Aktual

Penjualan Rumah Subsidi Puri Harmoni Muktiwari Malah Naik Pasca Harga BBM Naik

KORIDOR, BEKASI – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) berdampak terhadap kenaikan harga material bangunan, hingga biaya produksi pembunganan rumah juga pastinya turut terdongkrak.

Karena itu, sebagian besar pelaku pembangunan, khususnya yang bermain di rumah subsidi meminta pemerintah melakukan penyesuaian harga rumah untuk kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Alasan lain pengembang minta harga dinaikan adalah kenyataan harga rumah subsidi tidak mengalami penyesuaian sejak tiga tahun lalu. Hal ini tentunya akan memakin mengerus margin pengembang rumah subsidi.

Baca Juga: Semester I 2022, Laba Bersih BTN Melonjak 59,87 Persen

Meski demikian beberapa pengembang masih terus memasarkan rumah subsidi yang menggunakan FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) sambil menunggu kebijakan harga baru.

Salah satu pengembang yang hingga kini tetap memasarkan rumah subsidi adalah Vista Land Group yang sedang pengembangkan perumahan Puri Harmoni Muktiwari, Cibitung, Bekasi.

Perumahan ini dibangun atas lahan seluas 12 hektare berada di lokasi sangat strategis dekat dengan Stasiun KRL Tambun, Pasar Induk Cibitung, Rumah Sakit Umum Cibitung  dan klinik, Sekolah serta tempat ibadah, juga dekat dengan tol baru Cibitung—Cilincing, yang gerbang tol terdekat berada di jalan Sriamur, Tambun Utara atau  sekitar 15 menit saja.

Baca Juga: PT Roris Jaya Abadi Raih Penghargaan Di Ajang “Urbancity Indonesia Banking & Realestate Awards 2022”

Menurut Ardian Hendra, General Manager Regional Timur Vista Land Group, sebelum harga BBM naik, di semester II 2022 ini pasaran rumah subsidi di Cibitung, Bekasi sangat baik.

Hal ini  dapat dilihat dari tumbuhnya perumahan-perumahan subsidi baru, karena permintaannya memang terus meningkat. Apalagi dua tahun lalu (masa pandemi Covid-19), sebagian besar konsumen menunda pembelian rumahnya disebabkan tidak stabilnya kondisi keuangan mereka.

| Baca Juga:   Saatnya Pengembang Mulai Manfaatkan Momentum Bebas PPN

Ardian mengatakan, dibanding perumahan di sekitarnya, penjualan rumah subsidi di Puri Harmoni Muktiwari sangat menggembirakan. Dari Januari hingga pertengahan Agustus saja, perumahan ini berhasil membukuan akad kredit lebih 200 unit rumah subsidi dari sekitar 300 konsumen yang mengajukan.

Puri Harmoni Muktiwari
Rumah subsidi Puri Harmoni Muktiwari banyak dominati kalangan MBR

“Yang menarik pada pertengahan Agustus hingga pertengahan September saja atau pasca kenaikan BBM, malah perjualan naik signifikan. Tercatat ada 75 konsumen yang sudah akad kredit. Ini yang membuat kami surprise, di saat harga BBM naik malah penjualan kami meningkat,” ungkap Ardian, Sabtu, 17 September 2022, di Bekasi, Jawa Barat.

Menurut Ardian, penjualan Puri Harmoni Muktiwari tetap meningkat, karena harga jual di dua tahun ini tidak ada kenaikan, ditambah kondisi keuangan masyarakat mulai membaik seiring roda menggeliatnya perekonomian. Masyarakat mulai gencar mencari rumah timur Jakarta sebagai tempat tinggal permanen mereka daripada ngontrak atau ngekos di pusat kota Jakarta.

“Kami bersyukur, kenaikan harga BBM tak berpengaruh terhadap penjualan kami. Malahan, banyak konsumen yang merasa momentum saat ini tepat untuk beli rumah sebelum harga dinaikan. Ini juga tidak terlepas dari dukungan perbankan, khususnya BTN dan BTN Syariah, serta regulasi pemerintah DP hanya 1% yang diluncurkan di semester 2 tahun 2022,” kata Ardian, Minggu, 18 September 2022, di Bekasi, Jawa Barat.

Baca Juga: Agung Podomoro Ungkap Strateginya Taklukkan Pandemi

Bukti suksesnya pemasaran rumah subdisi, kata Ardian, baru-baru ini Puri Harmoni Muktiwari, meraih predikat Juara 1 Realisasi KPR Subsidi semester I tahun 2022 oleh BTN Syariah Cabang Utama Bekasi.  Tingginya minat masyarakat terhadap perumahan ini karena harga yang sangat terjangkau hanya Rp168 juta untuk tipe 27/60.

“Saat ini Puri Harmoni Muktiwari telah membangun rumah subsidi (FLPP)  dan komersil sekitar 700 unit, dan kita juga sudah bangun beberapa unit Ruko 1 lantai, dan segera hadir Indomaret bulan Nopember 2022,” jelas Ardian.

| Baca Juga:   Ini Rahasia Sukses Perumahan Subsidi di Bekasi, Bisa Jualan lebih 1.750 unit

Untuk rumah komersil,  Puri Harmoni Muktiwari menawarkan Tipe 27 dengan luas tanah variatif. Harga jualnya Rp280 jutaan. Khusus bulan ini (September), jelasnya, ada diskon besar hingga 20 juta, dan rumahnya pun ready stock dan sertifikat lengkap, IMB ada dan sudah siap akad.

Baca Juga: Basuki Hadimuljono Raih Penghargaan Tokoh Utama Nasional Sejuta Rumah Untuk Rakyat Dari Himperra

“Spesifikasi rumah komersial sangat bagus, diantaranya kusen depan memakai Aluminium dan Pintu Engineering door, carport 3 meter, dinding double, tembok belakang sudah setinggi 2,5 meter, Air bersih ngocoor, ada meja dapur, closet duduk & kran Shower. Penjualan unit Komersil sangat baik, ini bisa dilihat dari 70 unit yang kita bangun sudah Akad dan serah terima ke konsumen,” ungkapnya.

Di samping memiliki infrastruktur dan fasilitas seperti area bermain anak, Masjid, lapangan olahraga, Indomaret, jogging track, dan lain sebagainya, Puri Harmoni Muktiwari juga memiliki kemudahan akses, apalagi proyek Tol Cibitung – Cilincing yang dalam proses pembangunan hingga section 2 segera dioperasikan.

“Exit Tol Gabus adalah gerbang tol terdekat dari proyek Puri Harmoni Muktiwari, yakni sekitar 15 menit atau berjarak 7 km, menjadikan akses yang mudah untuk menuju Bogor atau Jakarta dan Tangerang menjadi lebih cepat. Hal ini semakin membuat nilai investasi rumah di Puri Harmoni Muktiwari akan bertambah cepat naik,” pungkasnya. ***

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button