REI Peduli Bencana Sumatra, Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar
Bantuan tersebut dihimpun dari seluruh DPD REI se-Indonesia dan disalurkan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan di wilayah terdampak.

JAKARTA, KORIDOR.ONLINE — Program REI Peduli menyalurkan bantuan tahap awal bagi korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatra, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Bantuan kemanusiaan tersebut disalurkan melalui Dewan Pengurus Daerah (DPD) Realestat Indonesia (REI) di masing-masing provinsi terdampak.
Ketua Umum REI Joko Suranto menyampaikan, dana bantuan yang berhasil dihimpun mencapai Rp374 juta. Dana tersebut merupakan wujud solidaritas dan kepedulian seluruh keluarga besar REI terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
“Dana yang terkumpul ini adalah bentuk empati REI kepada saudara-saudara kita yang tengah menghadapi musibah banjir bandang dan longsor. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban,” ujar Joko dalam keterangan pers, Selasa (30/12/2025).

Bantuan tersebut dihimpun dari seluruh DPD REI se-Indonesia dan disalurkan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan di wilayah terdampak. Joko menambahkan, musibah yang terjadi di ketiga provinsi tersebut menjadi keprihatinan bersama karena telah merusak permukiman dan sendi kehidupan masyarakat.
Di Provinsi Sumatra Barat, penyaluran bantuan menjangkau lima daerah, yakni Kota Padang, Kabupaten Solok, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kabupaten Agam. Ketua DPD REI Sumatra Barat Viona menjelaskan, jenis bantuan yang diberikan di setiap daerah disesuaikan dengan kebutuhan para korban dan telah mulai disalurkan sejak Rabu (17/12/2025).
Di Kota Padang dan Kabupaten Agam, bantuan yang disalurkan antara lain air minum kemasan lima liter, perlengkapan mandi, pakaian dalam, selimut, serta kain sarung. Sementara itu, di Kabupaten Padang Pariaman dan Pasaman Barat, bantuan difokuskan pada kebutuhan pokok berupa beras, minyak goreng, sarden kaleng, telur ayam, mi instan, dan roti. Khusus di Kabupaten Solok, REI juga menyalurkan bantuan tunai untuk membantu kebutuhan pendidikan anak-anak korban yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.
Untuk wilayah Aceh, bantuan disalurkan ke empat titik terdampak, yaitu Kabupaten Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, dan Bener Meriah. Ketua DPD REI Aceh Zulkifli HM Juned mengatakan, bantuan yang diberikan meliputi sembako, perlengkapan ibadah, handuk, serta pakaian dalam.
“Dari bantuan yang diterima melalui DPP REI, kami telah menyalurkan ke Aceh Timur dan Aceh Tamiang pada 22 Desember 2025. Sementara untuk Aceh Tengah dan Bener Meriah masih menunggu koordinasi lanjutan dengan pemerintah daerah setempat,” ujarnya.
Sementara itu, di Sumatra Utara, bantuan difokuskan ke wilayah Tapanuli Tengah yang terdampak banjir bandang dan longsor. Penyaluran bantuan dikoordinasikan melalui Komisariat REI Tapanuli Tengah yang juga bertanggung jawab mengelola dapur umum serta menjangkau wilayah yang masih terisolasi akibat rusaknya infrastruktur.
Ketua DPD REI Sumatra Utara Rakutta Karo-karo menyampaikan, distribusi bantuan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi lapangan yang masih sulit dijangkau. “Kami berupaya memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan, termasuk daerah yang masih terisolasi,” katanya.
Langkah REI Peduli mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Ketua Komisariat REI Tapanuli Tengah Erikson Maharaja menyebut bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat terdampak.
“Bantuan ini ibarat air di tengah kekeringan, sangat dibutuhkan oleh masyarakat Tapanuli Tengah,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir yang menyampaikan terima kasih atas kepedulian REI seluruh Indonesia terhadap warga Kota Padang yang terdampak bencana. Hal senada disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Aceh Timur Darmawan M. Ali yang menilai bantuan REI sangat membantu meringankan beban para korban bencana.



