Odoo Indonesia Perluas Kantor di BSD City, Perkuat Ekosistem Digital Hub
Odoo memperluas operasional di Biomedical Campus BSD City untuk mendukung pengembangan talenta, inovasi, dan solusi ERP bagi lebih dari 45.000 pengguna enterprise.

BSD CITY, KORIDOR.ONLINE – Indonesia semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pasar ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara. Berdasarkan laporan e-Conomy SEA 2025 yang disusun Google, Temasek, dan Bain & Company, nilai ekonomi digital Indonesia mendekati US$100 miliar atau tumbuh 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut mendorong perusahaan teknologi global memperluas investasi sekaligus memperkuat pengembangan talenta digital di dalam negeri.
Melihat besarnya potensi pasar tersebut, Odoo Indonesia, penyedia solusi Enterprise Resource Planning (ERP) asal Belgia, resmi memperluas kantor operasionalnya di Gedung Biomedical Campus, BSD City. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mengakselerasi pertumbuhan bisnis sekaligus memperkuat dukungan bagi transformasi digital perusahaan-perusahaan di Indonesia.
Sejak resmi beroperasi di Indonesia pada 2023, Odoo mencatat pertumbuhan yang signifikan. Hingga pertengahan 2026, lebih dari 45.000 pengguna enterprise telah memanfaatkan solusi ERP Odoo untuk mengintegrasikan berbagai proses bisnis. Seiring meningkatnya permintaan pasar, jumlah karyawan Odoo Indonesia juga berkembang pesat, dari hanya empat orang saat awal beroperasi menjadi lebih dari 200 profesional, dengan rencana ekspansi talenta yang lebih besar dalam beberapa tahun mendatang.

Director Odoo Indonesia, Benny Putra Sugito, mengatakan perluasan kantor merupakan langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan bisnis sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang mampu menarik dan mengembangkan talenta digital terbaik.
“Ekspansi ini mencerminkan kepercayaan ribuan perusahaan di Indonesia terhadap solusi Odoo. Kami tidak hanya membutuhkan ruang kerja yang lebih besar, tetapi juga ekosistem yang mampu mendorong kolaborasi, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia. Digital Hub BSD City menawarkan seluruh kebutuhan tersebut melalui infrastruktur modern, komunitas teknologi yang kuat, serta lingkungan bisnis yang terus berkembang,” ujarnya.
Selain memperluas kapasitas operasional, Odoo juga terus mengembangkan berbagai fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar Indonesia. Platform ini kini telah mendukung integrasi dengan berbagai marketplace seperti Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, dan Lazada, serta dilengkapi sistem payroll, perpajakan sesuai regulasi nasional, metode pembayaran lokal, hingga integrasi dengan layanan GrabFood dan GoFood.
CEO Urban Solution & Development Sinar Mas Land, Irawan Harahap, menilai ekspansi Odoo menjadi bukti meningkatnya kepercayaan perusahaan teknologi global terhadap BSD City sebagai pusat inovasi dan ekonomi digital di Indonesia.
“Kami menyambut baik ekspansi Odoo Indonesia di Biomedical Campus. Kehadiran perusahaan teknologi global seperti Odoo memperkuat ekosistem Digital Hub BSD City yang kami kembangkan sebagai pusat kolaborasi antara industri, institusi pendidikan, startup, dan talenta digital. Kami berharap langkah ini dapat mendorong lahirnya inovasi baru sekaligus memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” kata Irawan.
Odoo Indonesia merupakan bagian dari Digital Hub BSD City, kawasan yang dikembangkan Sinar Mas Land sebagai pusat inovasi sejak 2016. Ekosistem ini mempertemukan perusahaan teknologi, startup, institusi pendidikan, sektor kesehatan, hingga industri kreatif dalam satu kawasan yang terintegrasi. Seiring perkembangannya, Digital Hub kini bertransformasi menjadi business enabler yang mendukung investasi, kolaborasi lintas industri, serta pengembangan teknologi di berbagai proyek Sinar Mas Land di Indonesia.
Gedung Biomedical Campus yang menjadi lokasi kantor baru Odoo juga dirancang sebagai ruang kerja modern dan berkelanjutan. Bangunan ini telah mengantongi Greenship Gold Certificate dari Green Building Council Indonesia serta didukung konektivitas yang terintegrasi dengan berbagai jaringan jalan tol, termasuk Tol Jakarta–Serpong, Tol Serpong–Balaraja (Serbaraja), JORR 1, JORR 2, Tol Jakarta–Cikampek, dan Tol Jagorawi.
Akses menuju kawasan juga didukung layanan transportasi publik seperti BSD Link, feeder bus BSD City, serta KRL Commuter Line melalui Stasiun Cisauk di Kawasan Intermoda BSD City dan Stasiun Jatake di Kawasan Hiera. Dipadukan dengan ruang terbuka hijau, fasilitas komersial, dan komunitas teknologi yang terus berkembang, Biomedical Campus semakin memperkuat daya tarik BSD City sebagai destinasi investasi dan pusat pertumbuhan industri digital di Indonesia.



