Aktual

  • Sinyal Positif Pertumbuhan Properti, BTN Kembali Gelar Virtual Expo 2021

    JAKARTA, KORIDOR: Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Kembali menghadirkan pameran properti secara virtual yang bertajuk “Anniversary BTN Solusi Properti Expo”. Pameran virtual kali ini mengikutsertakan semua elemen industri properti tanah air yang mencakup 71 developer terpilih dengan 171 proyek unggulan serta 7 master franchise property agent.

    Direktur Consumer & Commercial Lending Bank BTN l, Hirwandi Gafar mengatakan sinyal kuat pertumbuhan sektor properti akan berlanjut pada tahun 2021. Menurutnya sinyal itu mulai terasa pada kuartal ketiga dan keempat 2020 lalu dimana  lebih dari 122 ribu unit rumah terjual di masa pandemi tercatat dari Juni hingga September 2020 mengalami tren peningkatan.

    Penjualan terbaik kata  Hirwandi, pada masa pandemi terjadi untuk rumah- rumah kelas menengah dengan harga Rp 300 juta – Rp 1 miliar masih mendominasi penjualan. “Kami yakin dan optimis tahun 2021, sektor properti akan jauh lebih baik,” ujarnya, saat pembukaan “BTN Property Virtual Expo 2021”, Sabtu (27/2/2021).

    Pada awal tahun 2021 sinyal kuat pemulihan ekonomi berlanjut. Bank Indonesia (BI) mencatat, penyaluran kredit sektor properti pada Januari 2021 meningkat dari 3,6% (yoy) pada Desember 2020 menjadi 4,5% (yoy), baik pada kredit KPR/KPA, kredit konstruksi, maupun kredit real estate. Pertumbuhan kredit KPR/KPA sendiri meningkat dari 3,4% (yoy) pada Desember 2020 menjadi 3,2% (yoy).

    Momentum penguatan sektor properti ini dimanfaatkan oleh Bank yang core businessnya di KPR ini dengan menggelar kembali pameran property expo secara virtual. “Ini adalah  moment yang baik dan BTN menyiapkan medianya di masa pandemi ini bagaimana masyarakat tetap dapat membeli rumah melalui virtual yang kami siapkan sekaligus dalam rangka HUT ke 71 tahun Bank BTN”, papar Hirwandi.

    Sementara itu Executive Vice President Nonsubsidized Mortgage & Personal Lending Division (NSLD) Bank BTN Suryanti Agustinar menyebut “BTN Property Virtual Expo 2021” akan menjadi solusi mudah bagi masyarakat untuk mencari hunian idaman pascapandemi Covid-19. Sebab, BTN telah menggandeng Rumah.com, bagian dari PropertyGuru yang berbasis di Kuala Lumpur, Malaysia, sebagai penyedia teknologi untuk pameran properti virtual Bank BTN.

    “Bersama Rumah.com, kami telah menghadirkan teknologi seperti tur virtual dan sistem penjualan terintegrasi. Sehingga, ketika masyarakat melakukan pencarian bisa lebih mudah menemukan hunian idaman terutama dalam program Anniversary BTN Solusi Properti Expo yang kami tawarkan bersama 71 pengembang dengan 171 proyek unggulannya,” ujarnya.

    Suryanti Agustinar menjelaskan, pameran properti virtual Anniversary BTN Solusi Properti Expo ini akan berlangsung pada 27 Februari hingga 31 Maret 2021. Dalam pameran properti virtual ini, Bank BTN menawarkan suku bunga rendah 4,71 persen. Hal itu menyusul pengumuman penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia menuju rekor terendah.

    “Dengan berbagai kemudahaan dalam pameran properti virtual Anniversary BTN Solusi Properti Expo ditambah stimulus dari pemerintah, menjadi momen langka yang harus dioptimalkan masyarakat untuk segera memiliki hunian idaman. Mengunjungi pameran virtual juga cukup mudah, tingggal klik http://btnpropertiexpo.com, semua kebutuhan transaksi hunian idaman pun tersdia lengkap di sana,” ungkap Yanti, sapaan akrabnya.

    Yanti berharap masyarakat terutama para milenial akan terus teredukasi bahwa saat ini, pascapandemi covid-19 adalah waktunya yang tepat untuk beli properti. Saat ini adalah Time to buy, karena harga sedang turun dan bunga Bank rendah.

    “Masyarakat nggak musti pusing menyiapkan duit banyak, sebab uang muka sudah sangat rendah dan bunga angsuran pun hanya 4,71 persen. Selain itu, kami juga menawarkan bonus bebas biaya provisi, administrasi dan appraisal serta saldo tabungan s/d Rp710 ribu. Jadi tidak ada alasan lagi bagi konsumen terutama milenial untuk menunda beli rumah,” pungkasnya. (zh)

  • Ketepatan Serah Terima Tingkatan Kepercayaan Konsumen

    JAKARTA,KORIDOR –  Belajar dari tahun sebelumnya, para pengembang pun berstartegi dengan berbagai cara untuk memasarkan produk properti yang dipasarkannya. Kebanyakan semuanya mengarah pada konsep pemasaran digital, sejalan dengan kondisi pandemi dengan adanya pembatasan interaksi.

    Pengembang pun banyak memberikan gimmick, mulai dari kemudahan uang muka hingga doorprize yang menguntungkan konsumen. Penawaran-penawaran tersebut tentunya membuat konsumen tertarik, namun tak sedikit konsumen yang juga melirik progres pembangunan proyek properti tersebut.

    Salah satu proyek yang sedang “naik daun” meski di masa pandemi ini adalah superblock Ciputra World 2 Jakarta yang dibangun oleh Ciputra Group.  Produk yang sedang menjadi primadonanya yaitu tower apartemen Newton 2 yang banyak digandrungi milenial dan investor.

    Menurut Andreas Raditya, General Manager Marketing Ciputra Group, hal ini tidak terlepas dari kesuksesan  tower The Newton1 yang menepati janjinya dengan melakukan serah terima kunci pada Oktober tahun lalu telah memberikan efek kepercayaan konsumen pada proyek selanjutnya.

    “Saat ini serah terima kunci The Newton 1 sudah mencapai 90% dari total 449 unit.  Ketepatan dalam serah terima unit ini ternyata memberikan dampak positif terhadap penjualan tower berikutnya. Ini kami rasakan di pemasaran The Newton 2, keduanya merupakan bagian dari Ciputra World 2 Jakarta,” jelas Raditya.

    Andreas menambahkan, serah terima kunci tersebut dilakukan secara bertahap karena untuk menghindari keramaian dan juga dilakukan sesuai protokol kesehatan. “Proses serah terima kunci ini sesuai jadwal dan kalau tak ada pandemi kami bisa lebih cepat lagi melakukannya” ujarnya.

    Dengan proses serah terima kunci tepat waktu karena proses pembangunan yang tak terhambat walau pandemi membuat proyek selanjutnya The Newton 2 dilirik konsumen dengan harga mulai Rp1 miliaran. “Konsumen yang sudah membeli di Newton 1 mengaku puas karena komitmen kita, membangun tepat waktu dengan menjaga kualitas produk. Hasilnya mereka kembali membeli produk Newton 2 dan juga mereferensikan pada keluarga dan temannya,” imbuhnya.

    Ciputra World 2 Jakarta
    Saat ini serah terima kunci The Newton 1 sudah mencapai 90% dari total 449 unit. (Istimewa)

    Secara konsep,  proyek yang berada dalam kawasan Ciputra World 2 Jakarta ini nyaman untuk ditinggali, dan juga sangat menguntungkan jika disewakan karena peminatnya cukup banyak. Lokasi Newton 1 dan 2 berada Jl. Prof Satrio yang merupakan kawasan elite (pusat kota Jakarta) “Segitiga Emas” (Jl. Jenderal Sudirman – MH Thamrin, Jl. Prof. Satrio, dan Jl. HR. Rasuna Said). Kawasan ini paling prime di ibu kota sekaligus sebagai Central Business District (CBD) Jakarta.

    Bahkan menurut Andreas, jumlah nilai cicilan per bulannya setara dengan kamar kos-kosan di kawasan Kuningan, Karet, Semanggi dan lainnya. The Newton 2 menawarkan tipe mulai dari 24 meter persegi hingga 60 meter persegi dengan pilihan tipe seperti studio, one bedroom, dan two bedroom. The Newton 2 dikembangkan dengan konsep yang cozy, memiliki fasilitas-fasilitas pendukung yang sesuai karakter milenial dan pasangan muda, area terbuka meeting point yang ditunjang dengan akses teknologi yang baik, kolam renang, convinient store, dan fasilitas gym.

    CW2J merupakan proyek mixed used yang terintegrasi dengan CW1J  yang telah beroperasi Ciputra World 1 Lotte Shopping Avenue, Raffles Residence, Raffles Hotel, DBS Bank Tower, Ascott Kuningan Jakarta, dan Ciputra Artpreneur. CW2J  terdiri dari Tokopedia Tower, The Orchard Satrio, The Residence, The Suites, The Newton 1 dan Newton 2.

  • Stimulus Pemerintah Dorong Minat Minelial Beli Apartemen

    JAKARTA, KORIDOR – Sebagai kebutuhan pokok manusia (papan), permintaan akan properti, baik hunian (rumah) maupun ruang usaha (ruko) dari masa ke masa akan selalu meningkat. Kalau pun terjadi pelambatan akibat menurunnya daya beli masyarakat yang disebabkan  krisis ekonomi, itu hanya bersifat penundaan pembelian.

    Terbukti di masa pandemi Covid-19 (2020), Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) mengakui pasar properti tumbuh 8% dibanding 2019. Dan di 2021 Indonesia Property Watch (IPW) memprediksi kenaikkan penjualan properti bisa mencapai 10% – 15%. Hal ini tidak terlepas dari berangsur pulihnya psikologi pasar dengan adanya vaksinasi nasional Covid-19.

    Apalagi sejumlah insentif dan stimulus melalui keringanan suku bunga dan pajak sudah diberikan, bahkan baru-baru ini Bank Indonesia mengeluarkan kebijakan relaksasi terkait rasio loan to value/financing to value atau LTV/FTV untuk kredit pembiayaan properti menjadi maksimal 100 persen. Ini semua akan bergairahkan pasar properti di semua sub sektor.

    Menurut Andreas Raditya, General Manager Marketing Ciputra Group, dari sisi moneter pemerintah melalui Bank Indonesia terus melakukan koreksi menurunkan suku bunga Bank Indonesia. Karena itu ia yakin, di tahun 2021 industri properti akan bergerak seperti sebelum pandemi.

    Andreas mencontohkan, produk-produk yang memiliki lokasi strategis dan memiliki konekvitas dengan infrastruktur dan moda transportasi lebih diminati konsumen. “Dekat dengan jalan tol, dekat dengan moda transportasi seperti LRT, MRT, Busway dan lainnya akan memudahkan beraktifitas,” tegasnya.

    Selain itu, kondisi pasar yang masih hati-hati dalam mengeluarkan dananya akan membuat konsumen selektif mengeluarkan uangnya. Namun tuntutan untuk memiliki tempat tinggal tetap tinggi, apalagi segmen milenial.

    “Prilaku pasar ini pun disadari oleh developer dengan meluncurkan proyek hunian dengan harga terjangkau yang menyasar kaum milenial, sehingga mereka pun akan dimanjakan dengan tawaran harga dan promosi pembayaran yang memudahkan,” tegas Raditya.

    Andreas Raditya
    Andreas Raditya, General Manager Marketing, Ciputra Group. (Istimewa)

    Diminati milenial

    Dukungan dan stimuslus pemerintah ini, kata Raditya, memberikan optimisme para pelaku pembangunan yang di awal tahun ini melanjutkan pemasaran proyek-proyek terbarunya. Ciputra Group sendiri, ungkapnya, dalam waktu dekat akan melaksanakan pemilihan unit oleh konsumen yang sudah nyatakan komitmen membeli unit apartemen Citra Landmark di Jakarta Timur.

    Citra Landmark menawarkan harga unit apartemen mulai Rp300 jutaan ini pada Maret 2021 mendatang akan melakukan proses pemilihan unit. Saat ini menurut Andreas, Nomor Urutan Pesanan (NUP) sudah mencapai 566 NUP dari jumlah unit tower pertama yang dipasarkan sebanyak 519 unit.

    “Kami yakin, hingga waktu yang kita tentukan jumlah pemesanan unit akan mencapai di angka 800-an. Menariknya dari jumlah 565 konsumen yang sudah pesan nomor unit tersebut didominasi oleh usia muda, konsumen antara 25 tahun sampai 35 tahun jumlahnya 50 persen. Ini sesuai target pasar Citra Landmark yang menyasar milenial atau segmen usia muda,” tegas Andreas.

    Andreas menambahkan, selebihnya konsumen di usia 35 sampai 45 tahun dan di atasnya yang merupakan konsumen dengan motif investasi atau membeli untuk anaknya. Andreas yakin Citra Landmark yakin akan cepat diserap oleh pasar karena memiliki kelebihan dari sisi lokasi, terkait infrastruktur dan juga moda transportasi masal akan menjadi incaran konsumen.

    Apalagi segmen milenial yang sangat detail dalam memilih produk huniannya. Segmen milenial ini selalu memiliki referensi cerdas dalam memilih huniannya, dengan memanfaatkan teknologi digital untuk mengetahui produk yang akan dibelinya.

    “Pengalaman saya, melalui proyek apartemen Citra Landmark, kebanyakan milenial yang melakukan pembelian mengetahui produk kita melalui teknologi digital, seperti sosial media, website produk dan lainnya,” tegasnya.

  • Daya Beli Rumah Rp200 Jutaan di Serang Masih Besar

    SERANG, KORIDOR – Belum lama ini BI memutuskan untuk melonggarkan rasio loan to value/financing to value (LTV/FTV) kredit/pembiayaan properti menjadi paling tinggi 100 persen. Itu artinya, konsumen bisa KPR tanpa bayar DP. Aturan ini mendapat respon positif dari para pengembang, karena kebijakan ini dapat menjadi solusi kepada konsumen segmen menengah, terutama rumah di harga Rp200 jutaan yang sangat terjangkau, yang rata-rata membeli rumah pertamanya.

    Sebab menurut Project Manager CitraLand Puri Serang, Georgius Pranayogi, salah satu kendala konsumen di segmen ini adalah besarnya DP yang harus dibayar di awal. Sementara dalam kondisi seperti ini mereka harus punya dana darurat. Tapi kalau kemampuan mencicil mereka tidak diragukan.

    Apalagi di Serang, Banten dimana rumah di harga Rp200 jutaan pasarnya sangat besar yang sebagian besar ada aparatur sipil negara (ASN), karyawan swasta, dan pengusaha menengah. Rata-rata usai mereka antara 25 – 40 tahun dan belum memiliki rumah pertama.

    “Secara umum situasi pasar perumahan terutama rumah harga Rp 200 jutaan masih luar biasa. Ini terlihat dari pencapaian CitraLand Puri Serang di tahun 2020 yang melampaui target penjualan. Penjualan masih didominasi rumah harga Rp200 jutaan, sebesar 65 persen,” kata Pranayogi.

    Karena itu, ungkapnya, di 2021 ini pihak optimis pasar hunian dengan harga terjangkau masih bagus. Dilihat dari animo masyarakat yang banyak kunjungan untuk cek lokasi by appointment ataupun yang datang ke kantor marketing gallery dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

    Diakui Pranayogi, berbeda sebelum pandemi, sekarang ini konsumen lebih selektif  dalam membeli rumah. Mereka cenderung melihat bukti apakah pembangunan dari proyek tersebut tetap berjalan atau tidak, serta fasilitas-fasilitas apa saja yang tersedia.

    “Kami bersyukur, pembangunan CitraLand Puri Serang berlangsung sesuai target. Serah terima rumah tepat waktu, bahkan sebagian besar bisa percepatan serah terima. Untuk fasilitas umum Urban Park di Cluster Indiana akan selesai dengan lapangan basket 3×3 standart Internasional dan tempat untuk bersosialisasi antar penghuni,” jelasnya.

    Lokasi CitraLand Puri Serang di Jl. Raya Lingkar Selatan, Ciracas terbilang sangat strategis untuk hunian. Sebab, selain sangat dekat dengan pusat Kota Serang, serta fasilitas kota lainnya, CitraLand Puri Serang juga dapat ditempuh hanya 10 menit dari pintu Tol Serang Timur dan pintu Tol Serang Barat.

    CitraLand Puri Serang menjual rumah harga Rp200 jutaan di Distrik Alila (Foto: Istimewa)

    Ruko Rp600 jutaan

    Sementara itu Wisnu Head of Marketing CitraLand Puri Serang mengatakan,  selain menjual rumah harga Rp200 jutaan di Distrik Alila yang mendapat respon positif, saat ini pihaknya juga sedang memasarkan ruko di area komersil The Fest Lifestyle Avenue dengan tagline  Inspired by Europian Atmosphere. Area komersial ini mengusung konsep alfresco facade yang bernuansa Eropa.

    Dengan luas bangunan 45 m2 dan luas tanah 67 m2 (tipe 45/67), kata Wisnu, ruko ini Dibandrol dengan harga hanya Rp600 jutaan dengan jumlah unit terbatas. Di area komersial ini memiliki pedestrian street, sehingga pengunjung bisa menelusuri koridor terbuka ini dengan nyaman, mengingatkan anda suasana romantis Eropa

    “Untuk pembelian ruko di The Fest atau rumah Distrik Alila, kita berikan berbagai macam promo menarik, mulai dari cashback hingga puluhan juta rupiah, free biaya KPR sampai dengan Rp5 juta, AC dan e-money Rp2 juta,” kata Wisnu.

    Lokasi The Fest Lifestyle Avenue sangat strategis untuk usaha karena berada di kawasan sudah  ramai dan dilintasi jalan tembus yang menghubungkan Jalan Lingkar Selatan dan Jl. Sepang, hingga potensi pembelinya cukup besar. Beberapa usaha yang cocok dibuka antara lain: kuliner, minimarket, toko kebutuhan sehari-hari, dan cafe.

     

  • Hunian Sehat Menjadi Tren Dikala Pandemi

    JAKARTA, KORIDOR—Dua puluh persen populasi dunia terkunci karena wabah pandemi Covid-19. Sistem kerja dari rumah (work from home) dan tinggal di rumah (stay at home) menjadi langkah strategis untuk pencegahan wabah meluas. Rumah menjadi segalanya dan membentuk tren hunian masa depan.

    Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida mengatakan tren permukiman saat ini dan ke depan membutuhkan lebih banyak ruang terbuka. Fasilitas di kawasan permukiman juga dibentuk selengkap dan sealami mungkin.

    “Selain itu, hunian kini dimanfaatkan untuk bekerja, belajar, beribadah. Pada titik itu, pengembang perlu berpikir kreatif mendesain hunian dengan memperhatikan sistem pencahayaan alami, sirkulasi udara, sistem sanitasi yang baik dan sehat” ujar Totok dalam sebuah seminar virtual baru-baru ini.

    Direktur PT Jakarta Indah Makmur Tomoaki Kinoshita mengatakan hunian dengan sirkulasi udara sehat dan fasilitas ruang hijau terbuka, sangat dibutuhkan saat pandemi. The Veranda merupakan respons adaptif pengembang di saat pandemi. Karena resort residential collection ini dikembangkan dengan menyeimbangkan elemen healty & quality living, work dan play.

    “Daya tarik utama The Veranda adalah memadukan oasis hijau, panorama alam yang mewah, air, udara segar dan cahaya alami ke dalam bangunan hunian vertikal guna meningkatkan kesehatan mental, fisik dan kualitas hidup penghuninya” ujar Tomoaki.

    PT Jakarta Indah Makmur merupakan konsorsium Nishitetsu Group, pengembang ternama asal Jepang yang pengalaman sejak 1908 dengan 85 perusahaan di sektor transportasi, logistik, real estate, ritel, hotel hingga tempat hiburan di manca negara dan Pulauintan, pengembang nasional yang berpengalaman sejak 1990 membangun perkantoran, hotel, mall, apartemen, pergudangan, pabrik, rumah sakit.

    Senada dengan Tomoaki, Associate Director The Veranda Elis Sumarto mengatakan The Veranda merupakan satu-satunya hunian yang mengadopsi lanskap taman resor Bali yang tenang dan alami di kawasan strategis Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

    “Di The Veranda, kami menawarkan kenikmatan, kenyamanan gaya hidup, relaksasi di mana anak dapat bermain, berolahraga dan keluarga dapat bekerja, bersantai layaknya berada di teluk Jimbaran, Ubud dan Siminyak” ucap Elis.

    Menurut Elis desain apartemen khas bergaya resor dengan zona yang lebih fleksibel untuk mengakomodasi pekerjaan dari rumah, area bersama, akses ke alam terbuka dan cahaya alami, menjadi hunian tren pasca pandemi.

    “WFH jadi tren yang bertahan pasca pandemi. The Veranda mengadaptasi tren penting itu guna mendukung mobilitas dan aktivitas penghuni” ucapnya.

    Hunian dirancang dengan ceiling tinggi dan jendela luas di dua sisi yang memungkinkan cahaya alami dan sirkulasi udara segar mengalir bebas. Penataan interior disesuaikan dengan fungsi materialnya. Sedangkan kamar mandi utama dilengkapi dengan bathtub dan toilet cerdas Neorest.

    Tidak hanya oasis hijau yang membuat penghuni nyaman, tapi fasilitas keamanannya pun demikian. Karena menggunakan sistem pengamanan selama 24 jam dengan CCTV terpasang di berbagai sudut apartemen.

    “Hal yang unik, desain apartemen resor yang mengusung kemewahan dan keanggunan ini, dipadukan dengan 47 fasilitas indoor dan outdoor dalam satu kawasan seluas 2,3 hektar” ujar Elis.

    Ragam fasilitas yang disiapkan seperti putting green, zen garden, sunken seater, waterfall, meditation area, infinity pool, whirlpool, fitness gymnasium, yoga terrace, dancing studio, kids gymnastic & trampoline park, riverside jogging track, half basket court, cinema room, library dan co-working space.

    Keunggulan lainnya, pengunaan private lift untuk melindungi privasi penghuni dan balkon pada tiap unit yang dapat digunakan sebagai teras, difungsikan sebagai tempat hangout sambil menikmati hidangan, pemandangan, relaksasi dan udara segar dari ketinggian.

    “Istimewanya, penghuni dapat menikmati indahnya sunrise dan jingganya matahari terbenam (sunset) dari balkon ini” ucapnya.

    Jika anda konsumen end user atau investor, tambah Elis, The Veranda adalah pilihannya. The Veranda merupakan hunian sekaligus tempat bekerja yang prestisius dan menikmati hidup lebih berkualitas.

    Untuk akses, The Veranda sangat dekat Stasiun MRT Lebak Bulus menuju Sudirman-Thamrin, Pintu Tol TB Simatupang, Tol Ulujami – Serpong dan sekitar 45 menit menuju Bandara Soekarno Hatta. Pondok Indah Mall, Pondok Indah Golf, Citos, Papaya Fresh Gallery dan Pangkalan Jati Golf dicapai sekitar 15 menit.

    “Jadi, kami tidak hanya menyediakan tempat atau hunian di lokasi strategis Lebak Bulus, tapi juga sensasi dan ketenangan tersendiri bagi keluarga. Apartement isn’t a place, it’s a feeling” pungkas Elis. (*)

  • Bahas Megaproyek KEK Lido, Sandiaga Uno Temui Ridwan Kamil

    BANDUNG, KORIDOR— Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, bertemu Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, untuk membahas rencana pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

    Pertemuan keduanya dilaksanakan di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (22/2) kemaren. “Kami sepakat berkolaborasi untuk aktivasi dari beberapa kegiatan dan capaian kita setelah pertemuan kita pada 19 Januari 2021, salah satunya terkait pembangunan KEK Pariwisata di Lido yang telah disetujui pembangunannya dan dimulainya pembangunan multiline sebagai salah satu infrastruktur pertama di kawasan ini,” kata Sandiaga, melalui siaran pers yang dirilis Kemenparekraf, Senin, (22/2).

    Untuk memantau pembangunan KEK Lido ini, lanjut Sandiaga, pihaknya dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mengunjungi lokasi pembangunan pada Maret 2021. “Kunjungan ini tujuannya untuk memastikan progress kemajuan dari KEK pariwisata pertama di Jawa Barat ini terpantau dengan baik,” katanya.

    Pembangunan KEK Lido ini telah memperoleh persetujuan dari Dewan Nasional KEK pada 12 Februari 2021. KEK Lido ini diproyeksikan oleh Kementerian Koordinator Perekonomian dapat menarik investasi hingga 2,4 miliar dolar AS atau setara Rp33,5 triliun.

    Selain itu, ada sejumlah hal lain yang dibahas oleh Sandiaga dan Ridwan Kamil terkait pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Di antaranya rencana pembangunan KEK di Sukabumi dan penambahan lahan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ada di Jawa Barat untuk dikelola oleh generasi milenial.

    “Hal ini bertujuan untuk menciptakan lebih dari 500 ribu lapangan kerja baru untuk anak-anak muda. Jadi itu langkah kolaborasi kita dan mudah-mudahan ini bisa membuka lapagan kerja dan memberikan kebangkitan bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” katanya.

    Sementara pada saat yang sama, Ridwan Kamil mengatakan dalam pertemuan itu ia menyampaikan sejumlah gagasan kepada Menparekraf Sandiaga Uno untuk menjadikan pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai lokomotif pemulihan ekonomi Indonesia, khususnya di Jawa Barat yang terdampak oleh pandemi COVID-19. Ia berharap pertemuan kedua belah pihak ini dapat memperkuat kolaborasi antara Kemenparekraf/Baparekraf dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

    “Kami menyampaikan gagasan-gagasan membangun pariwisata sebagai lokomotif pemulihan ekonomi. Mudah-mudahan didukung dari skala promosi desa dan infrastruktur sampai berita terbaik KEK pariwisata Jawa Barat pertama di Lido sudah berhasil,” ujar pria yang akrab disapa Kang Emil ini.

    Ia juga berharap Menparekraf Sandiaga dapat segera menindaklanjuti hasil pertemuan ini agar dapat diketahui masyarakat lebih luas. (*)

  • Terpilih Pimpin REI Jakarta, Ini 6 Program Prioritas Arvin F. Iskandar

    JAKARTA, KORIDOR— Arvin Fibrianto Iskandar (PT. Perdana Gapura Prima Tbk) terpilih melanjutkan kepemimpinan Dewan Pengurus Daerah Real Estat Indonesia (DPD REI) DKI Jakarta sebagai Ketua periode 2021-2024.

    Dalam sambutannya usai terpilih, Arvin mengingatkan kepada pelaku usaha Realestat di Jakarta  untuk senantiasa membangun soliditas, guna menghadapi gempuran pandemi covid-19. “Harus diakui hampirs emua sub-sektor realestat terdampak. Perhotelan, ritel, dan residensial, baik itu landed dan hunian vertikal, penjualan terganggu. Saat ini, meminta rescheduling utang keperbankan juga tidak gampang. Namun kami yakin dengan sikap optimis dan soliditas anggota, maka gempuran pandemi bisa diatasi,” ujarnya, sesaat setelah terpilih dalam Musda ke-10 REI DKI Jakarta, dengan tema: “Membangun Soliditas, Meraih Peluang di Era Pandemi”,  di Jakarta, Kamis, 18/2. Jakarta sebagai barometer pertumbuhan ekonomi nasional, lanjut Arvin harus menjalankan program perumahan untuk tetap bisa mendorong kemudahan investasi di tengah pandemi.

    Sebelumnya dalam pembukaan Musda yang berlangsung secara Virtua ltersebut, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dalam videonya, berpesan dan meminta forum Musda bisa melahirkan gagasan baru, ide segar, solusi yang komprehensif dan Langkah-langkah strategis khususnya pada penyediaan hunian di Kota Jakarta, sehingga mampu memberikan sumbangan bukanhanya pada pembangunan properti di Jakarta tetapi juga memberikan kemanfaatan bagi seluruh wargakota Jakarta.

    “Di tengahpandemi covid-19, saya salut dengan tema Musda yang dipilih. Krisis sesungguhnya adalah perubahan yang dipercepat dan kesempatan untuk melakukan transformasi. Kami di Pemrov DKI Jakarta mendukung dan siap terus berkolaborasi dengan REI DKI Jakarta mewujudkan kota Jakarta yang maju, lestari, berbudaya dan warganya terlibat dalam mewujudkan keberadapan keadilandan kesejahteraan bag semua,” tegasAnies.

    Pada kesempatan yang sama, Ahmad Riza Patria, Wakil Gubenur DKI Jakarta mengingatkan bahwa meski terus berjuang menghadapi pandemi, anggota REI harus tetap bisa memberikan produk layanan terbaik kewarga kota Jakarta.

    “(Musda REI) Tidak saja memilih ketua dan pengurus baru, tetapi lebih dari itu, forum ini bisa menghasilkan rumusan dan memberikan solusi atas berbagai persoalan dan tantangan pembangunan di DKI Jakarta. Sejalan dengan visi-misi pembangun DKI Jakarta 2017-2022, untuk melakukan perubahan dan mewujudkan wajah baru Jakarta,” katanya

    Kedepan kota  Jakarta, lanjut Ahmad Riza diharapkan menjadi kota modern yang tertata rapi,menjadi tempat hunian yang layak dan manusiawi, memiliki masyarakat yang berkebudayaan dengan pemerintah yang berorientasi pada pelayanan public.

    Enam Isu Utama 

    Sedikitnya ada enam isu utama yang akan didorong oleh REI DKI Jakarta pada Musda REI DKI Jakarta ke-10. dan ke enam isu ini juga akan menjadi program prioritas dari ketua dan pengurus terpilih, yaitu; Pertama, terkait aturan pelaksanaan UU Cipta Kerja. REI DKI Jakarta akan merekomendasikan kepada DPP REI agar memperjuangkan peninjauan kembali terhadap peraturan perundangan baik di tingkat pusat maupun daerah yang menghambat investasi dan kemudahan dalam menjalankan usaha. Sehingga semua aturan lebih sederhana dan menarik bagi investasi dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja.

    selanjutnya yang  kedua, Masalah Legalitas Pertanahan (Sertifikasi Status Tanah). DPD REI DKI Jakarta merekomendasikan kepada DPP REI untuk mendorong dibentuknya Lembaga Peradilan Pertanahan terkait dengan seringnya terjadi penyerobotan/pendudukan dan klaim-klaim sepihak terhada ptanah-tanah yang sudah dikuasai oleh pengembang dan sudah memiliki sertifikat.

    “BPN seyogyanya tidak melakukan pemblokiran sertifikat kecuali ada permintaan dari pengadilan,” terang Arvin

    Isu ketiga, adalah masalahPerijinan (IPPR, IMB, SLF, BAST, PPPSRS ). REI DKI Jakarta akan mengusulkan pencabutan Perda-Perda, Pergub, SK Gubernur, dan peraturan sejenis lainnya dibidang perijinan yang masih belum sinkron dengan UU Cipta Kerja untuk mendukung pembangunan perumahan yang lebih efisien dan sederhana.

    sedangkan yang keempat, meningkatkan Kerjasama denganPemprov DKI Jakarta. Dalam hal tata ruang, misalnya. DPD REI DKI Jakarta agar dilibatkan dalam proses evaluasiPerda RDTR No.1/2014, untuk memberikan arah yang lebih pasti terhadap implementasi kebijakan Tata Ruang di Provinsi DKI Jakarta yang ramah investasi.

    “Kami juga meminta Prosedur dan Mekanisme penyerahan Sarana, Prasarana & Utilitas kepada Pemprov DKI Jakarta, agar dibuat secara sederhana dan dikoordinir oleh satu tim khusus yang ditunjuk untuk menangani serah terima Sarana, Prasarana & Utilitas tersebut,”.

    Sementara itu yang Kelima, Raperda Rumah Susun. Tahun 2021 ada sebanyak 24 Rancangan Peraturan Daerah yang akan disepakati menjadi program pembentukan Peraturan Daerah DPRD Provinsi DKI Jakarta. Dan salah satunya adalah rancangan Perda tentang Rumah Susun.

    “Kami meminta untuk dapat dilibatkan dalam penyusunan Raperda dan siap berkolaborasi bersama Pemprov DKI Jakarta dan DPRD guna menghasilkan regulasi yang adil bagi masyarakat dan pelaku usaha,” tambahnya.

    Dan keenam,REI DKI Jakarta di tengah pandemi akan terus meningkatkan Kerjasama dengan Pihak Perbankan. Salah satunya adalah usulan penyediaan Kredit Modal Kerja dan Kredit Konstruksi dengan suku bunga di bawah10 persen.

    Enam isu utama tersebut anjut Arvin sudah dituangkan dalam bentuk Pokok-Pokok Pikiran yang nantinya diajukan sebagai rekomendasi kepada Pemerintah Provinsi/Kota/Kabupaten Jabodetabek dan DPP REI serta pihak terkait lainnya. (zh)

  • Wapres Tinjau Lokasi Pembangunan Rusun Eks Pemulung dan Tunawisma di Bekasi

    BEKASI, KORIDOR— Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin melakukan peninjauan langsung ke lokasi Pembangunan Rumah Susun (Rusun) yang akan digunakan sebagai tempat tinggal eks pemulung dan tunawisma di Balai Karya Pangudi Luhur di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (18/2/2021). Rencananya Kementerian PUPR akan membangun dua tower Rusun bagi Kementerian Sosial di dua lokasi selama tahun 2021 yakni di Bekasi dan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.

    “Pembangunan Rusunawa bagi eks pemulung dan tunawisma ini merupakan contoh sinergi dan kolaborasi yang baik antar kementerian yakni Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kementerian Sosial,” ujar Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin
    di Bekasi.

    Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid serta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di lokasi peninjauan ke lokasi pembangunan Rusun di Bekasi, Jawa Barat.

    Menurut Wapres, pembangunan hunian vertikal tersebut sejalan dengan program pembangunan perumahan dan permukiman pemerintah. Selain itu juga mampu mewujudkan Kota Tanpa Kumuh serta penataan lingkungan  sekaligus  menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

    “Saya berharap Program Rusunawa ini bisa direplikasi dan dikembangkan di berbagai lokasi Balai Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial yang tersebar di 16 lokasi yang berada di 10 provinsi di Indonesia. Semoga program pemberdayaan masyarakat dan pembangunan Rusunawa ini dapat mewujudkan kesejahteraan sosial bagi masyarakat dan dilaksanakan secara berkelanjutan,” terangnya.

    Sementara itu, Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid menjelaskan, berdasarkan arahan Menteri PUPR,  Kementerian PUPR siap mendukung Kementerian Sosial untuk membangun Rusun bagi eks pemulung dan tunawisma di seluruh wilayah Indonesia.

    Berdasarkan usulan dari Kementerian Sosial ke Kementerian PUPR, tercatat ada 16 lokasi yang telah disiapkan oleh Kementerian Sosial untuk pembangunan Rusun tersebut. Usulan lokasinya tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

    Sebanyak 16 tower tersebut nantinya akan dibangun di DKI Jakarta sebanyak empat tower, Bekasi dua tower, Bandung dua tower, Medan satu tower, Makassar satu tower, Surakarta satu tower, Mataram satu tower, Palembang satu tower, Padang satu tower, Manado satu tower dan Tabanan satu tower.

    Berdasarkan data yang ada, Rusun Eks Pemulung yang dibangun Kementerian PUPR di Bekasi sebanyak satu tower setinggi lima lantai. Sedangkan lokasi lainnya berada di Balai Karya Mulya Jaya Jakarta, Bambu Apus, Jakarta Timur.

    Unit hunian vertikal tersebut adalah tipe 24 dan dilengkapi dengan meubelir seperti tempat tidur, lemari pakaian dan meja serta kursi makan.

    Guna menunjang kegiatan perekonomian masyarakat yang tinggal di sana, Rusun tersebut telah dilengkapi dengan unit difabel, ruang kios, ruang koperasi, ruang pengelola, ruang serbaguna dan mushola.

    “Kami mentargetkan Rusun ini akan selesai dibangun pada akhir tahun ini sehingga bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya. (*hms/pupr)

  • PUPR dan BUJT Lakukan Langkah Penanganan Tol Cipali KM 122

    JAKARTA, KORIDOR— Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus bergerak cepat melakukan penanganan longsornya jalan di Ruas Tol Cikopo – Palimanan (Cipali) KM 122 arah Jakarta yang terjadi pada Senin (8/2/2021). Longsor ini disebabkan gerusan lereng badan jalan akibat tingginya intensitas hujan di Jawa Barat sehingga membuat jalan retak sepanjang 40 meter. Kondisi ini membuat jalan tidak bisa dilewati oleh kendaraan sehingga dilakukan penutupan dan pemberlakuan contraflow dari KM 117 hingga KM 126 sejak Selasa (9/2/2021) dini hari.

    Untuk itu Kementerian PUPR bersama Astra Tol Cipali selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) tengah melakukan sejumlah penanganan guna mempercepat pemulihan kondisi jalan Tol Cipali KM 122.

    “Kami tengah melakukan sejumlah upaya untuk penanganan longsoran tersebut, di antaranya pemasangan sheet pile di sisi median untuk untuk proteksi lajur A (dari arah Jakarta menuju arah Semarang) dan juga untuk proteksi potensi gerakan di lokasi sliding. Di samping itu, untuk mengurangi beban lalu lintas, juga akan dibangun 2 lajur sementara di median (detour) sepanjang 200 meter dari KM 122+300 hingga KM 122+500 dengan waktu pengerjaan 10 hari,” ujar Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian saat meninjau lokasi kejadian, Selasa (9/2/2021).

    Bersamaan dengan pembangunan lajur sementara, Kementerian PUPR meminta untuk dibuat akses (sodetan) sementara utk menuju contraflow jalur A dalam waktu 3 hari. Sodetan ini ditargetkan akan selesai pada Jumat.

    Sementara untuk penanganan permanen lebih lanjut, lokasi jalan yang longsor akan ditutup selama 1,5 bulan untuk dilakukan perbaikan secara dengan menggunakan bore pile untuk menahan longsor.

    Hedy menambahkan, BUJT sudah menunjuk konsultan dan kontraktor. “Mereka sedang menyiapkan mobile office atau kontainer dan hari ini mulai persiapan detour dan mobilisasi alat serta sheet pile,” ucapnya.

    Lebih lanjut Hedy menjelaskan, operator segera melakukan pengerukan badan jalan untuk persiapan perbaikan dan pemasangan bore pile dan counter weight untuk pengamanan bidang gelincir yang memerlukan waktu penanganan sekitar 2-3 minggu.

    Saat ini yang penting untuk dilakukan adalah pengamanan dan penanganan sementara di lokasi dengan fokus utama lalu lintas tetap berjalan. Berkaitan dengan hal tersebut Direktur Operasi Astra Tol Cipali Agung Prasetyo mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan kontraktor untuk melakukan perbaikan jalan sesuai arahan Kementerian PUPR. Di samping itu, ia menghimbau agar para pengguna jalan tetap berhati-hati, menaati rambu lalu lintas serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan melalui jalan tol. (*)

  • Aklamasi, Junaidi Kembali Pimpin Apersi

    JAKARTA,KORIDOR—Junaidi Abdillah terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Nasional (Munas) VI yang digelar di Pullman Hotels, Jakarta, Selasa, 9 Februari 2021.Dalam munas yang diikuti 26 DPD dari seluruh Indonesia itu, Junaidi menjadii satu-satunya kandidat yang menenuhi syarat dan memegang rekomendasi hampir dari seluruh DPD. Forum pada Munas itu kemudian membentuk formatur untuk menyusun struktur kepengurusan periode 2021-2025.

    Ada lima formatur yang terpilih. Diantaranya adalah: Akbar Yusuf, Sulsel, Abbas Minen dari Lampung, Bayu Ramadjati dari Jawa Tengah,  M Fikri dari Kalimantan Selatan serta Ketua Umum Terpilih, Junaidi Abdillah. Kelima formatur ini sekali sebagai representasi wilayah dan kawasan yakni Jawa, Sumatera, Sulawesi-Papua, dan Bali-Nusa Tenggara. Formatur ini diberi waktu 30 hari untuk bekerja merampungkan susunan pengurus tempat barnaung para pengembang yang umumnya bergerak di pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ini.

     

    Junaidi Abdillah, Ketua Umum DPP Apersi Periode 2021-2025

    Junaidi mengatakan, akan segera melanjutkan program yang belum selesai di periode lalu, akan memperbaiki apa yang kurang. Dia juga akan mengelola organisasi ke depan dengan berbasis informasi dan teknologi (IT).

    Junaidi mengatakan, Apersi masih tetap berkomitmen dan konsisten untuk mengembangkan perumahan sektor masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), karena itu ditengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir ini, Apersi akan memaksimalkan peran digital kedepan.

    “Ke depan, Apersiharus memaksimalkan peran digital dalam bagian pengurusannya dan akanmengaktifkan koperasi, karena akan memberikan manfaat bagi anggota,” ujarnya.

    Ia juga berharap pemerintah berkomitmen untuk memberikan kemudahan dan insentif kepada para pengembang yangmembangun rumah MBR. Karena Apersi membantu pemerintah dalam mewujudkan programsejuta rumah.

    “Kami berharap ada kemudahan dari pemerintah kepada pengembangMBR seperti saya ini, agar mereka juga usaha jalan, masyarakat juga bisamendapatkan hunian yang nyaman dengan harga terjangkau,” kata dia.

    Dijelaskan Junaidi, kegiatan Munas ini akan dihadiri oleh sekitar 100-an anggota Apersi dari berbagai daerah yangmerupakan pemilik suara. Hingga saat ini menurut Junaidi, anggota Apersimencapai 3 ribu lebih yang terbagi di 26 dewan perwakilan daerah (DPD). Jumlah anggota ini menjadikan Apersi sebagai asosiasi nomor 2 yang memiliki anggotaterbanyak dari 17 asosiasi perumahan yang ada di Indonesia.

     

Back to top button