BOGOR, KORIDOR.ONLINE — Dalam rangkaian perayaan HUT ke-50 tahun, Summarecon kembali memperluas program Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis dengan menyasar masyarakat di wilayah Bogor dan sekitarnya. Setelah sukses digelar di Tangerang, kegiatan sosial ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi warga yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan mata.
Program ini dilandasi kepedulian terhadap masih tingginya angka gangguan penglihatan akibat katarak di Indonesia, terutama pada kelompok masyarakat kurang mampu. Selain berdampak pada kualitas hidup, gangguan penglihatan juga berpengaruh terhadap produktivitas dan kondisi sosial ekonomi keluarga. Padahal, kebutaan akibat katarak sejatinya dapat ditangani melalui tindakan operasi yang tepat dan cepat.
Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari 359 pendaftar yang mengikuti program ini. Peserta tidak hanya berasal dari kawasan Jabodetabek, tetapi juga datang dari berbagai daerah seperti Karawang, Bandung, hingga Sumedang. Setelah menjalani proses screening kesehatan pada 25 April 2026 di Summarecon Bogor, sebanyak 126 pasien dinyatakan layak menjalani tindakan operasi, terdiri atas 116 pasien katarak dan 10 pasien pterigium.
Pelaksanaan operasi dilakukan pada 2 Mei 2026 di RS Hermina Ciawi dengan melibatkan tujuh dokter spesialis mata beserta tim medis berpengalaman. Untuk memastikan pemulihan pasien berjalan optimal, program ini juga dilengkapi pendampingan pasca operasi berupa pemberian obat serta observasi lanjutan pada H+1 dan H+7.
Executive Director PT Summarecon Agung Tbk Indra W. Antono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan sosial tersebut, mulai dari tenaga medis, pemerintah daerah, rumah sakit, hingga para relawan.
“Kami menyadari bahwa kesehatan mata, khususnya penanganan katarak, masih belum sepenuhnya terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, kegiatan operasi katarak gratis ini menjadi langkah nyata untuk membantu meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka,” ujar Indra.
Ia juga mengapresiasi dukungan dari Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami), Himpunan Bersatu Teguh, Erha Clinic, Pemerintah Kabupaten Bogor, serta pihak RS Hermina Ciawi yang turut mendukung kelancaran program tersebut.
Kisah perjuangan salah satu peserta, Eman (41), menjadi gambaran nyata besarnya manfaat program ini bagi masyarakat. Selama setahun terakhir Eman berjuang melawan katarak dengan keterbatasan ekonomi. Bersama istrinya, ia bahkan berjalan kaki dari rumahnya di kawasan Megamendung, Bogor demi mengikuti proses pendaftaran dan screening kesehatan.
Keberhasilan operasi yang dijalani Eman menjadi bukti pentingnya kolaborasi sosial dalam membuka akses layanan kesehatan yang layak bagi masyarakat luas.
Program operasi katarak gratis ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Summarecon dalam momentum 50 tahun perusahaan. Selain layanan kesehatan, perusahaan juga menjalankan berbagai program sosial lain seperti bedah fasilitas umum, program bedah 500 rumah, pemberian beasiswa, bantuan sarana pendidikan, hingga program Summarecon Mengajar yang telah dijalankan sejak 2025.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, Summarecon terus mempertegas komitmennya untuk tidak hanya membangun kawasan, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat. Momentum 50 tahun perusahaan pun menjadi refleksi perjalanan Summarecon dalam menciptakan harapan baru, rasa aman, dan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia.
