sesi community services dan campaign challenge.Di sesi ini peserta juga akan berbagi pengalaman mengenai tips cerdas pendayagunaan media sosial dan pengelolaan keuangan.

    Puncak dari rangkaian program IYL ini adalah sesi awarding night. Selain menjadi acara penutupan program, sesi ini juga akan memberikan apresiasi dan penghargaan bagi peserta IYL yang terpilih sebagai partisipan terbaik.

    Pendiri & Chief Executive Officer I AM Community Monica Tanata menambahkan sebagai bagian dari program Intiland Youth Panel, saat ini I AM Community aktif menggelar berbagai aktivitas dan kegiatan secara langsung maupun melalui daring.

    Aktivitas-aktivitas yang diselenggarakan mengusung beragam tema menarik dan melibatkan peserta dari berbagai kota di Indonesia. Salah satu program utama yang dijalankan saat ini adalah I AM Talent, sebuah program seleksi dan pelatihan bagi para Brand Ambassador dan Duta.

    Program yang menyasar kelompok usia milenial ini memberikan beragam jenis pelatihan dan metode- metode pengembangan diri yang bermanfaat bagi para pesertanya. Ada pula pelatihan dan edukasi mengenai strategi konten di media sosial, pengembangan karier, dan tentunya pemahaman mengenai investasi dan industri properti.

    “Program ini secara khusus dirancang dan menyasar kepada generasi milenial. Mereka dapat belajar mengenai bagaimana cara mengembangkan potensi diri dan karier secara efektif, mampu mendayagunakan perkembangan sosial media, dan paham serta berani melakukan investasi properti sejak usia muda,” kata Monica.

    I AM Community memiliki komitmen dalam pengembangan potensi anak-anak muda di Indonesia agar lebih paham mengenai industri properti, baik dari sisi investasi properti maupun dari sisi pengetahuan seputar ilmu dasar properti yang diberikan pada setiap kegiatan.

    I AM Community juga menjadi talent pool management bagi industri terhadap kebutuhan calon- calon profesional muda yang berprestasi dan memahami industri properti. Komunitas ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang potensial, bertalenta, dan memahami serta dapat menjadi investor handal atau bahkan menjadi pebisnis properti yang tangguh.

  • Paramount Land Perkenalkan Hunian Untuk Keluarga Muda Milenial

    Jakarta,IH—Paramount Land memperkenalkan klaster Paramount Petals yang menawarkan konsep ‘Lovable Living’. Yang menarik, klaster ini menonjolkan perpaduan warna yang menarik. Direktur Paramount Land  M. Nawawi mengungkapkan salah satu inovasi yang dihadirkan dalam produk baru tersebut adalah perpaduan warna menarik pada beberapa klaster hunian seperti di Cluster New Aster dan Canna yang memadukan warna earth tone dengan warna putih. Kombinasi ini membuat kesan minimalis gaya rumahnya tidak terlalu mencolok dan terlihat elegan dengan nuansa natural.

    “Salah satu hunian yang bisa dipilih yaitu cluster New Aster dengan desain modern yang cozy dan cocok untuk hunian keluarga muda maupun kalangan pekerja milenial yang masih single. Sangat penting untuk mengetahui kombinasi warna yang tepat khususnya untuk merepresentasikan ekspresi dan emosi yang positif, menciptakan mood yang sesuai dengan fungsi ruangan, dan sebagainya,” terang Nawawi, disela acara berbuka puasa bersama media, Selasa (19/04/2022).

    Hunian di cluster New Aster tersebut memiliki kombinasi warna-warna yang tepat pada bagian eksterior, interior, maupun di seluruh ruang-ruangnya.

    “Kami juga telah menyiapkan beberapa show unit dengan warna-warna menarik untuk memberikan inspirasi kepada masyarakat. Dengan warna bangunan luar yang terlihat natural, ruang-ruang di cluster New Aster ini bisa dikreasikan dengan perpaduan warna yang sesuai fungsi dan selera penghuni,” papar Nawawi.

    Menurut Nawawi, mengetahui kombinasi warna yang tepat sangat penting untuk diperhatikan agar rumah dapat menggambarkan ekspresi dan emosi yang positif, atau menciptakan suasana yang sesuai dengan setiap fungsi ruangan. Klaster Aster ini ditawarkan dengan harga mulai Rp579 jutaan.

    Catat Penjualan Rp 2 Triliun

    Pada kesempatan tersebut Nawawi juga menjelaskan selama Kuartal I-2022 Paramount Land mencatat penjualan atau marketing sales sebesar Rp 2 triliun. Kontribusi terbesar masih berasal dari proyek Paramount Gading Serpong dengan komposisi 80 persen. Sementara 20 persen lainnya disumbang oleh proyek Paramount Petals Tangerang, dan Paramount Village Semarang.

    Dari penjualan tersebut, sektor komersial mengalami peningkatan signifikan. Hal ini karena didorong oleh permintaan akan ruang usaha yang terus tumbuh seiring membaiknya situasi pandemi Covid-19.

    “Banyak pebisnis-pebisnis pemula dan juga brand yang melakukan ekspansi untuk memiliki ruang usaha sendiri,” tutur Nawawi.

    Salah dua brand kuliner yang tercatat telah memiliki komitmen untuk membuka gerainya di ruang komersial Paramount Gading Serpong adalah Tous le Jours dan Solaria. Menurut Nawawi, tren gerai-gerai kuliner stand alone sudah bukan lagi dominasi merek-merek fast food.

    Fenomena inilah yang kemudian direspons Paramount dengan menawarkan ruang komersial Maggiore Grande Tahap 2 yang sudah terjual lebih dari 60 persen. Produk ini diluncurkan, menyusul kesuksesan Maggiore Square dan Magigiore Grande Tahap 1 yang terserap 227 unit. Maggiore Grande Tahap 2 ditawarkan sebanyak 74 unit dengan harga perdana mulai dari Rp 1,9 miliar. Terdapat beberapa pilihan tipe yakni 4,5×10 meter, 5×10 meter, 5,5×11-14 meter dengan lebar 6×9 meter dan 6,5 meter dan panjang 11, 13, dan 14 meter.

    Sama halnya dengan tahap 1, Maggiore Grande tahap 2 dilengkapi dengan fitur penunjang kegiatan usaha, seperti solar panel untuk menghemat energi listrik dan AC, fasilitas parkir dan multi akses.

    “Dari penjualan ruang komersial yang terus meningkat ini, komposisi produk yang berkontribusi besar terhadap penjualan perusahaan menjadi seimbang. Kami pun optimistis target penjualan hingga akhir 2022 sebesar Rp 5 triliun dapat tercapai,” tuntas Nawawi.

     

     

     

  • Dorong Digitalisasi Pasar, Bank DKI Dukung SIAP QRIS Di Pasar Kedoya

    JAKARTA,KORIDOR.ONLINE—Konsisten terapkan transaksi non tunai di DKI Jakarta, Bank DKI mendukung akseptansi pembayaran digital melalui SIAP QRIS (Sehat Inovatif dan Aman Pakai-Quick Response Code Indonesian Standard) melalui JakOne Mobile pada acara Kegiatan Monitoring /On Site oleh Bank Indonesia di Pasar Kedoya pada Kamis, 14 April 2022.

    Hadir dalam acara tersebut, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Suharman Tabrani, Manajer Area 5 Perumda Pasar Jaya, Danu Mulyanto serta Pemimpin Grup Penjualan Dana & Transaksional Bank DKI, Diki Jatnika. Demikian disampaikan Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, (14/4).

    Sekretaris Perusahaan, Herry Djufraini menyampaikan, dengan adanya JakOne Mobile, diharapkan dapat mendorong penerapan inklusi keuangan kepada UMKM di DKI Jakarta melalui penerapan transaksi non tunai. Penerapan QRIS di Pasar Kedoya juga menjadi perwujudan semangat kolaborasi Jakarta Smart City 4.0 dan kolaborasi antar BUMD DKI Jakarta. Penerapan transaksi non tunai melalui QRIS juga diharapkan memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada pengunjung.

    Sebagaimana diketahui, per Desember 2021, jumlah pengguna JakOne Mobile mencapai 1,51 juta pengguna, dengan jumlah nominal transaksi mencapai Rp15,48 triliun, serta volume transaksi mencapai 18,38 juta transaksi. Herry menambahkan, bagi pengunjung Pasar Kedoya yang sudah mendownload JakOne Mobile dapat langsung melakukan scan pada QR code yang tersedia pada sejumlah merchant di Pasar Kedoya.

    Selain JakOne Mobile, Bank DKI juga turut mengajak pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya dengan menjadi agen melalui aplikasi JakOne Abank. JakOne Abank merupakan layanan perbankan tanpa kantor dimana Bank DKI hadir melalui Agen dengan menggunakan perangkat Mobile Point of Sale (MPOS) untuk pembayaran pajak dan retribusi, pembayaran tagihan. Dengan menjadi agen JakOne Abank, para pelaku UMKM dapat melayani berbagai transaksi perbankan serta mendapatkan komisi dari setiap transaksi.

    Suharman Tabrani, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta dalam kegiatan tersebut menyampaikan, jika Bank Indonesia secara konsisten terus mendorong penerapan transaksi non tunai, salah satunya melalui QRIS.

    Sampai dengan akhir Maret 2022, jumlah merchant/pedagang yang telah menggunakan layanan QRIS mencapai 3,4 juta merchant atau setara dengan 30% di DKI Jakarta. Upaya berkelanjutan dalam menerapkan transaksi non tunai kemudian dilakukan melalui kolaborasi dengan Bank DKI.

    “Terimakasih kepada Bank DKI, pengunjung Pasar Kedoya kini dapat melakukan transaksi pembayaran dengan menggunakan QRIS,” ujarnya.

    Sementara itu, Manajer Area 5 Perumda Pasar Jaya, Danu Mulyanto menyampaikan, pedagang pasar Kedoya kini telah terbantu dengan adanya transaksi non tunai melalui Bank DKI. Selain itu, para pedagang juga kini telah memanfaatkan layanan Cash Management System (CMS) Bank DKI.

    “Sebagai dukungan pada Perumda Pasar Jaya, Bank DKI juga menyediakan layanan non tunai pada Jakgrosir yang merupakan induk dari JakMart yang ada Jakarta. Melalui JakGrosir, pembeli bisa mendapatkan barang dengan harga yang murah dan bersaing. Ada 4 kategori pembeli yang bisa berbelanja di JakGrosir yakni pedagang yang berada di naungan pasar, pegawai Pemprov DKI Jakarta, Karyawan Perumda Pasar Jaya dan masyarakat yang memiliki KJP,” tambahnya.

    Lebih lanjut, Herry mengatakan bahwa sebagai BUMD DKI Jakarta yang mendukung pengembangan sektor UMKM, Bank DKI menyediakan berbagai produk kredit dan pembiayaan untuk sektor UMKM yang juga dapat di akses melalui e-Form Mikro Loan untuk mengajukan permohonan kredit secara online dimana saja dan kapan saja.

    “Kedepannya, melalui program aplikasi pembayaran nontunai SIAP QRIS (Sehat Inovatif dan Aman Pakai-Quick Response Code Indonesian Standard) diharapkan masyarakat dapat lebih maju di dalam pembayaran nasional secara digital dengan menggunakan QRIS sebagai alat pembayaran yang cepat, mudah, murah, aman dan handal,” tutup Suharman.

     

  • Bank 9 Jambi Jadi Penyalur Program BSPS

    JAMBI,KORIDOR.ONLINE–Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sumatera IV Direktorat Jenderal Perumahan kembali menggandeng Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bank 9 Jambi sebagai mitra kerja dalam penyaluran dana Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Provinsi Jambi. Ke depan, Bank 9 Jambi akan menyalurkan dana senilai Rp 26 Milyar untuk mendukung bedah rumah sebanyak 1.300 unit yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Jambi Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR pada tahun 2022.

    “Program BSPS merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas rumah serta meningkatkan keswadayaan masyarakat berdasarkan kemampuan. Program BSPS menyasar rumah tidak layak huni di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto di Jakarta, Rabu (6/4/2022).

    Iwan menerangkan, prinsip Program BSPS adalah masyarakat sebagai pelaku pembangunan, ada pendampingan oleh fasilitator, mendorong gotong royong dan berkelanjutan, output rumah layak huni, bantuan sebagai pengungkit keswadayaan, tepat sasaran, prosedur, waktu dan penggunaan.

    Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sumatera IV Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Tambat Yulis mengungkapkan, pada Program BSPS tahun ini pihaknya kembali menggandeng Bank 9 Jambi untuk menyalurkan dana Program BSPS di Jambi.

    Menurut Tambat, pihaknya telah menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan PT. Bank Pembangunan Daerah Jambi atau Bank 9 Jambi sebagai bank penyalur dana kegiatan BSPS pada Selasa tanggal 15 Maret 2022 lalu. Penandatangan dilakukan secara langsung oleh Direktur Utama Bank 9 Jambi, Yunsak El Halcon dengan Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Jambi dan PPK Rumah Swadaya dan dihadiri seluruh Kepala Cabang Bank 9 Jambi.

    “Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sumatera IV melalui Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Jambi akan membedah sebanyak 1.300 unit rumah tidak layak huni di sembilan Kabupaten dan satu Kota di Provinsi Jambi. Dalam perjanjian kerjasama tersebut, Bank 9 Jambi berkewajiban untuk membuka rekening giro penampungan atas nama Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Jambi,” terangnya.

    Berdasarkan data yang ada, penyaluran Program BSPS dilaksanakan di Kabupaten Batanghari (180 unit), Kabupaten Bungo (123 unit), Kabupaten Kerinci (30 unit), Kabupaten Merangin (35 unit), Kabupaten Muaro Jambi (265 unit), Kabupetan Sarolangun (45 unit), Kabupaten Tanjab Barat (259 unit). Selanjutnya Kabupaten Tanjab Timur (148 unit), Kabupaten Tebo (176 unit), dan Kota Jambi (39 unit).

    Setiap penerima bantuan Program BSPS akan menerima bantuan senilai Rp 20 juta untuk peningkatan kualitas rumahnya. Dana tersebut digunakan untuk membeli bahan bangunan Rp 17,5 juta dan sisanya Rp 2,5 juta untuk upah tukang.

    Sebagai informasi, syarat penerima bantuan dana Program BSPS yang ditetapkan oleh Kementerian PUPR antara lain adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang sudah berkeluarga yakni penghuni yang terdaftar dalam satu Kartu Keluarga. Selanjutnya memiliki atau menguasai tanah dengan alas hak yang sah. Alas hak yang sah merupakan bukti kepemilikan atau penguasaan yang jelas dan sah.

    Penerima bantuan juga memiliki penghasilan paling banyak sebesar Upah Minimum Daerah Provinsi (UMP). Penghasilan yang dimaksud adalah penghasilan keluarga. Dalam hal di suatu daerah telah ditetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota yang lebih tinggi dari UMP, dapat digunakan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), memiliki dan menempati satu-satunya rumah dengan kondisi tidak layak huni. Selain juga juga belum pernah memperoleh BSPS atau bantuan Pemerintah untuk program perumahan, Bersedia berswadaya dan membentuk KPB dengan pernyataan tanggung renteng Bersedia berswadaya dan membentuk KPB merupakan kesediaan mengikuti ketentuan program tersebut.

    Direktur Utama Bank 9 Jambi, Yunsak El Halcon mengungkapkan, pihaknya mengucapkan terimakasih atas kepercayaan Kementerian PUPR dan siap memberikan dukungan dalam pelaksanaan Program BSPS ini.

    “Kami berharap Bank 9 Jambi bisa membantu program BSPS ini sehingga bisa berjalan dengan lebih baik dari tahun sebelumnya dan berharap kerjasama ini bisa terus terjalin dengan baik,” terangnya

  • Pemerintah Minta SRIDEPPI Berperan Aktif Bangun Perumahan Rakyat

    Jakarta,JPI— Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengajak asosiasi Srikandi Pengusaha Properti Indonesia (SRIDEPPI) untuk memberikan dukungan terhadap Program Perumahan Rakyat. Keberadaan SRIDEPPI sebagai pelaku perumahan rakyat diharapkan mampu meningkatkan pencapaian program sejuta rumah dan bisa membantu pemerintah membangun hunian yang layak, berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat.

    “Kami sangat mengapresiasi keberadaan SRIDEPPI. Dan sebagai bentuk dukungan pemerintah, maka semua unsur dari Kementerian PUPR dan BP Tapera hadir pada audiensi hari ini. Ada dari unsur-unsur Direktorat Jenderal Perumahan dan Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastrutur Pekerjaan Umum dan Perumahan, serta dari Bina Konstrruksi dan BP Tapera. Kita berharap bekerja sama dengan SRIDEPPI ke depan,” terang Fitrah Nur, Direktur Rumah Umum Komersil, saat menerima audiensi DPP SRIDEPPI, Rabu,30/3 secara daring.

    Pada kesempatan tersebut Fitrah menjelaskan program kerja Dirjen Perumahan sesuai kewenangannya. Isu-isu perumahan, ruang lingkup kebijakan serta agenda aksi Dirjen Perumahan juga dijelaskan. Pengembang wanita menurutnya menjadi hal menarik  yang bisa dikolaborasikan bersama pemerintah ke depan.

    Wiwin Setiani, Sekretaris Jendral SRIDEPPI kemudian menjelaskan tujuan, visi, misi serta memperkenalkan semua pengurus SRIDEPI di lima wilayah yang sudah terbentuk, yaitu: Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Gorontalo.

    Wiwin kemudian menjelaskan tujuan dibentuknya SRIDEPPI. Yaitu memberikan pembinaan & pelatihan untuk seluruh wanita -wanita Indonesia di bidang properti secara online maupun offline, Audiensi dg berbagai asosiasi & stakeholder lainnya, Memberdayakan potensi & kemandirian wanita Indonesia di bidang properti, Mengumpulkan & menampung aspirasi wanita Indonesia di bidang properti dan Berperan aktif untuk mendukung & melaksanakan kebijakan-kebijakan pemerintah di bidang properti.

    “prinsipnya kami akan mendukung program pemerintah. Yang penting apapun kegiatan serta sosialisasi yang dilakukan pemerintah dan berhubungan dengan bisnis anggota SRIDEPPI, kami minta diikutsertakan,” pintanya.

    Risma Gandhi, Ketua Umum DPP SRIDEPPI juga menjelaskan bahwa pengurus dan anggota SRIDEPPI bukan orang baru di dunia properti dan konstruksi.

    “Kami sebagian  besar adalah pengembang perumahan bersubsidi yang ingin terus berkontribusi kepada masyarakat. Keanggotaan binaan SRIDEPPI terdiri dari 129 perusahaan yang sudah terdaftar di Sireng. Terdiri dari pengembang, pemasar, konsultan, dan kontraktor. Anggota kami sudah membangun sebanyak 22 ribu unit rumah subsidi dan non subsidi,” terangnya.

    Lanjut Risma, SRIDEPPI butuh komunikasi intens dengan stakeholder sehingga apabila ada kendala dilapangan bisa segera dicari jalan keluar dan bersinergi. Ke depan dijelaskan Risma akan membuat koperasi simpan pinjam untuk membantu anggota.

    Pada kesempatan itu Risma memastikan anggota SRIDEPPI siap membantu dan bekerjasama dengan semua pemangku kepentingan.

    “Banyak pekerjaan rumah SRIDEPPI ke depan dan akan lebih mudah mencari jalan keluarnya jika bergandengan tangan,” pungkasnya.

  • Pembiayaan Mikro Perumahan Bagi MBR Non Formal Masih Tersisih

    KORIDOR.ONLINE,TANGSEL–Pembiayaan perumahan MBR Non Formal masih tersisih dan tertinggal dalam target realisasi pembiayaan bersubsidi perumahan MBR, terutama kelompok MBR Desil 1 s/d.3. Perlu langkah nyata dalam bentuk kebijakan, instrumen, dan alokasi, guna mewujudkan kebijakan publik ekosistem pembiayaan mikro perumahan bagi MBR Non Formal.  Dengan kerangka waktu (time-frame) yang terikat sebagai dokumen peta jalan (roadmap) ekosistem pembiayaan perumahan rakyat yang mengintegrasikan lembaga pembangunan dengan lembaga pembiayaan perumahan rakyat.

    Hal itu di atas harus dilakukan agar tidak terjadi Darurat Pembiayaan Perumahan Rakyat khususnya bagi MBR Non Formal. Itulah benang merah,  catatan hasil Fokus Group Discussion bertema: “Mewujudkan Ekosistem Pembiayaan Mikro Perumahan Bagi MBR Non Formal: Konsep, Tantangan dan Agenda ke Depan” yang diselenggarakan oleh The HUD Institute, Rabu, 30 Maret 2022 secara hibrid (daring dan luring).

    Muhamad Joni (Kiri) dan Andrinof A. Chaniago Dalam diskusi The HUD Institute Soal MBR Non Formal di Tangsel,30/3

    Mencermati hal itu maka hal itu perlu ditindaklanjuti pemerintah bersama para pemangku kepentingan, Zulfi Syarif Koto, Ketua Umum The HUD Institute mengatakan, ke depan harus ada beberapa model Pembiayaan Perumahan bagi MBR non formal.

    Tujuannya supaya tercipta akses lebih luas bagi kelompok sasaran. Karena itu perlu dukungan sistem pembiayaan dan pengembangannya dalam rangka membuka akses MBR Informal – termasuk pendanaan sebagaimana mandat UU No 1 Tahun 2011, UU No 20 Tahun 2011, dan UU No 4 Tahun 2017; .

    “Badan Pusat Statistik memiliki data rumah tangga sesuai kelompok penghasilan. Data-data tersebut bisa digunakan sebelum membuat kebijakan bagi MBR Non Formal. The HUD Institute menilai  perlunya rumusan konsensus pembiayaan mikro perumahan bagi masyarakat MBR non formal ke depan,” ujar Zulfi

    The HUD Institute  berharap agar yang menjadi garda terdepan soal pembiayaan bagi MBR Non Formal ini adalah BP TAPERA dengan didukung oleh SMF, SMI,  KOPERASI dan LKNB lainnya, serta Perum Perumnas sebagai pengembang perumahan rakyat. Sedangkan BTN menjadi bank khusus pembiayaan perumahan rakyat yang ditetapkan dengan Peraturan Presiden.

    Berbagai masukan yang dihasilkan dari kegiatan FGD ini menurutnya selayaknya menjadi bagian penting dalam dokumen Grand Design Housing Provision 2045  yang merupakan bagian dari National Affordable Housing Program yang digagas World Bank bersama Kementerian PUPR.

    The HUD Institute berharap bertepatan dengan 100 tahun Indonesia Merdeka, seluruh MBR Non Formal sudah dapat MENGHUNI Rumah Yang Layak , Sehat dan Terjangkau.

    Pada kesempatan itu, Muhammad Joni, Sekretaris The HUD Institute menegaskan bahwa saat ini terjadi inkonsistensi dan kekosongan kebijakan terkait pembiayaan perumahan, khususnya bagi MBR Non Formal. Sehingga sudah saatnya harus dilakukan review kritis atas beberapa hal.

    Pertama, terkait, ekologi Pembiayaan Perumahan ke depan; Kedua,  pengarusutamaan praktik dan skim pembiayaan MBR non formal di masyarakat,  Ketiga,  harus menyiapkan Peta Jalan Pembiayaan Perumahan Rakyat. Keempat adalah perlu melakukan review dan advokasi kebijakan yang kosong dan inkonsisten bahkan kontraproduktif untuk Pembiayaan MBR non formal.  Dan kelima pemerintah harus membentuk task force untuk menyusun Peta Jalan dan advokasi kebijakan pembiayaan perumahan rakyat, khususnya MBR non formal.

    “Kelima indikator itu mesti segera diwujudkan, segera dan tuntas. Jika tidak, maka akan terjadi apa yang namanya darurat pembiayaan perumahan.rakyat,” tambahnya.

    Sementara itu Heliantopo, Direktur PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) menyebutkan sebagai salah satu entitas utama dalam ekosistem pembiayaan perumahan, SMF sampai dengan Desember 2021 sudah menyalurkan dana sebanyak Rp77,948 Triliun bagi 1,254 ribu debitur guna mendukung penyediaan, kepemilikan dan keterhunian rumah yang layak dan terjangkau.

    “Langkah langkah strategis yang sudah kami lakukan bagi pekerja non formal adalah mendukung KPR program, seperti FLPP, BP2BT dan perbaikan Swadaya. Serta mendukung KPR Non program, seperti kerjasama dengan Grab Indonesia, program mikro perumahan yang bekerja sama dengan PT PNM (Persero), KPR Sewa Beli dan pembiayaan homestay,” lanjutnya.

    Selanjutnya, Kepala Divisi Subsidized Mortgage Lending Division PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk, Mochamad Yut Penta menyampaikan bahwa realisasi KPR Bersubsidi untuk MBR Informal baru 12% atau 1:10 dengan MBR Formal sehingga diperlukan solusi untuk dapat menaikkan porsi MBR Informal.

    “Beberapa kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan akses, repayment capacity yang sulit dinilai dan metode collection yang harus sesuai. Salah satu kontribusi BTN untuk MBR Informal adalah bersama Kementerian PUPR dalam program ABCG (Academic, Bussiness, Community and Government) di Tahun 2018 dimana salah satunya untuk masyarakat Kendal” tegasnya.

    Salah satu alternatif lainnya, saat ini BTN tengah melakukan kerjasama dengan BP Tapera dalam membuat usulan strategi akuisisi kepesertaan informal, penyusunan program tabungan dan produk pembiayaan perumahan. Lanjutnya,  harus  ada  intervensi  pendukung  berupa  pemberian  subsidi   penjaminan/ asuransi dari Pemerintah dengan metode yang lebih efektif untuk debitur MBR Informal.

     

  • Work From Home Menginspirasi untuk Investasi dan Tinggal di Bali

    BALI, KORIDOR – Pulau Dewata Bali memang sangat spesial baik di mata masyarakat Indonesia maupun dunia internasional. Di awal masa pandemi ini, sektor pariwisata sempat terpuruk, namun seiring melandainya kasus positif Covid-19 di Indonesia, Bali kembali bangkit. Kini turis domestik dan internasional mulai datang ke Bali.

    Namun jangan salah, meski sektor pariwisata sempat menurun drartis tapi sektor properti di Bali selama pandemi  masih tumbuh sekitar 20 – 30 persen. Bahkan dengan dilonggarkannya kebijakan perjalanan ke Bali, diprediksi pasar properti bisa tumbuh di atas 30 persen tahun ini. Hal ini diungkapkan Andreas Raditya General Manager Marketing Ciputra Group.

    Menurut Radit, pertumbuhan investasi properti  di Bali tidak terpengaruh dengan kondisi pandemi, dan bahkan di tahun 2021 cenderung banyak orang mulai berinvestasi ke Bali. Kondisi ini terjadi khususnya di proyek Ciputra Group, Ciputra Beach Resort, Tabanan, Bali, yang marketing sales-nya mengalami peningkatan sekitar 30 persen.

    “Pencapaian ini tentunya sangat bagus di masa pandemi ini, sementara banyak proyek properti di daerah lain malah menurun. Bali memang berbeda dengan provinsi lain di Indonesia, sebab Bali merupakan salah satu destinasi wisata terbaik dunia,” kata Radit, Selasa, 29 Maret 2022, di Bali.

    Baca Juga: Rumah Subsidi di Bekasi yang Aksesnya Mudah Diminati Karyawan dan Pekerja

    Pembeli rumah dan kavling di Ciputra Beach Resort, kata Radit, masih di dominasi investor dari Jakarta dan Surabaya, sekitar 75 persen. Sementara pembeli lokal dan provinsi lainnya 25 persen.

    Mengapa sektor properti tetap tumbuh di masa pandemi Covid-19? Radit menjelaskan, pandemi Covid-19 telah merubah budaya kerja masyarakat yang sebagian besar bekerja dari rumah atau  work from home (WFH). Sejalan dengan itu, para eksekutif muda dan kalangan pengusaha terinspirasi untuk mengendalikan pekerjaan mereka dari Bali.

    “Berdasarkan memantauan kami, permintaan orang tinggal di Bali itu meningkat, terutama 30 tahun atas yang cenderung berpikir berinvestasi di Bali. Tahun 2021 itu boleh diibilang,  penjualan rumah dan kavling di Ciputra Beach Resort di Bali meningkat sekitar 30 persen dibanding tahun lalu,” ungkap Radit.

    Saat ini, lanjutnya, Bali menjadi destinasi utama pilihan orang bekerja  secara remote. Artinya gaya kerja yang memungkinkan profesional untuk bekerja di luar lingkungan kantor. Tren kerja saat ini membawa milenial untuk memilih kantor dengan fleksibilitas yang memungkinkan mereka dapat bekerja secara remote.

    Baca juga: BTN Siap Jadi Garda Depan Rumah MBR, Program Nawacita Presiden Jokowi

    “Saya punya banyak teman yang bekerja dari Bali, meski kantornya di Jakarta atau Surabaya. Kebanyakan mereka tinggal di hotel. Lalu mereka berpikir, enak juga ya kalau kita punya rumah di Bali. Lalu mereka tertarik investasi properti di Bali,” ujar Radit.

    Selain itu, kata Radit, ada tren minat turis domestik ke Bali itu meningkat tajam. Jadi meski turis asingnya berkurang, tapi Bali masih menarik untuk local domestic market. Itulah mengapa Bali itu menarik.

    Infrastruktur jalan tol

    Selain tren bekerja secara remote, pengembangan infrastruktur, khususnya jalan tol, ungkap Radit, juga membuat properti di Bali semakin menarik. Misalnya saja, Ciputra Beach Resort yang diuntungkan dengan pengembangan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi, Bali yang rencananya mulai dibangun Juni 2022 dan ditargetkan dapat selesai tahun 2024.

    Jalan tol ini memiliki panjang 96,84 Km yang terdiri dari 3 seksi, yaitu Gilimanuk-Pekutatan 54,7 Km, Pekutatan-Soka 23 Km, dan Soka-Mengwi 18,92 Km. Diharapkan dengan dioperasikannya jalan tol Gilimanuk-Mengwi akan memangkas waktu tempuh dari 6 jam menjadi 1-1,5 jam perjalanan dari pelabuhan Gilimanuk ke Mengwi, Kuta, dan Denpasar.

    Baca juga: Gandeng Investor Malaysia, RA Land Kembangkan Kawasan Perumahan Bagi MBR

    “Lokasi Tabanan itu berada di antara Gilimanuk, Kuta, dan Mengwi. Jadi penjualan proyek ini meningkat dimana pembelian sebagian besar dari Jakarta dan Surabaya dapat dengan mudah mengakses Ciputra Bali Beach Resort,” ujar Radit.

    Radit mengatakan, saat ini cluster terbaru Resvara yang menawarkan rumah dan kavling dengan harga mulai dari Rp2 miliaran sedang banyak diminati investor. Apalagi di awal Maret ini show unit atau rumah contohnya Tipe Askana dan Tipe Svana sudah tersedia di lokasi proyek Ciputra Beach Resot.

    Cluster Resvara dikembangkan di atas lahan seluas 7,2 hektar yang berada di timur kawasan Ciputra Beach Resorts. Terdiri dari 190 unit dengan dua tipe, Askana (7 x 15) dan Svana (10 x 20) baik itu kavling maupun rumah.

    Ciputra Beach Resort dikembangkan di Tabanan, Bali kini tak hanya sebagai hunian tapi juga sebagai vila dengan konsep resort yang berada di bibir pantai. Luas lahan pengembangannya mencapai 80 hektar dengan garis pantai mencapai 1,7 kilometer. Sehingga memiliki view yang menawan dan juga dikelilingi oleh pemadangan khas Bali, sawah berpetak-petak. ***

Back to top button