Aktual

Demi Kuasai PPPSRS Dihalalkan Segala Cara, Warga Kalibata City Tidak Tinggal Diam

JAKARTA – Warga Kalibata City, Jakarta Selatan menyatakan sangat prihatin adanya sejumlah oknum pemilik/penghuni yang demi merebut kepengurusan Perhimpuan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (PPPSRS) mereka menghalalkan dengan cara. Salah satunya dengan menjelek-jelekkan kinerja badan pengelola dan menyeret-nyeret pengembang yang sebetulnya sudah tidak lagi cawe-cawe masalah pembentukan PPPSRS.

Seperti diketahui, saat ini Kalibata City sedang melakukan proses  pembentukan PPPSRS sesuai amanat (penyesuaian) dari Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta No. 70/2021 Tentang Pembinaan Pengelolaan Rumah Susun Milik. Dimana berdasarkan Pergub tersebut, pengembang diminta untuk memfasilitasi pembentukan PPPSRS di bawah pengawasan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Provinsi DKI Jakarta.

Menurut salah satu pemilik, sekaligus penghuni Kalibata City di Tower Jasmine Suci, saat ini Kalibata City sedang melakukan tahapan pembentukan PPPSRS sesuai amanat Pergub dan arahan DPRKP. Namun segelintir pemilik yang punya niat tidak baik selalu membuat berita-berita negatif.

BACA JUGA: Pengamat Rusun: Hati-hati! Jangan Pilih Pengurus PPPSRS Pemburu Cuan

Suci yang tinggal di Kalibata City sejak 2011 mengatakan, oknum-oknum tersebut aktif menyerang badan pengelola, bahkan menyebar berita bohong pun dijalankan. Sehingga membuat citra apartemen mereka buruk di mata masyarakat.

”Saya orang lama, jadi tahu bagaimana kompleks apartemen ini dikelola dengan baik. Dan saat ini semakin baik lagi. Kalau ada oknum-oknum yang ingin buat kehidupan di sini tidak kondusif, kami warga yang akan maju dan tidak tinggal diam,” kata Suci yang ditemui di acara Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-78 Republik Indonesia (RI) di Kalibata City, akhir pekan lalu.

Suci mengatakan, secara pribadi tidak kenal dengan oknum-oknum tersebut yang sering mengatasnamakan warga. Mereka pun jarang bersosialisasi dengan warga, terutama kalau ada acara-acara seperti HUT Kemerderaan RI.

| Baca Juga:   Aditya Prabowo Terpilih Pimpin Deprindo Tiga Tahun Ke Depan

BACA JUGA: Dukung Pembiayaan Tapera, BTN Terbitkan Sukuk Sebesar Rp92,55 Miliar

”Sarankan saya kepada warga Kalibata City, jangan pilih dan terkecoh oleh orang-orang berambisi jadi kepengurus PPPSRS yang menghalalkan segala cara. Pilihkan pengurus yang benar-benar memperhatikan warga dan terbukti komitmennya dan merangkul semua warga,” katanya.

Sementara itu, Benny pemilik unit di Tower Sakura menduga ada motif yang tidak baik di balik gerakan untuk menguasai pengurusan PPPSRS Kalibata City. Dengan dana IPL (Iuran Pemeriharaan Lingkungan) yang miliaran rupiah per bulan, kalau oknum pengurus tidak amanah yang terpilih itu berbahaya sekali.

”Apa kita mau diam saja. Siapa yang bisa menjamin orang yang tidak jelas jejak rekam, bahkan diduga bermasalah dengan hukum dan sempat jadi Tersangka dalam kasus penipuan itu menjadi pengurus. Untuk jadi pengurus PPPSRS harus benar-benar dikenal oleh sebagian besar warga, backgroundnya bersih, apalagi ketua figurnya itu harus benar-benar terbukti selalu ada di tengah warga,” ungkap Benny.

BACA JUGA: Klaster Ladera Tahap I, Grand Duta City South of Jakarta, Sold Out 140%!

Menurut penghuni Kalibata City sejak tahun 2012 ini, tidak bisa dipungkiri kalau pengelolaan kawasan ini sudah sangat baik. Badan pengelola yang sementara dipegang pengembang terus melakukan perbaikan-perbaikan. Kemarin baru selesai mengecatan, lampu-lampu semuanya dirubah hingga semua kawasan menjadi terang. Komunikasi dan penanganan keluhan juga cepat direspon.

”Kami kurang paham dengan oknum-oknum yang selalu mempersoalan pengelolaan. Apakah dia hanya menyuarakan kepetingan dirinya sendiri atau di belakangnya ada sesuatu yang lain. Oknum-oknum ini hanya sekedar ingin mengganti tapi tidak punya konsep yang jelas. Bisanya hanya mengkritik yang terkesan hanya cari-cari pembenaran untuk berkuasa.

| Baca Juga:   Warga Apartemen MMR Rayakan HUT RI Ke-78, Ketua Pengawas: Wujud Kebersamaan dan Kekompakan

Sependapat dengan Benny, Merry Tower pemilik dan penghuni di Tower Jasnime, juga mengakui kondisi Kalibata City jauh lebih baik dan bisa dibandingkan dengan apartemen lain di sekitarnya. Menurutnya, banyak pihak luar selalu mendeskreditkan Kalibata City, padahal mereka tidak tahu yang sebenarnya karena tidak tinggal di sini.

BACA JUGA: Joko Suranto Terpilih Nahkodai REI

”Parahnya, ada oknum-oknum yang yang senngaja menyebarkan hoaks dan stigma buruk Kalibata City. Tujuannya ini ingin pengambil alih pengelolaan dan mengambil keuntungan. Dinas perumahan jangan terhasut oleh okmun-oknum yang mengatasnamakan warga dengan menjelek-jelekkan badan pengelola, padahal hanya untuk kepentingan pribadi dan kelompaknya. ***

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button