AREA Indonesia Tegaskan Peran sebagai Pemersatu Ekosistem Properti Nasional
Kepengurusan baru berkomitmen membangun kolaborasi lintas sektor, memperkuat kompetensi SDM, dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Program 3 Juta Rumah.

JAKARTA, KORIDOR.ONLINE – AREA Indonesia menegaskan posisinya sebagai organisasi profesi yang mengedepankan kolaborasi dan sinergi dalam membangun industri properti nasional. Di bawah kepemimpinan baru hasil Musyawarah Nasional Khusus (Munasus) 2026, organisasi ini menargetkan menjadi wadah pemersatu seluruh pemangku kepentingan di sektor properti dan perumahan, bukan sebagai kompetitor bagi asosiasi yang telah lebih dahulu hadir.
Munasus yang digelar di World Capital Tower, Jakarta, pada Rabu (22/7/2026), menetapkan Indra Utama sebagai Presiden AREA Indonesia, Ruly Muliarto sebagai Sekretaris Jenderal, dan Nico Purnomo sebagai Bendahara Umum untuk masa bakti 2026–2031.
Presiden AREA Indonesia, Indra Utama, menegaskan bahwa tantangan sektor perumahan saat ini tidak dapat diselesaikan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, asosiasi profesi, pelaku usaha, lembaga pembiayaan, akademisi, media, hingga masyarakat agar pembangunan perumahan nasional berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

“AREA Indonesia hadir bukan untuk bersaing dengan organisasi pengembang, asosiasi agen properti, industri bahan bangunan, perbankan, maupun organisasi profesi lainnya. Kami ingin menjadi rumah bersama yang memperkuat sinergi seluruh ekosistem properti sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan bangsa,” ujar Indra.
Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci dalam mewujudkan industri properti yang sehat, profesional, dan memiliki daya saing tinggi. Dengan menyatukan berbagai elemen dalam satu ekosistem, AREA Indonesia ingin mendorong terciptanya produk properti yang lebih berkualitas sekaligus mendukung berbagai program strategis pemerintah di sektor perumahan.
Fokus Penguatan SDM dan Tata Kelola Industri
Pada periode kepengurusan 2026–2031, AREA Indonesia mengusung visi menjadi organisasi profesi properti dan real estat terdepan yang membangun ekosistem industri profesional, kompeten, berintegritas, serta memiliki daya saing global.
Untuk mewujudkan visi tersebut, organisasi ini menetapkan sejumlah agenda strategis, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi profesi, hingga mendorong transformasi digital di sektor properti.
AREA Indonesia juga berkomitmen memperkuat tata kelola organisasi dan bisnis yang profesional, transparan, serta berintegritas, sekaligus memperluas kerja sama nasional maupun internasional guna meningkatkan daya saing industri properti Indonesia.
Salah satu fokus utama organisasi adalah memperkuat peran Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP AREA Indonesia) sebagai pusat pengembangan kompetensi tenaga profesional yang diakui secara nasional maupun internasional.
“Ke depan, kami ingin melahirkan lebih banyak tenaga profesional yang kompeten dan tersertifikasi agar kualitas SDM di sektor properti semakin siap menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang,” kata Indra.
Dukung Program 3 Juta Rumah
AREA Indonesia juga menyatakan dukungan penuh terhadap berbagai kebijakan pemerintah, termasuk Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu prioritas nasional.
Menurut Indra, percepatan pembangunan perumahan membutuhkan keterlibatan seluruh ekosistem, mulai dari pengembang, agen properti, industri bahan bangunan, lembaga pembiayaan, perbankan, perusahaan manajemen properti, hingga kalangan akademisi dan media.
Karena itu, AREA Indonesia akan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan seluruh organisasi dan pemangku kepentingan untuk mempercepat pertumbuhan sektor properti nasional.
Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung target pembangunan perumahan yang dicanangkan pemerintah sekaligus menciptakan industri properti yang lebih sehat, kompetitif, dan berkelanjutan.
Bangun Ekosistem yang Lebih Kuat
Dengan mengusung semangat “Bersinergi Membangun Ekosistem Properti Indonesia”, AREA Indonesia optimistis dapat menjadi katalisator kolaborasi lintas sektor.
Organisasi ini menargetkan terciptanya ekosistem properti yang mampu menghasilkan sumber daya manusia unggul, tata kelola industri yang semakin profesional, serta produk perumahan yang lebih berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat.
Selain memimpin AREA Indonesia, Indra Utama juga dikenal sebagai Ketua Umum DPP ABPEDNAS Indonesia, Ketua LSP AREA Indonesia, CEO Journalist Media Network (JMN), Komisaris Utama PT Waskita Beton Precast Tbk, serta Wakil Ketua PWI Jaya Bidang Pendidikan. Sementara itu, Ruly Muliarto menjabat sebagai Wakil Sekretaris LPEU MUI Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman, sedangkan Nico Purnomo merupakan CEO Pollux Properties Group.
Kepengurusan baru AREA Indonesia juga akan diperkuat oleh sejumlah profesional dari sektor properti, keuangan, dan berbagai bidang terkait sebagai bagian dari upaya membangun organisasi yang inklusif serta mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong kemajuan industri properti nasional.



