Site icon Koridor.Online

Kantor Baru BP Tapera Resmi Beroperasi, Penyaluran FLPP Tembus 101.978 Unit Rumah

JAKARTA, KORIDOR.ONLINE – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) resmi menempati kantor baru di Gedung Graha Mandiri Lantai 5, Jalan Imam Bonjol No. 61, Jakarta Pusat. Peresmian kantor tersebut dilakukan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas kelembagaan BP Tapera dalam mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah melalui penyaluran pembiayaan perumahan yang semakin profesional, transparan, dan akuntabel.

Dalam sambutannya, Maruarar Sirait menyampaikan apresiasi atas hadirnya kantor baru BP Tapera yang diharapkan menjadi tonggak peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat dan seluruh mitra kerja.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran BP Tapera atas diresmikannya kantor baru ini. Semoga momentum ini menjadi semangat baru untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Maruarar.

Menurutnya, BP Tapera memegang peran strategis dalam mengelola dan menyalurkan dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebagai salah satu instrumen utama pemerintah dalam memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

BP Tapera resmi menempati kantor baru di Gedung Graha Mandiri Lantai 5, Jalan Imam Bonjol No. 61, Jakarta Pusat.

“Saya berharap BP Tapera semakin kredibel sebagai lembaga pengelola dana FLPP. Dengan tata kelola yang baik, transparan, akuntabel, serta kolaborasi yang semakin erat dengan seluruh pemangku kepentingan, BP Tapera akan semakin dipercaya masyarakat dan mampu mempercepat terwujudnya hunian layak dan terjangkau bagi MBR di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menegaskan bahwa perpindahan kantor bukan sekadar perubahan lokasi operasional, tetapi menjadi bagian dari transformasi organisasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah, perbankan, dan para pengembang.

“Kantor baru ini menjadi simbol komitmen kami untuk terus menghadirkan layanan yang lebih cepat, transparan, dan responsif. Kami ingin memastikan proses penyaluran pembiayaan perumahan berjalan semakin efektif sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat berpenghasilan rendah,” kata Heru.

Sejalan dengan penguatan kelembagaan tersebut, BP Tapera terus mempercepat realisasi penyaluran KPR Sejahtera FLPP. Hingga 15 Juli 2026, program ini telah membiayai 101.978 unit rumah dengan nilai mencapai Rp12,67 triliun. Selain itu, sebanyak 25.599 unit rumah masih berada dalam berbagai tahapan proses, mulai dari pembangunan, rumah siap akad, persetujuan kredit, hingga akad kredit yang belum dilakukan pencairan.

Heru menilai capaian tersebut menunjukkan kolaborasi yang semakin solid antara pemerintah, BP Tapera, bank penyalur, dan para pengembang dalam memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap rumah pertama.

“Kami optimistis target penyaluran FLPP tahun 2026 dapat tercapai melalui penguatan kerja sama dengan seluruh bank penyalur dan pengembang. Yang terpenting adalah semakin banyak keluarga Indonesia yang dapat memiliki rumah pertama dengan skema pembiayaan yang terjangkau,” ujarnya.

Sebagai bagian dari percepatan Program 3 Juta Rumah, BP Tapera bersama Kementerian PKP dan para pemangku kepentingan juga tengah menyiapkan pelaksanaan Akad Massal dan Serah Terima Kunci sekitar 62.000 unit KPR Sejahtera FLPP yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Juli 2026 di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut akan melibatkan sekitar 200 debitur yang hadir langsung di lokasi, serta sekitar 61.800 debitur secara daring dari 36 provinsi, dengan dukungan 43 bank penyalur KPR Sejahtera FLPP di seluruh Indonesia.

Agenda tersebut melanjutkan keberhasilan pelaksanaan akad massal pada September dan Desember 2025 yang diselenggarakan di Cileungsi, Bogor, dan Serang serta dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia.

Melalui penyelenggaraan akad massal tersebut, BP Tapera berharap percepatan penyaluran pembiayaan perumahan tidak hanya tercermin dari peningkatan jumlah rumah yang dibiayai, tetapi juga menjadi bukti kuatnya kolaborasi antara pemerintah, perbankan, asosiasi pengembang, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menyediakan hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Ke depan, BP Tapera menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas layanan, serta memperluas kolaborasi dengan seluruh mitra strategis guna mendukung keberhasilan Program 3 Juta Rumah sekaligus mempercepat terwujudnya akses kepemilikan rumah yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia.

Exit mobile version