HeadlineProyek

Keren…. Ini Rumah Inovatif New Normal Ciputra Group

SEMARANG , KORIDOR – Pademi Covid-19 yang berkepanjangan ternyata tidak membuat industri properti “mati gaya”. Di Indonesia kini memasuki masa New Normal atau tatanan hidup kenormalan baru, ternyata memberi inspirasi para pelaku pembangunan (develepor) untuk melahirkan produk-produk yang tepat dan sesuai kebutuhan jaman kenormalan baru.

Era New Normal menyarankan keluarga sebaiknya lebih banyak di rumah. Karena itu dibutuhkan sebuah produk rumah yang adaptif (sesuai keadaan), di mana seluruh aktivitas termasuk bisnis keluarga dapat dilakukan dengan nyaman di rumah.

Menangkap peluang itu, Ciputra Group melalui anak perusahaannya, CitraLand BSB City, Semarang di bulan Juni ini merilis produk rumah tipe baru yang merupakan hasil pengembangan desain dari rumah tipe 60 dan 70 (luas bangunan) di Cluster ForestHill.

Associate Director Grup Ciputra Johan Giam menyatakan, rumah tipe baru CitraLand BSB City ini didesain untuk memberikan keleluasaan dan memaksimalkan fungsi ruang bagi para penghuni, agar tetap dapat berkarya walaupun berada di rumah.

“Kita harus mengambil hikmah dari pandemi Covid-19, yaitu merubah pola hidup ke pola hidup yang lebih sehat. Atas dasar itu, kami menawarkan konsep hunian baru yang mendukung itu, dimana seluruh anggota keluarga dapat berkarya dan lebih produktif,” kata Johan, beberapa waktu lalu, di Jakarta.

Tipe baru ini, kata Johan, mengakomodir sekaligus sebagai problem solving atas kondisi New Normal dengan jargon “Stay More at Home” dan “Work From Home” (WFH). Stay more  at home menyangkut anggota keluarga (ayah, ibu, dan anak). Mereka tidak lagi harus bekerja dan belajar di luar rumah, karena di rumah mereka bisa melakukannya dengan bersahaja.

Dept Head Planning CitraLand BSB City, Dessaf Setia Permana mengatakan, rumah ini tidak terlalu besar, tapi memiliki ruang-ruang sangat fungsional. Di dalamnya terdapat function room yang bisa dipakai ayah WFH. Dan di sisi lain juga dapat digunakan anak belajar secara online di rumah.

| Baca Juga:   Tol Sepanjang 12,986 Km Siap Dukung Libur Natal dan Tahun Baru

“Tidak hanya ayah dan anak, seorang ibu  pun bisa sangat produktif dari rumah. Di rumah tipe baru ini, kami fasilitasi dapur dengan nuansa tongkrongan cafe dengan konsep Alfresco dining. Dapur bisa direct ke area makan yang semi outdoor. Jadi nuansanya kita rubah. Semua aktifitas masak dapat dilakukan,” jelas Dessaf.

Tidak hanya itu, di halaman belakang ada space door untuk kegiatan olahraga keluarga, juga dapat digunakan untuk memproduksi content-content kreatif  untuk konsumsi media sosial, atau digunakan sebagai urban farming. Sedangkan di halaman depan disediakan food traffic. Ada satu jalur khusus untuk GoFood, GrabFood, dan paket online lainnya.

Dessaf menambahkan,  rumah tipe inovasi di masa New Normal ini ditawarkan dalam 2 tipe, 60/120 dan 70/135 (LB/LT) atau tipe Richmore dalam jumlah terbatas. Harga tidak beda dengan tipe awal, tapi benefit-nya lebih banyak. Harga mulai Rp800 jutaan sampai Rp1 miliaran dengan pola pembayaran Tunai. Sedangkan untuk pembayaran KPR dan Cash Bertahap kami juga memberikan Fasilitas Pola Bayar sehingga konsumen bisa memilih opsi cara bayar  dengan uang muka bisa diangsur

“Segmen yang paling tepat untuk produk ini adalah para profesional/keluarga muda kreatif dan produktif yang pekerjaan dan aktivitasnya dapat dilakukan dari rumah.  Dengan fasilitas rumahnya didesain seperti itu, mereka bisa produktif dari rumah, terutama orang-orang yang punya keahlian, dan memang sebenarnya mereka tidak butuh kantor dalam pengertian konvensional,” ungkap Dessaf.

CitraLand BSB City kawasan di atas perbukitan yang berpadu dengan alam dengan ketinggian 200 meter di atas permukaan laut. Dikembangkan oleh Ciputra Group sejak 2013 di atas lahan seluas 100 hektare berskala kota mandiri, merupakan kawasan hunian terpadu yang mengintegrasikan fungsi hunian, komersial, dan berbagai fasilitas kota.  Segmentasi  terbagi atas segmen millennial segabai the first buyer, hingga segmen pasar menengah atas.

| Baca Juga:   Sektor Perumahan Diyakini Mampu Dongkrak PEN

Penulis: Erlan Kallo

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button