Aktual

  • Kemenko Infra Gandeng The HUD Institute Perkuat Kualitas Kebijakan Perumahan

    TANGERANG, KORIDOR.ONLINE — Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko Infra) resmi menjalin kerja sama strategis dengan The Housing and Urban Development (HUD) Institute dalam upaya meningkatkan kualitas kebijakan dan program di bidang perumahan serta kawasan permukiman.

    Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama oleh Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan dan Sarana dan Prasarana Permukiman, Ronny A. Hutahayan, dan Ketua Umum The HUD Institute, Zulfi Syarif Koto, di Tangerang, Banten, Rabu (14/1).

    Ronny menegaskan, tantangan pembangunan perumahan nasional saat ini tidak hanya soal kuantitas, tetapi juga kualitas kebijakan, integrasi lintas sektor, serta ketepatan sasaran program.

    “Kita tidak bisa lagi mengandalkan pendekatan sektoral dan parsial. Kebijakan perumahan harus berbasis data, terintegrasi, dan selaras dengan agenda pembangunan nasional jangka panjang. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya kami memperkuat fondasi kebijakan itu,” ujar Ronny.

    Menurut Ronny, kolaborasi dengan lembaga independen seperti The HUD Institute penting untuk menghadirkan perspektif akademik, riset, serta praktik terbaik dalam penyusunan kebijakan.

    “Kami ingin memastikan setiap kebijakan dan program perumahan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, bukan sekadar memenuhi target administratif,” tambahnya.

    Nota Kesepahaman ini mencakup sejumlah ruang lingkup kerja sama, mulai dari perancangan kebijakan, pertukaran data dan pengetahuan, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, hingga riset dan kajian teknis di bidang perumahan dan kawasan permukiman.

    Sementara itu, Ketua Umum The HUD Institute, Zulfi Syarif Koto, menilai kerja sama ini sebagai momentum penting untuk mendorong transformasi tata kelola kebijakan perumahan di Indonesia.

    “Perumahan bukan hanya soal bangunan, tapi tentang kualitas hidup, keadilan sosial, dan keberlanjutan kota. Kami melihat masih ada kesenjangan antara desain kebijakan dan realitas di lapangan. Di sinilah peran riset dan kajian menjadi sangat krusial,” ujar Zulfi.

    Ia menambahkan, The HUD Institute akan berkontribusi melalui penguatan basis data, analisis kebijakan, serta rekomendasi berbasis bukti (evidence-based policy).

    “Kami ingin membantu pemerintah menyusun kebijakan yang tidak hanya baik di atas kertas, tetapi benar-benar bekerja untuk rakyat,” kata Zulfi.

    Kerja sama ini juga sejalan dengan agenda pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam RPJPN 2025–2045 dan RPJMN 2025–2029, yang menempatkan perumahan sebagai salah satu fondasi utama pembangunan manusia dan wilayah.

    Melalui kolaborasi ini, pemerintah berharap lahir kebijakan perumahan yang lebih adaptif, inklusif, dan responsif terhadap dinamika sosial, ekonomi, serta urbanisasi yang terus berkembang.

     

  • Indra Utama Masuk Jajaran Komisaris, WSBP Siap Gaspol Dukung Program 3 Juta Rumah

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINEPT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), emiten BUMN karya di sektor beton pracetak, memperkuat langkah pemulihan kinerja dengan menunjuk Indra Utama sebagai Komisaris Independen. Kehadiran Indra dinilai strategis dalam mendukung penguatan tata kelola perusahaan sekaligus mempercepat kontribusi WSBP terhadap agenda pembangunan nasional, khususnya Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

    Sebagai produsen beton pracetak nasional, WSBP tengah memfokuskan strategi pada penguatan bisnis inti manufaktur melalui produksi beton pracetak dan produk turunan yang mendukung proyek infrastruktur serta perumahan. Langkah ini dinilai sejalan dengan kebutuhan percepatan pembangunan hunian rakyat yang membutuhkan solusi konstruksi efisien, berkualitas, dan berkelanjutan.

    Indra Utama, Komisaris Independen PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP). Foto: Istw

    Indra Utama menegaskan bahwa WSBP memiliki kapasitas sumber daya dan pengalaman yang memadai untuk berperan aktif dalam mendukung program perumahan nasional tersebut. Rekam jejak WSBP dalam mengerjakan proyek-proyek perumahan menjadi modal penting bagi perseroan untuk ikut ambil bagian dalam program strategis pemerintah.

    “Dari program 3 juta unit rumah yang akan disiapkan pemerintah, harusnya 1 juta diantaranya bisa dibangun dengan menggunakan produk WSBP,” ujar Indra kepada sejumlah jurnalis senior di Jakarta, Rabu (7/1).

    Kebijakan perseroan saat ini lanjutnya, tetap fokus memperkuat bisnis inti manufaktur melalui produksi beton pracetak yang mendukung proyek infrastruktur dan perumahan. Strategi ini selaras dengan upaya WSBP untuk berkontribusi dalam Program 3 Juta Rumah. Selain meningkatkan utilisasi kapasitas produksi, keterlibatan tersebut diharapkan dapat mendorong pemulihan kinerja dan memperluas peluang bisnis perseroan ke depan.

    Penunjukan Indra Utama juga menjadi sinyal penguatan good corporate governance (GCG) di tubuh WSBP. Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade di sektor properti, pendidikan, dan industri media, Indra diharapkan mampu memberikan nilai tambah dalam aspek pengawasan, manajemen risiko, hingga penguatan reputasi dan kepercayaan pasar.

    Indra merupakan alumni Fakultas Teknik Sipil Universitas Pancasila dengan latar belakang teknis yang kuat. Ketertarikannya pada dunia beton telah terbentuk sejak masa akademik, tercermin dari skripsi sarjana bertema “Retak-Retak pada Beton”, yang menjadi fondasi pemahaman teknisnya dan relevan dengan bisnis beton pracetak yang dijalankan WSBP.

    Selain berkiprah di dunia profesional, Indra saat ini juga dipercaya sebagai Pengawas Yayasan Pendidikan dan Pembina Universitas Pancasila, serta pernah menjabat sebagai Ketua Umum Keluarga Alumni Universitas Pancasila (KAUP) periode 2017–2019. Ia juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas), yang memberinya jejaring luas dengan pemerintah daerah di berbagai provinsi—sebuah aset strategis dalam memahami kebutuhan pembangunan infrastruktur dan perumahan di daerah.

    Di sektor properti, Indra dikenal sebagai penggerak profesionalisme industri melalui pendirian Ikatan Alumni Sipil Universitas Pancasila (Ikasila), Ikatan Manager Real Estate Indonesia (IMREI), serta AREA Indonesia, lembaga sertifikasi profesi berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

    Dengan kombinasi pengalaman teknis, jejaring strategis, dan pemahaman industri properti, kehadiran Indra Utama diharapkan dapat memperkuat arah transformasi Waskita Beton Precast Tbk sekaligus mendorong peningkatan kinerja perseroan secara berkelanjutan, seiring peran aktif WSBP dalam mendukung agenda pembangunan perumahan nasional.

     

  • DADA Tbk Raih IMHA, Apple 3 Condovilla Jadi Proyek Hunian Unggulan

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE  PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) kembali menegaskan konsistensinya sebagai emiten properti yang mengedepankan kualitas produk dan tata kelola pengembangan. Sejak resmi melantai di Bursa Efek Indonesia, Perseroan terus membangun reputasi melalui portofolio proyek yang dirancang dengan perencanaan matang dan standar mutu yang berkelanjutan.

    Komitmen tersebut tercermin dari diraihnya penghargaan bergengsi Indonesia My Home Award (IMHA) pada November 2025. IMHA dikenal sebagai salah satu ajang penghargaan properti paling kredibel di Indonesia, dengan proses penilaian menyeluruh yang mencakup konsep pengembangan, kualitas desain, hingga kontribusi terhadap industri properti nasional.

    Penghargaan ini diraih melalui proyek unggulan Perseroan, Apple 3 Condovilla, yang merepresentasikan arah strategis DADA dalam menghadirkan hunian berkualitas dengan orientasi nilai investasi jangka panjang. Pencapaian tersebut semakin memperkuat posisi DADA Tbk sebagai pengembang yang tidak semata mengejar ekspansi portofolio, tetapi juga berfokus pada penciptaan produk dengan standar perencanaan, inovasi, dan estetika yang diakui secara nasional.

    Apple 3 Condovilla dirancang untuk menjawab kebutuhan segmen urban dengan mengedepankan keseimbangan antara desain arsitektur, kenyamanan hunian, serta potensi apresiasi nilai aset. Proyek hunian premium berkonsep condovilla modern bergaya Eropa ini dikembangkan di kawasan strategis Jakarta Selatan, yang memiliki daya tarik kuat dari sisi hunian maupun investasi.

    Direktur dan CEO PT Diamond Citra Propertindo Tbk, Bayu Setiawan, menyampaikan bahwa penghargaan IMHA menjadi validasi atas strategi pengembangan Perseroan.

    “Raihan Indonesia My Home Award melalui Apple 3 Condovilla menunjukkan bahwa strategi pengembangan yang kami terapkan berada pada jalur yang tepat. Sebagai perusahaan terbuka, DADA berkomitmen menghadirkan produk properti yang unggul dari sisi desain dan kualitas, sekaligus memberikan nilai berkelanjutan bagi konsumen dan pemegang saham,” ujar Bayu.

    Lebih lanjut, Bayu menegaskan bahwa keberhasilan Apple 3 Condovilla akan menjadi benchmark bagi pengembangan proyek-proyek DADA berikutnya. Perseroan akan terus memperluas portofolio di lokasi-lokasi strategis dengan tetap menjaga disiplin kualitas, inovasi, dan tata kelola perusahaan.

    Di sisi lain, keberadaan stimulus fiskal seperti PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) turut memberikan sentimen positif terhadap penjualan properti residensial, khususnya bagi pengembang yang fokus pada segmen tertentu dengan produk bernilai tambah.

    Sebagai emiten yang terus memperkuat fundamental bisnis, DADA memandang penghargaan IMHA sebagai momentum positif untuk meningkatkan kepercayaan pasar.

    “Validasi dari lembaga independen diharapkan dapat memperkuat reputasi Perseroan di mata investor, sekaligus mendukung prospek pertumbuhan DADA dalam jangka menengah dan panjang,” pungkas Bayu Setiawan.

  • BNI Dukung Danantara Hadirkan Hunian Layak bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang

    ACEH TAMIANG, KORIDOR.ONLINE — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI) Danantara Indonesia dalam menyediakan 15.000 Hunian Danantara (Huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

    Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen negara untuk menghadirkan hunian yang layak, aman, dan bermartabat bagi korban bencana alam. Salah satu bentuk konkret keterlibatan BNI diwujudkan melalui pembangunan Huntara di Kabupaten Aceh Tamiang.

    Pada tahap awal, dari total 600 unit Hunian Danantara yang dibangun di wilayah tersebut, BNI berkontribusi sekitar 20 persen atau sebanyak 120 unit hunian. Pembangunan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat terdampak.

    Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama jajaran pimpinan Danantara Indonesia, yakni CEO Rosan Roeslani, COO Dony Oskaria, serta Managing Director Stakeholder Management Rohan Hafas, meninjau langsung kesiapan hunian tersebut pada Kamis, 1 Januari 2026.

    Peninjauan turut dihadiri pimpinan BUMN yang terlibat dalam pembangunan Hunian Danantara, termasuk Direktur Information Technology BNI Toto Prasetio.

    Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa percepatan pembangunan Huntara merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi dan membantu rakyat yang terdampak bencana. Ia menekankan pentingnya sinergi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia agar penanganan pascabencana dapat berjalan cepat, efektif, dan terintegrasi.

    Presiden juga mengapresiasi pembangunan hunian yang dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memastikan masyarakat terdampak segera memperoleh tempat tinggal yang layak.

    Selain hunian, Presiden Prabowo turut menekankan percepatan pemulihan layanan dasar, seperti sekolah, puskesmas, dan rumah sakit.

    “Saya juga minta perhatian bahwa kalau bisa sekolah-sekolah juga diperhatikan, sama puskesmas dan rumah sakit supaya bisa berfungsi secepatnya kembali,” tegas Presiden Prabowo.

    Sebelumnya, CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani melaporkan bahwa pembangunan Hunian Danantara di Aceh Tamiang telah memasuki tahap akhir dan siap diserahterimakan kepada pemerintah daerah. Penyerahan tahap pertama sebanyak 600 unit hunian dijadwalkan pada 8 Januari 2026.

    Selain unit rumah, kawasan Hunian Danantara juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, antara lain taman bermain, jaringan WiFi, musala, fasilitas umum, serta sistem sanitasi dan kamar mandi yang memadai.

    “Target pembangunan Hunian Danantara di Aceh Tamiang telah ditetapkan sejak awal. Capaian hingga 1 Januari 2026 menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak, meskipun dilaksanakan dalam kondisi yang tidak mudah,” ujar Rosan.

    Ia menambahkan, dalam tiga bulan ke depan, Danantara menargetkan penyelesaian total 15.000 unit Hunian Danantara, dengan rincian sekitar 12.000 unit di Aceh, 2.000 unit di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah, serta 500 unit di Sumatra Barat.

    Sementara itu, COO Danantara Indonesia Dony Oskaria menyoroti disiplin eksekusi dan intensitas kerja tinggi BUMN dalam mengejar target waktu yang ketat.

    “Pembangunan Hunian Danantara dilakukan dalam waktu yang sangat terbatas. BUMN bekerja paralel, mulai dari konstruksi, pengadaan material, hingga pengawasan mutu, agar target dapat tercapai sebelum awal tahun,” jelas Dony.

    Terpisah, Direktur Information Technology BNI Toto Prasetio mengatakan keterlibatan BNI dalam pembangunan Huntara merupakan bagian dari komitmen perseroan untuk mendukung percepatan penanganan pascabencana.

    “Kontribusi BNI merupakan bagian dari sinergi Keluarga Besar BUMN melalui program BUMN Peduli Satu Hati untuk Sumatera di bawah koordinasi Danantara Indonesia, agar bantuan kemanusiaan tersalurkan secara cepat, terukur, dan tepat sasaran,” kata Toto.

    Pembangunan Hunian Danantara di Aceh Tamiang dilaksanakan melalui kolaborasi BUMN Karya yang dikoordinasikan oleh PT Hutama Karya (Persero) sebagai koordinator pelaksana. Lokasi pembangunan berada di Jalan Banda Aceh–Medan, Kebun Tanjung Seumantoh, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.

    Ke depan, BNI menegaskan akan terus melakukan pendampingan dalam proses pembangunan dan pemulihan pascabencana, guna memastikan rehabilitasi berjalan terintegrasi, berkelanjutan, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak.

  • REI Peduli Bencana Sumatra, Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE — Program REI Peduli menyalurkan bantuan tahap awal bagi korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatra, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Bantuan kemanusiaan tersebut disalurkan melalui Dewan Pengurus Daerah (DPD) Realestat Indonesia (REI) di masing-masing provinsi terdampak.

    Ketua Umum REI Joko Suranto menyampaikan, dana bantuan yang berhasil dihimpun mencapai Rp374 juta. Dana tersebut merupakan wujud solidaritas dan kepedulian seluruh keluarga besar REI terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

    “Dana yang terkumpul ini adalah bentuk empati REI kepada saudara-saudara kita yang tengah menghadapi musibah banjir bandang dan longsor. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban,” ujar Joko dalam keterangan pers, Selasa (30/12/2025).

    Wakil Wali Kota Padang Maigis Nasir saat menerima bantuan REI secara simbolis. foto: Oki Baren/REI

    Bantuan tersebut dihimpun dari seluruh DPD REI se-Indonesia dan disalurkan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan di wilayah terdampak. Joko menambahkan, musibah yang terjadi di ketiga provinsi tersebut menjadi keprihatinan bersama karena telah merusak permukiman dan sendi kehidupan masyarakat.

    Di Provinsi Sumatra Barat, penyaluran bantuan menjangkau lima daerah, yakni Kota Padang, Kabupaten Solok, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kabupaten Agam. Ketua DPD REI Sumatra Barat Viona menjelaskan, jenis bantuan yang diberikan di setiap daerah disesuaikan dengan kebutuhan para korban dan telah mulai disalurkan sejak Rabu (17/12/2025).

    Di Kota Padang dan Kabupaten Agam, bantuan yang disalurkan antara lain air minum kemasan lima liter, perlengkapan mandi, pakaian dalam, selimut, serta kain sarung. Sementara itu, di Kabupaten Padang Pariaman dan Pasaman Barat, bantuan difokuskan pada kebutuhan pokok berupa beras, minyak goreng, sarden kaleng, telur ayam, mi instan, dan roti. Khusus di Kabupaten Solok, REI juga menyalurkan bantuan tunai untuk membantu kebutuhan pendidikan anak-anak korban yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.

    Untuk wilayah Aceh, bantuan disalurkan ke empat titik terdampak, yaitu Kabupaten Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, dan Bener Meriah. Ketua DPD REI Aceh Zulkifli HM Juned mengatakan, bantuan yang diberikan meliputi sembako, perlengkapan ibadah, handuk, serta pakaian dalam.

    “Dari bantuan yang diterima melalui DPP REI, kami telah menyalurkan ke Aceh Timur dan Aceh Tamiang pada 22 Desember 2025. Sementara untuk Aceh Tengah dan Bener Meriah masih menunggu koordinasi lanjutan dengan pemerintah daerah setempat,” ujarnya.

    Sementara itu, di Sumatra Utara, bantuan difokuskan ke wilayah Tapanuli Tengah yang terdampak banjir bandang dan longsor. Penyaluran bantuan dikoordinasikan melalui Komisariat REI Tapanuli Tengah yang juga bertanggung jawab mengelola dapur umum serta menjangkau wilayah yang masih terisolasi akibat rusaknya infrastruktur.

    Ketua DPD REI Sumatra Utara Rakutta Karo-karo menyampaikan, distribusi bantuan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi lapangan yang masih sulit dijangkau. “Kami berupaya memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan, termasuk daerah yang masih terisolasi,” katanya.

    Langkah REI Peduli mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Ketua Komisariat REI Tapanuli Tengah Erikson Maharaja menyebut bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat terdampak.

    “Bantuan ini ibarat air di tengah kekeringan, sangat dibutuhkan oleh masyarakat Tapanuli Tengah,” ujarnya.

    Apresiasi juga disampaikan Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir yang menyampaikan terima kasih atas kepedulian REI seluruh Indonesia terhadap warga Kota Padang yang terdampak bencana. Hal senada disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Aceh Timur Darmawan M. Ali yang menilai bantuan REI sangat membantu meringankan beban para korban bencana.

  • Sinar Mas Land Borong Gold & Platinum di ICA–ISDA 2025 lewat Program Pertanian, Lingkungan, dan Budaya Lokal

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE  – Komitmen Sinar Mas Land dalam menjalankan program tanggung jawab sosial berkelanjutan kembali mendapat pengakuan nasional. Melalui PT Bumi Serpong Damai Tbk, Sinar Mas Land sukses meraih tiga penghargaan prestisius pada ajang Indonesia CSR Awards (ICA) dan Indonesia’s SDGs Awards (ISDA) 2025.

    Dalam gelaran tersebut, Sinar Mas Land memboyong penghargaan kategori Platinum dan Gold melalui tiga program unggulan, yakni Program Kemitraan Pertanian Lokal – Pemberdayaan Petani Rumpin Bogor (Platinum/Indonesia CSR Awards), Program SELARAS Ecosystem (Platinum/Indonesia’s SDGs Awards), serta Program Kampung Dolanan Khatulistiwa (KADO KITA) yang meraih Gold pada Indonesia’s SDGs Awards 2025.

    Penghargaan diserahkan oleh Corporate Forum for CSR Development (CFCD) bekerja sama dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, dan diterima langsung oleh Vice President CSR Sinar Mas Land Adhityo Galih Priyambodo bersama Assistant Vice President CSR Teguh Azmi Pamungkas pada Malam Anugerah ICA dan ISDA 2025 di Gedung Bidakara, Jakarta, 17 Desember 2025.

    Ajang ICA dan ISDA merupakan penghargaan tahunan berskala nasional yang mengapresiasi perusahaan atas implementasi CSR yang terstruktur, terukur, dan berkelanjutan. Penilaian Indonesia CSR Awards mengacu pada kesesuaian program dengan standar ISO 26000, sementara Indonesia’s SDGs Awards menilai kontribusi program terhadap 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang dicanangkan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

    Managing Director President Office Sinar Mas Land, Dony Martadisata, menyampaikan bahwa raihan penghargaan ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak sosial yang nyata dan berkelanjutan. Menurutnya, program-program CSR Sinar Mas Land dirancang tidak hanya sebagai aktivitas sosial, tetapi sebagai upaya membangun ekosistem pemberdayaan ekonomi, pelestarian lingkungan, serta penguatan nilai sosial di masyarakat.

    Melalui Program Kemitraan Pertanian Lokal di Rumpin, Bogor, Sinar Mas Land mendorong ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani dengan menerapkan prinsip pertanian ramah lingkungan. Program ini memanfaatkan lahan seluas 166 hektare melalui skema pinjam pakai lahan secara gratis, disertai pelatihan dan pendampingan mulai dari budidaya hortikultura, penguatan Kelompok Usaha Tani, pengendalian organisme pengganggu tanaman, hingga produksi pupuk organik dan penyulingan serai wangi. Sejak 2022 hingga 2025, sebanyak 317 petani lokal telah bergabung dan merasakan dampak ekonomi positif dari program tersebut.

    Sementara itu, Program Kampung Dolanan Khatulistiwa (KADO KITA) dikembangkan sebagai kampung wisata edukatif yang mengusung pelestarian permainan tradisional anak. Berkolaborasi dengan masyarakat Kampung Dadap Barat, Kelurahan Rawa Buntu, program ini bertujuan mengurangi ketergantungan anak terhadap gawai sekaligus menghidupkan kembali nilai budaya lokal melalui aktivitas wisata berbasis edukasi.

    Adapun Program SELARAS Ecosystem atau Sentra Edukasi Kelola Lingkungan Bersih dan Asri merupakan inisiatif pengelolaan lingkungan terpadu yang berfokus pada edukasi dan pengolahan sampah mandiri berbasis ekonomi sirkular. Program ini berlokasi di Kampung Cicayur, Desa Pagedangan, Kabupaten Tangerang, dan menjadi contoh pengelolaan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat.

    Ke depan, Sinar Mas Land menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna menciptakan nilai bersama dan berkontribusi aktif dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

  • BSD City Mantapkan Diri sebagai “Kota Para Pelari”, Ekosistem Lari Terus Tumbuh Pesat

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE – Dalam empat tahun terakhir, olahraga lari berkembang menjadi salah satu gaya hidup paling populer di Indonesia. Data GoodStats.id mencatat lonjakan signifikan, dari hanya 88 event lari pada 2021 menjadi lebih dari 600 event pada 2025, dengan jumlah pelari yang mencapai 242.000 orang per Mei 2025.

    Tren pertumbuhan itu turut mendorong kawasan BSD City menjadi salah satu pusat aktivitas lari terbesar di Tanah Air. Sebagai mega township, BSD City memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat posisinya sebagai Kotanya Para Pelari melalui pembangunan infrastruktur, ruang publik, dan fasilitas olahraga yang nyaman, aman, serta berkelanjutan.

    Dengan lingkungan hijau dan tata kota berpola pedestrian-friendly, BSD City kini memiliki lebih dari 10 jogging track di berbagai kawasan—mulai dari Green Office Park, Vanya Park, QBig, Mozia Loop, hingga Serbaraja Toll Park dan Wonder Alley di BSD Barat, serta Bukit Golf dan The Savia di BSD Timur. Jalur sepeda dan pedestrian walkway yang lebar juga menjadikan kawasan ini ideal untuk pejalan kaki, pelari pemula, hingga pelari profesional.

    Ratusan anggota komunitas lari berkumpul setiap minggu, menciptakan suasana dan budaya olahraga yang semakin kuat.

    Jumlah Event Lari dan Peserta Terus Meningkat

    Menurut Chief of Corporate Sales & Marketing Sinar Mas Land, Dian Asmahani, BSD City telah menjadi tuan rumah berbagai event lari berskala lokal hingga nasional selama delapan tahun terakhir.

    “Hingga November 2025, sudah digelar 31 event lari dengan total 120.000 peserta di BSD City—naik hampir 40% dari tahun 2024. Ini bukti bahwa BSD City tumbuh sebagai kota yang selalu hidup, di mana olahraga dan kehidupan masyarakat berkembang bersama,” jelasnya.

    Dian menegaskan bahwa BSD City tidak hanya dibangun sebagai tempat tinggal, tetapi sebagai kota modern yang mendukung gaya hidup aktif dan berkelanjutan.

    Founder Komunitas Lari Semangat Pagi (@smpg.cc), Hendra Thio, mengungkapkan bahwa ekosistem lari di BSD City sangat mendukung berbagai level pelari.

    “Variasi trek sangat memadai untuk easy run, tempo run, hingga speed workout. Meeting point-nya juga strategis, ada ruang untuk cool down dan recovery. Ini bukan hanya soal performa, tapi tentang membangun budaya lari yang inklusif dan konsisten,” ujarnya.

    Di mata penyelenggara event, BSD City dianggap sebagai lokasi yang ideal. Direktur IdeaRun Race Management, Safrita Aryana, menyebut dinamika positif ini sebagai alasan banyak event kembali digelar setiap tahun.

    “Atmosfernya nyaman, partisipasi terus tumbuh, infrastruktur modern, dan akomodasi lengkap. Koordinasi dengan tim Sinar Mas Land juga selalu cepat dan solutif. Itu sebabnya kami kembali memilih BSD City sebagai venue setiap tahun,” katanya.

    Event-event besar seperti BFI Run dan JCO Run bahkan telah berlangsung konsisten hingga delapan tahun berturut-turut di kawasan ini.

  • Menteri PKP Ajak Media Perkuat Sosialisasi Program 3 Juta Rumah di HUT ke-40 Bisnis Indonesia Group

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan pentingnya peran media dalam mendukung sosialisasi dan keberhasilan Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, media merupakan mitra strategis pemerintah dalam memperluas informasi kebijakan perumahan kepada masyarakat.

    “Kami ucapkan selamat HUT ke-40 tahun Bisnis Indonesia Group. Di zaman sekarang tidak mudah menjadi media bisnis yang tetap bertahan, relevan, dan mendukung Program 3 Juta Rumah bagi masyarakat,” ujar Menteri PKP Maruarar Sirait saat menjadi pembicara dalam Bisnis Indonesia Group (BIG) Conference 2025 bertema ‘Menggapai Asa Program 3 Juta Rumah’ di Raffles Hotel Jakarta, Senin (8/12/2025).

    Dalam kesempatan tersebut, Menteri PKP memberikan apresiasi kepada Bisnis Indonesia Group yang tetap konsisten menjadi media bisnis yang kredibel di tengah tantangan industri media. Ia menilai keberlangsungan media yang kuat sangat dibutuhkan untuk menjaga kualitas informasi publik, khususnya terkait pembangunan perumahan.

    Menteri PKP juga memaparkan 11 langkah strategis yang telah dilakukan Kementerian PKP bersama ekosistem perumahan, pelaku usaha, serta mitra lintas kementerian/lembaga dalam mendukung program pembangunan rumah rakyat. Langkah-langkah tersebut meliputi:

    1. BPHTB Gratis bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)

    2. PBG Gratis bagi MBR

    3. Insentif PPN Ditanggung Pemerintah hingga 2026

    4. Pelonggaran GWM BI dan penguatan FLPP

    5. BSPS Swasta

    6. Kredit Program Perumahan

    7. FLPP Swasta

    8. Akad Massal KPR FLPP terbesar: 26.000 unit, dengan target Desember 50.000 unit

    9. Pembiayaan Mikro Perumahan untuk melawan rentenir bersama PNM dan SMF

    10. Efisiensi BSPS hingga 6% melalui mekanisme pemilihan toko terbuka

    11. Penguatan kolaborasi ekosistem perumahan untuk percepatan pembangunan

    “Kita bukan hanya membangun dan merenovasi rumah, tapi juga memberdayakan dan memanusiakan para penghuninya,” tegas Menteri PKP.

    Belasan Ribu Rumah Dibangun Tanpa Anggaran Negara

    Menteri Ara mengungkapkan hingga saat ini telah terbangun belasan ribu rumah melalui model kolaborasi dan gotong royong bersama dunia usaha, tanpa menggunakan dana APBN. Model ini diyakini mampu mempercepat penyediaan hunian layak sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat di sekitarnya.

    “Jadi tidak hanya membangun dan merenovasi rumah, tapi ekonominya berkembang. Kita harus membangun ekonominya juga, khususnya ekonomi kreatif,” ujarnya.

    Ia menambahkan bahwa partisipasi dunia usaha dan masyarakat merupakan langkah konkret menuju kedaulatan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan melalui penyediaan hunian yang layak.

    Ajak Wartawan Miliki Rumah Layak Huni

    Menteri PKP juga mengajak para jurnalis untuk turut memanfaatkan berbagai fasilitas pembiayaan perumahan yang tersedia.

    “Kami juga mengajak para wartawan yang bekerja di media untuk bisa memiliki rumah layak huni sesuai kriteria yang berlaku,” katanya.

  • 28 Proyek Properti Peraih FIABCI Indonesia–REI Excellence Award 2025, Siap Melaju ke Kancah Global

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE — FIABCI Indonesia–REI Excellence Award 2025 resmi menetapkan 28 proyek properti terbaik nasional sebagai pemenang. Deretan proyek tersebut berasal dari berbagai kategori pengembangan dan dinilai unggul dari sisi inovasi, kualitas desain, keberlanjutan, fungsi sosial, hingga dampak lingkungan.

    Para pemenang akan mewakili Indonesia pada ajang internasional FIABCI Prix d’Excellence Award 2026 yang akan diselenggarakan di Austria pada Juni mendatang.

    Penghargaan ini digelar melalui kolaborasi FIABCI Indonesia dan Realestat Indonesia (REI) sebagai bagian dari rangkaian Rakernas REI 2025 yang berlangsung pada 3–4 Desember 2025 di Ancol, Jakarta.

    Penghargaan Properti Bergengsi Nasional Jadi Tolak Ukur Kualitas

    Ketua Umum REI, Joko Suranto, menegaskan bahwa sektor properti memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Industri ini berhubungan dengan lebih dari 185 sektor turunan dan menjadi kunci akselerasi pembangunan rumah rakyat melalui program pemerintah.

    “Kita memasuki fase kebijakan baru dengan tantangan dan peluang yang besar. REI tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus memimpin pengembangan properti nasional dari sisi tata kelola, pembiayaan, hingga pemasaran,” ujarnya saat malam penganugerahan di Ecovention Ancol, Rabu (3/12/2025).

    Joko menambahkan bahwa penghargaan ini bukan seremoni belaka, tetapi bagian dari komitmen peningkatan standar kualitas proyek anggota REI di seluruh Indonesia.

    FIABCI Award Dorong Standar Baru Properti Indonesia

    Ketua Panitia FIABCI–REI Excellence Award 2025, Doddy A. Tjahjadi, menyatakan bahwa proses penilaian dilakukan menggunakan standar internasional. Kriteria mencakup inovasi desain, keberlanjutan (sustainability), efektivitas fungsi bangunan, nilai investasi, dan dampak sosial terhadap masyarakat.

    Ia menilai geliat industri properti Indonesia semakin positif, terutama dengan meningkatnya pemahaman pengembang terhadap aspek green building, efisiensi energi, dan tata lanskap berkelanjutan.

    “Para pemenang adalah contoh terbaik bagaimana properti Indonesia terus berkembang mengikuti standar global,” kata Doddy.

    12 Rumah Subsidi Terbaik Juga Raih Penghargaan

    Selain kategori komersial, ajang ini juga memberikan penghargaan kepada 12 perumahan subsidi terbaik yang dikembangkan oleh anggota REI. Penghargaan dibagi dalam tiga kategori: Platinum, Gold, dan Silver.

    Ketua Dewan Juri kategori Rumah Subsidi, Maria Nelly Suryani, menyebut semua pemenang telah melalui proses penilaian ketat terkait legalitas, perencanaan siteplan, kualitas bangunan, dan kelayakan lingkungan.

    “Penghargaan ini menjadi benchmark kualitas perumahan subsidi Indonesia. Harapannya, kualitas rumah MBR semakin terjaga dan setara dengan standar nasional,” ujarnya.

    DPD REI Terbaik Dapat Penghargaan Perdana

    Untuk pertama kalinya, FIABCI–REI Excellence Award juga memberikan apresiasi kepada Dewan Pengurus Daerah (DPD) REI berprestasi. Tiga kategori penilaiannya adalah:

    • Penyerapan FLPP terbesar: Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan

    • Proporsi rumah subsidi tertinggi: Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Kepulauan Riau

    • Pertumbuhan jumlah anggota tertinggi: NTT, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara

    Maria berharap apresiasi ini memperkuat peran DPD dalam meningkatkan kualitas pengembang di daerah.

    Penguatan Standardisasi Properti Nasional

    Dengan semakin ketatnya standar penilaian, FIABCI Indonesia–REI Excellence Award 2025 dinilai sebagai platform penting untuk mendorong daya saing properti Indonesia di pasar domestik maupun global.

    Ajang ini juga menjadi indikator bahwa industri properti sedang bergerak menuju kualitas yang lebih berorientasi keberlanjutan, inovasi, dan kebermanfaatan sosial.

  • Summarecon Rayakan 50 Tahun dengan Rekor 16 Penghargaan Bergengsi

    JAKARTA, KORIDOR.ONLINE  — Menjelang perayaan ulang tahun ke-50, PT Summarecon Agung Tbk kembali mencatat tonggak sejarah baru dengan meraih 16 penghargaan pada ajang The 11th PropertyGuru Indonesia Property Awards 2025. Salah satu momen paling prestisius dalam penyelenggaraan tahun ini adalah dianugerahkannya Lifetime Achievement Award kepada Soetjipto Nagaria, pendiri Summarecon, sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi fundamentalnya dalam menghadirkan konsep township terpadu di Indonesia selama lima dekade.

    Ajang penghargaan yang berlangsung di The Ritz-Carlton, Pacific Place Jakarta, Jumat (21/11), menjadi penegasan atas warisan gagasan dan kiprah Soetjipto Nagaria dalam mengembangkan kawasan hunian dan komersial berskala kota. Konsep tersebut tidak hanya mengubah wajah properti nasional, tetapi juga menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi dan komunitas lintas generasi.

    President Director Summarecon, Adrianto P. Adhi menerima penghargaan PropertyGuru Indonesia Property Awards untuk Summarecon sebagai Best Developer dari Chairperson PropertyGuru Indonesia Property Awards dan Managing Director PTI Architects, Doddy Tjahjadi.

    “Penghargaan ini terasa sangat spesial karena bertepatan dengan 50 tahun perjalanan Summarecon. Lifetime Achievement Award ini bukan hanya penghormatan bagi saya, tetapi untuk seluruh keluarga besar Summarecon yang telah bekerja dengan dedikasi. Pengakuan ini sekaligus menjadi pengingat agar kami tetap konsisten memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia,” ujar Soetjipto Nagaria dalam sambutannya.

    Selain penghargaan personal tersebut, Summarecon juga ditetapkan sebagai Best Developer tahun ini—gelar yang semakin mengukuhkan posisi perusahaan sebagai pionir sekaligus pemimpin pasar dalam pengembangan kota terpadu di Indonesia.

    Raihan 16 penghargaan tersebut menggambarkan capaian strategis Summarecon selama 50 tahun dalam membangun dan mengelola berbagai township, seperti Summarecon Kelapa Gading, Serpong, Bekasi, Bandung, Emerald Karawang, Bogor, Mutiara Makassar, Crown Gading, hingga Summarecon Tangerang yang baru dikembangkan.

    “Ini merupakan pencapaian berharga jelang ulang tahun ke-50 Summarecon dan menjadi bukti nyata kerja keras seluruh Summareconers. Kami berkomitmen terus menghadirkan karya yang memberikan manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat,” ungkap Adrianto P. Adhi, President Director Summarecon.

    Ketua Penyelenggara PropertyGuru Indonesia Property Awards 2025, Doddy A. Tjahjadi, turut memberikan apresiasi terhadap kualitas dan keragaman karya para nominasi dan pemenang tahun ini. Menurutnya, lini proyek yang dinilai—mulai dari mega township, hunian terjangkau, hingga segmen ultra-premium—menunjukkan arah industri properti nasional yang semakin matang dan berdaya saing.

    “Prestasi seluruh penerima penghargaan tahun ini menjadi refleksi optimisme bahwa sektor properti Indonesia memiliki masa depan yang dinamis dan penuh peluang,” ujarnya.

    Ajang penghargaan tersebut merupakan bagian dari rangkaian PropertyGuru Asia Property Awards yang kini memasuki edisi ke-20 dengan ekspansi ke berbagai negara di Asia Pasifik serta Timur Tengah.

    Berikut daftar lengkap penghargaan yang diraih Summarecon:

    Penghargaan Individual

    • Lifetime Achievement Award
      Soetjipto Nagaria – Founder Summarecon

    Development Awards

    • Best Developer — Winner

    • Best Township Development (Greater Indonesia) — Summarecon Bandung

    • Best Township Development (Greater Jakarta) — Summarecon Serpong

    • Best Eco Friendly Commercial Development — Teras Lakon at Summarecon Serpong

    • Best Luxury Housing Development (Greater Jakarta) — Ardea at Summarecon Serpong

    • Best High End Housing Development (Greater Jakarta) — Highly Commended: Bellefont East at Summarecon Serpong

    • Best Mid End Housing Development (Greater Jakarta) — Vanica Residence at Summarecon Crown Gading

    • Best Mid End Housing Development (Greater Indonesia) — Onyx Residence at Summarecon Mutiara Makassar

    • Best Affordable Housing Development (Greater Indonesia) — Sevanti at Summarecon Karawang

    • Best Lifestyle Housing Development — Highly Commended: Louise at Summarecon Serpong

    • Best Nature Integrated Development — The Hood at Summarecon Serpong

    Design Awards
    • Best Township Masterplan Design — Highly Commended: Summarecon Tangerang

    • Best Luxury Housing Architectural Design — Xandari at Summarecon Bandung

    • Best High End Housing Architectural Design — Highly Commended: The Morizen at Summarecon Mutiara Makassar

    • Best Sales Gallery Architectural Design — Summarecon Bogor

    • Best Luxury Housing Interior Design — Xandari at Summarecon Bandung

    • Best Luxury Housing Interior Design — Highly Commended: Ardea at Summarecon Serpong

    Dengan pencapaian ini, Summarecon memperkuat posisinya sebagai salah satu pengembang nasional yang konsisten menghadirkan ekosistem hunian terpadu, berkelanjutan, dan relevan bagi perkembangan kota modern.

Back to top button