Infrastruktur

Pengembang Properti Salurkan Bantuan Untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

Pemkab Lumajang Berharap Pengembang Ikut Andil Dalam Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana

LUMAJANG,KORIDOR—Developer Lintas Asosiasi menyalurkan bantuan sebesar Rp 15,2 juta untuk korban erupsi Semeru. Bantuan langsung diterima secara simbolis oleh Indah Amperawati, Wakil Bupati Kabupaten Lumajang. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Risma Gandhi,  Ketua Umum Srikandi Pengusaha  Properti Indonesia (Srideppi) didampingi oleh Sanjaya & Ruth (Apersi Lumajang) di Pendopo Kantor Bupati Lumajang, Sabtu, 11 Desember 2021.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Ketua BazNas Lumajang H. Atok Hasan Sanusi, Yoyok Himawan & istri (PT. Rizkia Anugrah Pratama), Hj. Lintin (Srideppi wilayah Papua), Henny Suharyati (Srideppi wilayah Surabaya), Dewi Sri Mulyati (Srideppi Jabar.)

Indah Amperawati, Wakil Bupati Kabupaten Lumajang pada kesempatan itu mengucapkan terimakasih atas bantuan materil dan moril dari para pengembang. Ia berharap mengingat luasnya wilayah terdampak dan banyaknya jumlah korban, maka para pengusaha properti juga bisa ikut andil membantu masyarakat.

“Ke depan kami akan fokus pada program-program pemulihan. Khususnya pemulihan ekonomi, pendidikan bagi anak-anak korban bencana, hingga program bantuan rumah layak huni. Mudahan-mudahan teman-teman pengembang bisa ikut andil di dalamnya,” pinta Indah.

Risma Gandhi mewakilli para donator menyampaikan duka yang mendalam dan bela sungkawa kepada para korban yang terdampak erupsi Gunung Semeru.

“Dan hari ini mewakili teman-teman developer lintas asosiasi menyalurkan seluruh donasi yang kami kumpulkan sejak minggu lalu. Update sementara hingga kemaren, (Sabtu,11/12, red) terkumpul dana lebih dari 16,8 juta. Sesuai arahan pemerintah Lumajang, sebanyak Rp 15,25 juta sudah kami salurkan ke rekening Baznas. Sisanya kami berikan dalam bentuk bingkisan kepada anak-anak yang mengikuti program healing,” tambah Direktur Utama Jurnal Properti Indonesia tersebut.

Risma menyebut, donasi yang dikumpulkan baru bersifat pribadi dari teman-teman pengembang dan bersifat dadakan. Pascabencana sebagai pengembang tentunya juga menaruh perhatian pada rumah-rumah yang rusak, baik rusak berat, sedang dan ringan.

| Baca Juga:   Realisasi Anggaran Belanja Infrastruktur Kementerian PUPR Capai 68 %

“Kita akan coba menghimpun pengembang lain, membantu pemerintah dalam program recovery. Karena kalau bersama-sama tentu akan sangat meringankan. Itu juga masukan dari wakil bupati soal peran serta developer dalam pembangunan relokasi korban bencana semeru pasca bencana ke depan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Atok Hasan Sanusi , Ketua Baznas Kabupaten Lumajang yang menerima dana mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas kepedulian para pengembang. Baznas lanjutnya masih terus siap siaga untuk melayani masyarakat terdampak. Asesmen juga dilakukan dalam mempersiapkan penyaluran bantuan lanjutan kepada para penyintas agar lebih luas menyentuh titik-titik lain yang sulit ditempuh dan belum tersentuh bantuan.

“Kami bangun posko-posko bagi pengungsi di sekolah-sekolah dan fasilitas umum yang lokasinya aman, sesuai arahan pihak terkait. Di sana ada pos layanan kesehatan, dan ada konselingnya juga,” ujarnya.

Informasi dari Atok, sampai Sabtu kemaren sebanyak 6.200 orang mengungsi yang tersebar di berbagai titik pengungsian di Kabupaten Lumajang dan Malang. Sebanyak 43 korban meninggal, 12 dilaporkan hilang, Kemudian 2.970 rumah rusak berat, sedang dan ringan, 33 fasilitas umum rusak di beberapa kecamatan.

Erfendi

Penulis dan penikmat informasi terkait industri properti dan turunannya dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Email: exa_lin@yahoo.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button