Finansial

  • Lewat Konsep Rumah Tapera, BP Tapera Pastikan Kualitas Rumah & Ketepatan Sasaran

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE— Untuk memastikan kondisi rumah yang dibangun oleh para pengembang berkualitas baik dan tepat sasaran, sesuai dengan peraturan yang berlaku, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mensosialisasikan progam Rumah Tapera. Hal ini merupakan bentuk pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

    Hal tersebut dikemukakan oleh Komisioner BP Tapera, Adi Setianto dalam diskusi bersama media dengan tema: “Rumah Tapera, Rumah Tepat Kualitas dan Tepat Sasaran” di Jakarta, Selasa, 11/4. BP Tapera mengingatkan kembali terkait hal ini agar semua pelaku pembangunan rumah bagi MBR  merujuk kepada Keputusan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah nomor 403 tahun 2002 tentang Pedoman Teknis Pembangunan Rumah Sederhana Sehat (Rs Sehat),  dan Peraturan Pemerintah No. 16 Tahun 2021 Tentang Bangunan Gedung.

    Dalam diskusi bersama Media, Selasa (11/4), BP Tapera menghadirkan konsep Rumah Tapera

    Adi mengatakan, Rumah Tapera adalah pembiayaan perumahan yang diberikan oleh BP Tapera “untuk rumah pertama” meliputi Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Bangun Rumah (KBR) dan Kredit Renovasi Rumah (KRR). Dimana ketentuan mengenai spesifikasi, luas, lokasi dan bangunan rumah memperhatikan kebijakan dibidang perumahan dan Kawasan permukiman.

    Menurut Adi, sesuai dengan visinya,  BP Tapera hadir untuk mewujudkan kepemilikan rumah yang layak dan terjangkau bagi Peserta MBR melalui pembiayaan dana murah berkelanjutan berlandaskan gotong-royong.  Salah satu tahapan untuk mewujudkan hal ini adalah melalui Rumah Tapera.

    “Rumah Tapera bertujuan untuk menciptakan ekosistem yang berkesinambungan antara BP Tapera, Peserta Tapera dengan para Pengembang dan bank penyalur, dimana diharapkan dengan pembangunan rumah oleh Pengembang yang memenuhi demand dari para Peserta Tapera, tingkat keterhunian rumah bisa meningkat karena rumah yang dibangun tepat sasaran dan kualitas rumah telah sesuai dengan yang diharapkan,” tegas Adi.

    Tentunya, sambung Adi, Rumah Tapera yang dibangun harus sesuai dengan spesifikasi, luas, lokasi dan bangunan rumah yang memperhatikan kebijakan pemerintah di bidang perumahan dan kawasan permukiman.

    Pembiayaan Rumah Tapera

    Bukan hanya mengusung Rumah Tapera, BP Tapera hingga saat ini juga terus berusaha mewujudkan layanan prima kepada para Peserta dengan melakukan berbagai inovasi. Beberapa inovasi baru seperti Tabungan Rumah Tapera dan Tapera Mobile dikembangkan untuk membantu mempermudah jangkauan dalam penyaluran bantuan pembiayaan perumahan Rumah Tapera melalui  Kredit Pemilikan Rumah, Kredit Bangun Rumah, Kredit Renovasi Rumah, hingga skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan.

    Selain itu, semua fasilitas pembiayaan di Rumah Tapera ini, ditawarkan dengan bunga rendah, tetap sepanjang masa angsuran yaitu di 5% dengan batas penghasilan di angka Rp8 juta di luar domisili di Papua dan Papua Barat dan Rp10 juta untuk Papua dan Papua Barat. Dikatakan Adi, untuk Rumah Tapera jenis KPR uang mukanya bisa 0% dengan masa angsuran hingga 30 tahun. Sedangkan untuk KBR bisa dengan masa angsuran hingga 15 tahun  dengan limit pembiayaan hingga Rp150 juta.

    Sedangkan untuk KRR peserta Tapera bisa memanfaatkan dengan masa tenor 5 tahun dengan pembiayaan paling tinggi hingga Rp75 juta. Untuk FLPP uang muka ringan, bebas premi asuransi, bebas PPN, selama masa angsuran hingga 20 tahun. Dalam waktu dekat, BP Tapera bersama Perumnas akan menyiapkan pilot project Perumahan Tapera di Kabupaten Brebes.

    Seperti diketahui, target penyaluran dana FLPP tahun 2023 sebanyak 229.000 unit senilai Rp25,18 triliun sedangkan pembiayaan Tapera sebanyak 12.072 unit senilai Rp1,5 triliun. BP Tapera telah menyalurkan dana FLPP per 10 April 2023 sebanyak 51.261 unit senilai Rp5,72 triliun sedangkan Pembiayaan Tapera telah tersalurkan sebanyak 1.222 unit senilai Rp138,34 miliar.

     

  • BP Tapera Genjot Program Pembiayaan Perumahan Untuk PNS Muda

    JAKARTA,KORIDOR.ONLINE—Bagi PNS muda yang belum memiliki rumah bisa memanfaatkan program Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) dalam memberikan manfaat pembiayaan perumahan melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Renovasi Rumah (KRR) dan Kredit Bangun Rumah (KBR) dan Rumah Tapera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Semua fasilitas pembiayaan di Rumah Tapera ini, ditawarkan dengan bunga rendah, tetap sepanjang masa angsuran yaitu di 5% dengan batas penghasilan di angka Rp8 juta di luar domisili di Papua dan Papua Barat dan Rp10 juta untuk Papua dan Papua Barat.

    Hal itu diungkapkan Komisioner BP Tapera, Adi Setianto dalam sosialisasi melalui acara Webinar yang mengangkat tema,”Bagaimana Tabungan Pensiunan Perumahan Anda” pada hari Selasa (14/3) secara daring dan juga luring di Gedung Bapeten, Sekretariat KORPRI Pusat.  Acara tersebut merupakan kerjasama BP Tapera dengan Korps Pegawai Negeri Sipil (KORPRI).

    Lebih lanjut jelas Adi, untuk Rumah Tapera jenis KPR uang mukanya bisa 0% dengan masa angsuran hingga 30 tahun. Sedangkan untuk KBR bisa dengan masa angsuran hingga 15 tahun  dengan limit pembiayaan hingga Rp150 juta. Sedangkan untuk KRR peserta Tapera bisa memanfaatkan dengan masa tenor 5 tahun dengan pembiayaan paling tinggi hingga Rp75 juta. Untuk FLPP uang muka ringan, bebas premi asuransi, bebas PPN, selama masa angsuran hingga 20 tahun.

    Untuk Tahun 2023 ini BP Tapera ditargetkan untuk menyalurkan Rumah Tapera sebanyak 12.072 unit senilai Rp1,5 triliun, serta untuk Rumah Tapera FLPP sebanyak 229 ribu unit senilai Rp25,18 triliun.

    Hadir dalam acara tersebut, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat KORPRI Nasional (DPKN), Prof Dr. Zudan Arif Fakhrullah, Ketua IV Koordinator Bidang Kesejahteraan, Perumahan, dan Usaha, Marullah Matalli, Deputi Komisioner BP Tapera dan diikuti oleh 1.000 partisipan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di seluruh Indonesia serta diikuti oleh ribuan viewers melalui youtube BP Tapera.

    Berdasarkan Berita Acara Pengalihan Bapertarum-PNS ke BP Tapera per Desember 2020 dialihkan 5,04 juta peserta PNS (terdiri dari 1,02 juta peserta pensiun ahli waris dan 4,02 juta peserta aktif) dan dana sebesar Rp11,8 triliun (terdiri dari Rp2,89 triliun dana peserta pensiun dan Rp9,18 triliun dana peserta aktif) kepada BP Tapera.

    Ditegaskan oleh Komisioner BP Tapera terus berupaya keras untuk melakukan pengembalian dana pensiun tersebut. Tercatat Per 6 Maret 2023, tercatat sebanyak 3,9 juta Peserta ASN yang tercatat di Tapera, dengan status peserta aktif sebanyak 3,6 juta, dan 378 ribu peserta berstatus pensiun. Dimana 337 ribu peserta atau sebanyak 89,2% peserta pensiun telah dibayarkan dana tabungan pensiunnya. Dan sebanyak 40.797 peserta atau 10,8% belum dibayarkan dana pengembalian pensiunnya.

    Untuk kendala pengembalian dana tersebut, lebih disebabkan kurangnya data pendukung untuk pelaksanaannya. Dalam kesempatan ini, Komisioner BP Tapera mengajak seluruh PNS untuk peduli dan melakukan pemutakhiran data sehingga bisa melihat saldo tabungan serta dapat memanfaatkan program Tapera.

    Ketua Umum DPKN, Prof Dr. Zudan Arif Fakhrullah dalam sambutannya turut mengajak seluruh PNS untuk membantu melengkapi data dan informasi yang dibutuhkan BP Tapera sehingga lebih memudahkan dalam pengembalian dana pensiun. “Bagi PNS saya himbau untuk segera melakukan pemutakhiran data sehingga BP Tapera lebih mudah dalam  menyalurkan dana pensiun bagi PNS,” ujarnya.

    Prof Dr. Zudan Arif Fakhrullah juga menghimbau anggotanya di seluruh Indonesia untuk bisa menjadikan KORPRI sebagai kanal untuk menampung inspirasi dari PNS. Selain masalah pengembalian dana pensiun, PNS juga bisa memanfaatkan program yang dikelola oleh BP Tapera dalam membantu pembiayaan perumahan bagi PNS. Undang-undang nomor 4 Tahun 2016 tentang Tabungan Perumahan Rakyat dinyatakan bahwa BP Tapera menjadi salah satu katalis percepatan penyediaan perumahan rakyat yang diharapkan mampu mendukung pemenuhan hunian bagi masyarakat.

    “KOPRI Pusat mendukung penuh program BP Tapera dan siap memfasilitasi program BP Tapera dalam memberikan solusi pembiayaan perumahan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) muda dan ASN seluruh Indonesia. Kita akan bekerja sama dengan Bank Penyalur untuk bisa merealisasikan program ini,” ungkap Prof. Dr. Zudan Arif Fakhrullah optimis.

    Selain itu dalam kesempatan yang sama Ketua IV, Koordinator Bidang Kesejahteraan, Perumahan dan Usaha KORPRI, Marullah Matalli juga menyampaikan kepada seluruh PNS yang mengikuti acara ini agar menyimak dengan baik sosialisasi yang dilakukan dan membantu melengkapi semua data yang dibutuhkan oleh BP Tapera untuk menyalurkan dana Pensiun bagi Pegawai Negeri Sipil. Adapun data yang dibutuhkan adalah, dari pihak Pejabat Pemberi Kerja (PPK) melakukan perubahan status dari PNS menjadi “Pensiun” dan memberikan informasi Terhitung Mulai Tanggal (TMT) pensiun. Sedangkan dari pihak peserta dalam hal ini PNS yang bersangkutan harus memberikan data nomor rekening yang aktif dan di bank mana serta nomor telepon yang bisa dihubungi.

    PNS Muda Bisa Manfaatkan Rumah Tapera

    Bagi PNS muda, yang belum memiliki rumah bisa memanfaatkan program BP Tapera dalam memberikan manfaat pembiayaan perumahan melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Renovasi Rumah (KRR) dan Kredit Bangun Rumah (KBR) dan Rumah Tapera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Semua fasilitas pembiayaan di Rumah Tapera ini, ditawarkan dengan bunga rendah, tetap sepanjang masa angsuran yaitu di 5% dengan batas penghasilan di angka Rp8 juta di luar domisili di Papua dan Papua Barat dan Rp10 juta untuk Papua dan Papua Barat.

    Untuk Rumah Tapera jenis KPR uang mukanya bisa 0% dengan masa angsuran hingga 30 tahun. Sedangkan untuk KBR bisa dengan masa angsuran hingga 15 tahun  dengan limit pembiayaan hingga Rp150 juta. Sedangkan untuk KRR peserta Tapera bisa memanfaatkan dengan masa tenor 5 tahun dengan pembiayaan paling tinggi hingga Rp75 juta. Untuk FLPP uang muka ringan, bebas premi asuransi, bebas PPN, selama masa angsuran hingga 20 tahun.

    Untuk Tahun 2023 ini BP Tapera ditargetkan untuk menyalurkan Rumah Tapera sebanyak 12.072 unit senilai Rp1,5 triliun, serta untuk Rumah Tapera FLPP sebanyak 229 ribu unit senilai Rp25,18 triliun.

    Hadir Deputi Komisioner Bidang Pengerahan Dana, Eko Ariantoro dan Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana, Ariev Baginda Siregar sebagai Narasumber dalam webinar tersebut dengan moderator Peneliti SDM dan Teknologi Sekretariat KORPRI, Oni Bibin Bintoro.

     

  • BPK: Transaksi Keuangan BP Tapera TA 2022 Sudah Sesuai UU dan Peraturan

    JAKARTA,KORIDOR.ONLINE—Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) dinilai mampu menerapkan Good Governance dan Clean Governance sebagai bentuk tanggung jawab dalam menerapkan fungsi pelayanan kepada publik. Hal ini dibuktikan dengan telah dilakukannya penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas pengelolaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) TA 2022 dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) yang diwakili oleh Anggota III BPK, Achsanul Qosasi kepada BP Tapera yang diwakili oleh Komisioner BP Tapera, Adi Setianto pada Kamis (9/3) di Jakarta.

    Dalam sambutannya, Anggota III BPK, Achsanul Qosasi menyampaikan apresiasi kepada BP Tapera. “Di dalam LHP, jelas kami sampaikan bahwa transaksi keuangan yang dilakukan BP Tapera atas pengelola FLPP TA 2022 sudah sesuai dengan kepatuhan Undang-undang dan peraturan yang ada,” demikian disampaikan Anggota III BPK, Achsanul Qosasih. Dalam kesempatan yang sama, Anggota III BPK ini juga menyampaikan bahwa kunjungan yang dilakukan oleh BPK ke kantor auditi merupakan bentuk dukungan psikologis sebagai mitra transparansi dan akuntabilitas.

    Merujuk kepada amanah dari Undang – undang nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara, pasal 3 ayat (1) dimana dinyatakan bahwa Keuangan Negara dikelola secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan dan bertanggung jawab dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatuhan, BP Tapera telah menjalani kegiatan pemeriksaan terkait penyaluran dana FLPP TA 2022 oleh BPK sejak 18 Agustus – 18 November 2022 atau selama 65 hari kerja.

    Selama 65 hari kerja, BPK memeriksa empat hal meliputi : pengalihan dana FLPP, perencanaan dana FLPP, penyaluran dana FLPP dan monitoring serta pelaporan dana FLPP.

    Adi Setianto, Komisioner BP Tapera

    “Kami bersyukur atas hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK kepada BP Tapera. BPK hadir sebagai mitra navigasi, menempatkan posisi sebagai fasilitator dan mitra kerja yang menemani proses pembelajaran dan implementasi tata pemerintahan yang baik di BP Tapera, dalam rangka meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan pengelolaan keuangan,”ujar Komisioner BP Tapera, Adi Setianto.

    Ditambahkan oleh Adi Setianto, BP Tapera menyadari akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan negara merupakan suatu wujud pertanggungjawaban atas kinerja pemerintahan. “Terkait rekomendasi yang disampaikan oleh BPK telah diselesaikan dengan baik, namun rekomendasi yang memerlukan perubahan kebijakan atau perlu penyusunan kebijakan baru akan segera diselesaikan,” janji Adi Setianto menegaskan.

    Achsanul Qosasih, Anggota III BPK

    Sebagai informasi, BP Tapera ditunjuk sebagai Operator Investasi Pemerintah (OIP) pada tahun 2022. BP Tapera mampu menjalankan amanah dengan pencapaian optimal 100% pada tahun 2022 sebanyak 226.000 unit senilai Rp25,15 triliun dan untuk pembiayaan Tapera sebanyak 5.380 unit senilai Rp804,82 miliar.

    Tahun 2023, BP Tapera ditargetkan untuk menyalurkan dana FLPP sebanyak 229.000 unit senilai Rp25,18 Triliun melalui 40 Bank Penyalur terdiri dari 7 Bank Nasional dan 33 Bank Pembangunan Daerah (BPD). Sedangkan untuk pembiayaan Tapera ditargetkan sebanyak 12.072 unit senilai Rp1,5 triliun melalui 22 Bank Penyalur yang terdiri dari 6 Bank Nasional dan 16 BPD.

    Tercatat, per 6 Maret 2023 telah disalurkan dana FLPP sebanyak 28.948 unit rumah senilai Rp3, 23 triliun dan Tapera dengan periode yang sama sebanyak 606 unit senilai Rp91, 42 miliar.

     

  • Pertahankan Citra Positif, Bank DKI Raih Indonesia Public Relation Awards 2023

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Bank DKI. Terbaru, lembaga riset dan media “Warta Ekonomi” mengapresiasi Bank DKI sebagai penerima penghargaan kategori “Best Public Relation in Company Management on Expanding Banking Access and Services Through Collaboration With Various Stakeholders, (Category: Regional Bank)”. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy, dalam gelaran “Indonesia Public Relation Awards 2023”, di Jakarta pada Jumat (24/02/2023).

    Raihan penghargaan tersebut menambah rentetan apresiasi yang telah diterima Bank DKI pada awal tahun 2023. Sebelumnya, Bank DKI telah memperoleh sebanyak 15 (lima belas) kategori penghargaan. Diantaranya yang istimewa, Bank DKI dinobatkan sebagai The Best Regional Bank In Corporate Reputation 2023 oleh Infobank, dan Indonesia Best BUMD Awards 2023 in Innovation and Create Appropriate Strategy oleh Warta Ekonomi.

    Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy mengucapkan terima kasih atas penganugerahan yang diberikan, “Penghargaan ini menjadi apresiasi yang berharga atas konsistensi penerapan strategi komunikasi Bank DKI dalam upaya menjaga citra positif Perseroan, yang kami wujudkan melalui inovasi strategi komunikasi dengan mengadaptasikan tren komunikasi terkini. Terlebih di tahun 2023, dengan tema Transformasi Menuju Ekosistem Digital & SDM Yang Profesional, Bank DKI berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi, termasuk upaya maksimal dalam mengkomunikasikan penerapan kolaborasi Bank DKI dengan berbagai entitas dalam rangka mendorong perluasan inklusi keuangan.” ujar Fidri.

    Sebagai informasi, Penghargaan Indonesia Public Relation Awards 2023 diberikan oleh Warta Ekonomi kepada public relation perusahaan (multi industri), yang memiliki peran dan fungsi yang sangat baik untuk meningkatkan kualitas perusahaan di tengah persaingan industri yang semakin ketat dan kondisi ekonomi Indonesia yang mulai membaik.

    Adapun aspek penilaian yang dilakukan dengan menggunakan metode desk research deskriptif kuantitatif untuk menilai kinerja keuangan perusahaan berdasarkan laporan keuangan publikasi tahun 2021-2022, terdiri atas pertumbuhan aset, pendapatan, laba, dan rasio keuangan penting diantaranya ROE, ROI, cash ratio, current ratio, rasio modal sendiri terhadap aset total, serta media monitoring kualitatif dengan menganalisis jumlah pemberitaan positif terkait kinerja perusahaan, meliputi media impression, social media shares and engagement, imroved brand awareness, dan expert panels.

    Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi menambahkan penghargaan ini memotivasi Bank DKI untuk terus berinovasi dan meningkatkan daya saing produk dan layanan.

    ”Seiring implementasi Program Transformasi 5.0, Bank DKI semakin adaptif dalam menghadirkan solusi perbankan digital yang lebih personal, mobile dan handal, melalui aplikasi New JakOne Mobile yang hadir dengan tampilan yang lebih menarik, user friendly serta fitur yang semakin lengkap. Mulai dari bayar bermacam tagihan dan belanja online, transaksi scan dengan QRIS, top up saldo uang elektronik, bersedekah dan berdonasi, pembayaran pajak dan retribusi, hingga mengamankan dana darurat melalui pembukaan deposito dan pembukaan rekening tabungan secara online. Salah satu fitur terbaru, adalah fitur Mobile Cash untuk transaksi tarik tunai tanpa kartu di ATM Bank DKI maupun ATM bank lain yang bekerjasama, seperti Bank BCA, Bank BNI, Bank CIMB Niaga berlogo Prima.” imbuh Arie.

     Mencapai Kinerja Bisnis Membanggakan di tahun 2022

    Bank DKI menutup tahun 2022 dengan capaian kinerja keuangan yang sangat baik. Hal ini terlihat dari peningkatan penyaluran kredit sepanjang tahun 2022 tumbuh sebesar 23,53% menjadi Rp48,37 triliun pada Desember 2022, dari Rp39,16 triliun di tahun sebelumnya. Pertumbuhan kredit ini didukung dengan kualitas aset yang sangat baik, dengan membaiknya indikator rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) menjadi 1,75% pada Desember 2022 dari 2,98% pada Desember 2021.

    Sedangkan untuk Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 12,82% menjadi Rp65,10 triliun pada Desember 2022 dari Rp57,71 triliun pada Desember 2021. Berbagai pencapaian kinerja impresif tersebut mendorong peningkatan laba bersih Bank DKI pada Desember 2022 menjadi Rp939,11 miliar, yang merupakan pencapaian laba tertinggi Perseroan sejak berdiri.

    Laba tumbuh 29,11% dibandingkan periode Desember 2021 sebesar Rp727,36 miliar. Hal ini juga seiring didukung adanya peningkatan total aset sebesar 11,51% menjadi Rp78,88 triliun pada Desember 2022, dari Rp70,74 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

    Sebagai penutup, Arie menjelaskan seiring dengan pertumbuhan bisnis Bank DKI juga turut meraih prestasi gemilang dengan raihan total 34 (tiga puluh empat) penghargaan sepanjang tahun 2022, diantaranya sebagai 20 Bank terbaik di Indonesia tahun 2022 (World’s Best Banks) versi majalah Forbes; Direktur Utama Bank DKI Masuk ke dalam jajaran TOP 100 CEO 2022 versi majalah Infobank; TOP BUMD 2022 sebagai BPD Berpredikat “Excellent” pada kategori KBMI 2 Bank dengan Aset Rp50 Triliun s.d. Rp100 Triliun oleh Majalah Infobank; The Best Performance Bank Kategori Bank Pembangunan Daerah (BPD Aset > Rp30 Triliun) oleh Bisnis Indonesia; The Best Bank in Digital Services Kategori BPD Aset > Rp30 T oleh Majalah Tempo. ***

  • BTN Kolaborasi Bersama REI Genjot Pertumbuhan Ekonomi Lewat Sektor Properti

    MEDAN,KORIDOR.ONLINE – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, (BTN) siap berkolaborasi dengan Realestat Indonesia (REI) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor properti, khususnya dari sektor pembiayaan perumahan di Indonesia.

    Direktur Consumer Bank BTN Hirwandi Gafar mengatakan, meski tahun 2023 masih banyak tantangan yang dihadapi seperti masalah krisis ekonomi global, Inflasi, kenaikan suku bunga dan BI Rate yang berdampak kepada suku bunga KPR. Namun dengan kolaborasi bersama pengembang atau developer anggota REI, perseroan tetap optimistis mampu memberikan kontribusi yang besar dalam pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor properti.

    “Pada tahun 2022 pertumbuhan kredit terus tumbuh dua digit, walaupun belum terlalu besar. Karena itu kita dorong bersama, mumpung kita kumpul saat ini kita dorong pertumbuhannya agar lebih besar lagi,” ungkap Hirwandi, di sela acara HUT REI ke-51 di Medan, Kamis (2/3/2023).

    Menurut Hirwandi, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor properti, BTN berharap para developer terus membangun rumah. Apalagi permintaan rumah saat ini tetap tinggi, namun suplai yang ada masih terbatas.

    “Kinerja dari REI sangat luar biasa dan rumahnya sudah bagus-bagus dengan desain yang bagus walaupun rumah subsidi. BTN berharap anggota REI di seluruh Indonesia terus membangun rumah agar suplai rumah bisa mengimbangi permintaan yang tinggi,” katanya.

    Hirwandi menuturkan, sejak Bank BTN berdiri hingga saat ini sudah melakukan pembiayaan lebih dari 5 juta unit rumah bagi masyarakat Indonesia, baik subsidi maupun non subsidi. Adapun setiap tahunnya, perseroan memiliki kemampuan dan kapasitas untuk membiayai 200.000 untuk KPR Subsidi dan 60.000-70.000 unit rumah untuk KPR Non-Subsidi. “Ini bagian dari komitmen dalam mendukung sektor perumahan bagi masyarakat Indonesia,” tegasnya.

    Hirwandi menegaskan, pencapaian yang luar biasa tersebut, bukan hanya hasil semata dari Bank BTN, melainkan berkat kinerja dan kerjasama dengan developer termasuk REI. “Dengan dukungan yang luar biasa dari REI, kita kerjasama dengan hasil yang luar biasa,” paparnya.

    Ketua umum DPP REI Paulus Toto Lusida dalam acara HUT REI ke-51 mengatakan, REI akan akan terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dan mitra kerja dalam pembangunan perumahan dan permukiman secara berkelanjutan, salah satunya bekerjasama dengan Bank BTN.

    “Kami melihat Bank BTN adalah porsi terbesar dari fasilitas untuk kredit di properti, jadi bukan hanya di KPR tapi juga di kredit konstruksi dan BTN merupakan bank terbesar untuk sektor properti,” ujar Paulus.

    Menurutnya, sektor properti memiliki multiplier effect bagi sekitar 174 industri terkait dengan pembangunan perumahan, sehingga dengan bangkitnya sektor properti, dampaknya akan terasa terhadap perekonomian nasional. Bank BTN menjadi salah satu institusi yang memiliki kontribusi besar terhadap kemajuan sektor properti khususnya pembiayaan perumahan di Indonesia.

  • Berdayakan UMKM, RMI NU Gandeng E Trans

    JAKARTA,KORIDOR.ONLINE—Sedikitnya ada sekitar 8,71 juta unit usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia pada tahun 2022. Data yang dikeluarkan oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) tersebut masih memiliki potensi untuk bertambah di tahun 2023. Hal ini dimungkinkan karena pemulihan ekonomi di Indonesia masih terus belangsung pasca Presiden Jokowi mencabut kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) pada Desember 2022 lalu.

    Geliat ekonomi, khususnya di sektor UMKM juga akan semakin bergairah dengan adanya dukungan kerja sama antar lembaga dan perusahaan maupun industri. Salah satunya adalah kerja sama yang diinisiasi oleh Rabithah Ma’ahid Islamiyah atau RMI (lembaga Nahdlatul Ulama dengan basis utama pondok pesantren), yang membentuk wadah UMKM untuk lingkungan pesantren. “Kami ada kerja sama dengan E Trans, Transmart, Bank Mega Finance, dan Greentech dalam membentuk salah satu wadah UKM,” kata Wafa Riansyah, Koordinator Humas dan Anggota RMI NU DKI Jakarta sekaligus Ketua Panitia Istighosah Kubro yang dilaksanakan di Masjid Istiglal (25/2/2023).

    Wafa juga bersyukur karena dengan adanya  kerja sama tersebut akan bisa menaungi semua UKM yang berada di bawah RMI. “Alhamdulilah support dari E Trans sangat luar biasa. Apalagi juga E Trans akan membuat ojek online juga. Ini akan membuat santri-santri kami dan alumni kami insya Allah bisa berkontribusi di situ. Baik dari segi makanan E Trans food-nya dan untuk driver-nya juga,” ungkap Wafa.

    Di sisi lain, untuk mengurangi polusi udara, Pemerintah telah mengeluarkan Perpres nomor 55 tahun 2019, yang berisi tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk transportasi jalan. Seperti diketahui bahwa sektor transportasi adalah penyumbang polusi utama di Indonesia.

    Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk mengakselerasi penggunaan kendaraan listrik bagi masyarakat, baru-baru ini (22/2/2023) PT Elektrik Transportasi Indoenesia (E Trans) yang merupakan perusahaan jasa transportasi online berbasis motor listrik, baru saja menandatangani pesanan 500.000 unit sepeda motor listrik selama dua tahun untuk kebutuhan ojek online (ojol) di DKI Jakarta.

    Menurut Komisaris PT Elektrik Transportasi Indoenesia, Dr. Tumiran, pihaknya saat ini akan terus berupaya mendukung terciptanya transisi energi melalui kendaraan listrik yang dijadikan armada E Trans. Oleh karena itu, perusahaannya membuka peluang kerja sama seluas-luasnya dengan berbagai pihak dalam upaya mengakselerasi kendaraan listrik di masyarakat. Termasuk juga bekerja sama dengan UMKM-UMKM binaan pesantren di Indonesia.

    “Kami bekerja sama dengan Greentech sebagai produsen motor listrik, untuk mengembangkan transportasi dengan menggunakan kendaraan berbasis baterai. Pada kesempatan ini kami mulai memperkenalkan bahwa kami juga bekerja sama dengan Transmart dan Bank Mega Finance,” kata Tumiran.

    Katanya, jika semua berjalan baik, pihaknya berkeyakinan bahwa apa yang ditawarkan nanti akan memenuhi azas keadilan yang lebih baik, terutama bagi orang-orang yang berminat bergabung dengan E Trans.

    E Trans sendiri merupakan ojol pendatang baru di Indonesia yang mengusung konsep unik karena bebas polusi. Hal ini dikarenakan armada dari E Trans itu 100 persen menggunakan motor listrik.  Kehadiran E Trans ini nantinya tak hanya membantu menyediakan kebutuhan transportasi masyarakat, tapi juga ikut secara aktif menekan polusi udara dari sektor transportasi.

    “Bersama E Trans kita akan sama-sama menghemat bahan bakar fosil sebesar 70 persen. Bayangkan kalau satu hari kita mengeluarkan biaya Rp50.000 untuk beli bensin, tapi dengan motor listrik kita bisa menghemat sampai 70 persen,” tukasnya. Penghematan itulah yang dimaksud Tumiran dapat meningkatkan kesejahteraan para driver E Trans.

     

  • Gema Tapera Hadirkan Rumah Tapera Untuk Rakyat

    Bandung, KORIDOR.ONLINE – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) serta 15 Universitas Islam Negeri (UIN) melaksanakan seremonial Penandatanganan Kerja Sama Tripartit yang diselenggarakan di Gedung Pendidikan Profesi Guru UIN Sunan Gunung Djati, Bandung yang disaksikan oleh Pegawai di lingkungan UIN secara online maupun offline.

    Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama ini dilakukan dengan tujuan untuk memaksimalkan penyerapan pembiayaan perumahan Tapera Tahun 2023 yang diberikan oleh BP Tapera lewat program KPR Sejahtera FLPP dan KPR Tapera Syariah melalui pembiayaan pemilikan rumah subsidi.

    Penandatanganan kerja sama antara BP Tapera dan BSI ini melibatkan 15 Kampus UIN di seluruh Indonesia diantaranya UIN Walisongo Semarang, UIN Raden Mas Said Solo, UIN Pekalongan, UIN Datokarama Palu, UIN Mataram, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Ar Raniry Aceh, UIN Padang Imam Bonjol, UIN Makassar, UIN Jember, UIN Antasari Banjarmasin, UIN SUSKA Pekanbaru, UIN Purwokerto, UIN Palembang dan UIN Malang.

    Dalam sambutannya Deputi Komisioner BP Tapera Bidang Pemanfaata Dana Tapera, Ariev Baginda Siregar menyampaikan melalui program pembiayaan perumahan KPR Tapera diharapkan dapat membantu pegawai di lingkungan UIN yang belum memiliki rumah dapat memiliki rumah yang layak dan terjangkau “Kami berharap melalui program ini dapat memberikan manfaat yang berarti bagi para Pegawai di lingkungan UIN,” ungkapnya.

    Menurut Direktur Sales & Distribution Bank BSI Anton Sukarna, program tersebut merupakan bentuk partisipasi BSI dalam mendukung dan menjalankan program nasional pemerintah. Utamanya dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), khususnya para ASN/PNS agar dapat memiliki rumah dan tentunya tetap dalam koridor sesuai prinsip syariah. BSI berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah dalam memberikan solusi kepada masyarakat agar dapat memiliki hunian yang layak.

    “Target kegiatan ini adalah terbentuknya sinergi antara BSI, BP TAPERA, dan Universitas Islam Negeri yang melibatkan sebanyak 15 Universitas yang tersebar di 15 area di seluruh Indonesia. Kerja sama yang terbangun diharapkan mampu membuka jembatan bagi BSI untuk menunaikan niatnya dalam memenuhi kebutuhan perumahan bagi civitas akademika dan insan Universitas Islam Negeri seluruh Indonesia,” kata Anton.

    Anton mengatakan BSI terus berkomitmen untuk terus menjadi sahabat finansial, sosial, dan spiritual bagi masyarakat Indonesia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai produk dan layanan unggulan, sehingga nasabah dapat bertransaksi dengan mudah kapanpun dan di manapun.

    “Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI terus memberikan layanan perbankan syariah yang modern, inklusif, dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. BSI akan bersama-sama ekonomi Indonesia yang lebih baik,” tuturnya.

    *Secara kumulatif hingga 31 Januari 2023*, BSI telah menyalurkan 55.260 unit rumah subsidi dengan nilai penyaluran sebesar Rp6,97 triliun. Sementara kuota pembiayaan FLPP tahun 2023 yang diberikan BP Tapera untuk BSI adalah sebanyak 8.200 unit atau sebesar Rp910 miliar dan kuota pembiayaan Tapera sebanyak 2.500 Unit atau Rp350 miliar.

    Secara nasional, penyaluran pembiayaan KPR Bersubsidi BSI selama 2022 mencapai Rp1,1 triliun dengan total penjualan lebih dari 7.630 ribu unit rumah yang tersebar di area Aceh, Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Banjarmasin dan Makassar.

    Tahun 2023 ini, BP Tapera memiliki target untuk pembiayaan Rumah Sejahtera sebanyak 229.000 unit senilai Rp25,18 triliun dan Pembiayaan Rumah Tapera sebanyak 12.072 unit senilai Rp1,53 triliun. Tentu dalam mencapai target tersebut, BP Tapera sangat membutuhkan dukungan penuh dari Bank Penyalur. Sebagai informasi, tahun 2023 ini BP Tapera sudah bekerja sama dengan 40 Bank Penyalur FLPP dan 22 Bank Penyalur untuk pembiayaan Tapera.

    Sedangkan menurut Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., manyampaikan bahwa dengan adanya fasilitas pembiayaan rumah ini, selain kemudahan pembiayaan perumahan yang ditawarkan kami juga berharap mendapat keringanan bulanan setelahnya. tersebut kami juga mendapatkan keringanan, selain itu juga harapannya tidak hanya pegawai PNS tapi untuk semua jalur status pegawai, selain itu juga berharap lokasi perumahan dapat terpusatkan agar dapat meningkatkan kinerja seluruh civitas akademika UIN yang menjadi cita-cita kita semua.

    “Saya yakin semua rektor di UIN setuju dengan adanya program ini, apalagi program ini dapat meningkatkan kinerja kami,” ungkap Mahmud.

  • 73 Tahun Bakti Bank BTN Melayani Indonesia

    JAKARTA,KORIDOR.ONLINE—PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memasuki usia ke-73 tahun tepat hari ini, Kamis (9/2).Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo mengatakan, selama 73 tahun, Bank BTN telah mengucurkan kredit sekitar Rp 775 triliun yang mengalir kepada lebih dari 5,78 juta masyarakat di Indonesia dari seluruh segmen.

    Sedangkan untuk pembiayaan perumahan, Bank BTN telah menyalurkan KPR sekitar 5,1 juta unit senilai Rp 391,621 triliun. Sebanyak 3,9 juta unit merupakan KPR subsidi.

    “Usia ke-73 tahun bagi Bank BTN adalah usia yang matang untuk terus bertransformasi agar bisa melayani seluruh keluarga di Indonesia. Kami akan terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh nasabah Bank BTN dan menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan impian masyarakat memiliki rumah idaman,” ujar Haru pada acara potong tumpeng dalam rangka perayaan HUT Bank BTN ke-73 di Jakarta, Kamis (9/2).

    Potong tumpeng perayaan HUT Bank BTN ke-73 di Jakarta, Kamis (9/2)

    Haru bilang, berbagai inovasi untuk memberikan pelayanan terbaik terus dilakukan Bank BTN hingga menciptakan ekosistem perumahan yang terintegrasi dengan digital mortgage ecosystem.

    Ekosistem perumahan digital ini akan diintegrasikan melalui SupperApp BTN Mobile yang akan di-launching pada tanggal 12 Februari 2023 mendatang.

    “Ini yang akan menjadi keunggulan dari SupperApp BTN Mobile. Kami akan menggelar Grand Launching pada 12 Februari mendatang,” kata Haru.

    Lebih lanjut, Haru mengatakan, dalam usia ke-73 tahun ini BTN akan lebih memantapkan perseroan menjadi bank fokus pembiayaan perumahan dan membantu pemerintah dalam menyukseskan program sejuta rumah.

    BTN akan berupaya menjaga amanah yang diberikan pemegang saham dengan menaikkan kapasitas penyaluran pembiayaan perumahan menjadi 1,32 juta unit dalam lima tahun mendatang.

    “Dengan kenaikan kapasitas pembiayaan perumahan tersebut, kami optimistis pada tahun 2025 Bank BTN bisa mengimplementasikan visinya menjadi The Best Mortgage Bank di Asia Tenggara,” kata Haru.

     

  • Super Apps BTN Mobile, Senjata Digital Perangi Backlog Perumahan

    JAKARTA,KORIDOR.ONLINE— Pandemi Covid-19 telah membentuk pola kebiasaan baru masyarakat. Hampir semua aktivitas pekerjaan kantor, kini bisa dilakukan dimana saja. Di rumah, café, fasilitas-fasilitas umum, bahkan (maaf) di wc sekalipun. Yang terpenting ada jaringan internet dan smartphone sebagai peralatan digitalnya.

    Ledakan penggunaan smartphone, aplikasi yang saling terhubung, memungkinkan relasi business-to-business (B2B) dan bisnis ke konsumen (B2C) berjalan dengan baik. Ini membuat perusahaan mampu berinteraksi secara personal, langsung dan real time dengan konsumen dan partner bisnis tanpa batasan.

    Demikian juga dengan layanan perbankan. Digitalisasi perbankan menjadi satu kemutlakan. Bank yang lemot dalam bertransformasi menjadi digital, diolok-olok sebagai bank jadul—Istilah yang  biasa digunakan untuk sesuatu yang berbau jaman dulu—dan dipastikan akan tertinggal bahkan ditinggalkan masyarakat.

    BTN Mobile menyediakan segala kebutuhan dari ekosistem perumahaan para nasabah BTN.Foto: ist/Dok BTN

    Pemanfaatan digitalisasi dengan orientasi pelayanan sepenuhnya kepada nasabah, juga dilakukan oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (Bank BTN). Tak mau kalah, Bank BTN bersiap  meluncurkan  New BTN Mobile. Aplikasi super alias  super apps, merupakan gabungan dari seluruh channel layanan digital Bank BTN yang selama ini mempermudah nasabah mendapatkan layanan digital mortgage ecosystem bank tersebut.

    Wakil Direktur Utama Bank BTN, Nixon L.P. Napitupulu menjelaskan bahwa Bank BTN selama ini sudah memiliki berbagai layanan digital. Seperti: mobile banking BTN, internet banking BTN, btnproperti, btnproperti for developer, SMART Residence, hingga rumahmurahbtn.co.id. Namun, selama ini, semua layanan digital itu, terpisah-pisah.

    “Nantinya seluruh layanan digital tersebut akan kami integrasikan ke dalam satu aplikasi super apps BTN Mobile yang rencananya akan diluncurkan awal tahun 2023 mendatang,” kata Nixon,  akhir tahun lalu.

    Nixon berharap kehadiran super apps BTN Mobile akan mempermudah para nasabah dalam mengakses seluruh layanan perbankan melalui satu genggaman smartphone. Selain itu, keberadaan super apps BTN Mobile akan melengkapi fundamental Bank BTN menjadi One Stop Shop Housing Ecosystem.

    Sebagai bank yang merajai penyaluran kredit properti, dan tulang punggung pemerintah dalam memenuhi kebutuhan papan. Maka kehadiran super apps BTN Mobile  diharapkan Nixon efektif mempercepat penyedian kebutuhan papan masyarakat.

    Digitalisasi Perangi Backlog

    Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2021,  angka backlog perumahan di Indonesia mencapai 12,71 juta. Dan untuk menangani backlog tersebut diperlukan program 1,5 juta rumah per tahun untuk mengejar kekurangan kebutuhan rumah di Indonesia.

    Apalagi, pemerintah membidik target rasio keterhunian rumah dan rumah layak mencapai 100 persen pada 2045. Artinya, guna mencapai target ekosistem perumahan di 2045 tersebut, dibutuhkan tambahan pasokan hunian mencapai lebih dari 14 juta unit. Jelas ini ceruk pasar yang seksi bagi perbankan.

    Direktur IT & Digital Bank BTN, Andi Nirwoto/foto: Ist/dok.BTN

    Direktur IT & Digital Bank BTN, Andi Nirwoto, optimis, keberadaan super apps BTN Mobile akan membuat Bank BTN memiliki pelayanan yang lebih baik berkat pemanfaatan teknologi digital dalam menggarap ekosistem perumahan yang dimiliki dan selama ini menjadi kekuatan Bank BTN. Sehingga konsep solusi digital melalui BTN Mobile mengkombinasi kekuatan teknologi dan kekuatan ekosistem.

    Andi menjelaskan, Bank BTN menyebut aplikasi BTN Mobile sebagai “SuperApp” karena fitur-fitur yang mereka tawarkan tidak hanya memiliki fitur dasar seperti mobile banking lainnya. Tapi juga memiliki fitur financial yang terkait dengan life circle ekosistem BTN di sektor perumahan.

    “Melayani nasabah kita dari mulai kepemilikan rumah, sampai dia tinggal di dalamnya, diluar kebutuhan transaksi dasar seperti bayar listrik, air, gas, pajak (PBB). Konsep utama super apps BTN Mobile menyediakan segala kebutuhan dari ekosistem perumahaan para nasabah BTN. Ini yang akan menjadi pembeda dengan yang lain,” tambahnya.

    Target Bank BTN, ada sekitar 5-7 juta nasabahnya yang akan bertransformasi menggunakan super apps BTN Mobile. Dengan memaksimalkan angka tersebut Andi yakin  sudah bisa memperoleh optimalisasi transaksi yang sudah ada di BTN. Disamping mengakusisi nasabah-nasabah baru, seiring dengan inovasi-inovasi skema produk perumahan yang akan dibuat,” pungkasnya.

    Akhirnya, tinggal tunggu waktu. Konon kabarnya, super apps BTN Mobile secara resmi diluncurkan awal tahun  ini. Bertepatan dengan ulang tahun Bank BTN ke-73, 9 Februari 2023.

    Lalu, apakah klaim soal super apps BTN Mobile akan menjadi senjata digital yang ampuh bagi Bank BTN dalam memerangi backlog Perumahan? Mari kita tunggu.

     

     

  • Terus Dorong Inovasi, Bank DKI Raih Indonesia Best BUMD Awards 2023  

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE – Langkah aktif Bank DKI dalam mendorong transformasi digitalisasi sejak tahun 2021 kembali diapresiasi oleh lembaga independen. Yang terbaru, Bank DKI kembali raih penghargaan di awal tahun 2023, sebagai  Indonesia Best BUMD Awards 2023 in Innovation and Create Appropriate Strategy, kategori BPD. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy pada acara “Indonesia Best BUMD Awards 2023, Improving Regional Accessibility Towards a Sustainable Economy” yang diselenggarakan secara daring pada Selasa (31/01/2023).

    Raihan penghargaan tersebut turut melengkapi prestasi gemilang Bank DKI di awal tahun 2023. Sebelumnya, Bank DKI baru saja memborong total sebanyak 11 (sebelas) kategori penghargaan sekaligus, dengan diantaranya 5 (lima) kategori penghargaan sebagai BPD Terbaik Peringkat I dalam ajang “6th Satisfaction, Loyalty, Engagement and Corporate Reputation Awards 2023” oleh majalah Infobank. Salah satu yang istimewa, Bank DKI dinobatkan sebagai The Best Regional Bank In Corporate Reputation 2023.

    Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh nasabah, mitra kerja, maupun pemangku kepentingan Bank DKI yang terus memberikan kepercayaan atas produk dan layanan Bank DKI. “Penghargaan ini menjadi apresiasi yang berharga terhadap wujud komitmen Bank DKI dalam menjalankan peran sebagai kolaborator pertumbuhan ekonomi di daerah khususnya DKI Jakarta, yang kami wujudkan melalui pengembangan dan inovasi produk dan layanan berbasis digital untuk kepuasan nasabah.

    BACA JUGA: Bank DKI Raih Penghargaan Bank Pembangunan Daerah Dengan Corporate Reputation Terbaik Tahun 2023

    Penghargaan ini juga menunjukkan bahwa langkah strategis Transformasi 5.0 yang saat ini dijalankan Bank DKI berada pada jalur yang tepat untuk peningkatan kapabilitas dan kapasitas Bank DKI dalam menjawab tantangan pada era VUCA dan persaingan digitalisasi layanan pada industri perbankan dan keuangan yang semakin ketat,” ujar Fidri.

    Lebih lanjut, Fidri menyampaikan bahwa Bank DKI juga terus berupaya untuk menghadirkan layanan berbasis digital untuk mendorong penerapan transaksi non-tunai. Terbaru, berupa simple apps yakni JakOne Pay dan super apps New JakOne Mobile. New JakOne Mobile hadir dengan tampilan yang lebih menarik dan user friendly serta fitur yang semakin lengkap, diantaranya fitur pembukaan rekening dan deposito secara online tanpa harus mengunjungi kantor cabang, pembayaran transaksi dengan QRIS, pembayaran bermacam tagihan dan belanja online, top up uang elektronik, bersedekah/berdonasi, hingga fitur Mobile Cash Tarik tunai di ATM tanpa kartu yang dapat dilakukan di ATM Bank DKI dan Bank lain yang bekerjasama, seperti ATM Bank BNI, dan ATM CIMB Niaga berlogo prima.

    Selain itu juga termasuk aplikasi JakOne Abank dan pengembangan Digital Lending yang diharapkan dapat memaksimalkan penerapan inklusi keuangan bagi para pelaku UMKM sehingga mampu mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi khususnya di DKI Jakarta.

    BACA JUGA: BP Tapera Kembalikan Dana Tabungan 170.000 Pensiunan PNS Kuartal 1 2023

    Sebagai informasi, Penghargaan diberikan berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh tim peneliti Warta Ekonomi kepada BUMD dari berbagai bidang di seluruh Indonesia, yang dinilai telah berkontribusi terhadap pengembangan daerah, inovasi perusahaan, dan pelayanan masyarakat dengan sangat baik.

    Penilaian yang dilakukan melalui kinerja keuangan (financial performance) dan kebijakan strategis perusahaan dalam melakukan inovasi produk maupun jasa, strategi bisnis, integrasi, ataupun ekspansi bisnis, dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, yaitu desk research, media monitoring, dan expert panels.

    Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi menambahkan penghargaan ini memotivasi Bank DKI untuk terus berinovasi dan meningkatkan daya saing, layanan serta kinerja perusahaan secara berkelanjutan untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional ataupun pembangunan di daerah. ”Menghadapi tahun 2023, Bank DKI siap untuk terus menghadirkan inovasi melalui sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk peningkatan daya dukung finansial melalui digitalisasi, demi meniscayakan kemajuan perekonomian masyarakat dan daerah serta pengembangan bisnis Bank DKI secara berkelanjutan. ” tutup Arie.

    BACA JUGA: DPD P3RSI Jatim Dilantik, Ini Sejumlah PR Masalah Rumah Susun Menanti

    Raih Sejumlah 34 Penghargaan di tahun 2022

    Sepanjang tahun 2022, seiring dengan pertumbuhan bisnis Bank DKI juga turut meraih prestasi cemerlang dengan raihan total 34 (tiga puluh empat) penghargaan dari berbagai lembaga yang independen, diantaranya sebagai 20 Bank terbaik di Indonesia tahun 2022 (World’s Best Banks) versi majalah Forbes; Direktur Utama Bank DKI Masuk ke dalam jajaran TOP 100 CEO 2022 versi majalah Infobank; TOP BUMD 2022 sebagai BPD Berpredikat “Excellent” pada kategori KBMI 2 Bank dengan Aset Rp50 Triliun s.d. Rp100 Triliun oleh Majalah Infobank; The Best Performance Bank Kategori Bank Pembangunan Daerah (BPD Aset > Rp30 Triliun) oleh Bisnis Indonesia; The Best Bank in Digital Services Kategori BPD Aset > Rp30 T oleh Majalah Tempo; TOP Leader on Digital Implementation & TOP Digital Implementation 2022 #STARS 4 oleh majalah It Works. ***

Back to top button