AktualHeadlineProyek

Mutiara Puri Harmoni 3 Bidik Karyawan Industri Cikarang

Dalam situasi ekonomi apapun, pasar rumah subsidi relatif stabil dibandingkan dengan rumah menengah atas yang sebagian besar tujuannya adalah investasi.

BEKASI, KORIDOR – Prospek pasar rumah sederhana atau rumah bersubsidi di tahun 2021 diprediksi akan meningkat tajam. Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), saat ini backlog perumahan mencapai 11,4 juta unit, dimana 80% perumahan di segmen MBR.

Umumnya permintaan rumah subsidi ini sangat tinggi di sekitar kawasan-kawasan industri. Seperti dirasakan Perumahan Mutiara Puri Harmoni 3, Cibarusah, Bekasi. Pasalnya, lokasi perumahan ini cukup strategis karena dekat dengan kawasan industri MM 2100 dan beberapa industri di wilayah Cikarang.

Menurut Hanna Hoo, Project Manager Perumahan Mutiara Puri Harmoni 3, jumlah karyawan yang diserap oleh industri-industri tersebut mencapai puluhan ribu tenaga kerja, yang semua itu membutuhkan tempat tinggal dengan harga terjangkau dan dekat dari tempat kerjanya. Mereka itulah menjadi target market Mutiara Puri Harmoni 3, yang memfokuskan pada rumah subsidi.

Untuk aksesibilitas, perumahan ini sangat strategis, sebab dilewati 2 akses tol penghubung untuk menuju lokasi MPH3, yaitu  Exit Gerbang tol Cibubur dan exit Gerbang tol Cikarang Barat, dengan waktu tempuh berkisar 30 – 45 menit sampai tujuan dengan kondisi jalan padat merayap.

Rumah Subsidi type 28/60 (Istimewa)

SBUM

Hanna Hoo mengatakan, disamping pembebasan PPN 10%, insentif atau bantuan pemerintah melalui SBUM (Subsidi Bantuan Uang Muka) juga sangat membantu dan berpengaruh dalam mengambil keputusan konsumen MBR dalam membeli rumah.

“Dengan adanya SBUM sebesar Rp4 juta, maka dapat memotong Uang Muka konsumen sehingga UM lebih ringan, terjangkau dan tidak memberatkan konsumen. Insentif SBUM ini sangat signifikan mendongkrak transaksi Mutiara Puri Harmoni 3 di awal tahun 2021. Februari hingga Maret mengalami peningkatan akad kredit sebanyak 94 unit,” kata Hanna Hoo, Selasa (13/4) di Bekasi.

| Baca Juga:   Royal Heights Apartment, Bogor Janjikan Beri Fix Income Selama 4 Tahun

Saat ini, kata Hanna Hoo, kerja sama antara pengembang (marketing) – konsumen – perbankan sangat baik. Untuk setiap transaksi mulai dari booking fee sampai pengumpulan berkas KPR (kredit Pemilikan Rumah) dengan cepat dilakukan. kelengkapan dan kebenaran data calon konsumen akan memudahkan Bank Pemberi KPR memproses KPR dan hasil Persetujuan KPR cepat keluar, sehingga konsumen dapat akad dan senang bisa mempunyai rumah sendiri

“Sekarang ini kami menjual rumah subsidi type 28/60 (LB/LT) dengan skema pembiayaan FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan), dan ditawarkan dengan harga mulai Rp158.000.000 hingga Rp168.000.000. Tahap 1 dari total 750 unit yang dibuka dan ditawarkan hingga Maret 2021 sudah terjual sebanyak 730 unit rumah. Tahun lalu saat perbankan sangat ketat menyalurkan KPR ke konsumen, hingga akhir 2020 kami berhasil mengakadkan konsumen lebih dari 600 unit rumah,” jelas Hanna Hoo.

Beberapa promo menarik yang ditawarkan konsumen, kata Hanna Hoo, antara lain: diskon uang muka,  SBUM Rp4 juta diterima di muka, free biaya admin dan proses bank, bonus tembok belakang (beli rumah type 28 serasa type 45), bonus pembatas halaman depan, dan bebas biaya proses pecah sertipikat HGB sampai Balik Nama, IMB, serta PBB sampai Balik Nama.

“Salah satu kelebihan proyek kami, adalah pembangunan rumah dilakukan oleh kontraktor in-house, Divisi Konstruksi Vista Land Group. Dengan membangun sendiri akan memudahkan dalam segi pengawasan spek sesuai standart dari Kementerian PUPR dan mutu bangunan yang pasti terjamin. Sejauh ini semua progress pembangunan lancar dan sesuai target yang sudah ditetapkan,” tegasnya

Hanna Hoo optimis, pasar rumah subsidi khususnya di Cibarusah tetap masih tinggi mengingat masih banyaknya MBR hingga hari ini yang belum mempunyai rumah tinggal sendiri. Dia berharap, pemerintah tetap memberikan relaksasi dan stimulus, juga di bidang perijinan dan persyaratan kepemilikan rumah dipermudah dan dipecepat. Sebab selama ini prosesnya cukup panjang dan kebijakan di masing-masing  daerah kadang bisa berbeda.

| Baca Juga:   Pengusaha Properti Ini Bikin Tempat Cuci Mobil Paling Wah dan Luas di Jayapura

Mutiara Puri Harmoni 3 dikembangkan dalam 2 tahap. Tahap 1 seluas 13,7 ha yang akan dibangun 1.339 unit dengan rumah sudah terbangun sebanyak 651 unit. Rencana/Target bangun  tahun 2021 sebanyak 342 unit , yang on progress bangun 141 unit. Dan target Akad 2021 sebanyak 400 unit.

Pengembangan berikutnya tahap 2 seluas 7,9 ha sedang dalam proses legalitas. Dengan demikian Total Tahap 1 dan Tahap 2, lebih dari 2000 unit yang akan dipasarkan di Perumahan Mutiara Puri Harmoni 3

Meski “judulnya” rumah subsidi, tetapi perumahan Mutiara Puri Haromoni 3 sudah dilengkapi taman bermain anak yang cukup luas, masjid dan lapangan olah raga (swadaya warga) di atas lahan Fasum/Fasos developer, jalan utama dan lingkungan yang di cor beton, water pond yang cukup luas sebagai tempat pembuangan/penampungan air agar tidak banjir.

Mutiara Puri Harhoni merupakan salah satu proyek dari Vistaland Group “Ahlinya Rumah Subsidi” dengan konsep pembangunan rumah bergaya minimalis, dengan design warna rumah yang milenial kekinian dan tetap konsisten di dalam pengembangan rumah sesuai visinya.

“Visi kami ingin “Menjadi Pengembang Yang Terpercaya, Berkualitas dan Diperhitungkan”. Karena itu, kami terus berbenah dalam meningkatkan standar mutu pelayanan dan kualitas bangunan rumah kami dengan harapan adanya kepercayaan dan kepuasan dari konsumen yang membeli dan bertransaksi di perumahan kami,” ujar Hanna Hoo.

Penulis: Reza Gantara

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button