Infrastruktur

Waskita Beton Precast Jajaki Kerja Sama dengan Mitra China dan Adhi Industri

Optimalisasi fasilitas berkapasitas 325.000 ton per tahun dibahas melalui opsi penyewaan, kerja sama operasional, hingga kemitraan strategis untuk membuka potensi pendapatan baru.

JAKARTA, KORIDOR.ONLINE – Optimalisasi aset menjadi salah satu langkah strategis PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) untuk meningkatkan produktivitas fasilitas yang dimiliki dan membuka peluang penciptaan nilai ekonomi baru. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Hunan Jiangong Concrete Co., Ltd. asal China dan PT Adhi Industri untuk menjajaki pemanfaatan Precast Plant WSBP Cibitung.

Kesepahaman ini menjadi langkah awal bagi WSBP bersama kedua mitra untuk mengeksplorasi berbagai alternatif pemanfaatan fasilitas produksi tersebut. Sejumlah skema yang tengah dijajaki meliputi penyewaan fasilitas, kerja sama operasional, hingga bentuk kemitraan strategis lainnya yang dinilai sesuai dengan kapabilitas dan kebutuhan masing-masing pihak.

Melalui penjajakan tersebut, WSBP berupaya mengoptimalkan potensi aset agar dapat dimanfaatkan secara lebih produktif sekaligus membuka peluang pendapatan berbasis aset. Pembahasan bersama para mitra diharapkan menghasilkan skema kerja sama yang tepat dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan.

H. Indra Utama, Komisaris Utama PT Waskita Beton Precast Tbk.

Hunan Jiangong Concrete Co., Ltd. merupakan perusahaan asal China yang bergerak di bidang konstruksi bangunan, infrastruktur jalan dan jembatan, serta produksi beton siap pakai. Sementara itu, PT Adhi Industri bergerak di sektor konstruksi dan industri. Keterlibatan kedua perusahaan membuka ruang penjajakan kolaborasi untuk mendukung pemanfaatan fasilitas Precast Plant WSBP Cibitung.

Kepala Divisi Corporate Secretary Waskita Beton Precast, Fandy Dewanto, mengatakan bahwa penjajakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan efektivitas pemanfaatan aset.

“Melalui kerja sama ini, Waskita Beton Precast membuka peluang optimalisasi Precast Plant WSBP Cibitung melalui berbagai skema yang dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan. Kami berharap pembahasan bersama para mitra dapat menghasilkan bentuk kerja sama yang tepat, sehingga potensi aset dapat dimanfaatkan secara lebih produktif,” ujar Fandy.

| Baca Juga:   Indra Utama Raih Anugerah FORWAPERA 2026 sebagai Tokoh Penggerak Media Perumahan dan Pemberdayaan Desa

Precast Plant WSBP Cibitung memiliki kapasitas produksi hingga 325.000 ton per tahun. Fasilitas ini mampu memproduksi beragam produk beton pracetak, antara lain PC-I Girder, Full Slab, Square Pile, dan Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP).

Sepanjang operasionalnya, fasilitas tersebut telah menyuplai produk beton pracetak untuk sejumlah proyek infrastruktur di Indonesia, termasuk Jalan Tol Batang–Semarang, Jalan Tol Bekasi–Cawang–Kampung Melayu, dan Jalan Tol Cimanggis–Cibitung, serta berbagai proyek lainnya.

Kapasitas produksi dan rekam jejak tersebut menjadi bagian dari potensi yang dapat dipertimbangkan dalam pembahasan pemanfaatan fasilitas bersama calon mitra. Dengan menjajaki berbagai alternatif skema kerja sama, WSBP berupaya membuka peluang agar aset yang dimiliki dapat memberikan manfaat ekonomi secara lebih optimal.

Optimalisasi Precast Plant WSBP Cibitung juga mencerminkan upaya perusahaan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan aset melalui kolaborasi dengan pihak eksternal. Namun, bentuk kerja sama yang akan dipilih masih bergantung pada hasil pembahasan dan kesesuaian skema dengan kebutuhan para pihak.

 

Erfendi

Penulis dan penikmat informasi terkait industri properti dan turunannya dengan pengalaman lebih dari 20 tahun. Email: exa_lin@yahoo.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button