Riset

Angga Budi Kusuma Ajak Pengembang Galakkan Kampanye Rumah Subsidi

Pengalaman Bahagia Konsumen Saat Menerima Kunci Bisa Menjadi Cara Membangun Kepercayaan.

KABUPATEN BOGOR, KORIDOR.ONLINE — Industri perumahan rakyat membutuhkan gerakan bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memiliki rumah. Kampanye tersebut dinilai perlu berjalan beriringan dengan upaya pemerintah dan pelaku industri menyelesaikan persoalan perizinan, kuota pembiayaan, serta persyaratan kredit.

Direktur Utama Pesona Kahuripan Group (PKG) sekaligus Wakil Ketua Umum Koordinator DPP Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI), Angga Budi Kusuma, mengajak para pengembang berkolaborasi membangun komunikasi publik yang lebih positif mengenai kepemilikan rumah, khususnya rumah subsidi.

Menurut Angga, pembahasan mengenai perumahan rakyat selama ini kerap berpusat pada regulasi, kuota pembiayaan, dan hambatan administratif. Padahal, peningkatan akses hunian juga membutuhkan upaya membangun minat dan kepercayaan masyarakat terhadap program rumah subsidi.

“Seharusnya kita punya gerakan tentang perumahan rakyat. Bukan hanya berbicara tentang aturan, tetapi juga tentang pentingnya memiliki rumah. Kalau semua pengembang berkolaborasi mengampanyekan pentingnya rumah, saya yakin sektor properti pada 2027 bisa berbeda,” ujar Angga dalam peringatan HUT ke-13 Pesona Kahuripan Group di Pesona Kahuripan 13, Kelapa Nunggal, Kabupaten Bogor, Selasa (13/10/2026).

Salah satu pendekatan yang diusulkannya adalah memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi sekaligus berbagi pengalaman konsumen. Pengembang dapat mengajak pembeli membagikan cerita dan kebahagiaan ketika menerima kunci rumah melalui akun media sosial masing-masing.

Unggahan tersebut dapat disertai tagar rumah subsidi dan nama perumahan yang dibeli. Dengan begitu, pengalaman nyata penghuni dapat menjadi sumber informasi bagi masyarakat lain yang sedang mencari hunian pertama.

Angga menilai pengalaman konsumen memiliki nilai penting dalam membangun komunikasi yang lebih dekat dengan calon pembeli. Cerita mengenai proses memperoleh rumah dan kebahagiaan setelah menerima kunci dapat membantu masyarakat mengenal rumah subsidi dari sudut pandang penghuni.

| Baca Juga:   Pesona Kahuripan Group Borong Tiga Penghargaan di BTN Award 2025

Ia berharap pendekatan tersebut tidak hanya dilakukan oleh satu atau dua perusahaan, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama di kalangan pengembang perumahan rakyat. Kolaborasi yang lebih luas diharapkan dapat memperkuat pesan mengenai pentingnya kepemilikan rumah sekaligus memperluas jangkauan informasi kepada calon konsumen.

Pesona Kahuripan Group, kata Angga, telah mulai menerapkan pendekatan tersebut. Perusahaan berharap semakin banyak pengembang bergabung agar kampanye memiliki dampak lebih luas.

Upaya membangun minat masyarakat itu tetap perlu disertai penyelesaian kendala mendasar sektor perumahan. Angga sebelumnya menyoroti hambatan tata ruang dan perizinan yang dapat menahan kesiapan rumah untuk dipasarkan, serta persoalan SLIK OJK yang membuat sebagian calon konsumen tidak dapat melanjutkan pengajuan KPR.

Karena itu, kampanye kepemilikan rumah tidak dimaksudkan untuk menggantikan penyelesaian masalah regulasi dan pembiayaan. Sebaliknya, komunikasi publik perlu berjalan bersama perbaikan ekosistem agar kebutuhan masyarakat terhadap rumah dapat dikonversi menjadi transaksi.

Melalui kolaborasi pengembang, pemanfaatan media sosial, dan penguatan cerita pengalaman konsumen, Angga berharap industri perumahan rakyat memiliki pendekatan yang lebih luas dalam menjangkau masyarakat. Ia optimistis gerakan bersama tersebut dapat menjadi salah satu pendorong perubahan sektor properti pada 2027.

Erfendi

Penulis dan penikmat informasi terkait industri properti dan turunannya dengan pengalaman lebih dari 20 tahun. Email: exa_lin@yahoo.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button