D-HUB SEZ BSD City Perkuat Posisi sebagai Pusat Inovasi, Tarik 25 Tenant Global dan Regional
KEK ETKI Banten di BSD City mencatatkan nilai investasi baru sebesar Rp1,4 triliun, serta menciptakan 1.736 lapangan kerja.

BSD CITY, KORIDOR.ONLINE – D-HUB Special Economic Zone (SEZ), Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten di BSD City, terus memperkuat posisinya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi. Mengusung visi “The Future, Closer to Home”, kawasan ini menghadirkan ekosistem terintegrasi yang menyatukan sektor kesehatan, pendidikan, teknologi, dan ekonomi kreatif dalam satu kawasan smart city, sehingga masyarakat Indonesia dapat mengakses layanan dan institusi berstandar global tanpa harus ke luar negeri.
Dalam waktu lebih dari satu tahun beroperasi, D-HUB SEZ berhasil menarik 25 tenant global dan regional yang menjadi bagian dari pengembangan ekosistem inovasi sekaligus mempertegas daya tarik Indonesia sebagai destinasi investasi di sektor berbasis pengetahuan.
Chief Operating Officer D-HUB SEZ, Lindawaty Chandra, mengatakan kawasan ini dikembangkan bukan sekadar sebagai pusat investasi, tetapi sebagai ekosistem yang mempertemukan institusi internasional, teknologi, talenta unggul, dan peluang ekonomi dalam satu kawasan terpadu.
“D-HUB SEZ kami bangun sebagai ekosistem yang menghubungkan institusi berstandar internasional, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia. Kehadiran 25 tenant global dan regional menunjukkan besarnya potensi Indonesia sebagai pusat pertumbuhan ekonomi masa depan. Kami ingin menghadirkan layanan kesehatan, pendidikan, dan teknologi kelas dunia yang lebih mudah diakses masyarakat, sekaligus menciptakan dampak ekonomi yang nyata melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kompetensi talenta Indonesia,” ujar Lindawaty.
Hingga pertengahan 2026, ekosistem D-HUB SEZ telah menciptakan 1.736 lapangan kerja, yang menjadi kontribusi nyata kawasan terhadap pengembangan ekonomi regional maupun nasional.
Sebagai KEK pertama di Jabodetabek yang berfokus pada sektor edukasi, teknologi, dan kesehatan internasional, D-HUB SEZ menghadirkan ekosistem lintas sektor yang saling terintegrasi untuk mendukung pertumbuhan industri bernilai tambah tinggi.
Pada sektor kesehatan, kawasan ini menjadi rumah bagi berbagai institusi medis berstandar internasional, di antaranya ATOP Plastic Surgery, Alpha IVF, Morula IVF, Miracell, StemCord, Kaiser Clinic, FS Regenera, Seoul Jakarta Plastic Surgery, Genetron Health, Lifelink Clinic, dan Increase. Kehadiran para tenant tersebut memperkuat posisi D-HUB SEZ sebagai destinasi layanan kesehatan global yang menyediakan layanan fertilitas, kesehatan perempuan, stem cell, estetika, hingga penanganan kanker di dalam negeri.
Di sektor pendidikan, D-HUB SEZ menghadirkan institusi internasional seperti Monash University, BINUS ASO School of Engineering, dan Fuji Academy. Kehadiran lembaga pendidikan tersebut membuka akses terhadap pendidikan bertaraf internasional sekaligus mendorong transfer pengetahuan, peningkatan kompetensi, dan pengembangan talenta yang siap menghadapi kebutuhan industri masa depan.
Sementara itu, sektor teknologi diperkuat oleh kehadiran perusahaan seperti APG yang bergerak di bidang pusat data dan infrastruktur digital, Commsult sebagai pengembang perangkat lunak korporasi, serta One Smart Services yang mendukung implementasi teknologi smart city di BSD City.
Ekosistem kawasan juga semakin lengkap melalui sektor ekonomi kreatif dengan bergabungnya tenant seperti Social Bread dan Nex Entertainment, yang berkontribusi dalam pengembangan industri kreatif, ekonomi digital, serta pemberdayaan talenta kreatif lokal.
Sejak ditetapkan Pemerintah Republik Indonesia sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (KEK ETKI) Banten pada Oktober 2024 hingga kuartal I 2026, D-HUB SEZ telah merealisasikan investasi sebesar Rp1,4 triliun. Capaian tersebut mencerminkan tingginya minat investor terhadap kawasan yang menawarkan ekosistem bisnis terintegrasi dengan dukungan infrastruktur modern di BSD City.
Melalui pengembangan kawasan yang mengintegrasikan inovasi, pendidikan, layanan kesehatan, teknologi, dan ekonomi kreatif, D-HUB SEZ diharapkan menjadi pintu masuk investasi berkualitas sekaligus motor penggerak pertumbuhan ekonomi baru. Kehadiran kawasan ini juga memperkuat peran BSD City sebagai pusat inovasi nasional yang mendukung transformasi Indonesia menuju ekonomi berbasis pengetahuan, teknologi, dan sumber daya manusia yang unggul.



