Direktur Utama Bank BSN, Alex Sofjan Noor, menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam memperluas akses pembiayaan hunian berbasis syariah yang transparan, inovatif, dan sesuai prinsip syariah.
Menurutnya, sektor properti memiliki peran strategis sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi syariah nasional.
“Sinergi ini sejalan dengan kontribusi REI dalam mendorong pengembang menghadirkan hunian berkualitas sekaligus memperluas jangkauan kepemilikan rumah bagi masyarakat,” ujarnya di sela agenda penandatanganan MoU dan puncak perayaan HUT REI.
Kerja sama tersebut mencakup pengembangan produk pembiayaan perumahan, peningkatan literasi melalui program edukasi bagi pengembang dan masyarakat, serta dukungan terhadap proyek hunian yang terintegrasi dengan sistem keuangan syariah. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat inklusi keuangan sekaligus menjawab kebutuhan hunian layak dan terjangkau.
Dari sisi kinerja, Bank BSN mencatat pertumbuhan pembiayaan yang signifikan hingga Maret 2026. Penyaluran pembiayaan meningkat 22% menjadi Rp56,5 triliun, dengan total nasabah mencapai lebih dari 1,34 juta di seluruh Indonesia.
Sebagai bagian dari BTN Group, Bank BSN menargetkan penyaluran KPR subsidi sebanyak 73.700 unit sepanjang 2026, meningkat 34,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk segmen komersial, perseroan menawarkan skema pembiayaan dengan margin kompetitif mulai 2,65% fixed tiga tahun, serta produk inovatif BSN Golden Deal yang menggabungkan kepemilikan rumah dengan investasi emas.
Alex menambahkan, peran Bank BSN tidak hanya terbatas pada pembiayaan konsumen, tetapi juga mencakup dukungan sejak tahap awal pengembangan proyek, termasuk pembiayaan lahan hingga proses kepemilikan oleh konsumen.
Dukungan digital turut menjadi bagian penting dalam kolaborasi ini melalui platform Bale Syariah by BSN yang telah mencatatkan volume transaksi Rp2,84 triliun dari 1,2 juta transaksi hingga April 2026. Selain itu, layanan seperti cash management system, payroll, virtual account, hingga QRIS disiapkan untuk meningkatkan efisiensi operasional pengembang anggota REI.
Melalui kemitraan ini, Bank BSN dan REI menegaskan komitmen bersama dalam membangun ekosistem hunian yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. Ke depan, kolaborasi akan diperluas dengan melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan di sektor properti.
Ketua Umum REI, Joko Suranto, menyatakan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas penyaluran pembiayaan kepada anggota REI.
“Kami berharap sinergi ini dapat mendorong profesionalisme dan efektivitas dalam penyaluran kredit, sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi pengembang dan masyarakat,” ujarnya.
