Site icon Koridor.Online

Sinar Mas Land dan Sumitomo Forestry Resmikan Groundbreaking Marketing Gallery Ecovia

CIBUBUR, KORIDOR.ONLINE Kolaborasi antara Sinar Mas Land dan Sumitomo Forestry memasuki babak baru melalui seremoni groundbreaking Marketing Gallery Ecovia. Momentum ini menandai langkah strategis dalam mempercepat pengembangan Ecovia, kawasan township berkelanjutan seluas 156,5 hektare yang berlokasi di Kota Wisata Cibubur.

Seremoni peletakan batu pertama tersebut dihadiri jajaran manajemen kedua perusahaan, termasuk President Director PT Sumitomo Forestry Indonesia Masanobu Nishikawa dan CEO Residential National Sinar Mas Land Prasetijo Tanumihardja, bersama direksi PT Kurnia Sinergi Mas selaku entitas pengembang proyek.

Groundbreaking Marketing Gallery ini menjadi simbol dimulainya fase pembangunan yang lebih progresif, sekaligus mempertegas komitmen kedua perusahaan dalam menghadirkan kawasan hunian modern yang terintegrasi dengan prinsip keberlanjutan.

Experience Center Berkonsep Modern dan Biophilic

Marketing Gallery Ecovia dibangun di atas lahan sekitar ±24.800 m² dengan desain dua lantai berkonsep mixed-use building yang terintegrasi dengan sport club dan area komersial. Mengusung pendekatan modern luxurious yang dipadukan dengan biophilic design, bangunan ini dirancang sebagai representasi visi Ecovia: harmoni antara hunian modern dan alam.

Prasetijo Tanumihardja (CEO Residential National Sinar Mas Land) dan Akihiro Kosoku (Vice President Director PT Kurnia Sinergi Mas) secara simbolis menekan tombol totem dalam acara seremoni groundbreaking Marketing Gallery Ecovia di Kota Wisata Cibubur pada Jumat, 13 Februari 2026.

Fasilitas digital immersive turut dihadirkan guna memberikan pengalaman visual menyeluruh tentang masterplan kawasan. Marketing Gallery ini mampu menampung hingga 300 orang dan difungsikan tidak hanya sebagai pusat pemasaran, tetapi juga sebagai ruang komunitas untuk peluncuran produk maupun berbagai kegiatan sosial.

Prasetijo Tanumihardja menyatakan bahwa kehadiran Marketing Gallery Ecovia merupakan milestone penting dalam perjalanan proyek ini.

“Marketing Gallery ini menjadi ruang pengalaman bagi masyarakat untuk memahami konsep ‘Embracing Nature, Better Future’ sejak tahap awal pengembangan. Ini bukan sekadar fasilitas pemasaran, melainkan simbol dimulainya transformasi kawasan Ecovia,” ujarnya.

Sementara itu, Masanobu Nishikawa menegaskan bahwa Ecovia mencerminkan filosofi keberlanjutan yang menjadi kekuatan Sumitomo Forestry secara global.

“Nama Ecovia berasal dari Eco dan Via—melambangkan perjalanan menuju gaya hidup hijau dan berkelanjutan. Kami ingin menghadirkan kawasan yang mengintegrasikan desain berkualitas, inovasi, serta prinsip ramah lingkungan untuk masyarakat urban,” jelasnya.

Target 4.500 Unit Hunian dan Kawasan Terintegrasi

Ecovia direncanakan menghadirkan sekitar 4.500 unit rumah tapak serta ±375 unit ruko dan kaveling komersial. Klaster Orlens menjadi produk perdana yang dipasarkan dengan harga mulai dari Rp1,1 miliar hingga Rp3 miliar, menawarkan tiga tipe unit dengan variasi luas tanah dan bangunan.

Secara masterplan, Ecovia terdiri dari tiga zona utama yang saling terhubung:

  1. Zona Well-being – menghadirkan walkable street, city park, sport center, dan sistem keamanan 24 jam.

  2. Zona Urban Lifestyle – dilengkapi mal, co-working space, kafe, community plaza, serta area komersial.

  3. Zona Green Residential – dirancang sebagai lingkungan hunian hijau dengan taman bermain, community garden, lapangan olahraga, pocket park, dan family club.

Sebagai bagian dari Kota Wisata Cibubur yang telah dikembangkan sejak 1996, Ecovia berada di dalam township seluas 750 hektare dengan 49 klaster dan lebih dari 11.800 unit rumah. Kawasan ini telah dilengkapi Commercial Business District (CBD), pusat perbelanjaan Living World Kota Wisata, Hotel Artotel, institusi pendidikan unggulan, pusat kuliner, hingga fasilitas kesehatan seperti Eka Hospital.

Dari sisi konektivitas, Kota Wisata Cibubur memiliki akses strategis melalui Tol Jagorawi, Tol JORR 1 dan JORR 2, serta terhubung dengan Tol Cinere–Jagorawi dan Tol Jakarta–Cikampek. Dukungan transportasi publik juga tersedia melalui LRT Jabodebek rute Cibubur–Cawang–Dukuh Atas serta layanan shuttle bus menuju berbagai titik utama di Jakarta.

Dengan kolaborasi strategis Indonesia–Jepang dan perencanaan kawasan jangka panjang, Ecovia diproyeksikan menjadi representasi township masa depan yang memadukan kualitas desain, konektivitas, serta keberlanjutan lingkungan dalam satu kesatuan ekosistem hunian modern.

Exit mobile version