BEKASI, KORIDOR.ONLINE – Pagi di kawasan Summarecon Bekasi kini terasa berbeda dibandingkan satu dekade lalu. Jalanan yang tertata, deretan kafe yang mulai ramai, hingga aktivitas olahraga di ruang terbuka menggambarkan wajah kawasan yang terus bertransformasi. Memasuki usia ke-16 tahun, kawasan ini bukan lagi sekadar proyek perumahan, melainkan telah berkembang menjadi pusat kehidupan urban baru di timur Jakarta.
Perjalanan panjang kawasan ini menunjukkan bagaimana sebuah pengembangan properti dapat tumbuh menjadi kota terpadu. Hunian, pusat bisnis, pendidikan, kesehatan, hingga gaya hidup dirancang dalam satu ekosistem yang saling terhubung.
Transformasi itu semakin terlihat ketika Summarecon Mall Bekasi memperluas kawasannya melalui pembukaan Summarecon Mall Bekasi Tahap 2 pada awal Februari 2026. Ekspansi ini tidak hanya menambah ruang ritel, tetapi juga memperkuat posisi mal tersebut sebagai pusat belanja dan gaya hidup utama di Kota Bekasi.
Berbagai merek internasional dan lokal kini hadir melengkapi kategori premium fashion, lifestyle, sport & wellness hingga kebutuhan sehari-hari. Namun lebih dari sekadar pusat perbelanjaan, pengembangan terbaru ini mencoba menghadirkan pengalaman hidup yang lebih aktif dan sehat bagi masyarakat urban.
Ruang Baru untuk Gaya Hidup Aktif
Di atas atap mal yang luas, sebuah konsep baru hadir: Wellground, fasilitas sports dan wellness yang dirancang sebagai ruang sosial sekaligus pusat kebugaran modern. Mengusung tagline Ground for Active Living, fasilitas ini berdiri di atas lahan sekitar 17.587 meter persegi.
Dari kejauhan, area ini terlihat seperti taman olahraga modern di tengah kota. Di dalamnya terdapat pusat kebugaran, spa dan wellness center, hingga berbagai lapangan olahraga seperti badminton, basket, padel, tenis, dan pickleball. Di sisi lain, kolam renang berstandar olimpiade, jogging track, serta area kuliner menghadirkan suasana santai bagi pengunjung yang ingin melepas penat setelah beraktivitas.
Konsep ini mencerminkan perubahan cara pandang terhadap pusat perbelanjaan. Mal bukan lagi sekadar tempat berbelanja, melainkan ruang publik yang menyatukan rekreasi, kesehatan, dan interaksi sosial.
Executive Director PT Summarecon Agung Tbk untuk wilayah Bekasi, Magdalena Juliati, mengatakan sejak awal pengembangan kawasan ini diarahkan untuk menciptakan kehidupan yang utuh dalam satu lingkungan terpadu.
“Kami tidak hanya membangun rumah, tetapi membangun ekosistem kehidupan. Kehadiran fasilitas komersial seperti SMB 2 merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan pengalaman lifestyle yang semakin lengkap bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Magdalena, kawasan ini dirancang agar berbagai kebutuhan hidup dapat terpenuhi tanpa harus keluar dari lingkungan kota terpadu tersebut. Mulai dari area kuliner, pusat bisnis, sekolah dan universitas, rumah sakit, hingga fasilitas komersial lainnya.
Kota Hunian yang Terus Tumbuh
Perubahan wajah kawasan ini juga terlihat dari perkembangan hunian. Dalam 16 tahun terakhir, ribuan rumah tapak telah berdiri di berbagai klaster. Di sisi lain, lebih dari 4.800 unit apartemen telah terbangun di empat menara hunian yang menjadi bagian dari lanskap kota modern.
Kepercayaan masyarakat terhadap kawasan ini tidak terlepas dari rekam jejak panjang PT Summarecon Agung Tbk dalam mengembangkan kota terpadu di berbagai wilayah Indonesia selama lebih dari lima dekade.
Seiring berkembangnya kawasan, permintaan terhadap hunian dengan standar kualitas lebih tinggi juga meningkat. Menjawab kebutuhan tersebut, Summarecon Bekasi menghadirkan klaster premium Soultan Island, sebuah kawasan hunian eksklusif yang mengusung konsep Ultra-Luxury Living in Nature’s Embrace. Klaster ini dirancang untuk menghadirkan rumah berukuran besar dengan kualitas arsitektur kelas dunia di tengah lanskap alami berupa danau dan ruang hijau.
Proyek ini dirancang oleh arsitek internasional Thomas B. Elliot yang mengusung filosofi architecture as a legacy—arsitektur yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga memiliki nilai desain yang bertahan lintas generasi.
Di kawasan ini, kemewahan tidak hanya hadir melalui desain bangunan, tetapi juga melalui suasana yang tenang dan privat. Lanskap air, pepohonan rindang, dan ruang terbuka hijau menciptakan harmoni antara kehidupan modern dan alam.
Menuju Kota Masa Depan
Selain fasilitas lengkap, lokasi strategis juga menjadi salah satu kekuatan kawasan ini. Summarecon Bekasi berada dekat dengan akses tol Jakarta–Cikampek Toll Road dan Becakayu Toll Road, serta terkoneksi dengan transportasi publik seperti LRT Jabodebek di Stasiun Bekasi Barat dan jaringan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi.
Konektivitas ini membuat kawasan tersebut semakin menarik bagi masyarakat urban yang membutuhkan mobilitas cepat menuju Jakarta maupun kota-kota penyangga lainnya.
Perjalanan 16 tahun Summarecon Bekasi menunjukkan bagaimana sebuah kawasan dapat berkembang dari proyek hunian menjadi kota terpadu yang hidup.
Ke depan, kawasan ini akan terus menghadirkan hunian dan fasilitas yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat modern. Dalam satu lingkungan, aktivitas bekerja, berbelanja, berolahraga, hingga bersosialisasi dapat berlangsung secara efisien.
Di tengah pertumbuhan pesat Bekasi sebagai kota penyangga ibu kota, Summarecon Bekasi perlahan membentuk identitasnya sendiri—sebuah metropolis baru yang tumbuh dari perencanaan kota yang matang dan visi jangka panjang.
