Finansial

BCA Optimistis KPR Tumbuh Hingga 7% pada 2026, Andalkan Digital dan Bunga Berjenjang

Platform one-stop housing, promo bunga 1,69%, dan insentif PPN DTP jadi pendorong permintaan rumah, terutama dari generasi muda.

TANGERANG, KORIDOR.ONLINE – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) optimistis penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sepanjang 2026 masih bertumbuh di kisaran 6%–7%. Keyakinan tersebut didorong kombinasi strategi digital, program suku bunga kompetitif, serta dukungan insentif pemerintah terhadap sektor properti.

SVP Consumer Credit Division BCA, Melani Megawati, mengatakan perseroan menempatkan peningkatan kualitas layanan sebagai kunci untuk memperluas pembiayaan rumah tahun ini.

Berbicara dalam siniar mini studio di ICE BSD, ia menjelaskan BCA menghadirkan platform rumahsaya.bca.co.id sebagai layanan satu pintu bagi calon pembeli rumah. Melalui situs tersebut, nasabah dapat menelusuri berbagai pilihan properti dari mitra developer dan agen, melakukan simulasi kredit, hingga langsung mengajukan KPR secara daring.

Selain proses pengajuan, pengelolaan pinjaman juga dibuat lebih praktis. Nasabah kini bisa memantau sisa angsuran melalui aplikasi myBCA, sementara layanan purna jual tersedia lewat haloBCA untuk konsultasi bunga maupun informasi KPR lainnya.

Dari sisi produk, BCA mengandalkan skema bunga fixed berjenjang yang memberi fleksibilitas pembayaran. Skema ini memungkinkan suku bunga rendah pada tahun awal, kemudian menyesuaikan secara bertahap mengikuti potensi kenaikan pendapatan nasabah.

“Program ini cukup diminati generasi muda karena cicilan awal lebih ringan dan dapat disesuaikan dengan perkembangan penghasilan mereka,” ujar Melani.

Untuk memperkuat daya tarik, BCA juga menghadirkan promo khusus melalui BCA Expoversary 2026 berupa bunga KPR 1,69% fixed satu tahun, diskon provisi 50%, serta potongan asuransi jiwa 5% hingga 31 Maret 2026.

Optimisme pertumbuhan KPR juga ditopang kebijakan pemerintah, terutama perpanjangan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) bagi pembelian rumah baru dengan harga tertentu.

Menurut Melani, stimulus tersebut berpotensi menjaga permintaan properti tetap kuat sepanjang tahun. “Kami melihat perpanjangan PPN DTP dapat mendorong transaksi properti dan berdampak positif pada penyaluran KPR BCA,” ujarnya.

| Baca Juga:   OJK Dukung Penuh Tabungan Rumah Tapera

Erfendi

Penulis dan penikmat informasi terkait industri properti dan turunannya dengan pengalaman lebih dari 20 tahun. Email: exa_lin@yahoo.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button