ACEH, KORIDOR.ONLINE — Dewan Pengurus Pusat Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (DPP HIMPERRA) menunjukkan komitmen kemanusiaan dan kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah Provinsi Aceh.
Aksi solidaritas ini didukung penuh oleh seluruh Dewan Pengurus Daerah (DPD) HIMPERRA se-Indonesia sebagai wujud empati kolektif para pengembang perumahan nasional. Ketua Umum DPP HIMPERRA, Ari Tri Priyono, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan moral organisasi.
“Aksi ini adalah bentuk tanggung jawab moral kami sebagai bagian dari masyarakat. Kami tidak hanya membangun rumah, tetapi juga peduli terhadap kehidupan di dalamnya. Kolaborasi antara DPP dan seluruh DPD HIMPERRA se-Indonesia ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan fisik dan psikologis saudara-saudara kita di Aceh, agar mereka dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang dan nyaman,” ujar Ari.
Bantuan yang disalurkan tidak hanya difokuskan pada kebutuhan darurat pascabencana, tetapi juga diarahkan pada solusi berkelanjutan serta kesiapan masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadan.
Menyadari bahwa keterbatasan akses air bersih menjadi persoalan utama pascabanjir, HIMPERRA memprioritaskan pembangunan infrastruktur air bersih di wilayah terdampak. Sebanyak 20 titik sumur bor yang dilengkapi dengan sistem Reverse Osmosis (RO) dibangun di lokasi-lokasi strategis di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Aceh Barat.
Sistem RO ini dirancang agar masyarakat dapat langsung mengakses air yang layak konsumsi, sekaligus meminimalisasi risiko penyakit yang kerap muncul akibat buruknya sanitasi setelah bencana banjir.
Dukungan Pangan dan Sarana Ibadah Sambut Ramadan
Menjelang bulan Ramadan, HIMPERRA juga menyalurkan 1.000 paket sembako kepada masyarakat terdampak banjir. Bantuan pangan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga dalam memenuhi kebutuhan pokok selama menjalankan ibadah puasa.
Selain itu, HIMPERRA memberikan perhatian khusus pada pemulihan sarana ibadah dengan menyalurkan 7 paket infaq untuk masjid dan mushola yang terdampak banjir. Bantuan tersebut meliputi:Perbaikan dan perawatan fisik bangunan masjid dan mushola; Bantuan dana operasional rumah ibadah;Penyaluran Al-Qur’an dan paket kurma untuk mendukung aktivitas ibadah selama Ramadan.
“Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan berkoordinasi bersama DPD HIMPERRA Provinsi Aceh, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat setempat guna memastikan bantuan tepat sasaran dan memberikan dampak maksimal bagi para korban banjir,” tambah Ari.
Sebagai informasi, sepanjang tahun 2025, HIMPERRA telah merealisasikan pembangunan sebanyak 50 ribu unit rumah, dengan rincian 37.593 unit rumah subsidi dan sisanya komersial di berbagai wilayah Indonesia.
Sedangkan tahun 2026 Himperra menargetkan pembangunan rumah sebanyak 75 ribu unit, dengan rincian 60 ribu unit subsidi dan 15 ribu unit komersial. Hal itu sejalan dengan komitmen organisasi dalam mendukung penyediaan hunian layak dan terjangkau di seluruh Indonesia.
