Site icon Koridor.Online

WSBP Siapkan Strategi Baru, Pemegang Saham Restui Rencana Bisnis 2027–2031

JAKARTA, KORIDOR.ONLINE – PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mulai menyiapkan arah bisnis jangka panjang perusahaan. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2026, pemegang saham menyetujui pendelegasian kewenangan untuk memberikan persetujuan atas Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2027–2031 dan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2027.

RUPSLB WSBP digelar pada Jumat, 2 Oktober 2026, di Gedung Waskita Heritage, Jakarta. Rapat dihadiri jajaran Dewan Komisaris dan Direksi WSBP, pemegang saham, kuasa pemegang saham, serta pihak terkait lainnya.

Persetujuan tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyusunan strategi bisnis WSBP untuk periode mendatang. Pendelegasian kewenangan dilakukan dengan mengacu pada Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023 serta Anggaran Dasar Perseroan.

Kepala Divisi Corporate Secretary Waskita Beton Precast, Fandy Dewanto, mengatakan persetujuan pemegang saham menjadi pijakan bagi perusahaan untuk melanjutkan penyusunan RJPP dan RKAP secara terarah.

“Kami bersyukur agenda yang diajukan dalam RUPSLB ini telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham. Persetujuan tersebut menjadi pijakan penting bagi Perseroan untuk melanjutkan proses penyusunan RJPP 2027–2031 dan RKAP 2027 secara terarah, sekaligus menjadi bagian dari upaya Perseroan dalam menjaga keberlanjutan bisnis ke depan,” ujar Fandy.

Siapkan Strategi Bisnis Lima Tahun

Dengan keputusan RUPSLB tersebut, WSBP selanjutnya akan menindaklanjuti proses penyusunan dan penetapan RJPP 2027–2031 serta RKAP 2027 sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan Anggaran Dasar Perseroan.

Langkah ini menjadi bagian dari agenda korporasi WSBP dalam memastikan arah pengembangan perusahaan tetap terukur sekaligus mampu menopang keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.

WSBP juga menegaskan komitmennya untuk menjalankan seluruh agenda korporasi dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas dan kepatuhan. Prinsip tata kelola perusahaan yang baik akan terus menjadi landasan dalam setiap proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan agenda Perseroan.

Dengan demikian, hasil RUPSLB 2026 tidak hanya menjadi keputusan administratif, tetapi juga menjadi salah satu tahapan penting bagi WSBP dalam mempersiapkan strategi dan rencana kerja perusahaan menghadapi periode 2027–2031.

Exit mobile version